Senin, 14 Desember 2020

"Si Kuda Beban Udara dari Blok Timur" - Pesawat Transport Jarak Jauh / Long Range Transport aircraft - Ilyushin Il-76


Pesawat Transport Jarak Jauh
Long Range Transport Aircraft - Ilyushin Il-76
militerbanget.blogspot.com

Ciledug, Tangerang Kota, Banten, Senin, 14 Desember 2020

Pesawat angkut/transport jarak jauh Ilyushin II-76 (Kode identifikasi NATO “Candid”) adalah desain landmark era Uni Soviet. Pesawat transpor berat dengan empat mesin jet pertama Rusia, dirancang dan digunakan untuk menerbangkan kargo militer strategis ke pangkalan udara di garis depan dalam kondisi operasional yang paling ekstrim. Purwarupa II-76 melakukan penerbangan perdananya pada tahun 1971. 

Pesawat Transport Jarak Jauh
Long Range Transport Aircraft - Ilyushin Il-76
militerbanget.blogspot.com

Pesawat ini semula dimaksudkan sebagai pengganti pesawat cargo turboprop An-12 yang sudah mulai menua, atau An-22 yang ternyata kurang memenuhi harapan. Il-76 adalah pesawat yang jauh lebih besar, yang dapat mengangkat beban hingga 50 ton, sedangkan An-12 memiliki kapasitas muatan hanya di kisaran 20 ton. Pesawat ini memasuki fase produksi secara definitif mulai pada tahun 1974.


Pesawat Transport Jarak Jauh
Long Range Transport Aircraft - Ilyushin Il-76
militerbanget.blogspot.com

Pesawat transport varian dasar II-76 (NATO nama pelaporan Candid-A) dirancang murni untuk keperluan dinas militer. Varian ini terlibat secara ekstensif selama perang Uni Soviet di Afghanistan. Lebih dari 800 unit pesawat kargo ini dibuat, serta sejumlah versi khusus. Il-76 saat ini masih dioperasikan oleh militer Rusia, Aljazair, Belarusia, Cina, Kuba, India, Iran, Libya, Korea Utara, Suriah dan Ukraina.


Pesawat Transport Jarak Jauh
Long Range Transport Aircraft - Ilyushin Il-76
militerbanget.blogspot.com

Pesawat ini dirancang untuk dapat mengirimkan kendaraan berat dan mesin ke lapangan terbang terpencil yang kondisi akses tranportasinya buruk atau bahkan tidak memiliki akses transportasi sama sekali. Pesawat ini dapat beroperasi dari landasan pacu pendek, sederhana dan tidak beraspal. Il-76 tetap dapat beroperasi dengan baik dalam kondisi cuaca terburuk yang biasa terjadi di wilayah Siberia dan Arktik.

Pesawat Transport Jarak Jauh
Long Range Transport Aircraft - Ilyushin Il-76
militerbanget.blogspot.com

Struktur badan pesawat yang tangguh dan dapat diandalkan menghasilkan banyak varian, yang mana beberapa varian dirancang untuk melakukan tugas transportasi dasar dengan lebih baik, dan varian yang lainnya berfungsi sebagai peran pendukung tempur taktis maupun strategis. Serangkaian varian khusus lainnya (yang identifikasinya sangat membingungkan) telah dikembangkan untuk berbagai tugas termasuk rumah sakit bergerak, pelatihan kosmonot dan pos komando udara, platform laser udara, dan pesawat pemadam kebakaran.

Pesawat Transport Jarak Jauh
Long Range Transport Aircraft - Ilyushin Il-76
militerbanget.blogspot.com

Variants


Il-76M (Candid-B) adalah versi militer dari II-76T (Candid-A) sipil, dengan tangki bahan bakar tambahan, bobot operasi yang lebih tinggi, struktur ramp yang lebih kuat (untuk dapat dilalui oleh muatan yang berat), kabin sepenuhnya bertekanan, dan peralatan untuk penanganan barang di dalam kabin.

Il-76MD (Candid-B) adalah versi militer untuk sipil II-76TD (Candid-A) dengan mesin turbofan D-30KP-2 yang dimodernisasi untuk mempertahankan kinerja pada suhu lingkungan yang lebih tinggi, peningkatan kapasitas bahan bakar, dan struktur sayap yang diperkuat.

II-78 (Midas) adalah varian tanker pengisian bahan bakar standar angkatan udara Rusia, dan dilengkapi dengan tiga unit probe untuk pengisian bahan bakar eksternal UPAZ-1 (satu di bawah masing-masing sayap dan satu di badan pesawat belakang). Jika dilengkapi dengan tangki bahan bakar badan pesawat, II-78 dapat mentransfer hingga 65 ton / 84.639 liter bahan bakar pada radius tempur 1.000 km. Sekitar 50 unit dari pesawat ini dibuat.

Beriev A-50 (Mainstay) adalah varian yang dikembangkan untuk peran AWACS dengan radar pencarian Shmel yang dipasang di rotodome besar di atas badan pesawat bagian belakang. Sekitar 25 unit varian ini yang dibuat.

Tempat uji laser udara Beriev A-60. Dua dari pesawat ini dibangun, namun sedikit yang diketahui tentang proyek ini, yang masih dirahasiakan.

Pesawat Transport Jarak Jauh
Long Range Transport Aircraft - Ilyushin Il-76
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Pesawat Transport Jarak Jauh / Long Range Transport aircraft - Ilyushin Il-76


Asal negara: Uni Soviet/Rusia
Operasional aktif: 1974
Awak pesawat: 7 orang

Dimensi dan berat
Panjang: 46,59 m
Rentang sayap: 50,5 m
Tinggi: 14,76 m
Berat (kosong): 72 ton
Berat (lepas landas maksimum): 190 ton

Mesin dan performa
Mesin: 4 x PNPP 'Aviadvigatel' D-30KP turbofan
Daya dorong mesin: 117,68 kN/mesin
Kecepatan maksimum: 850 km/jam
Elevasi operasional maksimum: 15,5 km
Jarak jelajah maksimum (dengan muatan 20 ton): 7.300 km
Jarak jelajah maksimum (dengan muatan maksimum): 3.650 km

Kapasitas Muatan
Muatan maksimum: 50 ton
Penumpang: hingga 140 pasukan atau 125 pasukan terjun payung

Persenjataan
Meriam: 2 x Meriam kaliber 23mm GSh-23L meriam dua laras di turret ekor

Artikel oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. Military-today.com
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

tag: 
#Rusia
#Pesawat
#Pesawat_Transport
#Pesawat_Transport_Jarak_Jauh

Minggu, 13 Desember 2020

Pesawat Serang Darat / Ground Attack Aircraft - Fairchild A-10 Thunderbolt II (Tulisan ke 2)



Ciledug, Tangerang Kota, Banten, Minggu, 13 Desember 2020

(Baca juga artikel tulisan pertama tentang pesawat ini Dengan title; Si Pelahap Tank, Fairchild Republic A-10 Thunderbolt, disini)

Pesawat ini awalnya dirancang sebagai pesawat kontra gerilyawan (COIN – “COunter Insurgency”) untuk membantu upaya perang Amerika Serikat di Kawasan Asia Tenggara. Pesawat Fairchild A-10 muncul sebagai pesawat pendukung udara jarak dekat khusus dengan tugas utama menghancurkan kendaraan lapis baja musuh. Menurut beberapa sumber resmi, pesawat ini diciptakan untuk menghadapi ancaman monster-monster baja Blok Timur seperti T-55, T-62 dan T-72 yang jumlahnya “mengerikan”. 



Pertama kali terbang dalam model produksi A-10A pada 21 Oktober 1975 dan memasuki layanan Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) pada tahun 1977. Secara resmi pesawat ini diberi nama “Thunderbolt II”, tetapi pesawat ini mendapat julukan terkenal sebagai "Warthog" (artinya babi hutan atau “celeng"). Lebih dari 700 unit pesawat pendukung udara jarak dekat ini telah diproduksi. Beberapa ratus di antaranya masih terus beroperasi hingga saat ini. 


Dan hebatnya lagi, pesawat ini termasuk salah satu diantara beberapa pesawat yang dioperasikankan secara eksklusif oleh militer Amerika Serikat. Karena dinilai terlalu “spesifik” dan bernilai taktis yang tinggi, pesawat pendukung jarak dekat ini tidak pernah diekspor ke negara lain, bahkan ke negara-negara sekutu AS.



Pesawat A-10 dirancang dengan persenjataan utamanya adalah meriam kaliber 30mm, GAU-8 Avenger, meriam terkuat yang pernah dijadikan senjata standar untuk pesawat terbang. Selain meriam tersebut, pesawat A-10 masih diharuskan untuk dapat membopong sejumlah besar persenjataan untuk serangan darat dan harus sanggup bertahan dalam menghadapi tembakan anti-pesawat dari daratan di medan perang yang intens.



Walaupun kokpitnya tidak dilengkapi dengan pengatur tekanan dan tanpa radar (tapi tetap dilengkapi dengan avionic pendukung), A-10A ini masih menjadi pesawat terbang yang sangat tangguh dan memiliki sistem proteksi yang sangat kuat. Kokpitnya memiliki sistem proteksi berupa “cangkang” dari material komposit baja dan titanium, yang mampu menahan gempuran tembakan meriam kaliber 23mm. 

Julukan Warthog (Babi Hutan dalam Bahasa Indonesia) disematkan pada pesawat ini karena profilnya yang canggung dan tidak aerodinamis seperti kebanyakan pesawat tempur pada era itu. Namun, rancang bangun yang tidak konvensional alias nyeleneh tersebut ternyata memang disengaja untuk meningkatkan kemampuan pesawat ini untuk terus dapat bertahan di lingkungan medan perang yang mematikan. 


Mesin turbofan dengan performa yang hemat bahan bakar dan juga memiliki jejak infra merah yang rendah dipasang di atas badan pesawat bagian belakang. Hebatnya lagi, A-10 ini tetap dapat terbang walaupun dengan mesin, ekor atau bagian lainnya hancur terkena tembakan atau sebab lain.

Walaupun pada awalnya pesawat ini banyak dicemooh dan diprediksi akan pensiun dini sebelum Perang Teluk 1991, tetapi kenyataan di medan perang membuktikan hal sebaliknya, A-10A dan juga berbagai variannya berhasil membuktikan “kedigdayaannya” dan berefek pada masih operasionalnya pesawat ini dibawah kendali dan biasanya selalu ditempatkan di garis depan. 


Saat ini sebagian besar A-10 yang masih operasional telah diremajakan dan dimodifikasi dengan menaambahkan fitur autopilot dan juga berbagai instrument serta radar untuk meningkatkan akurasi senjatanya dan juga meningkatkan kemampuan pesawat ini dalam menggotong berbagai macam persenjataan modern.

Saat ini, A-10 telah dapat dipersenjatai dengan alutsista modern seperti rudal AGM-65 Maverick, dan beberapa bom pintar, tetapi meriam kaliber 30mm yang menjadi ciri khas pesawat ini tetap dipertahankan. A-10 saat ini telah menjadi pemain kunci dalam berbagai operasi USAF, termasuk pertempuran di negara-negara bekas Yugoslavia. 

Meskipun rencana untuk memasok A-10A bekas ke Turki telah dibatalkan, tipe tersebut akan tetap dalam layanan USAF untuk beberapa waktu. Meskipun saat ini USAF mengadopsi pesawat tempur multi-peran siluman F-35A Lightning II, yang akan mengambil sebagian peran dari A-10.


Variants

A-10A adalah versi produksi seri A-10.

A-10C adalah versi terbaru dari A-10A di bawah program Precision Engagement tambahan. Pada 2015 militer AS mengoperasikan 283 pesawat ini.

OA-10A adalah versi A-10A, digunakan untuk pesawat pengendali pertempuran di darat.


Spesifikasi Pesawat Serang Darat / Ground Attack Aircraft - Fairchild A-10 Thunderbolt II


Asal negara: Amerika Serikat
Operasional aktif: 1977
Awak: 1 orang

Dimensi dan berat
Panjang: 16,26 m
Rentang sayap: 17,53 m
Tinggi: 4,47 m
Berat (kosong): 11,32 ton
Berat (lepas landas maksimum): 22,68 ton

Mesin dan performa
Mesin: 
2 x mesin turbofan TF34-GE-100 General Electric
Daya dorong mesin: 2 x 40,32 kN
Kecepatan maksimum: 706 km/jam
Radius tempur: 463 km

Persenjataan
Meriam: 1 x GAU-8A meriam kaliber 30mm
Rudal: Rudal udara ke permukaan AGM-65B / C dengan panduan IR atau TV. 
4 x AIM-9L / M Sidewinder rudal udara ke udara
Persenjataan Lain: 6 x LAU-68 pod peluncur roket tanpa pemandu kaliber 70mm (satu pod berisi 7 roket)


Keterangan tambahan:

GAU-8 Avenger adalah kanon pesawat paling kuat yang ada saat ini (paling tidak sampai artikel ini ditulis). GAU-8 merupakan kanon putar dengan tujuh laras berpenggerak hidrolik yang dirancang untuk peran anti-tank dengan laju tembakan yang tinggi. Rancangan aslinya dapat diubah oleh pilot menjadi 2.100 atau 4.200 peluru penusuk lapis baja uranium per menit, tetapi setelan ini kemudian diubah menjadi kecepatan tetap 3.900 peluru per menit (untuk memudahkan operasional serta mempertimbangkan keawetan laras).

Mesin turbofan adalah jenis mesin jet yang menggunakan kombinasi aliran udara inti dan udara bypass yang dipercepat oleh kipas untuk menghasilkan daya dorong. Secara sederhana, mesin ini memiliki kipas di bagian depan yang menyedot udara, lalu udara tersebut melewati inti mesin dan sebagian dibypass keluar melalui saluran di sekitar inti, menciptakan daya dorong tambahan. 

Artikel oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. Military-today.com
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

tag: 
#Air_close_support
#Pesawat
#Pesawat_Serang_Darat
#Amerika_Serikat

Sabtu, 12 Desember 2020

Si Kecil nan Lincah, Helikopter Pengintai dan Pemantau / Scout and Observation Helicopter - OH-58 Kiowa


OH-58 Kiowa-Helikopter Pengintai dan Serang Ringan / Reconnaissance & Light Attack Helicopter 1
Helikopter Pengintai dan Serang Ringan
Reconnaissance & Light Attack Helicopter
OH-58 D Kiowa Warrior
militerbanget.blogspot.com

Ciledug, Tangerang Kota, Banten, Sabtu, 12 Desember 2020

Dari Jet Ranger ke Kiowa: Akar Sipil di Medan Tempur


Helikopter ini mungkin bisa kita sandingkan dengan MBB Eurocopter BO-105 dalam hal fungsional dan juga dalam beberapa segi seperti dimensi dan juga bobot operasional, OH-58 Kiowa merupakan helikopter versi militer Angkatan Darat Amerika Serikat yang merupakan modifikasi dari helikopter sipil Bell Model 206A Jet Ranger. OH-58 Kiowa beroperasi dalam jumlah yang signifikan pada aat Perang Vietnam. Pada front tersebut, helikopter ini mengusung peran observasi dan pengintai dalam skala ringan. Model 206 diproduksi dalam jumlah yang signifikan untuk dinas militer dan tetap digunakan secara luas dibawah komando Angkatan Darat AS dalam varian yang dimodernisasi. 

Banyak militer di negara-negara selain Amerika Serikat yang juga mengoperasikan Bell Model 206A / B militer terutama digunakan untuk heikopter latih. Di Amerika Serikat sendiri, helikopter ini juga digunakan sebagai helikopter latih oleh Angkatan Laut AS (dikenal dengan nama TH-57 SeaRanger) dan digunakan juga oleh Angkatan Darat AS (dikenal sebagai TH-67A Creek).

Helikopter Bell Model 406 pada awalnya dikembangkan untuk memenuhi persyaratan yang diajukan oleh Angkatan Darat AS untuk pengadaan helikopter yang mampu melakukan tugas observasi, serta mendukung helikopter serang dan pemandu arah tembakan artileri. Model 406 memperkenalkan system pengintai elektronik yang dipasang di tiang, avionik khusus, dan rotor utama empat bilah dengan bilah dari material komposit. Beberapa 424 OH-58D diubah dari model OH-58 sebelumnya dalam proses yang diselesaikan pada tahun 1998.

OH-58 Kiowa-Helikopter Pengintai dan Serang Ringan / Reconnaissance & Light Attack Helicopter 3

Mata di Langit: Sistem Observasi Canggih di Balik Kokpit


Purwarupa OH-58D yang pertama melakukan penerbangan perdananya pada tanggal 6 Oktober 1983. Pengiriman dimulai pada bulan Desember 1985, dan pengiriman pertama ke unit yang berbasis di Eropa dilakukan pada bulan Juni tahun 1987. Di bawah Operation Prime Chance, 15 OH-58D dimodifikasi dari September 1987 untuk operasi melawan kapal patroli cepat Iran di Teluk Persia. Untuk tugas ini beberapa modifikasi dilakukan sehingga helikopter ini mampu membawa rudal udara ke udara Stinger dan peluru kendali anti-tank Hellfire selain, pod senapan mesin berat kaliber 12,7mm dan peluncur roket. 

Opsi persenjataan Prime Chance OH-58D dipertahankan untuk versi OH-58D bersenjata, yang ditunjuk sebagai OH-58D (I) Kiowa Warrior, yang standarnya semua OH-58D telah ditingkatkan. Taiwan adalah satu-satunya operator OH-58D berstandar penuh rakitan baru, menerima 26 unit dari Juli 1993. Arab Saudi mengoperasikan 15 varian Model 406CS Combat Scout dalam versi yang standar.

OH-58 Kiowa-Helikopter Pengintai dan Serang Ringan / Reconnaissance & Light Attack Helicopter 5

Lebih dari Pengintai: Kapabilitas Tempur dan Senjata Mematikan


Saat ini Angkatan Darat AS sedang mencari pengganti untuk helikopter OH-58D yang sudah mulai menua. Karena usia helikopter, semakin sulit untuk meningkatkan atau meremajakan struktur rangka pesawat yang sudah usang. Diperlukan struktur rangka helikopter yang baru. Upaya pertama adalah menggantinya dengan RAH-66 Comanche. Sayangnya program pengembangan varian ini dibatalkan pada tahun 2004. 

Warisan Sang Legenda: Kiprah OH-58 dalam Sejarah Militer


Bell ARH-70 Arapaho yang diusulkan juga dibatalkan karena biaya perancangan dan pengembangannya yang terus membengkak. Masa depan program Armed Aerial Scout ketiga tidak pasti karena keterbatasan anggaran. The OH-58F adalah upgrade terbaru dari OH-58. Helikopter yang ditingkatkan ke varian standar OH-58F direncanakan untuk tetap beroperasi hingga tahun 2036.

OH-58 Kiowa-Helikopter Pengintai dan Serang Ringan / Reconnaissance & Light Attack Helicopter 7

Spesifikasi Helikopter Pengintai dan Pemantau / Scout and Observation Helicopter - Bell OH-58D (I) Kiowa Warrior


  • Asal negara: Amerika Serikat
  • Operasional efektif: 1969
  • Awak: 2 orang

Dimensi dan berat

  • Panjang: 12,58 m
  • Diameter rotor utama: 10,67 m
  • Tinggi: 3,93 m
  • Berat (kosong): 1.4 ton
  • Berat (lepas landas maksimum): 2.4 ton

Mesin dan performa

  • Mesin: 1 x Allison T703-AD-700 turboshaft
  • Daya mesin: 650 shp
  • Kecepatan maksimum: 247 km/jam
  • Jarak jelajah maksimum: 413 km

Persenjataan

  • Rudal: 4 x FIM-92 Stinger atau rudal AGM-114 Hellfire
  • Persenjataan lain: Peluncur roket Hydra 70 2 x 70mm menggantikan rudal

B. Spesifikasi OH-58A


Karakteristik umum

  • Kru: 1 Pilot, 2 pilot, atau 1 pilot dan 1 observer
  • Panjang: 32 ft 2 in (9,80 m)
  • Rotor diameter: 35 ft 4 in (10,77 m)
  • Tinggi: 9 ft 7 in (2,92 m)
  • Berat kosong: 718 kg
  • Max. berat lepas landas: 1.360 kg
  • Mesin: 1 × Allison T63-A-700 turboshaft, 317 shp (236 kW)
  • Panjang helikopter: 34 ft 4,5 in (10,48 m)

Performa

  • Kecepatan maksimum: 120 knot (222 km / h, 138 mph)
  • Cruise speed: 102 knot (188 km / h, 117 mph)
  • Jarak jelajah maksimum: 299 mil (481 km, 260 nm)
  • Elevasi operasional maksimum: 19.000 ft (5.800 m)

Persenjataan

  • Senjata: Satu M134 7,62 mm Minigun dipasang pada Subsistem Persenjataan M27, atau
  • Satu M129 40 mm Grenade Launcher dipasang pada Subsistem Persenjataan XM8

Artikel oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. Military-today
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Jumat, 11 Desember 2020

Pesawat Serang - Interdiksi Jarak Jauh / Long-Range Interdictor - Sukhoi Su-34 Fullback (Tulisan ke 2)


Pesawat Serang - Interdiksi Jarak Jauh / Long-Range Interdictor - Sukhoi Su-34 Fullback 1
Pesawat Serang - Interdiksi Jarak Jauh
Long-Range Interdictor - Sukhoi Su-34 Fullback
militerbanget.blogspot.com

Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Jum'at, 11 Desember 2020

Fullback: Evolusi Sang Interdiksi Jarak Jauh Rusia


Sukhoi Su-34 (kode identifikasi NATO “Fullback”) dikembangkan terutama untuk peran serang / interdiksi untuk menggantikan posisi Su-24 Fencer yang dirasa sudah mulai menua dan ketinggalan jaman. Pesawat ini adalah turunan dari Su-27 Flanker tapi dengan beberapa perbedaan yang signifikan, diantaranya adalah tata letak kokpit yang berdampingan dan bentuk hidung yang pipih seperti 'platypus'.

(baca juga artikel tentang Su-34: "Su-34 Si “Paruh Bebek” Penebar Maut Di Udara" sebagai pembanding)

Pesawat Serang - Interdiksi Jarak Jauh / Long-Range Interdictor - Sukhoi Su-34 Fullback 3
Pesawat Serang - Interdiksi Jarak Jauh
Long-Range Interdictor - Sukhoi Su-34 Fullback
militerbanget.blogspot.com

Pesawat ini pertama kali diterbangkan pada tahun 1990, pesawat ini awalnya diberi kode Su-27IB. Pada tahun 1995 sebuah pesawat pra-produksi, yang disebut sebagai Su-32, terungkap. Rancang bangun pesawat ini berjalan lambat karena terbentur masalah anggaran. Hingga tahun 2004, total hanya 8 unit pesawat pra-produksi dibuat untuk model uji coba dan evaluasi. Beberapa tahun lalu Angkatan Udara Rusia telah mengadopsi sebutan Su-34 untuk nama pesawat ini. 

Pesawat Serang - Interdiksi Jarak Jauh / Long-Range Interdictor - Sukhoi Su-34 Fullback 5
Pesawat Serang - Interdiksi Jarak Jauh
Long-Range Interdictor - Sukhoi Su-34 Fullback
militerbanget.blogspot.com

Su-34 secara resmi operasional secara aktif dibawah komando Angkatan Udara Rusia pada tahun 2014. Pada tahun 2015 Angkatan Udara Rusia mengoperasikan 76 unit pesawat serang ini. Salah satu sumber resmi menyebutkan, bahwa Rusia paling tidak membutuhkan 200 unit pesawat interdictors tipe baru ini. 

Su-34 juga diusulkan untuk pelanggan ekspor, namun sampai saat ini belum menerima pesanan yang menjanjikan. Sebagai pengisi kekosongan, program peremajaan dan modernisasi terus dilakukan pada pesawat Su-24 Rusia yang masih operasional untuk memperpanjang masa operasional pesawat ini.

Pesawat Serang - Interdiksi Jarak Jauh / Long-Range Interdictor - Sukhoi Su-34 Fullback 7
Pesawat Serang - Interdiksi Jarak Jauh
Long-Range Interdictor - Sukhoi Su-34 Fullback
militerbanget.blogspot.com

Teknologi 'Paruh Bebek': Keunggulan Manuver Su-34 di Medan Tempur


Rancang bangun Su-34 Fullback mempertahankan tata letak fundamental dari pesawat Su-27, seperti konstruksi badan pesawat, mesin, sebagian besar struktur sayap, ekor, dan sebagian besar instrument onboard. Pesawat ini juga mengadopsi model canard Su-30 untuk meningkatkan kemampuan manuver. Pesawat memiliki hidung dan badan pesawat depan termasuk bagian kokpit yang sama sekali baru. 

Pesawat Serang - Interdiksi Jarak Jauh / Long-Range Interdictor - Sukhoi Su-34 Fullback 9
Pesawat Serang - Interdiksi Jarak Jauh
Long-Range Interdictor - Sukhoi Su-34 Fullback
militerbanget.blogspot.com

Mengupas Kecanggihan Kokpit dan Sistem Persenjataan Su-34


Keuntungan kokpit berdampingan adalah instrumen kendali duplikat tidak diperlukan untuk setiap pilot (instrument duplikat control dibutuhkan jika konfigurasi tempat duduknya depan belakang seperti lazimnya pesawat tempur). Konfigurasi tempat duduk berdampingan ini juga lebih nyaman bagi awak apabila harus melakukan misi yang lebih lama. Su-34 memiliki kokpit kaca modern, dengan tampilan multi fungsi berwarna. 

Bagian hidung dari Fullback mengakomodasi radar multi-mode phased array yang mampu mengikuti kontur daratan. Kokpit dan beberapa komponen serta sistem penting lainnya dilindungi dengan sistem proteksi lapis baja. Pesawat juga dilengkapi dengan fitur sistem pengecoh yang cukup modern.

Pesawat Serang - Interdiksi Jarak Jauh / Long-Range Interdictor - Sukhoi Su-34 Fullback 11
Pesawat Serang - Interdiksi Jarak Jauh
Long-Range Interdictor - Sukhoi Su-34 Fullback
militerbanget.blogspot.com

Interdictor ini dipersenjatai dengan meriam kaliber 30mm (GSh-301) dengan kapasitas 180 butir peluru. Pesawat memiliki 10 pylon underwing dan underfusealage untuk berbagai macam senjata, termasuk rudal udara ke udara, udara ke permukaan, anti kapal dan anti radiasi, bom berpemandu atau bom jatuh bebas. Su-34 biasanya membawa 4.000 kg persenjataan, namun kapasitas maksimumnya adalah 8.000 kg. 

Senjata udara ke udara utama adalah rudal R-77 (AA-12). Dua rudal udara-ke-udara jarak pendek R-73 (AA-11 Archer) biasanya dibawa di rel ujung sayap. Su-34 memiliki radar yang menghadap ke belakang dan dapat meluncurkan rudal udara-ke-udara untuk mengejar pesawat musuh.

Pesawat Serang - Interdiksi Jarak Jauh / Long-Range Interdictor - Sukhoi Su-34 Fullback 13
Pesawat Serang - Interdiksi Jarak Jauh
Long-Range Interdictor - Sukhoi Su-34 Fullback
militerbanget.blogspot.com

Untuk misi serang, pesawat ini dilengkapi dengan rudal dengan jarak jangkau yang cukup jauh, seperti rudal jelajah Kh-55 (AS-15 Kent), Kh-59 (AS-13 Kingbolt), Kh-25 (AS-10 Kerry), Kh-29 (AS-14 Kedge) rudal udara-ke-permukaan, rudal anti-kapal Kh-31 (AS-17 Krypton), Kh-35 (AS-20 Kayak), Kh-41 Moskit, dan P-800 Oniks, dan Kh -58 (AS-11 Kilter) rudal anti-radiasi.

Untuk muatan bom berpemandu ada banyak pilihan, termasuk KAB-500 dan KAB-1500. Pesawat juga bisa membawa peperangan elektronik atau pod pengintai. Kapasitas bahan bakar internal telah ditingkatkan dan tiga tangki bahan bakar eksternal dapat dibawa. Pesawat juga memiliki kemampuan pengisian bahan bakar dari udara, yang meningkatkan ketahanan terbang hingga 10 jam.

Pesawat ini juga sedang diusulkan agar dioperasikan penuh oleh Angkatan Udara Rusia untuk bertugas sebagai pesawat pencegat berat, pengintaian, peperangan elektronik dan peran penyusup pertahanan lawan.

Pesawat Serang - Interdiksi Jarak Jauh / Long-Range Interdictor - Sukhoi Su-34 Fullback 15
Pesawat Serang - Interdiksi Jarak Jauh
Long-Range Interdictor - Sukhoi Su-34 Fullback
militerbanget.blogspot.com

Varian


  • Su-34 FN, pesawat anti kapal permukaan serang jarak jauh berbasis darat dan pesawat anti-kapal selam.

  • Su-34 MF, pembom tempur multi-peran.

Pesawat Serang - Interdiksi Jarak Jauh / Long-Range Interdictor - Sukhoi Su-34 Fullback 19
Pesawat Serang - Interdiksi Jarak Jauh
Long-Range Interdictor - Sukhoi Su-34 Fullback
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Pesawat Serang - Interdiksi Jarak Jauh / Long-Range Interdictor - Sukhoi Su-34 Fullback


Spesifikasi umum

  • Asal negara: Rusia
  • Operasional aktif: 2014
  • Awak: 2 orang

Dimensi dan berat

  • Panjang: 23,34 m
  • Rentang sayap: 14.05 m
  • Tinggi: 6,36 m
  • Berat (kosong): 22,5 ton
  • Berat (lepas landas maksimum): 45.1 ton

Mesin dan performa

  • Mesin: 2 x Saturnus AL-31F turbofan
  • Daya dorong (tanpa / dengan afterburning): 2 x 74,5 / 122,6 kN
  • Kecepatan maksimum: 1.900 km/jam
  • Elevasi operasional maksimum: 14 km
  • Jarak jelajah feri (dengan bahan bakar eksternal): 4.500 km
  • Radius tempur: 900 – 1.130 km

Persenjataan

  • Meriam: 1 x Meriam GSh-301 kaliber 30mm
  • Rudal: Rudal udara-ke-udara R-77, R-73; 
  • Rudal jelajah Kh-55, Kh-59; 
  • Rudal udara-ke-permukaan Kh-25, Kh-29; 
  • Rudal anti-kapal Kh-31, Kh-35, Kh-41, Yakhont; Rudal anti-radiasi Kh-58
  • Bom: Bom pemandu KAB-500 dan KAB-1500, bom jatuh bebas

Artikel ini diadaptasi dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. Military-today.com
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Keterangan tambahan:

"Interdiksi" adalah kata serapan dalam bahasa Inggris yaitu "Interdiction" yang dapat diartikan secara bebas (dalam konteks artikel ini tentunya) sebagai tindakan pencegatan atau penyergapan atau pemutusan jaringan (bisa berarti logistik atau pertahanan) milik lawan. 

Kamis, 10 Desember 2020

"Sang Harimau Terbang", Helikopter Serang / Attack Helicopter - Eurocopter Tiger


Helikopter Serang (Attack Helicopter)-Eurocopter Tiger-"Sang Harimau Terbang" dari Eropa 1
Helikopter Serang
(Attack Helicopter) Eurocopter Tiger
militerbanget.blogspot.com

Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Kamis, 10 Desember 2020

Eurocopter EC 665 Tiger, yang dikenal di Prancis dengan nama “Tigre” dan di Jerman sebagai “Tiger”, merupakan salah satu pencapaian paling signifikan dalam industri kedirgantaraan militer Eropa. Helikopter ini dirancang pada tahun 1984 untuk memenuhi kebutuhan mendesak militer Prancis dan Jerman akan helikopter serang multi-peran yang modern. Proyek ini lahir dari skenario perang konvensional di Eropa, di mana aliansi NATO membutuhkan platform yang mampu menahan laju gelombang lapis baja Blok Timur, terutama tank tempur utama (Main Battle Tank/MBT) seperti T-72 dan T-80 yang saat itu mendominasi medan perang dengan jumlah yang sangat masif.

Helikopter Serang (Attack Helicopter)-Eurocopter Tiger-"Sang Harimau Terbang" dari Eropa 3
Helikopter Serang
(Attack Helicopter) Eurocopter Tiger
militerbanget.blogspot.com

Sejarah Pengembangan dan Produksi


Setelah melalui negosiasi panjang mengenai spesifikasi teknis dan pembagian beban kerja, Eurocopter (sekarang bagian dari Airbus Helicopters) secara resmi menerima kontrak untuk memproduksi lima unit purwarupa pada November 1989. Proyek ini membagi unit tersebut menjadi dua tujuan utama: tiga unit akan berfungsi sebagai testbed aerodinamis tanpa persenjataan, sementara dua unit lainnya adalah purwarupa bersenjata. Fokus utamanya adalah pengembangan varian anti-tank untuk Jerman dan Prancis, serta varian pengawal untuk militer Prancis.

Konfigurasi dasar Tiger mengusung filosofi desain helikopter serang modern, dengan struktur badan pesawat yang hampir seluruhnya menggunakan bahan material komposit. Penggunaan material ini tidak hanya mengurangi bobot helikopter secara signifikan, tetapi juga meningkatkan kemampuan survivability (daya tahan) terhadap serangan balasan di medan perang yang intens. Purwarupa pertama akhirnya mencatatkan penerbangan perdananya pada April 1991, menandai era baru bagi pertahanan udara Eropa.

Helikopter Serang (Attack Helicopter)-Eurocopter Tiger-"Sang Harimau Terbang" dari Eropa 5
Helikopter Serang
(Attack Helicopter) Eurocopter Tiger
militerbanget.blogspot.com

Variasi dan Spesialisasi Peran


Dalam perjalanannya, terdapat dua tata letak dasar yang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan spesifik kedua negara:

  • Varian Jerman (UHT - Unterstutzungshubschrauber Tiger): Jerman membutuhkan sekitar 212 unit helikopter pendukung anti-tank/multi-peran. UHT dilengkapi dengan sistem penglihatan canggih yang terpasang pada tiang rotor utama, mencakup sistem optik inframerah dan laser untuk penembak. Selain itu, terdapat sistem inframerah di bagian hidung untuk membantu pilot. UHT dirancang untuk membawa rudal anti-tank Trigat dan dapat dilengkapi dengan pod meriam Mauser 30mm pada turret.

  • Varian Prancis (HAP & HAD): Militer Prancis awalnya memesan 100 unit varian HAC (helikopter anti-tank) dan 115 unit varian HAP (Helicoptere d'Appui et de Protection). Varian HAP dirancang sebagai helikopter pengawal dan pendukung tembakan, dilengkapi meriam GIAT M30/781B 30mm di bawah hidung. Sistem pencitraan STRIX yang dipasang di atap memberikan kemampuan observasi yang superior. HAP mampu membawa hingga 68 roket SNEB 68mm serta rudal udara-ke-udara Mistral untuk perlindungan diri. Kemudian, muncul varian HAD (Helicoptere d'Appui Destruction) yang mengusung mesin lebih bertenaga dan perlindungan lapis baja yang ditingkatkan, menggantikan konsep awal HAC.

Helikopter Serang (Attack Helicopter)-Eurocopter Tiger-"Sang Harimau Terbang" dari Eropa 7
Helikopter Serang
(Attack Helicopter) Eurocopter Tiger
militerbanget.blogspot.com

Operasional dan Penggunaan Global


Pada Juni 1999, pemerintah Prancis dan Jerman secara resmi menandatangani kontrak produksi untuk 160 unit pertama. Helikopter ini mulai beroperasi secara aktif dalam militer Jerman dan Prancis masing-masing pada tahun 2002 dan 2003. Keandalan dan fleksibilitas Tiger membuatnya dilirik oleh negara lain. Spanyol menjadi salah satu operator utama dengan varian HAD yang dimodifikasi.

Australia sempat mengoperasikan Tiger (varian ARH - Armed Reconnaissance Helicopter) selama bertahun-tahun. Namun, seiring dengan perkembangan kebutuhan strategis dan masalah ketersediaan suku cadang, pemerintah Australia memutuskan untuk memensiunkan seluruh armada Tiger mereka pada tahun 2024 dan menggantinya dengan helikopter AH-64E Apache buatan Amerika Serikat. Keputusan ini mencerminkan dinamika pemeliharaan alutsista modern yang menuntut efisiensi operasional yang tinggi.

Helikopter Serang (Attack Helicopter)-Eurocopter Tiger-"Sang Harimau Terbang" dari Eropa 9
Helikopter Serang
(Attack Helicopter) Eurocopter Tiger
militerbanget.blogspot.com

Signifikansi Strategis


EC 665 Tiger tetap menjadi simbol kemandirian pertahanan Eropa. Dengan kemampuan manuver yang luar biasa, integrasi sistem senjata yang presisi, dan desain yang sangat memperhatikan kelangsungan hidup kru, Tiger telah teruji dalam berbagai misi internasional, termasuk di Afghanistan, Libya, dan Mali. Meskipun menghadapi tantangan dalam hal ketersediaan suku cadang dan biaya operasional yang tinggi, Tiger tetap menjadi tulang punggung kekuatan helikopter serang bagi Prancis, Jerman, dan Spanyol. Helikopter ini bukan sekadar mesin perang, melainkan manifestasi dari kolaborasi teknologi lintas negara yang bertujuan menjaga kedaulatan di tengah lanskap geopolitik yang terus berubah.

Helikopter Serang (Attack Helicopter)-Eurocopter Tiger-"Sang Harimau Terbang" dari Eropa 11
Helikopter Serang
(Attack Helicopter) Eurocopter Tiger
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Helikopter Serang / Attack Helicopter  - Eurocopter Tiger


  • Asal negara: Prancis & Jerman
  • Operasional aktif: 2002
  • Awak: 2 orang

Dimensi dan berat

  • Panjang: 15,8 m
  • Diameter rotor utama: 13 m
  • Tinggi: 5,2 m
  • Berat (kosong): 3,3 ton
  • Berat (lepas landas maksimum): 6.1 ton

Mesin dan performa

  • Mesin: 2 x mesin turboshaft MTU / Turbomeca / Rolls-Royce MTR 390
  • Daya mesin: 2 x 1.285 shp
  • Kecepatan maksimum: 269 km/jam
  • Elevasi hovering: 3.2 km
  • Jarak jelajah efektif: 800 km
  • Daya tahan terbang: 3 jam 25 menit

Helikopter Serang (Attack Helicopter)-Eurocopter Tiger-"Sang Harimau Terbang" dari Eropa 13
Helikopter Serang
(Attack Helicopter) Eurocopter Tiger
militerbanget.blogspot.com

Persenjataan

  • Meriam: 1 x Meriam kaliber 30mm
  • Rudal: 8 x HOT-2, HOT-3 atau Trigat 2 rudal anti-tank; 4 x Stinger 2 atau rudal udara-ke-udara jarak pendek Mistral
  • Persenjataan lain: Roket 68 x 68 mm dan senapan mesin kaliber 12,7mm

Artikel ini diadaptasi dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. Military-today
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain