![]() |
| Pistol Auto Loading BRS-99 militerbanget.blogspot.com |
Beraban, Tabanan, Bali, Selasa, 20 Februari 2024
Sebagian besar penembak dan penggemar senjata api mengenal Uzi—pistol mitraliur legendaris asal Israel yang namanya melekat pada berbagai konflik modern. Senjata ini dikenal sebagai “battle winner” sekaligus pelindung presiden. Desainnya sederhana, ringkas, brutal dalam efektivitas, dan mudah diproduksi. Namun, sejarah senjata api tidak pernah berhenti pada satu ikon.
Kini, perusahaan Polandia Łucznik-Radom memperkenalkan sebuah turunan modern dari konsep tersebut: BRS-99. Secara garis besar, ini adalah gabungan dari beberapa jenis persenjataan seperti Uzi, AKM, dan pistol auto loading dalam satu platform karabin semi otomatis 9x19mm. Bukan sekadar kloning, melainkan reinterpretasi yang dirancang ulang agar memenuhi standar ketat NATO dan kebutuhan unit taktis kepolisian modern.
Menariknya, Polandia bukanlah negara yang secara historis identik dengan keluarga Uzi. Selama era Pakta Warsawa, negara-negara blok Timur bertumpu pada AKM dan kemudian varian AK-74U (wz.89). Namun pada awal 1980-an, para insinyur di Zakłady Metalowe Radom mengembangkan Pm-84 “Glauberyt”—sebuah senapan mesin ringan blowback yang secara konseptual sangat dekat dengan Uzi.
(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Tank Tempur Utama / Main Battle Tank Type 90)
![]() |
| Pistol Auto Loading BRS-99 militerbanget.blogspot.com |
Pm-84 menggunakan sistem bolt yang membungkus ruang peluru, magazen ditempatkan di dalam pistol grip, dan sebagian besar konstruksinya dibuat dari pelat baja hasil stamping. Ini membuat produksinya murah dan cepat—hanya komponen penting seperti bolt, sear, hammer, dan laras yang memerlukan proses machining presisi. Sejak awal, Pm-84 menembakkan amunisi 9mm Makarov dari posisi bolt tertutup (closed bolt), suatu pilihan yang meningkatkan akurasi dibanding sistem open bolt klasik.
Versi lanjutannya, Pm-84P, menggunakan amunisi 9mm Parabellum dengan konstruksi lebih berat. Kemudian lahirlah pistol mitraliur Pm-98 yang lebih disempurnakan dan digunakan militer Polandia untuk menggantikan Pm-63. Evolusi ini menunjukkan satu hal: Polandia tidak sekadar menyalin, tetapi terus mengadaptasi sekaligus menyempurnakannya.
Di sinilah BRS-99 muncul sebagai kulminasi dari garis pengembangan tersebut. Pistol mitraliur ini tidak bisa disalahartikan sebagai Uzi murni. Finishing fosfat abu-abu, dukungan perangkat taktis, dan integrasi perangkat modern menunjukkan arah yang jelas—ini adalah produk yang ditujukan untuk pasar global.
![]() |
| Pistol Auto Loading BRS-99 militerbanget.blogspot.com |
Mengapa Polandia bersusah payah mengembangkan varian seperti ini? Jawabannya tidak hanya teknis, tetapi juga ekonomis dan geopolitik. Setelah runtuhnya Pakta Warsawa, kontrak ekspor senjata Polandia menurun drastis. Negara itu harus menyesuaikan industri pertahanannya agar kompatibel dengan NATO, sekaligus menghindari stigma penjualan ke rezim bermasalah.
(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Pembom Berat / Heavy Bomber - Gotha)
Industri pertahanan Polandia memiliki utang besar dan mempekerjakan ribuan pekerja. Modernisasi produk menjadi satu-satunya jalan untuk bertahan. Senjata-senjata lama diperbarui agar sesuai standar NATO, baik dalam kaliber maupun sistem operasional.
BRS-99 adalah bagian dari strategi itu: senjata yang menggabungkan warisan desain Timur dengan standar Barat.
Namun, jika Uzi sudah terbukti efektif selama puluhan tahun, mengapa perlu disempurnakan? Apa yang sebenarnya kurang dari desain legendaris itu—dan bagaimana Polandia berusaha menjawabnya?
Di bagian berikut atau bagian kedua, kita akan membedah siapa sebenarnya Łucznik-Radom, latar belakang industrinya, serta alasan mendasar mengapa Polandia merasa perlu “menyempurnakan” Uzi demi pasar global dan masa depan militernya.
Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di: trisoenoe.com
Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu
Sumber:
1. Classic World War Source
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain
%20BRS-99%207.jpeg)
%20BRS-99%2012.jpeg)
%20BRS-99%206.jpeg)

























