Rabu, 10 September 2025

Pesawat Tempur Berat Messerschmitt Me 410 Hornisse, Senjata Andalan Jerman Menghadapi Pembom Sekutu Saat Perang Dunia II (Bagian Keempat)


Pesawat Tempur Berat Messerschmitt Me 410 Hornisse
Pesawat Tempur Berat/Heavy Fighter
Messerschmitt Me 410 Hornisse
militerbanget.blogspot.com

Beraban,Tabanan, Bali, Rabu, 10 September 2025

Sambungan dari Bagian Ketiga

Panel sayap Me 210 sebelumnya dirancang dengan geometri platform yang menempatkan pusat aerodinamis lebih jauh ke belakang dibandingkan dengan rancangan Bf 110 sebelumnya. Hal ini menyebabkan bagian luar planform sayap di luar setiap nacelle mesin memiliki sudut sapuan tepi depan sebesar 12,6° yang sedikit lebih besar dibandingkan sudut sapuan tepi depan panel dalam yang hanya 6,0°. Hal ini mengakibatkan karakteristik pengendalian yang tidak sesuai untuk desain Me 210 asli dalam penerbangan. Geometri planform panel sayap luar Me 410 yang baru direvisi untuk menempatkan pusat aerodinamis lebih jauh ke depan dibandingkan dengan Me 210. Dengan demikian, sapuan tepi depan panel luar identik dengan panel sayap dalam, dengan keduanya memiliki sudut sapuan tepi depan sebesar 5,5° yang identik, otomatis meningkatkan kemampuan control pesawat.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Artileri Swagerak / Howitzer Self Propelled Kaliber 155mm - PzH 2000)

Pesawat Tempur Berat Messerschmitt Me 410 Hornisse
Pesawat Tempur Berat/Heavy Fighter
Messerschmitt Me 410 Hornisse
militerbanget.blogspot.com

Uji coba penerbangan
Pada akhir tahun 1942, enam unit Me 210A ditarik dari jalur perakitan untuk kemudian dikonversi ke Me 410 varian standar. Menjelang akhir tahun itu, purwarupa Me 410 V1 melakukan berhasil melakukan penerbangan perdananya. Tak lama kemudian, Kementrian Penerbangan Jerman - Reichsluftfahrtministerium (RLM) merasa puas dengan kinerja pesawat ini dan dilanjutkan dengan pesanan produksi yang cukup besar untuk Me 410.

Pesawat Tempur Berat Messerschmitt Me 410 Hornisse
Pesawat Tempur Berat/Heavy Fighter
Messerschmitt Me 410 Hornisse
militerbanget.blogspot.com

Pengiriman pesawat Me 410 dimulai pada bulan Januari 1943, dua tahun terlambat dari jadwal dan berlangsung hingga bulan September 1944. Pada saat produksinya dihentikan,  total 1.160 unit dari berbagai versi telah diproduksi oleh fasilitas Messerschmitt di Augsburg dan pabrik Dornier di München. Ada beberapa varian yang diproduksi untuk dioperasikan dalam misi yang berbeda, termasuk varian pembom ringan Me 410A-1, varian pengintaian udara (A-1/U1), varian pembom cepat A-1/U2, dan varian pesawat tempur malam A-2/U4. Ketika pesawat Me 410 mulai dioperasikan, biasanya dihargai oleh awaknya, meskipun peningkatan kinerjanya tidak cukup untuk melindunginya dari gelombang pejuang Sekutu berkinerja tinggi yang secara rutin dihadapinya pada tahap konflik ini.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Helikopter Serang / Attack Helicopter - Denel AH-2 Rooivalk)

Pesawat Tempur Berat Messerschmitt Me 410 Hornisse
Pesawat Tempur Berat/Heavy Fighter
Messerschmitt Me 410 Hornisse
militerbanget.blogspot.com

Uji coba penerbangan


Sejarah operasional
Pada saat melakukan dilibatkan dalam misi pemboman malam terhadap Inggris, pesawat Me 410A-1 terbukti menjadi target yang sulit dijatuhkan oleh pesawat tempur malam lawan dari Angkatan Udara Kerajaan (RAF). Varian yang diterjunkan pada saat operasi di Inggris adalah V./KG 2, yang kehilangan Me 410 pertamanya pada malam 13 – 14 Juli 1943, ketika ditembak jatuh oleh pesawat de Havilland Mosquito dari Skuadron No. 85. Meskipun demikian, Me 410 memainkan peran penting dalam kampanye pemboman London pada awal tahun 1944.

Bersambung ke Bagian Kelima

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. History Of Warplane
2. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Jerman
#Pesawat
#Pesawat_Tempur_Berat
#Perang_Dunia_II

Senin, 08 September 2025

Pesawat Tempur Berat Messerschmitt Me 410 Hornisse, Senjata Andalan Jerman Menghadapi Pembom Sekutu Saat Perang Dunia II (Bagian Ketiga)


Pesawat Tempur Berat Messerschmitt Me 410 Hornisse
Pesawat Tempur Berat/Heavy Fighter
Messerschmitt Me 410 Hornisse
militerbanget.blogspot.com

Beraban,Tabanan, Bali, Senin, 8 September 2025

Sambungan dari Bagian Kedua

Perbedaan utama antara Me 210 dan Me 410 adalah penggunaan mesin Daimler-Benz DB 603 A yang lebih besar (dengan kapasitas 44,5 liter, 2.720 cubic inc) dan lebih bertenaga. Masing-masing mesin ini menghasilkan daya sebesar 1.750 metrik tenaga kuda (atau sekitar 1.730 hp; 1.290 kW) dibandingkan dengan 1.475 metrik tenaga kuda(1.455 hp; 1.085 kW) yang digunakan oleh DB 605 pada Me 210C. Daya ekstra ini meningkatkan kecepatan maksimum Me 410 menjadi 625 kilometer per jam (atau sekitar 388 mph), meningkatkan kecepatan menanjak, elevasi operasional, dan kecepatan jelajah secara signifikan, yang terakhir ditingkatkan menjadi 579 km/jam (360 mph).

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Pembom Strategis / Strategic Bomber Convair B-36 Peacemaker (Bagian 2))

Pesawat Tempur Berat Messerschmitt Me 410 Hornisse
Pesawat Tempur Berat/Heavy Fighter
Messerschmitt Me 410 Hornisse
militerbanget.blogspot.com

Mesin yang lebih bertenaga juga mendongkrak daya angkut persenjataan hingga ke titik di mana pesawat dapat mengangkat muatan bom (atau roket) yang lebih besar ketimbang yang dapat dimuat ke dalam ruang bom di bawah hidung. Efeknya, untuk dapat mengadopsi muatan bom tambahan, system kait ditambahkan di bawah sayap yang dapat mengadopsi empat unit bom seberat masing-masing 50 kilogram (110 lb). 

Pesawat Tempur Berat Messerschmitt Me 410 Hornisse
Pesawat Tempur Berat/Heavy Fighter
Messerschmitt Me 410 Hornisse
militerbanget.blogspot.com

Perubahan tersebut menambahkan bobot ekstra sekitar 680 kg (1.500 lb) pada desain Me 210, tetapi tenaga mesin ekstra lebih dari cukup untuk menutupi perbedaannya. Seperti halnya Me 210, penembak belakang Me 410 menggunakan sepasang turet Ferngerichtete Drehringseitenlafette FDSL 131/1B yang sama yang dipasang di setiap sisi pesawat, masing-masing masih dipersenjatai dengan senapan mesin MG 131 kaliber 13 mm (0,51 in). Sistem pengendali persenjataannya juga masih sama dengan Me 210, dimana mekanisme penembakan, pemicu dan pembidik senjata untuk mengarahkan dan menembakkan persenjataan sama persis dengan yang diterapkan pada Me 210.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Artileri Swagerak / Howitzer Self Propelled Kaliber 155mm - PzH 2000)

Pesawat Tempur Berat Messerschmitt Me 410 Hornisse
Pesawat Tempur Berat/Heavy Fighter
Messerschmitt Me 410 Hornisse
militerbanget.blogspot.com

Versi baru termasuk badan pesawat yang diperpanjang dan bilah tepi depan otomatis baru . Kedua fitur tersebut telah diuji pada Me 210 dan dapat secara signifikan meningkatkan pengendalian pesawat. Bilah-bilah itu awalnya digunakan pada model Me 210 paling awal, tetapi kemudian dihapus pada model produksi karena pengendalian yang buruk. Ketika pesawat bermanuver membelok secara tajam, bilah-bilah kendali tersebut memiliki kecenderungan untuk terbuka karena sudut serang yang tinggi, analog dengan pembukaan bilah-bilah selama pendekatan pendaratan. (Masalah ini pertama kali ditemukan pada purwarupa Bf 109V14 dan V15 untuk Bf 109E), yang menambah kesulitan dalam menjaga pesawat terbang dengan stabil. Namun, ketika masalah dengan ketidakstabilan lateral umum diatasi, ini bukan lagi masalah nyata. Sementara Me 410 dianggap sebagai pesawat yang relatif stabil, pesawat ini ternyata memiliki radius belokan yang lebih buruk daripada Bf 110 yang digantikannya.

Bersambung ke Bagian Keempat

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. History Of Warplane
2. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Jerman
#Pesawat
#Pesawat_Tempur_Berat
#Perang_Dunia_II

Minggu, 07 September 2025

Pesawat Tempur Berat Messerschmitt Me 410 Hornisse, Senjata Andalan Jerman Menghadapi Pembom Sekutu Saat Perang Dunia II (Bagian Kedua)


Pesawat Tempur Berat Messerschmitt Me 410 Hornisse
Pesawat Tempur Berat/Heavy Fighter
Messerschmitt Me 410 Hornisse
militerbanget.blogspot.com

Kediri,Tabanan, Bali, Sabtu, 7 September 2025

Sambungan dari Bagian Pertama

Setelah pendaratan Sekutu di Normandia, Me-410 termasuk di antara banyak pesawat Blok Poros yang dikirim untuk melawan gelombang pasukan Sekutu yang datang. Dan pada saat Sekutu mulai mendatangkan pesawat-pesawat tempur modern, terungkap kenyataan pahit dimana Me-410 ternyata inferior dalam hal performa saat menghadapinya. Akibatnya mudah ditebak, banyak Me-410 yang ditembak jatuh oleh pesawat sekutu.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Pembom Strategis / Strategic Bomber Convair B-36 Peacemaker (Bagian 1))

Pesawat Tempur Berat Messerschmitt Me 410 Hornisse
Pesawat Tempur Berat/Heavy Fighter
Messerschmitt Me 410 Hornisse
militerbanget.blogspot.com

Sejak pertengahan 1944, semua unit Me 410 yang tersisa kemudian dikonsinyir dari tugas pertahanan udara Jerman dan produksinya dihentikan secara bertahap guna memberi ruang bagi produksi pesawat tempur bermesin tunggal yang diperlengkapi dengan persenjataan berat sebagai pesawat perusak khusus. Karena performa pesawat ini semakin tertinggal dibandingkan dengan pesawat tempur milik Sekutu, secara perlahan peran pesawat ini mulai digeser menjadi pesawat non tempur. Peran terakhir Me 410 adalah pesawat pengintai sekaligus pesawat serang. Menurut catatan resmi, hanya dua unit Me 410 yang masih utuh hingga abad ke-21.

Pesawat Tempur Berat Messerschmitt Me 410 Hornisse
Pesawat Tempur Berat/Heavy Fighter
Messerschmitt Me 410 Hornisse
militerbanget.blogspot.com

Rancang Bangun dan Pengembangan


Latar belakang
Asal usul Me 410 terkait erat dengan Me 210 yang dirancang sebelumnya. Pengembangan pesawat ini telah diproyeksikan kembali pada tahun 1937 sebagai penerus pesawat tempur berta Bf 110, yang memiliki beberapa kekurangan yang teridentifikasi bahkan sebelum pesawat ini dioperasionalkan. Awalnya, pihak perancang dan juga militer Jerman sangat yakin dengan performa Me 210, sampai-sampai 1.000 unit pesawat dipesan bahkan pada saat pesawat ini masih berupa design di papan gambar, namun, pada saat pesawat ini mulai diwujudkan dalam bentuk purwarupa, barulah ditemukan berbagai masalah. 

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Pembom Strategis / Strategic Bomber Convair B-36 Peacemaker (Bagian 2))

Pesawat Tempur Berat Messerschmitt Me 410 Hornisse
Pesawat Tempur Berat/Heavy Fighter
Messerschmitt Me 410 Hornisse
militerbanget.blogspot.com

Pengujian penerbangan mengungkapkan kenyataan bahwa pesawat ini memiliki stabilitas longitudinal yang buruk dan, meskipun sudah dilakukan perbaikan serta modifikasi, hasilnya dianggap tidak memuaskan. Sementara produksi pesawat ini terus berlangsung, Me 210 memiliki tingkat kecelakaan yang relatif tinggi. Hal ini mengakibatkan penghentian produksi pada 14 April 1942. 

Pesawat Tempur Berat Messerschmitt Me 410 Hornisse
Pesawat Tempur Berat/Heavy Fighter
Messerschmitt Me 410 Hornisse
militerbanget.blogspot.com

Pihak yang berwenang kemudian ingin memperbaiki masalah pada Me 210 dan mengembalikannya ke jalur produksi untuk meminimalkan kerugian ekonomi yang terjadi. Berbagai modifikasi pada desainnya kemudian dieksplorasi. Beberapa modifikasi serta perbaikan kemudian dilakukan, termasuk produksi generative Me 310, yang merupakan varian untuk peran pesawat tempur elevasi tinggi dengan design yang radikal, yang menggabungkan kokpit bertekanan dan mesin yang lebih bertenaga. Opsi ini tidak disukai oleh banyak pejabat, yang menginginkan perbaikan Me 210 yang kurang ambisius. Preferensi inilah yang menyebabkan munculnya Me 410, yang secara visual hampir identik dengan Me 210.

Bersambung ke Bagian Ketiga

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. History Of Warplane
2. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Jerman
#Pesawat
#Pesawat_Tempur_Berat
#Perang_Dunia_II

Jumat, 05 September 2025

Pesawat Tempur Berat Messerschmitt Me 410 Hornisse, Senjata Andalan Jerman Menghadapi Pembom Sekutu Saat Perang Dunia II (Bagian Pertama)


Pesawat Tempur Berat/Heavy Fighter Messerschmitt Me 410 Hornisse
Pesawat Tempur Berat/Heavy Fighter
Messerschmitt Me 410 Hornisse
militerbanget.blogspot.com

Kediri,Tabanan, Bali, Jum'at, 5 September 2025

Messerschmitt Me 410 Hornisse (Hornet) adalah pesawat tempur berat dan Schnellbomber (diterjemahkan secara lugas dalam Bahasa Indonesia sebagai "Pembom Cepat") yang dirancang dan diproduksi oleh produsen pesawat Jerman Messerschmitt (yang terkenal dengan pesawat tempur mesin tunggalnya – Messerschmitt Me-109). Pesawat ini mulai dioperasikan oleh Luftwaffe pada paruh kedua Perang Dunia II.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Artileri Swagerak / Howitzer Self Propelled 155mm - Porcupine (Purwarupa))

Pesawat Tempur Berat/Heavy Fighter Messerschmitt Me 410 Hornisse
Pesawat Tempur Berat/Heavy Fighter
Messerschmitt Me 410 Hornisse
militerbanget.blogspot.com

Proses rancang bangun pesawat ini bermula ketika petinggi militer Jerman beserta pabrikan berkeinginan untuk membuat satu pesawat baru sebagai penerus pesawat tempur berat Bf 110 pada tahun 1937. Pesawat yang baru tersebut dinamakan Me-210, dan digadang-gadang akan mampu menjadi pesawat tempur yang mematikan sekaligus pesawat pembom cepat yang mampu menjadi tulang punggung angkatan udara Jerman. Sayangnya kenyataan dilapangan berkata lain, performa dari Me-210 ternyata jauh dari harapan yang menyebabkan produksinya dihentikan pada bulan April 1942. 

Walaupun menemui kegagalan, proses pengembangan pesawat penerus Me-110 tetap dilanjutkan dan kemudian menghasilkan satu pesawat yang kemudian dinamakan Me 410. Meskipun secara visual pesawat ini mirip dengan Me 210 sebelumnya dan dirancang untuk memiliki kesamaan desain yang cukup sehingga produksi Me 210 yang sudah diproduksi separuh jalan dapat langsung dikonversi menjadi Me 410. Walaupun sepintas terlihat serupa, ada perbedaan utama antara kedua pesawat tersebut. Perbedaan yang paling besar adalah pada dapur pacu. Pesawat Me 410 diperkuat oleh mesin Daimler-Benz DB 603 yang secara dimensi lebih besar serta lebih bertenaga, memiliki badan pesawat yang lebih panjang, dan bilah tepi depan otomatis yang berfungsi untuk meningkatkan performa.

Pesawat Tempur Berat/Heavy Fighter Messerschmitt Me 410 Hornisse
Pesawat Tempur Berat/Heavy Fighter
Messerschmitt Me 410 Hornisse
militerbanget.blogspot.com

Selama akhir tahun 1942, Reichsluftfahrtministerium (RLM) sangat yakin dengan program pesawat tersebut dan memutuskan melanjutkan ke tahap produksi definitive. Tak berselang lama, unit produksi pertama Me 410 pertama dikirimkan selama Januari 1943. Selama kurun waktu produksinya, beberapa varian dimunculkan sebagai langkah perbaikan dan pengembangan, termasuk varian pembom ringan Me 410A-1, pesawat pengintai A-1/U1, pembom cepat A-1/U2, dan pesawat tempur malam A-2/U4. 

Setelah pesawat ini operasional penuh di militer Jerman, pesawat ini langsung dilibatkan dalam misi pemboman malam hari di Inggris, dan langsung terlibat pertempuran yang sangat mematikan melawan pesawat tempur malam milik RAF. Me 410 juga digunakan sebagai pesawat penyergap elevasi tinggi untuk mendobrak formasi pesawat pembom siang hari Angkatan Udara Angkatan Darat Amerika Serikat (USAAF). Pesawat ini cukup berhasil melawan pesawat pembom yang pada fase-fase awal terbang tanpa pesawat pengawal hingga tahun 1943.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Pembom Strategis / Strategic Bomber Convair B-36 Peacemaker (Bagian 1))

Pesawat Tempur Berat/Heavy Fighter Messerschmitt Me 410 Hornisse
Pesawat Tempur Berat/Heavy Fighter
Messerschmitt Me 410 Hornisse
militerbanget.blogspot.com

Sayangnya, kesuksesan ini tidak berlangsung lama. Pada saat pihak Sekutu mulai memproduksi pesawat tempur canggih yang memiliki jarak jelajah yang jauh, Me-410 terbukti tidak mampu menandingi performa pesawat lawan dalam pertempuran udara ketika melawan pesawat tempur bermesin tunggal Sekutu yang lebih ringan, seperti North American P-51 Mustang dan Supermarine Spitfire yang mengawal pesawat pembom. 

Bersambung ke Bagian Kedua

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. History Of Warplane
2. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Jerman
#Pesawat
#Pesawat_Tempur_Berat
#Perang_Dunia_II

Jumat, 22 Agustus 2025

Pesawat Angkut Serbaguna De Havilland Canada DHC-4 Caribou, Tangguh, Bandel, dan Andal (Bagian Keempat)


Pesawat Angkut Serbaguna De Havilland Canada DHC-4 Caribou, Tangguh, Bandel, dan Andal (Bagian Keempat)
Pesawat Transport Taktis
Tactical Transport Airplane
militerbanget.blogspot.com

Beraban,Tabanan, Bali, Jum'at, 22 Agustus 2025

Sambungan dari Bagian Ketiga

Varian


DHC-4 Caribou
Pesawat angkut taktis STOL, pesawat angkut serbaguna.

CC-108
Penamaan resmi dari Angkatan Udara Kerajaan Kanada untuk DHC-4 Caribou.

YAC-1
Sebutan ini diberikan kepada lima unit DHC-4 Caribou yang dijual ke Angkatan Darat Amerika Serikat untuk evaluasi.

AC-1
Penamaan dari Angkatan Darat Amerika Serikat untuk produksi perdana 56 unit DHC-4 Caribou. Kemudian diubah namanya menjadi CV-2A pada tahun 1962.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Pembom Medium / Medium Bomber – Tupolev SB)

CV-2A
Angkatan Darat Amerika Serikat AC-1 diubah namanya pada tahun 1962.

CV-2B
Sebutan ini diberikan pada produksi kedua sebanyak 103 unit DHC-4 Caribou, yang dijual ke Angkatan Darat AS, dengan struktur rangka internal yang diperkuat.

Pesawat C-7A/B
Sebutan ini diterapkan pada semua 144 Caribou yang ditransfer ke Angkatan Udara AS oleh Angkatan Darat AS.

DHC-4A Caribou
Mirip dengan DHC-4, tetapi versi ini memiliki bobot lepas landas (MTOW) yang lebih besar.

DHC-4T Turbo Caribou
Konversi pesawat dasar DHC-4 Caribou yang ditenagai mesin turboprop PWC PT6A-67T yang dirancang, diuji terbang, dan disertifikasi oleh perusahaan Pen Turbo Aviation.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Artileri Swagerak / Howitzer Self Propelled 155mm - Porcupine (Purwarupa))

Pesawat Angkut Serbaguna De Havilland Canada DHC-4 Caribou, Tangguh, Bandel, dan Andal (Bagian Keempat)
Pesawat Transport Taktis
Tactical Transport Airplane
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi 
Pesawat Angkut Serbaguna De Havilland Canada DHC-4 Caribou (DHC-4A)


Karakteristik umum
Jenis: Pesawat angkut STOL
Asal negara: Kanada
Pabrikan: de Havilland Kanada
Jumlah produksi: 307 Unit
Diproduksi: Tahun 1958–1968
Produksi pertama definitif: Tahun 1961
Penerbangan pertama: 30 Juli 1958
Kru: 2 (pilot dan kopilot) + loadmaster
Kapasitas angkut : 30 orang (sipil) / 32 pasukan / 26 pasukan terjun payung lengkap / 22 tandu, 4 pasien duduk dan 4 petugas

Pesawat Angkut Serbaguna De Havilland Canada DHC-4 Caribou, Tangguh, Bandel, dan Andal (Bagian Keempat)
Pesawat Transport Taktis
Tactical Transport Airplane
militerbanget.blogspot.com

Dimensi
Panjang: 72 kaki 7 inci (22,12 m)
Lebar sayap: 95 kaki 7,5 inci (29,147 m)
Tinggi: 31 kaki 9 inci (9,68 m)
Luas sayap: 912 kaki persegi (84,7 m2 )
Rasio aspek: 10
Airfoil: bagian tengah: NACA 64 3 A417.5; ujung: NACA 63 2 A615

Performa dasar
Berat operasi dasar: 18.260 lb (8.283 kg)
Muatan maksimum: 8.740 lb (3.964 kg)
Berat maksimum tanpa bahan bakar: 27.000 lb (12.247 kg)
Berat lepas landas maksimum: 28.500 lb (12.927 kg)
Berat maksimum yang diizinkan untuk misi terbang jarak jauh: 31.300 lb (14.197 kg)
Berat maksimum saat mendarat: 28.500 lb (12.927 kg)

Kapasitas bahan bakar: 690 imp gal (830 US gal; 3.100 L)

Dapur pacu: 2 × Pratt & Whitney R-2000-7M2 Twin Wasp 14 silinder mesin piston radial berpendingin udara, masing-masing berkekuatan 1.450 hp (1.080 kW)

Propeller: Baling-baling Hamilton Standard tipe 43D50-7107A dengan 3 bilah, kecepatan konstan, pitch reversibel

Pesawat Angkut Serbaguna De Havilland Canada DHC-4 Caribou, Tangguh, Bandel, dan Andal (Bagian Keempat)
Pesawat Transport Taktis
Tactical Transport Airplane
militerbanget.blogspot.com

Performa
 
Kecepatan maksimum: 187 knot (215 mph, 346 km/jam) pada ketinggian 6.500 kaki (2.000 m)
Kecepatan jelajah: 158 knot (182 mph, 293 km/jam) pada ketinggian 7.500 kaki (2.300 m) (maksimum & ekonomis)
Kecepatan stall: 59 knot (68 mph, 109 km/jam)
Batas kecepatan maksimum: 208 knot (239 mph, 385 km/jam)
Jarak jelajah maksimum: 1.136 nmi (1.307 mi, 2.104 km) dengan bahan bakar maksimum termasuk cadangan 45 menit
211 nmi (243 mi; 391 km) dengan muatan maksimum termasuk cadangan 45 menit
Elevasi maksimum operasional: 24.800 kaki (7.600 m)
Elevasi maksimum dengan satu mesin: 8.800 kaki (2.700 m)
Kecepatan menanjak: 1.355 kaki/menit (6,88 m/s)
Beban sayap: maksimum 31,2 lb/kaki persegi (152 kg/m2)
Rasio Daya/massa: 0,102 hp/lb (0,168 kW/kg)

Demikianlah artikel yang sangat menarik mengani pesawat transport taktis dari Kanada. Semoga artikel empat babak ini bisa bermanfaat bagi rekan-rekan semua.

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. History Of Transport Airplane
2. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Kanada
#Pesawat
#Pesawat_Transport