Kamis, 05 Desember 2019

Pesawat Tempur Multi Peran / Multi-role fighter - JF-17 Thunder


Pesawat Tempur Multiperan/Multi-role Fighter
JF-17 Thunder
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Kamis, 5 Desember 2019

Pesawat tempur multi-peran Thunder-17 (JF-17) dimulai sebagai program gabungan Amerika Serikat dan Cina. Pada akhir 1980-an, Pabrikan Chengdu dan Grumman membuat studi yang serius dan seksama untuk program peningkatan dari pesawat Xian F-7M Cina ke standar Super 7. 

Pesawat baru ini rencananya akan ditawarkan untuk diekspor oleh Cina sebagai pesawat dengan cost rendah, dan ditujukan untuk menggantikan posisi pesawat American Northrop F-5, Chinese F-6 dan F-7, serta MiG-21 keluaran Uni Soviet. Pesawat baru ini rencananya akan dilengkapi dengan instrument radar, mesin dan juga avionic buatan barat. 

Pesawat Tempur Multiperan/Multi-role Fighter
JF-17 Thunder
militerbanget.blogspot.com


Namun ternyata program ini mandek dan dibatalkan pada tahun 1990. Kemudian, Cina melanjutkan proyek Super 7 sendiri dan menamai rancangan tersebut sebagai Fighter China-1 (FC-1) atau FC-1 Xiaolong (Fiece Dragon). Desain ini selanjutnya berkembang menjadi JF-17, yang dikembangkan bersama oleh Cina dan Pakistan. Perancangan dan produksi dimulai pada tahun 1999. Sebagian besar produksi dilakukan di Cina oleh pabrikan Chengdu, namun biaya pengembangan dibagi rata antar kedua negara.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Tempur Jet Multi Peran / Multirole Fighter Jet - Dassault Rafale) 

Pesawat Tempur Multiperan/Multi-role Fighter
JF-17 Thunder
militerbanget.blogspot.com


Dilaporkan bahwa biro desain Mikoyan Rusia juga turut memberikan bantuan (dalam hal rancang bangun dan teknologi) dalam pengembangan pesawat ini. JF-17 melakukan penerbangan perdananya pada tahun 2003. Delapan unit pesawat tempur buatan Cina pertama dikirim ke Pakistan pada 2007-2008. Pada tahun 2009, sebuah pesanan ditandatangani untuk pengadaan 42 unit pesawat lagi. Pesawat-pesawat tersebut adalah lisensi yang diproduksi secara lokal oleh Pakistan Aeronautical Complex. Pada tahun 2015 Angkatan Udara Pakistan mengoperasikan 60 dari pesawat ini dan produksi terus berlanjut hingga saat ini. 

Pesawat Tempur Multiperan/Multi-role Fighter
JF-17 Thunder
militerbanget.blogspot.com


Diperkirakan Angkatan Udara Pakistan akan membutuhkan sekitar 250 unit pesawat tempur jenis ini untuk memperkuat kedaulatan udaranya. Saat ini Angkatan Udara Pakistan juga mengoperasikan sejumlah pesawat tempur seperti A-5C, F-7P, Mirage 3 dan Mirage 5 yang sudah mulai menua dan rencananya akan diganti dengan JF-17. Pesawat multi-peran JF-17 juga ditawarkan kepada negara-negara berkembang sebagai solusi untuk menggantikan armada pesawat mereka yang sudah mulai menua. Baru-baru ini Azerbaijan menyatakan ketertarikannya dan berniat untuk membeli sekitar 26 unit pesawat tempur multi-peran ini.

Pesawat Tempur Multiperan/Multi-role Fighter
JF-17 Thunder
militerbanget.blogspot.com


Secara umum, pesawat JF-17 Thunder memiliki konfigurasi aerodinamis konvensional. Pesawat ini menggunakan dapur pacu mesin turbofan Klimov RD-93 dengan afterburner buatan Rusia. Mesin ini adalah derivative dari mesin RD-33, yang juga digunakan pada pesawat MiG-29

Pesawat Tempur Multiperan/Multi-role Fighter
JF-17 Thunder
militerbanget.blogspot.com


Pada tahun 2007, sebuah kontrak ditandatangani untuk pengadaan 150 unit mesin RD-93 untuk pesawat JF-17, yang nantinya akan diekspor ke Pakistan. Cina juga mengembangkan mesin turbofan secara mandiri, yang merupakan salinan dari mesin RD-93, tetapi ditingkatkan dengan beberapa modifikasi.  Mesin produksi lisensi tersebut diberi kode sebagai WS-13 (Tianshan-21).

Pesawat tempur multi-peran Thunder yang dikirim ke Pakistan dilengkapi dengan radar Doppler pulsa multi-track Grifo S-7 Italia. Radar ini memiliki kemampuan melihat ke bawah dan menembak. Radar lain dapat dipasang. Beberapa sumber mengklaim, pesawat itu dilengkapi dengan radar Rusia. Sistem Avionik akan ditingkatkan secara bertahap dalam batch selanjutnya.

Pesawat Tempur Multiperan/Multi-role Fighter
JF-17 Thunder
militerbanget.blogspot.com


Pesawat ini ditujukan untuk misi pertahanan udara dan serangan darat. Senjata ini dipersenjatai dengan meriam twin-barrel 23 mm GSh-23 atau 30 mm GSh-30 tunggal. Muatan senjata maksimum adalah sekitar 3,7 ton. Ada lima pylon dan dua ujung sayap untuk rudal dan tangki bahan bakar. JF-17 memiliki kemampuan menyerang di luar jangkauan visual (beyond visual range).

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Tempur Jet / Fighter Jet - Yakovlev Yak-17 “Feather”) 

Pesawat Tempur Multiperan/Multi-role Fighter
JF-17 Thunder
militerbanget.blogspot.com


Senjata utamanya adalah rudal udara-ke-udara jarak menengah Tiongkok PL-12 / SD-10 dengan pemandu radar aktif. Pesawat juga membawa rudal udara ke udara jarak pendek produksi Cina PL-7, PL-8, PL-9 atau US AIM-9P, yang dipasang di rel ujung sayap. Pesawat tempur multi-peran JF-17 juga dapat membawa bom berpemandu laser untuk beberapa misi khusus. Sayangnya, pesawat ini tidak memiliki kemampuan pengisian bahan bakar di udara.

Pesawat Tempur Multiperan/Multi-role Fighter
JF-17 Thunder
militerbanget.blogspot.com


Pada 2013, Pakistan mulai memproduksi JF-17 Thunder yang ditingkatkan (Blok 2). Ini telah meningkatkan sistem penanggulangan, kemampuan pengisian bahan bakar dalam penerbangan. Juga pesawat tempur ini dapat menggunakan senjata yang lebih berbeda.

Varian twin-seater dari pesawat tempur ini sedang dalam proses pengembangan.

Pesawat Tempur Multiperan/Multi-role Fighter
JF-17 Thunder
militerbanget.blogspot.com


Spesifikasi Pesawat Tempur Multi Peran / Multi-role fighter - JF-17 Thunder


Negara asal: Cina / Pakistan
Operasional aktif: 2007
Awak: 1 orang

Dimensi dan berat
Panjang: 14 m
Bentang sayap: 8,5 m
Tinggi: 5,1 m
Bobot (kosong): 6,4 ton
Bobot (lepas landas maksimum): 12,7 ton

Mesin dan kinerja
Mesin: 1 x Klimov RD-93
Daya dorong (Tanpa / dengan afterburning): 49,4 / 84,4 kN
Kecepatan maksimum: sekitar 2.200 km / jam
Ketinggian maksimum operasional: 16,7 km
Jarak terbang maksimum: 3.000 km
Radius tempur: 1.350 km

Pesawat Tempur Multiperan/Multi-role Fighter
JF-17 Thunder
militerbanget.blogspot.com


Persenjataan
Meriam: 1 x meriam kaliber 23mm atau 30mm
Rudal: PL-12 rudal udara-ke-udara jarak menengah 
Rudal udara-ke-udara jarak pendek PL-7, PL-8, PL-9, AIM-9P
Bom jatuh bebas atau bom berpemandu laser

Demikianlah artikel tentang Pesawat Tempur Multi Peran / Multi-role fighter - JF-17 Thunder, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. 

Artikel dialih bahasa dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: 

1. Military today
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Cina
#Pesawat
#Pesawat_Tempur

Rabu, 04 Desember 2019

Tank Infantri / Infantry Tank - A38 Valiant


Tank Infantri/Infantry Tank - A38 Valiant
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, 4 Desember 2019

Awalnya, tank racikan Inggris ini dirancang untuk menggantikan posisi tank Valentine yang telah berdinas cukup lama. Walaupun secara dimensi tank ini tak terlalu besar, namun bobot tempur tank ini lebih berat 10 ton dibandingkan dengan tank pendahulunya. 

Gagasan orisinil untuk tank Valiant diajukan oleh pabrikan Vickers pada akhir tahun 1943. Masalah terbesar dengan tank Valentine adalah turret berawak dua orang yang berdimensi kecil, dan Valiant dirancang untuk mengatasi masalah tersebut.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Tank Tempur Ringan (amfibi) / Amphibious Light Tank T-40)

Tank Infantri/Infantry Tank - A38 Valiant
militerbanget.blogspot.com

Tujuan utama dari perancangan tank ini adalah untuk menggunakan sebanyak mungkin komponen tank Valentine, sehingga mampu menekan biaya produksi tank ini secara keseluruhan. 

Walaupun demikian, tank Valiant dipersyaratkan untuk memiliki turet yang dioperasikan oleh tiga orang awak dan dapur pacu mesin diesel GMC yang lebih kuat dengan gearbox AEC untuk mampu mengakomodir bobot ekstra tank tersebut.

Tank Infantri
Infantry Tank - A38 Valiant
militerbanget.blogspot.com

Proses perancangan tank ini dimulai pada tahun 1943. Segera setelah proses perancangan selesai, dibuatlah dua unit pra purwarupa (disebut sebagai model awal). Kedua model awal ini identik, namun berbeda pada komponen mesin serta gearboxnya, satu unit menggunakan mesin GMC 156 kW/210bhp dan AEC Gearbox, sedangkan unit yang lainnya menggunakan mesin Rolls Royce Meteor 261 kW/350hp dan gearbox standar.

Secara dimensi, tank ini memiliki turet yang lebih panjang dibandingkan dengan tank Valentine, sehingga tank ini dapat mengakomodir senjata utama yang lebih besar, yaitu meriam kaliber 6pdr (setara dengan kaliber 57mm) atau yang lebih besar lagi, kaliber 75mm.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Tempur Jet Multi Peran / Multirole Fighter Jet - Dassault Rafale)

Tank Infantri/Infantry Tank - A38 Valiant
militerbanget.blogspot.com

Walaupun mengadopsi meriam dengan kaliber besar, ternyata turet pada tank ini masih memiliki cukup ruang untuk menempatkan tiga orang kru, sehingga komposisi dari awak tank menjadi ideal, dimana dua orang kru melayani meriam (juru tembak dan pengisi amunisi) sehingga komandan tank dapat terbebas dari tugas melayani senjata, dan dapat lebih fokus dalam memberi komando untuk mengendalikan kinerja tank.

Satu hal yang amat disayangkan, tank ini terlalu lambat terealisasi, sehingga pada saat Perang Dunia II berakhir, tank ini masih dalam tahap pengembangan, dan akhirnya proyek pembuatan tank ini dibatalkan karena telah kehilangan momentumnya.

Tank Infantri/Infantry Tank - A38 Valiant
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Tank Infantri / Infantry Tank - A38 Valiant (Purwarupa)


Asal Negara: Inggris
Mulai bertugas: 1943 – 1945 (hanya sebatas model awal/pra purwarupa)
Kru: 4 Orang
Bobot: 27.433 kg/27,43 ton (versi purwarupa)

Dimensi  

Panjang: 5,36 m  
Tinggi: (over turret hutch) 2,13 m 
Lebar: 2,82 m

Persenjataan 

Senjata utama: 

Meriam kaliber 6pdr (setara dengan kaliber 57mm) atau
Meriam kaliber 75mm OQF (Ordnance Quick Firing)

Senjata sekunder: 

1 x Senapan mesin kaliber 7,92mm Besa Machine Gun koaksial
1 x Senapan mesin kaliber 7.92mm machine gun pada bagian depan 

Armor: Maksimum 114mm
Mesin:  GMC diesel, 156 kW/210 hp 

Performa  

Kecepatan maksimum: 19 km/jam 
Jarak jelajah maksimum: 129 km

Artikel dialih bahasa dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: 

ENSIKLOPEDIA DUNIA “TANK” – GEORGE FORTY
Edisi terbitan Lorenz Book, dicetak oleh Anness Publihing Ltd.
www.lorenzbook.com
www.annesspublishing.com

Selasa, 03 Desember 2019

Pistol Mitraliur / Submachine Gun - Brugger & Thomet APC9


Pistol Mitraliur Brugger & Thomet APC9
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Selasa, 3 Desember 2019

Pistol mitraliur APC9 (APC9 adalah singkatan dari “Advanced Police Carbine 9mm”) merupakan pistol mitraliur rancangan dari negara yang terkenal dengan aroljinya, Swiss. Pistol mitraliur ini dikembangkan oleh perusahaan Brugger & Thomet (B&T). Keberadaan pistol mitraliur ini diumumkan kepada publik pada tahun 2011. APC9 ditawarkan dalam beberapa varian untuk pengguna dari militer, penegak hukum, dan sipil.

Pistol Mitraliur Brugger & Thomet APC9
militerbanget.blogspot.com

APC9 adalah senjata yang menganut sistem operasi penembakan blowback. Senjata ini menggunakan amunisi kaliber 9 x 19mm parabellum. Untuk menekan bobot, 60 persen dari material yang digunakan untuk body pistol mitraliur ini menggunakan bahan polimer. Larasnya memiliki panjang 175mm (6.88 inch atau 17,5 cm). pistol mitraliur ini juga hadir dengan tipe peredam suara integral yang menyatu dengan laras.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pistol Mitraliur / Submachine Gun - Israeli Military Industries Uzi)

Pistol Mitraliur Brugger & Thomet APC9
militerbanget.blogspot.com

Selektor penembakan menganut konfigurasi ambidextrous, dimana selector ini memiliki pengaturan untuk "safe", "semi-auto" dan "full-auto". Ada banyak versi semi-otomatis dari senjata ini, yang ditujukan untuk pembeli dari kalangan non militer alias sipil. Tuas atau gagang pengokang juga menganut konfigurasi ambidextrous dan dapat dipasang di kedua sisi receiver.

Pistol Mitraliur Brugger & Thomet APC9
militerbanget.blogspot.com

Pistol mitraliur ini hadir sebagai standar dengan magasen yang memiliki kapasitas 30 peluru. Walaupun demikian, untuk memperluas pangsa pasar, pistol mitraliur ini juga menawarkan magasen dengan kapasitas 15, 20, dan 25 peluru. Magasen terbuat dari material yang tembus pandang, fitur ini memungkinkan operator untuk membuat perkiraan cepat tentang berapa peluru yang tersisa di dalam magasen. 

Pistol Mitraliur Brugger & Thomet APC9
militerbanget.blogspot.com

Magasen pada pistol mitraliur ini dibuat kompatibel dengan senjata Brugger & Thomet lainnya, termasuk pistol mitraliur MP9, serta pistol TP9. Selanjutnya, untuk fitur tambahan,  dua magasen dapat dijepit atau ditempelkan bersama supaya operator dapat melakukan proses isi ulang yang lebih cepat.

Pistol Mitraliur Brugger & Thomet APC9
militerbanget.blogspot.com

Senjata ini juga dapat dipasangkan dengan popor lipat atau popor teleskopik, tergantung pada pesanan. Popor standar pistol mitraliur ini mirip dengan pistol mitraliur Heckler & Koch UMP. Popor standar ini dapat dilipat ke sisi kanan (untuk kepraktisan), tetapi tidak dapat disesuaikan untuk panjang.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Tank Tempur Ringan (amfibi) / Amphibious Light Tank T-40)

Pistol Mitraliur Brugger & Thomet APC9
militerbanget.blogspot.com

Senjata ini telah dilengkapi dengan fitur rail tipe-Picatinny. Sebagai kelengkapan standar, pistol mitraliur ini dapat dilengkapi dengan sistem pembidik red dot Ampoint Micro TL. Jarak tembak efektif adalah sekitar 50-75 meter. Sistem pembidik konvensional yang terbuat dari besi flip-up terintegrasi ke dalam rel tipe Picatinny. Sistem pembidik ini dapat digunakan dalam keadaan darurat, apabila sistem pembidik yang lebih modern tidak tersedia atau mengalami kerusakan.

Ada tiga rel opsional tambahan untuk menempatkan berbagai aksesori pelengkap (tergantung pilihan operator), seperti gagang pegangan vertikal, laser pointer dari senter taktis. APC9 juga dapat dipasangkan dengan peredam suara.

Pistol Mitraliur Brugger & Thomet APC9
militerbanget.blogspot.com

Varian


Brugger & Thomet APC9-SD 

Ini adalah versi dengan peredam suara menyatu atau integral. Dalam konsepnya, varian ini mirip dengan pistol mitraliur Jerman Heckler & Koch MP5SD . Varian ini ditujukan untuk penggunaan unit pasukan khusus. Kelebihan dari varian peredam suara ini adalah, pistol mitraliur ini dapat menggunakan amunisi standar 9x19mm, dan tak perlu menggunakan peluru subsonik khusus. 

Sistem peredam suaranya mampu mengurangi kecepatan peluru di laras sampai pada kecepatan subsonik. Jadi, system peredam ini mampu meredam laju peluru meninggalkan laras tanpa menyebabkan gelombang kejut sonik (suara ledakan atau "crack" yang disebabkan oleh kecepatan peluru yang melebihi kecepatan suara). Hal ini tentu saja meningkatkan nilai kepraktisan senjata ini, karena bagian logistik tak perlu mempersiapkan logistik untuk peluru subsonik khusus. Untuk versi peredam integral ini, pihak pabrikan juga menyediakan versi semi otomatisnya.

Brugger & Thomet APC45 

Varian ini adalah versi yang dilengkapi dengan amunisi ACP .45. Senjata ini terutama ditujukan untuk pasukan penegak hukum. Varian ini menggunakan magasen berkapasitas 12, 17 dan 25 butir peluru.

Pistol Mitraliur Brugger & Thomet APC9
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Pistol Mitraliur / Submachine Gun - Brugger & Thomet APC9


Negara Asal: Swiss
Operasional aktif: -
Kaliber peluru: 9x19mm Parabellum
Berat (kosong): 2,7 kg
Panjang (popor terentang): 597 mm
Panjang (popor terlipat): 385 mm
Panjang laras: 175 mm
Vo meninggalkan laras: ~ 330 m/s
Rate of Fire maksimum: 1.080 rpm
Rate of fire praktis: 40 - 120 rpm
Kapasitas magasen: 15, 20, 25, 30 peluru
Jarak bidik efektif: -
Jarak tembak efektif: ~ 75 m

Demikianlah artikel tentang Pistol Mitraliur / Submachine Gun - Brugger & Thomet APC9, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. 

Artikel dialih bahasa dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: 

Military today
Wikipedia
Beberapa sumber lain

Tag:
#Swiss
#Pistol_Mitraliur

Senin, 02 Desember 2019

Multirole Helicopter / Helikopter Multi Peran - Aerospatiale SE 316 Alouette III


Helikopter Multiperan/Multirole Helicopter
Aerospatiale SA 316 Alouette III
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Jum'at, 29 November 2019

Helikopter Aerospatiale SE 316 Alouette III adalah helikopter bermesin tunggal, dikembangkan sebagai pengganti helikopter Alouette II yang sudah mulai menua. Helikopter ini memiliki dimensi yang lebih besar, dan memiliki daya angkut yang juga lebih besar, mampu mengangkut tujuh penumpang atau senjata. Selain diproduksi di Prancis, helikopter Aerospatiale SE 316 Alouette III juga dibuat secara lisensi oleh Hindustan Aeronatics Limited dan diberi nama “Chetak” (Kuda) di India, dan juga diproduksi secara lisensi di Aeronautika di Rumania. Negara lain yang juga memproduksinya dibawah lisensi adalah Swiss dan Belanda.

Helikopter Multiperan/Multirole Helicopter
Aerospatiale SA 316 Alouette III
militerbanget.blogspot.com

Purwarupa pertama helikopter Aerospatiale SE 316 Alouette III diterbangkan pertama kali pada tanggal 28 Februari 1959. Produksi skala penuh dari helikopter ini (kemudian kodenya diganti dengan SA 316 lalu 316a) dimulai pada tahun 1961.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Pembom Medium / Medium Bomber Aircraft - Douglas B-18 Bolo)

Helikopter Multiperan/Multirole Helicopter
Aerospatiale SA 316 Alouette III
militerbanget.blogspot.com

SA 316B, terbang perdana pada tanggal 27 Juni 1968, yang mana varian ini telah mendapat peningkatan berupa transmisi yang lebih modern serta mesin Turbomeca Artouste IIB, yang memiliki tenaga yang lebih besar, yang secara signifikan mendongkrak berat lepas landas helikopter ini. Baik kedua versi, SA 316A maupun SA 316B diproduksi secara bersamaan, namun model SA 316B adalah versi produksi utama.

Helikopter Multiperan/Multirole Helicopter
Aerospatiale SA 316 Alouette III
militerbanget.blogspot.com

Lebih dari 1.400 unit dari kedua model tersebut yang diproduksi, sebelum produksinya ditutup pada tahun 1979. Walaupun demikian, produksi dalam skala terbatas tetap diteruskan sampai dengan tahun 1985 (untuk memenuhi permintaan pasar non militer). 

Helikopter Multiperan/Multirole Helicopter
Aerospatiale SA 316 Alouette III
militerbanget.blogspot.com

Helikopter ini juga mencatatkan prestasi yang sensasional dengan membukukan rekor pada tahun 1969, ketika helikopter ini membawa beban seberat 250 kilogram dan dioperasikan di pegunungan Himalaya pada elevasi 6.004 meter, dimana pada saat itu, tak ada helikopter lain yang sanggup melakukan hal ini (walaupun ada beberapa klaim dari Amerika Serikat dan Uni Soviet yang menyanggah hal ini).

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pistol Mitraliur / Submachine Gun - Israeli Military Industries Uzi)

Helikopter Multiperan/Multirole Helicopter
Aerospatiale SA 316 Alouette III
militerbanget.blogspot.com

Pada saat Perang Aljazair, pasukan Prancis melihat fakta di lapangan dan membutuhkan suatu helikopter yang dapat dipersenjatai dengan persenjataan berat, terutama dipersenjatai dengan roket anti tank berpemandu. Melihat hal ini Aerospatiale SE 316 Alouette III lalu dimodifikasi dan dipasangkan empat buah rudal anti tank berpemandu kabel, dimana pada saat itu, model ini menunjukkan kinerja yang memuaskan. Helikopter ini juga sempat digunakan oleh Portugis di negara jajahannya untuk meredam pihak yang ingin merdeka dari Portugis pada tahun 1960-an dan 70-an. Helikopter ini juga menjadi helikopter pertama yang dilengkapi dengan meriam kaliber 20mm.

Artikel ini bersambung ke bagian kedua dengan judul: "Kuda Beban dari Prancis, Multirole Helicopter / Helikopter Multi Peran - Aerospatiale SE 316 Alouette III (Bagian Kedua).

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu 

Sumber: 

1. Wikipedia
2. ENSIKLOPEDIA DUNIA “HELIKOPTER MILITER” – FRANCIS CROSSBY
Edisi terbitan Lorenz Book, dicetak oleh Anness Publihing Ltd.
www.lorenzbook.com
www.annesspublishing.com

Tag:
#Prancis
#Helikopter

Jumat, 29 November 2019

Pesawat Pembom Medium-Torpedo / Medium-Torpedo Bomber - Bristol Beaufighter


Pesawat Pembom Medium/Medium Bomber
Bristol Beaufighter
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Jum'at, 29 November 2019

Pesawat Bristol Beaufighter merupakan pesawat karya pabrikan Bristol, yang dapat dikatakan sebagai pesawat yang handal, dan memiliki persenjataan berat yang sesuai dengan kebutuhan RAF. Pesawat ini menggunakan banyak fitur dan juga komponen utama dari pesawat pembom torpedo Beaufort yang pada saat itu sedang dalam tahap produksi. Pesawat Beaufighter yang memiliki awak dua orang ini segera mendapat perintah untuk diproduksi secara paralel dengan produksi Beaufort. 

Pesawat Pembom Medium/Medium Bomber
Bristol Beaufighter
militerbanget.blogspot.com

Karena kebutuhan perang yang sedemikian mendesak, maka pesawat ini juga mendapat prioritas dalam jalur produksi, dan segera ditempatkan pada squadron garis depan tepat pada saat Battle of Britain pada tahun 1940, atau 13 bulan setelah purwarupa pertama pesawat ini melakukan terbang perdananya. Pesawat ini juga memiliki varian untuk tempurnya, dan melakukan debutnya di Western Desert dan Malta. Sedangkan RAF Coastal Command menggunakan pesawat ini semaksimal mungkin, khususnya pertempuran di atas teluk Biscay, melawan Junkers Ju 88.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Pembom Medium / Medium Bomber Aircraft - Douglas B-18 Bolo)

Pesawat Pembom Medium/Medium Bomber
Bristol Beaufighter
militerbanget.blogspot.com

Pengembangan pesawat militer sangat tergantung dengan ketersediaan mesin yang sesuai dengan spesifikasinya, dan mesin Bristol Hercules dipakai sebagai pengembangan Beaufighter untuk tugas lainnya. Mesin dengan kekuatan yang lebih besar memungkinkan para perancang pesawat untuk meningkatkan bobot pesawat, yang mana penambahan bobot tersebut dialokasikan untuk penambahan senjata (baik jumlah maupun kaliber), komponen penunjang, sistem proteksi, dan juga penambahan kapasitas bahan bakar.

Pesawat Pembom Medium/Medium Bomber
Bristol Beaufighter
militerbanget.blogspot.com

Ada dua pengembangan Beaufighter yang penting dan sukses dilaksanakan pada tahun 1942, yaitu dengan pemasangan fitur pembawa torpedo, dan lainnya adalah peningkatan kemampuan pesawat ini sehingga dapat membawa roket.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Tank Perusak / Tank Destroyer - M56 Scorpion).

Pesawat Pembom Medium/Medium Bomber
Bristol Beaufighter
militerbanget.blogspot.com

Pada akhir tahun 1942, varian Beaufighter yang diberi kode Mk VIC berhasil diselesaikan yang merupakan varian pesawat pembom torpedo. Varian itu meningkatkan performa Beaufighter secara keseluruhan, dan kini pesawat tersebut mampu membawa torpedo dari tipe yang lebih besar (yaitu torpedo dengan diameter 45,7 cm buatan Inggris atau torpedo dengan diameter 57,2 cm buatan Amerika Serikat). Dan kesatuan “Torbeau” pertama adalah Squadron No. 254 yang berpangkalan di North Coastes. Squadron ini menyerang untuk pertama kali, menggunakan torpedo terhadap kapal-kapal musuh pada tanggal 18 April 1943. Pesawat yang lebih tua, Bristol Beaufort segera dinonaktifkan dan ditarik ke tugas lain setelah kehadiran pesawat pembom torpedo buatan Inggris terbaru ini.


Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di: portal-receh.blogspot.com

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di: trisoenoe.com

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu 

Sumber: 

PEMBOM, Ensiklopedi Dunia
Francis Crosby (Imperial War Museum Duxford)
Wikipedia
Berbagai sumber lain

Tag:
#Close Support Vehicle, #Heavy Sniper Rifle/Senapan Runduk Berat, #Heer , #Helicopter, #Helicopter Angkut/Serang, #Helicopter tempur/serang, #Helikopter, #Helikopter Anti Kapal Selam, #Helikopter multi peran, #Helikopter Serang-Tempur, #Kapal Cepat, #Kendaraan Intai/Tempur Ringan, #Kendaraan Serba Guna, #Kendaraan Taktis Lapis Baja, #Kriegsmarine, #Luftwaffe, #MiG, #Pesawat Angkut Berat Jet, #Pesawat Angkut Propeller, #Pesawat Anti Kapal Selam, #Pesawat Anti Tank Propeller, #Pesawat Latih Jet/Basic Training Airplane, #Pesawat pembom berat Jet, #Pesawat Pembom Medium-Propeller, #Pesawat Pembom Propeller, #Pesawat Pembom Ringan Jet, #Pesawat Pembom Strategis, #Pesawat Pembom Tukik Propeller, #Pesawat Pembom/Tempur Jet, #Pesawat serang jet, #Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV), #Pesawat Tempur Jet, #Pesawat Tempur Malam, #Pesawat Tempur Propeller, #Pistol, #Senapan, #Senapan Serbu, #Pistol Mitraliur/Submachine Gun, #Senapan Serbu Otomatis, #Senapan Serbu Semi Otomatis, #Tank, Tank Amfibi, #Tank Destroyer, #Tank Tempur Super Berat/Super Heavy Tank, #Tank Tempur Berat/Heavy Tank, #Tank Tempur Medium/Medium Tank, #Tank Tempur Ringan/Light Tank, #Tank Tempur Utama/Main Battle Tank, #senjata, #senapan serbu, #amunisi, #peluru, #sniper, #pesawat, #pesawat tempur, #helikopter tempur, #perang, #lapis baja, #pembom, #PUBG, #FF, #PLAYERUNKNOWN'S BATTLEGROUNDS, #Free Fire, #Rules Of Survival, #Rules Of Survival, #Knives Out, #Creative Destruction, #Hopeless Land, #Survivor Royale, #PUBG versi PC, #PUBG Mobile, #PUBG Lite, #PUBG x Resident Evil 2, #IFV, #Kendaraan Tempur Infantri / Infantry fighting vehicle, #ML, #anjay, #tik-tok, #Santuy, #Halu, #Apa itu, #Bucin, #Berita Viral, #Viral, #Ide Sederhana, #Mobile Legend, #Bazooka, #Proyektil, #Meriam, #Artileri, #peringkat militer dunia, #pangkalan militer, #pubg, #militer Indonesia 2020, #militer, #TNI, Tentara Nasional Indonesia, #Angkatan Udara, #Angkatan Darat, #Angkatan Laut, #Kepolisian, #Polisi, #Polri, #TNI-AU, #TNI-AL, #TNI-AD, #Panser, #Panzer, #military, #wajib militer, #hobby militer, #militermeter, #battle, #Pelontar Granat, #Tembak, #Bayonet, #APC, #IFV, #Covid-19, Vaksin Covid-19, #Corona Virus, #Virus, #Isolasi Mandiri, #OTG (Orang Tanpa Gejala), #lockdown, #PPKM, #varian-Delta, #Sinovac, #AstraZeneca, #Pfizer-BioNTech, #Moderna, #Sinopharm, #Jhonson &Jhonson, #CanSino, #Omicron