Kamis, 18 Oktober 2018

Pesawat Pembom Strategis / Strategic Bomber - Tupolev Tu-22 & Tu-22M


Pesawat Pembom Strategis Tu-22M "Backfire"
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Kamis, 18 Oktober 2018

Artikel kali ini akan mengulas tentang satu pesawat pembom hasil karya insinyur-insinyur perancang pesawat terbang dari negeri beruang merah. Kisah Tupolev Tu-22 dimulai pada tahun 1955 saat Uni Soviet meneliti kemungkinan untuk membuat pesawat pembom yang mampu mengusung persenjataan nuklir yang dapat menembus pertahanan udara modern musuh dengan terbang tinggi dan dengan kecepatan supersonik. 

Pesawat Pembom Tu-22 "Blinder"
militerbanget.blogspot.com

Pesawat ini terbang perdana pada September 1959 dan menjadi pesawat pembom supersonik pertama buatan Rusia, Tu-22 baru diketahui pihak Blok Barat saat muncul pertama kali dihadapan publik, sepuluh unit pesawat, salah satunya membawa satu misil jelajah, terbang melintas pada tahun 1961. Kehadirannya tentu membuat gentar NATO dan pesawat ini diberi kode identifikasi “Blinder”.

Tu-22 berawak tiga orang (pilot, navigator, dan operator radio/penembak), dan pesawat ini mudah dikenali karena posisi mesinnya yang terletak di bagian bawah sirip ekor vertikal, di atas ekor horizontal. Sedang pada bagian ekornya terpasang meriam kaliber 23mm berpengendali radar untuk senjata pertahanan diri.


Pesawat Pembom Tu-22 "Blinder"
militerbanget.blogspot.com

Sekitar 300 unit Tu-22 dibuat pada periode 1960-1969, versi pertama adalah Tu-22 “Blinder-A” bertugas sebagai pesawat pembom dan pengintai serta mampu membawa bom nuklir.

Tu-22K “Blinder-B” merupakan versi pembawa misil AS-4 dan memiliki radar pemandu berukuran besar di bawah hidungnya. Tu-22R “Blinder-C” adalah versi pengintai siang hari, memiliki enam “jendela” di ruang bomnya dan ditempatkan tiga pasang kamera jarak jauh. Tu-22U “Blinder-D” adalah versi latih dengan instruktur duduk di kokpit yang lebih tinggi posisinya dan terpisah. Sedangkan Tu-22P atau “Blinder-E” merupakan versi ECM (Electronic Countermeasure) berbasis Tu-22R. ketika era Tu-22 berakhir sebagai pesawat pembom, banyak yang dikonversi menjadi pesawat elektronik.

Pesawat Pembom Tu-22 "Blinder"
militerbanget.blogspot.com

Selain Rusia yang menggunakan Tu-22 sampai akhir 1980-an, pesawat pembom ini juga dioperasikan oleh Ukraina, Libya, dan Irak. Tu-22 bertempur di sejumlah konflik seperti invasi Uni Soviet terhadap Afganistan, Perang Iran Irak, Irak menggunakannya untuk menghancurkan pasukan gerilyawan kurdi pada tahun 1980-an, sedangkan Libya menggunakan Tu-22 melawah gerilyawan Chad dan Sudan.

(Baca juga artikel yang sangat menarik berjudul Tank Tempur Ringan / Light Tank - PzKpfw I)

Pesawat Pembom Tu-22 "Blinder"
militerbanget.blogspot.com

Setelah dioperasikan, hasil analisis membuktikan bahwa kemampuan Tu-22 tidak lebih unggul dibandingkan dengan Tu-16 yang hendak digantikannya, bahkan dalam beberapa segi, kemampuannya Tu-22 berada dibawah Tu-16. Tu-22 tidak diproduksi dalam jumlah besar, menurut laporan resmi, Tu-22 sering mengalami kerusakan teknis, dan Tupolev bertekad untuk memperbaiki rancangan pesawat ini untuk meningkatkan performanya sekaligus mereduksi beberapa kelemahan yang terdeteksi. Penelitian oleh Tupolev ini menghasilkan design Tu-22M, yang semula adalah versi sayap sayung dari Tu-22, tetapi kemudian dikembangkan menjadi pesawat yang sama sekali baru.

Pesawat Pembom Strategis Tu-22M "Backfire"
militerbanget.blogspot.com

Tu-22 menggunakan dapur pacu mesin tipe Kuznetsov yang lebih bertenaga dan dipasang di tempat yang lebih konvensional yaitu di belakang badan pesawat. Purwarupa Tu-22M terbang perdana pada tanggal 30 Agustus 1964. Baru lima tahun kemudian, pihak NATO mengetahui eksistensi dari pesawat pembom strategis ini. Dikarenakan perbedaan yang cukup signifikan dibandingkan dengan Tu-22 “Blinder”, maka NATO memberikan kode identifikasi baru untuk Tu-22M ini, yaitu “Backfire A” (kode “A” adalah tambahan kemudian, untuk memberikan ruang bagi munculnya versi pengembangan dari pesawat pembom strategis ini). 

Pesawat Pembom Strategis Tu-22M "Backfire"
militerbanget.blogspot.com

Pesawat produksi pertama (produksi awal diperkirakan sekitar 500 unit) adalah Tu-22M-2 “Backfire B”.tetapi pada tahun 1980 produksinya dialihkan untuk memproduksi Tu-22M-3 “Backfire-C” yang memiliki mesin yang lebih bertenaga sekaligus perbaikan pada design air intake. Tetapi, perubahan yang paling fundamental dari versi Tu-22M-3 “Backfire C” adalah kemampuannya dalam mengusung sejumlah misil Kh-15 (kode identifikasi NATO “Kickback”) yang dapat dikonfigurasi untuk misil anti radar, anti kapal, serta hulu ledaknya dapat mengusung tipe konvensional ataupun nuklir. Sekitar 300 unit versi M-2 telah dibuat, dan masih dioperasikan di garis depan oleh Rusia dan satu-satunya operator lain, Ukraina. Versi lain dari pesawat ini adalah Tu-22MR yang merupakan versi ECM.

Pesawat Pembom Strategis Tu-22M "Backfire"
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Pesawat Pembom Strategis / Strategic BomberTupolev Tu-22M-3 “Backfire-C”


Asal Negara: Rusia
Tipe Pesawat: Pesawat Pembom Strategis
Terbang Perdana: 30 Agustus 1964 (Purwarupa definitive)
Kru: sekitar 4 Orang
Bobot: 54.000 kg (Kosong), MTOW: 124.000 kg

Dimensi 

Panjang Pesawat: 42,46 m 
Bentangan sayap: 
34,28 m (sayap terentang)
23.30 m (sayap disayung maksimum)
Tinggi: 11.05 m
Wing Area: 175.8m2

Persenjataan 

1 x meriam kaliber 23mm di ekor untuk pertahanan
24.000 kg bom konvensional di ruang bom atau 10 misil Kh-15 atau 3 misil Kh-22
Mesin: 2 X KKBM Kuznetsov 25.051 kg thrust NK-2512 MV turbofans

Performa  

Kecepatan maksimum: 2.000 km/jam
Ketinggian maksimum: 13.226 m
Kecepatan menanjak: - m/menit
Radius Tempur: 4.000 km 

Pesawat Pembom Strategis Tu-22M "Backfire"
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Tu-22M3 

Ciri-ciri umum

Kru: 4 (pilot, kopilot, juru bom, operator sistem pertahanan)
Panjang: 42.4 m (139 ft)

Rentang sayap: 

Spread (20° sweep): 34.28 m (112 ft 6 in)
Swept (65° sweep): 23.30 m (76 ft 5 in))
Tinggi: 11.05 m (36 ft 3 in)

Luas sayap: 

Spread: 183.6 m² (1,976 ft²)
Swept: 175.8 m² (1,892 ft²)

Berat kosong: 58,000 kg (172,000 lb)
Berat isi: 112,000 kg (247,000 lb)
Berat maksimum saat lepas landas: 126,000 kg (277,800 lb)

Mesin: 

2 × Kuznetsov NK-25 turbofan, 245 kN (50,000 lbf) masing-masing

Kinerja

Laju maksimum: Mach 2.05 (2,327 km/h,)
Jangkauan: 7,000 km (4,971 mi)
Radius tempur: 2,410 km (1,500 mi)
Elevasi maksimum: 13,300 m (40,635 ft)
Kecepatan menanjak: 15m/s (91ft/s)
Beban sayap: 688 kg/m² (147 lb/ft²)
Dorongan/berat: 0.40

Persenjataan

Kanon otomatis GSh-23 kendali jarak jauh pada bagian ekor
Hard point/pylon: sayap dan rak senjata internal dengan kapasitas 21,000 kg (46,300 lb)
Dapat membawa hingga 3 Raduga Kh-22 misil dalam rak senjata dan cantelan sayap, atau Tu-22M3 dapat membawa 6 misil dalam sebuah MKU-6-1 rotary launcher pada rak bom, ditambah 4 misil pada 2 cantelan di bawah sayap. Total 10 misil tiap pesawat, atau
Bermacam-macam bom - 69 × FAB-250 atau 8 × FAB-1500 dimungkinkan
Misil jelajah jarak jauh Kh-55 (AS-16 Kent) diuji coba pada Tu-22M tetapi nampaknya tidak digunakan dalam dinas.

Beberapa derivatif Tu-22
(Diurut berdasarkan tahun pengembangan)


Samolet 105: Purwarupa pertama

Samolet 105A: Purwarupa kedua

Tu-22B (Blinder-A): Varian dari Tu-22 pengebom murni yang dipersenjatai dengan bom jatuh bebas. Hanya diproduksi sebanyak 15 unit dan digunakan hanya untuk latihan awak dan percobaan.

Tu-22R (Blinder-C): Varian pengintai, dilengkapi dengan kamera pengintai di bagian hidung dan ruang bom. Pada varian ini tetap mempertahankan peralatan navigasi dan bom, sehingga Tu-22R dapat sewaktu-waktu digunakan sebagai pengebom layaknya Tu-22B jika dibutuhkan. Diperlihatkan kepada publik tahun 1962. Peralatan intai pada Tu-22R juga dapat juga diganti dengan peralatan perang elektronika, sehingga Tu-22R dapat digunakan pula sebagai pesawat pengacau/jammer untuk mengacaukan radar musuh. Diproduksi sebanyak 127 unit.

Sub-varian:

Tu-22RD: Pada tahun 1962, Tu-22R mulai dilengkapi dengn perangkat pengisian bahan bakar di udara. Prefix -D berasal dari kata Dalniy (long-range/jarak jauh) dan menggunakan mesin RD-7M2 dengan daya dorong lebih besar. Sejak varian ini diperkenalkan, seluruh Tu-22 yang telah diproduksi sebelumnya telah ditingkatkan kemampuannya setara dengan Tu-22RD.

Tu-22RDK: Pada tahun 1970-an, Tu-22RD ditingkatkan kemampuannya dan dilengkapi dengan sistem Electronic Intelligence (ELINT)Kub.

Tu-22RDM: Merupakan Tu-22RD/Tu-22RDK yang ditingkatkan kemampuannya yang dilengkapi dengan peralatan intai yang lebih modern dan peralatan anti perang elektronika (Electronic Counter Measure/ECM) terbaru untuk pertahanan diri. Versi ini juga dilengkapi radar lihat samping (Side-Looking Airborne Radar/SLAR) Shompol yang dipasang di ruang bom.

Tu-22U (Blinder-D): Varian latih. Kokpit untuk instruktur berada di belakang dan lebih tinggi dari kokpit utama. Tidak memiliki meriam ekor, namun memiliki peralatan pengisian bahan bakar di udara. Aktif tahun 1963, diproduksi sebanyak 46 unit.

Tu-22K (Blinder-B): Varian pembawa peluru kendali (missile carrier). Dipersenjatai dengan rudal Kh-22 (kode NATO: AS-4 Kitchen). Aktif tahun 1967. Dilengkapi dengan radar Rubin-1/PN (kode NATO: Down Beat) untuk navigasi dan kontrol rudal yang terdapat pada kubah di bawah hidung. Dipoduksi sebanyak 76 unit.

Sub-varian:

Tu-22KD: Tu-22K dengan perangkat pengisian bahan bakar di udara dan menggunakan mesin RD-7M2. Sama seperti Tu-22RD, varian Tu-22K awal ditingkatkan kemampuannya hingga setara dengan Tu-22KD.

Tu-22KPD: Beberapa Tu-22K/Tu-22KD dibuat atau dikonversi untuk keperluan perang elektronika, dipersenjatai rudal Kh-22P (varian anti-radar rudal Kh-22). Diperkenalkan tahun 1968. Dilengkapi perangkat pengisian bahan bakar di udara.

Tu-22P (Blinder-E): Varian untuk pertempuran elektronika. Membawa peralatan REB-EK ELINT di ruang bom untuk menemukan dan mengidentifikasi armada laut Barat melalui analisis sinyal radio. Data sasaran selanjutnya disampaikan kepada Tu-22K yang akan menyerang menggunakan rudal Kh-22. Tu-22P juga membawa peralatan ECM untuk mengacak radar musuh dan melindungi armada Tu-22K. Diproduksi sebanyak 47 unit.

Sub-varian:

Tu-22PD: Tu-22P dengan peralatan pengisian bahan bakar di udara dan mesin RD-7M2. Seluruh Tu-22P ditingkatkan kemampuannya menyamai Tu-22PD.

Spesifikasi (Tu-22R)

Ciri-ciri umum
Awak: Tiga kru - pilot, navigator, weapons officer
Panjang: 41.60 m (136 ft 5 in)
Rentang sayap: 23.17 m (76 ft 0 in)
Tinggi: 10.13 m (33 ft 3 in)
Luas sayap: 162 m² (1,742 ft²)
Berat kosong: kg (lb)
Berat isi: 85,000 kg (187,390 lb)
Berat maksimum saat lepas landas: 92,000 kg (202,400 lb)
Mesin: 2 × Dobrynin RD-7M-2 turbojets
Daya dorong tanpa after burner: rated 107.9 kN (24,250 lbf) masing-masing
Daya dorong dengan after burner: 161.9 kN (36,376 lbf) masing-masing

Kinerja

Laju maksimum: 1,510 km/h (938 mph, Mach 1.42)
Radius tempur maksimum: 4,900 km (3,045 mi)
Ketinggian jelajah maksimum: 13,300 m (40,540 ft)
Laju tanjak: m/s (ft/min)
Beban sayap: 525 kg/m² (107 lb/ft²)
Dorongan/berat: 0.38

Persenjataan

Guns: 1 × AM-23 23 mm cannon in tail turret
Bombs: 9,000 kg (20,000 lb) atau
Missiles: 1 × Kh-22 (AS-4 'Kitchen') Missil Penjelajah

Demikianlah artikel tentang Pesawat Pembom Strategis / Strategic Bomber - Tupolev Tu-22 & Tu-22M, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. 

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di: portal-receh.blogspot.com

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di: trisoenoe.com

Artikel dialih bahasa dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: 

PEMBOM, Ensiklopedi Dunia
Francis Crosby (Imperial War Museum Duxford)

Tag:
#Close Support Vehicle, #Heavy Sniper Rifle/Senapan Runduk Berat, #Heer , #Helicopter, #Helicopter Angkut/Serang, #Helicopter tempur/serang, #Helikopter, #Helikopter Anti Kapal Selam, #Helikopter multi peran, #Helikopter Serang-Tempur, #Kapal Cepat, #Kendaraan Intai/Tempur Ringan, #Kendaraan Serba Guna, #Kendaraan Taktis Lapis Baja, #Kriegsmarine, #Luftwaffe, #MiG, #Pesawat Angkut Berat Jet, #Pesawat Angkut Propeller, #Pesawat Anti Kapal Selam, #Pesawat Anti Tank Propeller, #Pesawat Latih Jet/Basic Training Airplane, #Pesawat pembom berat Jet, #Pesawat Pembom Medium-Propeller, #Pesawat Pembom Propeller, #Pesawat Pembom Ringan Jet, #Pesawat Pembom Strategis, #Pesawat Pembom Tukik Propeller, #Pesawat Pembom/Tempur Jet, #Pesawat serang jet, #Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV), #Pesawat Tempur Jet, #Pesawat Tempur Malam, #Pesawat Tempur Propeller, #Pistol, #Senapan, #Senapan Serbu, #Pistol Mitraliur/Submachine Gun, #Senapan Serbu Otomatis, #Senapan Serbu Semi Otomatis, #Tank, Tank Amfibi, #Tank Destroyer, #Tank Tempur Super Berat/Super Heavy Tank, #Tank Tempur Berat/Heavy Tank, #Tank Tempur Medium/Medium Tank, #Tank Tempur Ringan/Light Tank, #Tank Tempur Utama/Main Battle Tank, #senjata, #senapan serbu, #amunisi, #peluru, #sniper, #pesawat, #pesawat tempur, #helikopter tempur, #perang, #lapis baja, #pembom, #PUBG, #FF, #PLAYERUNKNOWN'S BATTLEGROUNDS, #Free Fire, #Rules Of Survival, #Rules Of Survival, #Knives Out, #Creative Destruction, #Hopeless Land, #Survivor Royale, #PUBG versi PC, #PUBG Mobile, #PUBG Lite, #PUBG x Resident Evil 2, #IFV, #Kendaraan Tempur Infantri / Infantry fighting vehicle, #ML, #anjay, #tik-tok, #Santuy, #Halu, #Apa itu, #Bucin, #Berita Viral, #Viral, #Ide Sederhana, #Mobile Legend, #Bazooka, #Proyektil, #Meriam, #Artileri, #peringkat militer dunia, #pangkalan militer pubg, #militer Indonesia 2020, #militer, #TNI, Tentara Nasional Indonesia, #Angkatan Udara, #Angkatan Darat, #Angkatan Laut, Kepolisian, #Polisi, #Polri, #TNI-AU, #TNI-AL, #TNI-AD, #Panser, #Panzer, #military, #wajib militer, #hobby militer, #militermeter, #battle, #Pelontar Granat, #Tembak, #Bayonet, #APC, #IFV, #Covid-19, Vaksin Covid-19, #Corona Virus, #Virus, #Isolasi Mandiri, #OTG (Orang Tanpa Gejala)

Selasa, 16 Oktober 2018

Tank Tempur Utama / Main Battle Tank - OF-40


Tank Tempur Utama/Main Battle Tank
OF-40
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Selasa, 16 Oktober 2018

Kembali pada artikel yang mengulas tentang hal-hal yang menyangkut militer, yang akan diulas kali ini adalah Main Battle Tank asal negara Pizza alias Italia. Main battle tank ini memang tidak terlalu banyak dikenal, selain karena populasinya memang tidak terlalu banyak, juga negara-negara negara-negara pengguna tank ini juga jumlahnya sedikit. menurut satu catatan resmi, operator selain Italia hanyalah Uni Emirated Arab.

Muncul pada tahun 1977, Oto Melara OF-40 asal Italia dirancang dan diproduksi oleh Oto Melara dan Fiat sebagai penyedia mesin. Rancangannya berbasis pada Leopard 1 A4 buatan Jerman sehingga OF-40 memiliki bentuk yang mirip dengan Leopard 1 dan ditujukan hanya untuk ekspor.


Tank Tempur Utama/Main Battle Tank
OF-40
militerbanget.blogspot.com

Memiliki bobot tempur sekitar 44,3 ton dan mengandalkan dapur pacu mesin diesel Fiat MTU 90, tank ini memiliki kecepatan maksimal 60 km/jam dengan jarak jelajah maksimum di kisaran 600 km. Tank tempur utama OF-40 diawaki oleh empat orang kru dan dipersenjatai dengan meriam rifled gun kaliber 105mm yang dirancang oleh Oto Melara, termasuk senjata sekunder senapan mesin kaliber 7,62mm dan kaliber 12,7mm di turret. 

Tank ini juga dilengkapi dengan fitur sistem pengendali penembakan terkomputerisasi dan laser penentu jarak sasaran. Uni Emirat Arab membeli 18 unit MBT OF-40 Mark 1 dan pesanan pertama tiba pada tahun 1981. 

Tank Tempur Utama/Main Battle Tank
OF-40
militerbanget.blogspot.com

Sejak saat itu pesanan bertambah, Uni Emirat Arab kembali membeli 18 unit MBT OF-40 Mark 2 dan tiga unit ARV (Armoured Recovery Vehicle), sedangkan Mark 1 milik mereka dimodernisasi menjadi Mark 2 yang merupakan upgrade dengan memasang sistem pengendali penembakan dan gun stabilization terbaru. Menurut catatan resmi, selain Uni Emirate Arab, tidak ada pembeli dari negara lain.

Model berikutnya direncanakan termasuk varian ARV dan Self Propelled Gun (Palmaria 155 Howitzer), tapi karena penjualannya tidak mencapai angka yang signifikan, model ini tidak masuk ke jalur produksi massal, sedangkan tank OF-40 saat ini sudah dihentikan produksinya.

Bagian body tank OF-40 berkonstruksi baja las seluruhnya, konfigurasinya dibagi secara konvensional, pengemudi berada di depan di sisi kanan, dengan akses untuk melihat keluar melalui tiga periskop, periskop tengah dapat diganti dengan image intensification (II) Periscope untuk mengemudi dimalam hari. Di sisi kanan pengemudi tersedia paket NBC dan 42 peluru, 15 peluru yang siap ditembakkan berada di turret.

Tank Tempur Utama/Main Battle Tank
OF-40
militerbanget.blogspot.com

Tata letak turret juga terbilang konservatif, komandan dan penembak di sisi kanan, juru meriam di sisi kiri. Terdapat pintu palka melingkar dan delapan periscope salah satunya dapat diganti dengan image intensification untuk komandan. Tidak ada kupola komandan tapi dipasang pada atap di dekat pintu palkanya adalah Officine Galileo day/night sight, distabilisasi, dan dipasang peralatan night vision.

Penembak yang duduk di depan komandan berhadapan dengan periscope forward facing roof mounted dan alat pembidik optikal.

Alenia C215, telescope dengan pembesaran obyek sampai delapan kali, dipasang koaksial dengan meriam caliber 105mm. terdapat pintu palka melingkar di depan dan dua periscope di atap, yang mampu digunakan untuk mengobservasi ke arah depan dan sisi kanan untuk juru meriam.


Tank Tempur Utama/Main Battle Tank
OF-40
militerbanget.blogspot.com

Meriam utama kaliber 105mm memiliki failing wedge breech block, concentric buffer, dan recuperator. Ditembakkan secara elektrik tapi juga dapat ditembakkan secara manual lewat impulse generator, terdapat thermal sleeve di laras meriam dan bore evacuator.

Kru yang berpengalaman dapat menembakkan sembilan peluru per menit. Untuk amunisi, tank ini menerapkan amunisi standar NATO meliputi APDS, peluru canister, HEAT, HESH, dan peluru asap. Meriam dapat ditembakkan stabil baik secara elevasi maupun berputar. Salah satu senapan mesinnya dipasang koaksial sedangkan lainnya dipasang di atap turret untuk anti pesawat dan juga serangan jarak dekat atau serangan pasukan infantry.

Tank Tempur Utama/Main Battle Tank
OF-40
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Main Battle Tank / Tank Tempur Utama OF-40


Mulai bertugas: 1977
Kru: 4 Orang
Bobot: 45.000 kg/45,00 ton

Dimensi 

Panjang: 6,89 m 
Tinggi: (over turret hutch) 2,76 m 
Lebar: 3,35 m

Persenjataan  

Senjata utama: 
Meriam kaliber 105mm/M68 Gun
Senjata sekunder: 
1 x Senapan mesin kaliber 7.62 mm /0.30 in machine gun 
1 x Senapan mesin kaliber 12.7 mm /0.50 in machine gun

Armor: Unspecified
Mesin:  MTU 90 diesel, 620.4 kW/832hp

Performa  

Kecepatan maksimum: 60 km/jam 
Jarak jelajah maksimum: 600 km

Demikianlah artikel tentang Tank Tempur Utama / Main Battle Tank - OF-40, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di: portal-receh.blogspot.com

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di: trisoenoe.com

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di: pustakasenjatadanfotografi.blogspot.com

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista di: kilas-copas.blogspot.com

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang berbagai hal di: portal-lambe-receh.blogspot.com

Baca juga berbagai artikel menarik tentang berbagai misteri dan hal-hal yang diluar akal sehat di: portal-kisah.blogspot.com

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: 

ENSIKLOPEDIA DUNIA “TANK” – GEORGE FORTY
Edisi terbitan Lorenz Book, dicetak oleh Anness Publihing Ltd.
www.lorenzbook.com
www.annesspublishing.com
Wikipedia
Beberapa Sumber Lain

Tag:
#Close Support Vehicle, #Heavy Sniper Rifle/Senapan Runduk Berat, #Heer, #Helicopter, #Helicopter Angkut/Serang, #Helicopter tempur/serang, #Helikopter, #Helikopter Anti Kapal Selam, #Helikopter multi peran, #Helikopter Serang-Tempur, #Kapal Cepat, #Kendaraan Intai/Tempur Ringan, #Kendaraan Serba Guna, #Kendaraan Taktis Lapis Baja, #Kriegsmarine, #Luftwaffe, #MiG, #Pesawat Angkut Berat Jet, #Pesawat Angkut Propeller, #Pesawat Anti Kapal Selam, #Pesawat Anti Tank Propeller, #Pesawat Latih Jet/Basic Training Airplane, #Pesawat pembom berat Jet, #Pesawat Pembom Medium-Propeller, #Pesawat Pembom Propeller, #Pesawat Pembom Ringan Jet, #Pesawat Pembom Strategis, #Pesawat Pembom Tukik Propeller, #Pesawat Pembom/Tempur Jet, #Pesawat serang jet, #Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV), #Pesawat Tempur Jet, #Pesawat Tempur Malam, #Pesawat Tempur Propeller, #Pistol, #Senapan, #Senapan Serbu, #Pistol Mitraliur/Submachine Gun, #Senapan Serbu Otomatis, #Senapan Serbu Semi Otomatis, #Tank, Tank Amfibi, #Tank Destroyer, #Tank Tempur Super Berat/Super Heavy Tank, #Tank Tempur Berat/Heavy Tank, #Tank Tempur Medium/Medium Tank, #Tank Tempur Ringan/Light Tank, #Tank Tempur Utama/Main Battle Tank, #senjata, #senapan serbu, #amunisi, #peluru, #sniper, #pesawat, #pesawat tempur, #helikopter tempur, #perang, #lapis baja, #pembom, #PUBG, #FF, #PLAYERUNKNOWN'S BATTLEGROUNDS, #Free Fire, #Rules Of Survival, #Rules Of Survival, #Knives Out, #Creative Destruction, #Hopeless Land, #Survivor Royale, #PUBG versi PC, #PUBG Mobile, #PUBG Lite, #PUBG x Resident Evil 2, #IFV, #Kendaraan Tempur Infantri / Infantry fighting vehicle, #ML, #anjay, #tik-tok, #Santuy, #Halu, #Apa itu, #Bucin, #Berita Viral, #Viral, #Ide Sederhana, #Mobile Legend, #Bazooka, #Proyektil, #Meriam, #Artileri, #peringkat militer dunia, #pangkalan militer, #pubg, #militer Indonesia 2020, #militer, #TNI, Tentara Nasional Indonesia, #Angkatan Udara, #Angkatan Darat, #Angkatan Laut, #Kepolisian, #Polisi, #Polri, #TNI-AU, #TNI-AL, #TNI-AD, #Panser, #Panzer, #military, #wajib militer, #hobby militer, #militermeter, #battle, #Pelontar Granat, #Tembak, #Bayonet, #APC, #IFV, #Covid-19, Vaksin Covid-19, #Corona Virus, #Virus, #Isolasi Mandiri, #OTG (Orang Tanpa Gejala), #lockdown, #PPKM, #varian-Delta, #Sinovac, #AstraZeneca, #Pfizer-BioNTech, #Moderna, #Sinopharm, #Jhonson &Jhonson, #CanSino, #Omicron, #Rusia, #Ukraina, #Invasi Rusia-Ukraina

Senin, 15 Oktober 2018

Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV) Euro Hawk


Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV) Euro Hawk
Pesawat Tanpa Awak
Unmanned Aerial Vehicle (UAV) Euro Hawk
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Senin, 15 Oktober 2018

EuroHawk merupakan pesawat nirawak (UAV) produk lisensi dari Global Hawk yang dilengkapi dengan sensor system sinyal Intelijen yang ditawarkan oleh perusahaan Northrop Grumman dan EADS kepada Kementrian Pertahanan Jerman. Global Hawk menunjukkan kemampuannya untuk memenuhi kebutuhan akan pesawat pengintai yang dapat terbang sangat tinggi dan cakupan area pengintaian yang luas selama pengujian di nordholz, Jerman pada musim gugur 2003, dimana telah berhasil melakukan 6 penerbangan dengan dilengkapi dengan sensor ELINT yang dikembangkan oleh EADS.

Untuk menyebarkan sistem pengintaian dan pengamatan independent milik Jerman SIGINT pada tahun 2008, kementrian Pertahanan Jerman telah meminta pengiriman EuroHawk dilakukan pada petengahan tahun 2004. Northrop Grumman dan EADS menyanggupi dan berharap akan mendapatkan persetujuan parlemen pada akhir tahun. Purwarupa pertama dijadwalkan akan dikirim pada pertengahan tahun 2007 dengan kontrak yang telah disetujui untuk rangkaian produksi dan kemampuan operasional awal dijadwalkan dimulai pada pertengahan tahun 2008. Jadwal tersebut dibuat untuk memastikan ketepatan waktu penggantian armada SIGINT yang dilengkapi dengan pesawat patrol maritime Brequet Atlantique yang waktu itu masih beroperasi.


Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV) Euro Hawk
Pesawat Tanpa Awak
Unmanned Aerial Vehicle (UAV) Euro Hawk
militerbanget.blogspot.com

Peristiwa penting lainnya dari dikeluarkannya program EuroHawk ini adalah terbentuknya sebuah perusahaan gabungan antara Northtrop Grumman dengan EADS. Perusahaan baru ini berkantor di Jerman yang akan menyesuaikan dengan permintaan pelanggan dan berperan sebagai kontraktor utama nasional yang bekerja untuk Kementrian Pertahanan Jerman selama berjalannya system ini. Persetujuan terkait untuk menjamin teknologi yang dibutuhkan dan pengiriman informasi antara Jerman dengan Amerika Serikat telah ditandatangani oleh kedua negara.
(Baca juga artikel yang sangat menarik berjudul Pistol Mitraliur / Submachine Gun - PPSh-41 (Papasha))

Ikhtisar

The German Full Scale Demonstrator, dikembangkan dan dibangun untuk Kementerian Pertahanan Jerman, adalah turunan internasional pertama dari RQ-4 Global Hawk HALE UAS yang sudah terbukti perang dan terbang tinggi. Ini juga merupakan kerjasama pertama trans-Atlantik Northrop Grumman dengan Jerman dan EADS Deutschland GmbH, yang beroperasi melalui Cassidian, divisi pertahanan dan keamanan EADS.

Berdasarkan Global Hawk BACN, German Full Scale Demonstrator akan dilengkapi dengan sistem misi intelijen sinyal baru (SIGINT) yang dikembangkan oleh Cassidian, menyediakan kemampuan standoff untuk mendeteksi kecerdasan elektronik (ELINT) dan kecerdasan komunikasi (COMINT) emitters.

Sebuah stasiun bumi yang terdiri dari kontrol misi dan elemen peluncuran dan pemulihan akan disediakan oleh Northrop Grumman. Cassidian akan menyediakan stasiun ground SIGINT, yang akan menerima dan menganalisis data dari German Full Scale Demonstrator sebagai bagian dari solusi sistem terintegrasi.

Dengan bentang sayap yang lebih panjang dari pesawat komersial, daya tahan terbang lebih dari 30 jam,  dan elevasi maksimum operasional lebih dari 60.000 kaki (lebih dari 18 km), German Full Scale Demonstrator adalah pengganti interoperable, modular, dan biaya operasional yang sangat efesien untuk armada tua pesawat patroli Breguet Atlantic yang memerlukan kru atau awak pesawat, yang telah operasional sejak 1972 dan akan pensiun pada tahun 2010.


Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV) Euro Hawk
Pesawat Tanpa Awak
Unmanned Aerial Vehicle (UAV) Euro Hawk
militerbanget.blogspot.com

Sejarah

Northrop Grumman dan Cassidian memprakarsai program Demonstrasi Skala Penuh Jerman-Atlantik pada tahun 2000 dengan tujuan mengembangkan sistem pengawasan dan pengintaian dengan pesawat tanpa awak, mencakup area operasional yang luas, yang akan menyatukan keahlian masing-masing perusahaan dalam teknologi UAS dan sensor. Kesepakatan bilateral antara Angkatan Udara Amerika Serikat dan Kementerian Pertahanan Jerman yang ditandatangani pada Oktober 2001 termasuk pengoperasian konsep Hale UAS, integrasi sensor dan program demonstrasi penerbangan Nordholz dalam pengembangan Demonstrik Skala Penuh Jerman.

Pada bulan Oktober 2003, Angkatan Udara Global Hawk AS yang dilengkapi dengan prototipe sensor Cassida / EADS ELINT berhasil menyelesaikan serangkaian penerbangan demonstrasi dari Pangkalan Udara Nordholz Angkatan Laut Jerman di Laut Utara. Penerbangan menandai penerbangan Hale UAS pertama yang berlangsung di wilayah udara Jerman.

Kementerian Pertahanan Jerman memberikan kontrak pada Januari 2007 kepada EURO HAWK® GmbH untuk pengembangan, pengujian dan dukungan sistem SIGINT Full Scale Demonstrator Jerman. Dibentuk sebagai perusahaan patungan 50-50 oleh Northrop Grumman dan Cassidian, EURO HAWK® GmbH bertindak sebagai kontraktor utama nasional untuk Kementerian Pertahanan Jerman di seluruh siklus hidup sistem Full Scale Demonstrator Jerman.

Pada Juni 2010, Purwarupa Skala Penuh  berhasil menyelesaikan penerbangan pertamanya dari Northrop Grumman Palmdale, California, fasilitas untuk Pangkalan Angkatan Udara Edwards, California. Penerbangan feri bersejarahnya ke Jerman selesai Juli 2011. Sistem selanjutnya diharapkan untuk pengiriman antara 2016 dan 2017 setelah pengujian dan pengenalan yang sukses dalam layanan operasional Jerman.

Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV) Euro Hawk
Pesawat Tanpa Awak
Unmanned Aerial Vehicle (UAV) Euro Hawk
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV) Euro Hawk


Asal Negara: Amerika Serikat, Jerman
Tipe Pesawat: Pesawat Tanpa Awak
Bobot: 32,250 lbs. (14,628 kg)  (Penuh)

Daya angkut: 
Internal & Eksternal: 3,000 lbs. (1,360 kg) kg

Dimensi 
Panjang Pesawat:  47.6 ft. (14.5 m) 
Bentangan sayap:   130.9 ft. (39.9 m) 
Tinggi:  15.4 ft. (4.7 m)

Mesin: (Informasi ini belum diketahui oleh penulis) 

Performa 
Kecepatan maksimum: lebih dari 570 km/jam
Terbang Ferry: 12,300 nm (22,780 km) 
Ketinggian maksimum: 60,000 ft. (18.3 km) 
Daya tahan terbang: 30 jam lebih pada kecepatan jelajah ekonomis

Demikianlah artikel tentang Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV) Euro Hawk, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. 

Artikel dialih bahasa dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: 
Pesawat Tanpa Awak 
Unmanned Aerial Vehicle (UAV)
Ferdinan Peys

Tag:
#Pesawat_Tanpa_Awak
#Amerika_Serikat
#Jerman

Helikopter Transport & Multiperan / Transport & Utility Helicopter Mil Mi-4


Helikopter Transport & Multiperan / Transport & Utility Helicopter Mil Mi-4
Helikopter Transport & Multiperan
Transport & Utility Helicopter Mil Mi-4
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Senin, 15 Oktober 2018

Pada tahun 1951, Stalin (Pemimpin Uni Soviet kala itu) meminta “Kemajuan progresif yang cepat dalam bidang helikopter Uni Soviet”, setelah melihat kesuksesan dalam penggunaan helikopter oleh militer Amerika Serikat selama Perang Korea. Tim design Mil mungkin telah menelaah secara mendalam helikopter Sikorsky S-55 sebagai sumber inspirasi dalam rancangannya, namun memproduksi helikopter yang, walaupun dapat dikatakan serupa atau mirip dalam hal bentuk, konfigurasinya, serta penampilannya. Tetapi, helikopter Mil Mi-4 ini memiliki dimensi yang lebih besar dan memiliki kapasitas angkut yang jauh lebih baik. Mil Mi-4 (kode identifikasi NATO “Hound") dikembangkan dalam rentang waktu yang sangat singkat dan terbang untuk pertama kalinya pada bulan mei tahun 1952.

Helikopter Transport & Multiperan / Transport & Utility Helicopter Mil Mi-4
Helikopter Transport & Multiperan
Transport & Utility Helicopter Mil Mi-4
militerbanget.blogspot.com

Helikopter ini pertama kali ditampilkan kepada publik pada event Tushino Aviation Day tahun 1953 di Moskow. Pada tahun 1954, Mil Mi-4 digunakan secara aktif dalam militer, dan mampu memenuhi harapan para petinggi Uni Soviet akan kemajuan dalam bidang teknologi helikopter yang diminta.


Helikopter Transport & Multiperan / Transport & Utility Helicopter Mil Mi-4
Helikopter Transport & Multiperan
Transport & Utility Helicopter Mil Mi-4
militerbanget.blogspot.com

Layout dari Mil Mi-4 dapat dikatakan sama seperti Sikorsky S-55, dirancang agar mudah dan murah dalam hal operasional dan perawatannya. Dapur pacunya, mesin radial piston Shvetsov Ash-62V (yang merupakan pengembangan dari mesin Cyclone Wright buatan Amerika Serikat), dipasang pada sudut kemiringan dalam moncong di belakang pintu besar untuk memudahkan kru dalam mengaksesnya. 

Helikopter Transport & Multiperan / Transport & Utility Helicopter Mil Mi-4
Helikopter Transport & Multiperan
Transport & Utility Helicopter Mil Mi-4
militerbanget.blogspot.com

Rotornya memiliki empat bilah yang digerakkan dari gearbox melalui draft shaft yang melewati bangku kru ke hub rotor. Tidak seperti Sikorsky S-55, Mil Mi-4 memiliki pintu samping yang berbentuk Clamshell yang tidak hanya membuat proses bongkar muat cargo menjadi lebih mudah, namun juga dapat dilepas dengan mudah, memungkinkan pasukan infantry (hingga paling banyak sekitar 14 tentara berperlengkapan penuh dapat diakomodir oleh helikopter ini) untuk dapat keluar secepat mungkin saat penyerangan lintas udara. Di kompartment tentara, kargo hingga sebanyak 1.600 kg atau 3.530 lb dapat dibawa dalam kabin, terkadang termasuk kendaraan kecil atau artileri kaliber kecil.

(Baca juga artikel yang sangat menarik tentang Pistol Mitraliur / Submachine Gun - PPSh-41 (Papasha))

Helikopter Transport & Multiperan / Transport & Utility Helicopter Mil Mi-4
Helikopter Transport & Multiperan
Transport & Utility Helicopter Mil Mi-4
militerbanget.blogspot.com

Pada masa-masa awal, masalah yang cukup serius dengan rotornya membuat Mil Mi-4 tidak layak untuk operasional. Bilahnya yang terbuat dari kayu dan Bakelite (plastic pada masa itu) umur atau masa pakainya sangat singkat, yaitu 100 jam terbang sebelum akhirnya harus diganti. 

Helikopter Transport & Multiperan / Transport & Utility Helicopter Mil Mi-4
Helikopter Transport & Multiperan
Transport & Utility Helicopter Mil Mi-4
militerbanget.blogspot.com

Pada tahun 1954, peningkatan pada rancangannya dan material komponen tersebut telah memungkinkan peningkatan masa pakai rotor tersebut hingga menjadi 300 jam terbang, dan pada tahun 1957, masa pakai tersebut meningkat menjadi 600 jam. Pada tahun 1960, ketika material bilah tersebut diganti sepenuhnya dengan material logam, masa pakai rotor tersebut melonjak signifikan menjadi 1.500 jam terbang.

Helikopter Transport & Multiperan / Transport & Utility Helicopter Mil Mi-4
Helikopter Transport & Multiperan
Transport & Utility Helicopter Mil Mi-4
militerbanget.blogspot.com

Versi dasar dari Mil Mi-4 adalah varian transport militer berkapasitas 12 sampai dengan 14 penumpang. Diantara berbagai varian yang diproduksi, salah satunya adalah Mi-4PLO, sebuah versi helikopter anti kapal selam yang dilengkapi dengan sebuah radome di bawah moncongnya, komponen pelacak/pengamatan, sonar penyelaman, depth charges, sonobuoy dan perlengkapan pelacak anomaly magnetic atau Magnetic Anomali Detection (MAD). 

Mil Mi-4A adalah helikopter militer versi serang dengan sebuah senjata terletak di bagian bawah badan helikopter yang merupakan sebuah senapan mesin berat kaliber 12.7mm dengan 200 butir amunisi, Mi-4KP adalah helikopter untuk pos komando udara atau pengendali pertempuran yang mobile, dan Mi-4M adalah versi serang dengan turret di moncong dan pod roket eksternal.

Helikopter Transport & Multiperan / Transport & Utility Helicopter Mil Mi-4
Helikopter Transport & Multiperan
Transport & Utility Helicopter Mil Mi-4
militerbanget.blogspot.com

Mil Mi-4 telah digunakan secara luas oleh angkatan bersenjata Uni Soviet (Angkatan Darat, Laut, dan Udara), dan juga diekspor ke negara negara Pakta Warsawa atau negara negara sahabat Uni Soviet. Albania, yang memiliki tipe ini pada tahun 2005, merupakan negara dengan militer pengguna terakhir dari Mi-4. 

Pengguna lainnya antara lain, Angkatan Udara Afghanistan, Angkatan Udara Aljazair, Angkatan Pertahanan Udara Rakyat Angola, Angkatan Udara Bangladesh, Angkatan Udara dan Angkatan laut Bulgaria, Burkina Faso, Angkatan Udara Kamboja, Angkatan Udara Kamerun, Republik Rakyat Cina, dan Fuerza Aerea Revolucionaria di Kuba, serta beberapa negara lainnya. Indonesia juga tercatat pernah menggunakan helikopter ini di era pemerintahan Presiden Sukarno. Salah satu helikopter ini dijadikan obyek di Museum Satria Mandala (Wisma Yasoo) di Jakarta.


Helikopter Transport & Multiperan / Transport & Utility Helicopter Mil Mi-4
Helikopter Transport & Multiperan
Transport & Utility Helicopter Mil Mi-4
militerbanget.blogspot.com

Ketika Uni Soviet menghentikan produksi helikopter ini pada tahun 1964, kurang lebih 3.200 unit versi militer dan sipil dari tipe ini telah diproduksi. Dari tahun 1959 hingga tahun 1965 di Cina, Harbin telah membuat sebanyak 545 unit dibawah lisensi, dan diberi kode Z-5, ditenagai oleh mesin radial piston HS7. Purwarupa dari helikopter Z-5 diterbangkan pertama kali pada tanggal 14 Desember 1958.

Helikopter Transport & Multiperan / Transport & Utility Helicopter Mil Mi-4
Helikopter Transport & Multiperan
Transport & Utility Helicopter Mil Mi-4
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Helikopter Transport & Multiperan / Transport & Utility Helicopter Mil Mi-4


Terbang Perdana: Mei 1962
Kru: 1-2 Orang 
Angkut maksimum: 14 orang.
Bobot: 6.626 kg (Kosong), MTOW: 7.534 kg

Dimensi 
Diameter rotor: 21,00 m 
Panjang: 25,02 m
Tinggi: 5,18 m

Persenjataan: 
1 x Senapan mesin kaliber 12.7mm machine gun

Mesin: 1 X Shvetsov Ash-82V piston engine

Performa  
Kecepatan maksimum: 200 km/jam
Ketinggian operasional maksimum: 5.486 m
Jarak jelajah maksimum: 500 km

Demikianlah artikel tentang Helikopter Transport & Multiperan / Transport & Utility Helicopter Mil Mi-4, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. 

Artikel dialih bahasa dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: 
ENSIKLOPEDIA DUNIA “HELIKOPTER MILITER” – FRANCIS CROSSBY
Edisi terbitan Lorenz Book, dicetak oleh Anness Publihing Ltd.
www.lorenzbook.com
www.annesspublishing.com

Tag:
#Uni_Soviet
#Helikopter
#Helikopter_Multiperan