Kamis, 07 November 2024

EBR Panhard, Kendaraan Pengintai Lapis Baja Unik dari Prancis Yang Pernah Memperkuat Alutsista Indonesia (Bagian Keempat)


Kendaraan Pengintai Lapis Baja
Scout Car - EBR Panhard
militerbanget.blogspot.com

Kediri, Tabanan, Bali, Kamis, 7 November 2024

Kendaraan pengintai lapis baja racikan dari Prancis ini memang punya tempat tersendiri bagi pecinta militer di Indonesia. Bukan tanpa alasan, alutsista ini memang pada suatu masa pernah menjadi salah satu alutsista andalan dari TNI. Dan bukan hanya itu, alutsista ini juga punya keunikan tersendiri, karena memioiki sistem kemudi dual, yang artinya pengemudinya ada dua, dimana konfigurasinya saling membelakangi. Alhasil, kendaraan ini dapat bergerak secara dua arah (maju atau mundur) dengan kelincahan dan performa yang sama. Supaya artikel ini dapat mudah untuk dipahami, silahkan baca artikel sebelumnya dengan judul: “EBR Panhard, Kendaraan Pengintai Lapis Baja Unik dari Prancis Yang Pernah Memperkuat Alutsista Indonesia (Bagian Ketiga)”. Dan berikut ini adalah artikel kelanjutannya:

Kendaraan Pengintai Lapis Baja
Scout Car - EBR Panhard
militerbanget.blogspot.com

Kendaraan pengintai ini tidak hanya ditujukan untuk misi pelacakan dan identifikasi lawan (misi seperti ini sejatinya dapat dipikul oleh kendaraan yang lebih ringan dengan senjata yang lebih ringan), tetapi juga dengan misi keamanan di medan perang (misalnya pertahanan sisi lambung dan perlindungan ofensif) yang membutuhkan daya tembak yang besar tidak hanya untuk menghancurkan elemen-elemen terdepan musuh, tetapi juga untuk menahan serangan mendadak dari kendaraan lapis baja lawan.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Pesawat Pembom Medium / Medium Bomber Bristol Beaufort")

Kendaraan Pengintai Lapis Baja
Scout Car - EBR Panhard
militerbanget.blogspot.com

Portugal memesan 50 unit varian EBR dan 28 unit varian ETT pada tahun 1956. Sebagian besar kendaraan ini ditempatkan pada unit pengintaian Angkatan Darat yang ditempatkan di negara-negara jajahan Portugis seperti Angola dan Mozambik. Kendaraan ini ditempatkan di Lokasi tersebut pada saat pecahnya Perang Seberang Laut Portugis dan digunakan pada tahap awal dalam operasi kontra pemberontakan. Pada tahun 1974, selama Revolusi Bunga Anyelir, Kendaraan EBR 75 FL10 dari Gerakan Angkatan Bersenjata berhadapan dengan tank M47 Patton dari pasukan loyalis di Praça do Comércio. Awak kendaraan dari kedua belah pihak akhirnya mundur tanpa insiden.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Pesawat Pembom Amfibi / Seaplane Bomber Short Sunderland")

Selain Portugal dan beberapa negara di di Afrika Utara, satu-satunya penjualan ekspor EBR adalah beberapa jumlah kecil yang diproduksi untuk Angkatan Darat Indonesia dan Bundesgrenzschutz Jerman Barat.

Kendaraan Pengintai Lapis Baja
Scout Car - EBR Panhard
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Umum Kendaraan Pengintai Lapis Baja Panhard EBR


Jenis: Kendaraan pengintai beroda, lapis baja
Asal negara: Prancis
Catatan operasional

Dioperasikan oleh: 
Angkatan Darat Prancis
Angkatan Darat Indonesia
Angkatan Darat Portugis

Sejarah produksi
Perancang: Panhard
Pabrikan: Panhard
Diproduksi: Tahun 1951-1960

Kendaraan Pengintai Lapis Baja
Scout Car - EBR Panhard
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Teknis Kendaraan Pengintai Lapis Baja Panhard EBR


Bobot operasional:  
12,5 ton (13,8 ton pendek; 12,3 ton panjang) (model 1951)
14,9 ton (16,4 ton pendek; 14,7 ton panjang) (model 1954)
Panjang: 6,15 m (20 kaki 2 inci)
Lebar: 2,42 m (7 kaki 11 inci)

Tinggi: 
2,24 m (7 kaki 4 inci) (konfigurasi empat roda)
2,32 m (7 kaki 7 inci) (konfigurasi delapan roda)

Awak: 4 orang (pengemudi, komandan, penembak dan pengemudi belakang)

Proteksi (Lapisan baja): 
Turret depan: 40 mm (miring)
Sisi turret: 25 mm
Lambung depan: 20 mm (miring)
Sisi lambung: 15 mm

Persenjataan utama
Model 1951: meriam laras berulir SA 49 kaliber 75 mm (56 peluru) Model 1951 yang dievaluasi ulang: meriam tekanan rendah CN 90 F2 kaliber 90 mm (43 peluru)
Model 1954: meriam laras berulir kecepatan tinggi SA 50 75 mm (36 peluru)

Persenjataan sekunder
3 x senapan mesin Reibel MAC31 7,5 mm yang paling umum, terkadang 4 x senapan mesin ringan MG 7,5 mm dan 4x mortir asap DREB

Dapur pacu: Mesin bensin Panhard 12 H 6000 S flat-twelve 200 hp pada 3700 RPM

Rasio Daya/berat: 15,6 hp/ton
Sistem kemudi: dua gearbox tandem 4 kecepatan yang menyediakan total 16 rasio gigi yang berbeda

Suspensi: pegas koil dan hidropneumatik, 8×8
Ground clereance: 340 hingga 420 mm
Kapasitas bahan bakar: 370 liter
Jarak jelajah operasional maksimum: 700 km (430 mil)

Kecepatan maksimum: hingga 115 km/jam (71 mph)
75 km/jam (47 mph) hingga 85 km/jam (53 mph) di jalan sekunder
10 km/jam (6,2 mph) hingga 25 km/jam (16 mph) di medan kasar dan tidak rata

Sistem kemudi
As roda depan dan belakang (Artinya bisa bergerak dalam dua arah)

Demikianlah artikel tentang EBR Panhard, Kendaraan Pengintai Lapis Baja Unik dari Prancis Yang Pernah Memperkuat Alutsista Indonesia (Bagian Keempat), semoga artikel ini dapat memberikan manfaat bagi rekan-rekan semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di laman portal receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di laman trisoenoe

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di laman pustaka senjata dan fotografi

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. Panhard EBR
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Prancis
#Indonesia
#Kendaraan_Lapis_Baja

Rabu, 06 November 2024

EBR Panhard, Kendaraan Pengintai Lapis Baja Unik dari Prancis Yang Pernah Memperkuat Alutsista Indonesia (Bagian Ketiga)


Kendaraan Pengintai Lapis Baja
Scout Car - EBR Panhard
militerbanget.blogspot.com

Kediri, Tabanan, Bali, Rabu, 6 November 2024

Kendaraan pengintai lapis baja racikan dari Prancis ini memang punya tempat tersendiri bagi pecinta militer di Indonesia. Bukan tanpa alasan, alutsista ini memang pada suatu masa pernah menjadi salah satu alutsista andalan dari TNI. Dan bukan hanya itu, alutsista ini juga punya keunikan tersendiri, karena memioiki sistem kemudi dual, yang artinya pengemudinya ada dua, dimana konfigurasinya saling membelakangi. Alhasil, kendaraan ini dapat bergerak secara dua arah (maju atau mundur) dengan kelincahan dan performa yang sama. Supaya artikel ini dapat mudah untuk dipahami, silahkan baca artikel sebelumnya dengan judul: “EBR Panhard, Kendaraan Pengintai Lapis Baja Unik dari Prancis Yang Pernah Memperkuat Alutsista Indonesia (Bagian Kedua)”. Dan berikut ini adalah artikel kelanjutannya:

Kendaraan Pengintai Lapis Baja
Scout Car - EBR Panhard
militerbanget.blogspot.com

Model 1954 dihentikan produksinya pada tahun 1964, tetapi hanya sedikit dari varian ini yang masih bertugas di resimen kavaleri sebagai kendaraan pos komando. Dijuluki sauterelle (bahasa Inggris: grasshopper), EBR ini memiliki senjata SA 50 yang dinonaktifkan dan rak amunisinya dilepas untuk mengosongkan ruang agar sesuai dengan meja peta dan radio jarak jauh. Beberapa model EBR 1954 dibeli oleh Republik Federal Jerman (Jerman barat), Indonesia dan Portugal (78 unit), yang terakhir kemudian digunakan pada Perang Kolonial Portugis.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja / Armored Personnel Carrier - APC Pandur II")

Kendaraan Pengintai Lapis Baja
Scout Car - EBR Panhard
militerbanget.blogspot.com

EBR-ETT


ETT Engin de Transport de Troupe (bahasa Inggris: troop transport vehicle ) adalah varian APC yang awalnya dikembangkan untuk peleton yang berevolusi bersama EBR dalam unit pengintaian tentara Prancis. Dua purwarupa diuji antara tahun 1956 dan 1957, tetapi akhirnya tidak diadopsi oleh Angkatan Darat Prancis karena performanya dinilai tidak memenuhi syarat. Akhirnya, 28 unit varian ini dibeli oleh Angkatan Darat Portugis, untuk memperkuat skuadron pengintaian yang dilengkapi EBR.
Catatan operasional

Sejak tahun 1935, Prancis telah terlibat dalam pembuatan dan penggunaan berbagai macam kendaraan pengintai lapis baja beroda yang dipersenjatai dengan senjata berkemampuan anti-tank. Ini merupakan hasil reformasi yang diprakarsai oleh Divisi Mekanik Ringan (DML).

Kendaraan Pengintai Lapis Baja
Scout Car - EBR Panhard
militerbanget.blogspot.com

Doktrin taktis Prancis mengharuskan elemen pengintaian untuk mencakup dan menjangkau medan perang yang besar dan luas, terutama untuk mengisi celah pada barisan tank yang lambat dan membutuhkan perawatan tinggi pada saat itu. Yang juga perlu diperhatikan adalah cara terbaik untuk mengerahkan, mengumpulkan, dan memusatkan tank, yang mencegah penyebarannya demi keselamatan dan perlindungan.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Pesawat Pembom Medium / Medium Bomber Bristol Beaufort")

Kendaraan Pengintai Lapis Baja
Scout Car - EBR Panhard
militerbanget.blogspot.com

Kendaraan pengintai Prancis secara umum berbeda dengan doktrin negara lain, karena pada doktrin strategi yang dianut Prancis, kendaraan pengintai harus memiliki kemampuan anti tank yang memadai, sehingga kendaraan pengintai dari Prancis selalu dilengkapi dengan Meriam kaliber besar. Jejaknya dapat dilihat dari seri MD 178 yang muncul di era sebelum sebelum perang yang dipersenjatai dengan meriam anti-tank 25 mm (yang pada saat itu merupakan kaliber yang signifikan untuk kendaraan sekecil itu) hingga penerus langsung EBR, AMX -10RC, yang juga digunakan untuk pengintaian beroda, dan dipersenjatai dengan meriam kaliber 105 mm yang kuat dengan konfigurasi tembakan otomatis, sehingga daya tembaknya yang setara dengan tank tempur utama tahun 1980-an. Pola yang yang sama diulang pada model AML 90 dan ERC 90 Sagaie.

Demikianlah artikel tentang EBR Panhard, Kendaraan Pengintai Lapis Baja Unik dari Prancis Yang Pernah Memperkuat Alutsista Indonesia (Bagian Ketiga). Artikel ini bersambung ke bagian keempat dengan judul “EBR Panhard, Kendaraan Pengintai Lapis Baja Unik dari Prancis Yang Pernah Memperkuat Alutsista Indonesia (Bagian Keempat)", semoga artikel ini dapat memberikan manfaat bagi rekan-rekan semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di laman portal receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di laman trisoenoe

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di laman pustaka senjata dan fotografi

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. Panhard EBR
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Prancis
#Indonesia
#Kendaraan_Lapis_Baja

Selasa, 05 November 2024

EBR Panhard, Kendaraan Pengintai Lapis Baja Unik dari Prancis Yang Pernah Memperkuat Alutsista Indonesia (Bagian Kedua)


Kendaraan Pengintai Lapis Baja
Scout Car - EBR Panhard
militerbanget.blogspot.com

Kediri, Tabanan, Bali, Selasa, 5 November 2024

Kendaraan pengintai lapis baja racikan dari Prancis ini memang punya tempat tersendiri bagi pecinta militer di Indonesia. Bukan tanpa alasan, alutsista ini memang pada suatu masa pernah menjadi salah satu alutsista andalan dari TNI. Dan bukan hanya itu, alutsista ini juga punya keunikan tersendiri, karena memioiki sistem kemudi dual, yang artinya pengemudinya ada dua, dimana konfigurasinya saling membelakangi. Alhasil, kendaraan ini dapat bergerak secara dua arah (maju atau mundur) dengan kelincahan dan performa yang sama. Supaya artikel ini dapat mudah untuk dipahami, silahkan baca artikel sebelumnya dengan judul: “EBR Panhard, Kendaraan Pengintai Lapis Baja Unik dari Prancis Yang Pernah Memperkuat Alutsista Indonesia (Bagian Pertama)”. Dan berikut ini adalah artikel kelanjutannya:

Kendaraan Pengintai Lapis Baja
Scout Car - EBR Panhard
militerbanget.blogspot.com

EBR memiliki empat awak, terdiri dari dua pengemudi (bagian depan dan belakang), seorang penembak dan seorang komandan, keduanya duduk di menara berosilasi. Dapur pacu kendaraan ini menggunakan mesin dengan daya 200 hp (150 kW) 6 liter 12HD horizontal 12-silinder dengan pendingin udara, (dengan karburator ganda dan tingkat kompresi 6.6: 1, membuat mesin ini tetap dapat menyala walaupun menggunakan bahan bakar bensin yang memiliki kandungan oktan rendah). Mesin Panhard tersebut ditempatkan dibawah kompartement utama, tepat dibawah turret. Posisi mesin ini tentunya kurang ideal karena pada saat perbaikan mesin skala besar, turret harus dilepas untuk dapat melepas mesin.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Pesawat Tempur Multi Peran / Multirole Fighter Dornier Do 335 Pfeil")

Kendaraan Pengintai Lapis Baja
Scout Car - EBR Panhard
militerbanget.blogspot.com

Model EBR tahun 1951

Model 1951 adalah model EBR pertama yang diproduksi secara massal, total 836 unit EBR model 1951 diproduksi antara tahun 1951 dan 1954. Model 1951 menampilkan turret berosilasi FL 11 berbentuk bundar yang dipersenjatai dengan meriam tank SA 49 75 mm yang diisi secara manual. Meriam SA 49 menggunakan amunisi dan balistik yang sama dengan meriam M3 dan M6 75 mm Amerika Serikat yang telah digunakan oleh tank tempur medium M4 Sherman dan M24 Chaffee yang juga dioperasikan oleh Angkatan Darat Prancis.

Kendaraan Pengintai Lapis Baja
Scout Car - EBR Panhard
militerbanget.blogspot.com

EBR dievaluasi kembali

Model 650 EBR 1951 ditingkatkan (bahasa Prancis: revalorisé) antara tahun 1964 dan 1968, meriam tank SA 49 75 mm diubah kalibernya menjadi kaliber 90 mm yang lebih mematikan dan dilengkapi dengan peredam hentakan laras tunggal untuk menjadi meriam bertekanan rendah CN 90 F2 (kode dari pabrik adalah D 924).

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja / Armored Personnel Carrier - APC Pandur II")

Kendaraan Pengintai Lapis Baja
Scout Car - EBR Panhard
militerbanget.blogspot.com

Model EBR tahun 1954

Model 1954 yang telah disempurnakan dikembangkan dengan tujuan untuk meningkatkan daya tembak unit pengintaian yang mengoperasikan EBR. Sebanyak 279 unit model EBR 1954 diproduksi antara tahun 1954 dan 1956, dan dilengkapi dengan turret osilasi FL 10, sama seperti turret tank ringan AMX-13, khususnya turret FL 10A2C. Model 1954 memiliki suspensi yang diperkuat untuk menopang bobot turret FL 10 yang lebih berat. Turret ini dipersenjatai dengan meriam laras panjang SA 50 75 mm yang menggunakan mekanisme autoloader yang terdiri dari dua magasen berbentuk drum dengan kapasitas enam butir amunisi yang terletak di rongga turret. Model 1954 mampu membawa total 36 butir amunisi. Penembak dilengkapi dengan alat bidik senjata monokuler APX L 862 dengan perbesaran maksimum 7,5 kali.

Demikianlah artikel tentang EBR Panhard, Kendaraan Pengintai Lapis Baja Unik dari Prancis Yang Pernah Memperkuat Alutsista Indonesia (Bagian Kedua). Artikel ini bersambung ke bagian ketiga dengan judul “EBR Panhard, Kendaraan Pengintai Lapis Baja Unik dari Prancis Yang Pernah Memperkuat Alutsista Indonesia (Bagian Ketiga)", semoga artikel ini dapat memberikan manfaat bagi rekan-rekan semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di laman portal receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di laman trisoenoe

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di laman pustaka senjata dan fotografi

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. Panhard EBR
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Prancis
#Indonesia
#Kendaraan_Lapis_Baja

Senin, 04 November 2024

EBR Panhard, Kendaraan Pengintai Lapis Baja Unik dari Prancis Yang Pernah Memperkuat Alutsista Indonesia (Bagian Pertama)


Kendaraan Pengintai Lapis Baja
Scout car - EBR Panhard
militerbanget.blogspot.com

Kediri, Tabanan, Bali, Senin, 4 November 2024

Panhard EBR (dalam bahasa Prancis dilafalkan dengan “Panhard Engin Blindé de Reconnaissance”, Bahasa Indonesia: Kendaraan Pengintai Lapis Baja) adalah kendaraan lapis baja yang dirancang oleh Panhard untuk Angkatan Darat Prancis dan kemudian alutsista ini digunakan di seluruh dunia, terutama oleh Angkatan Darat Prancis selama Perang Aljazair dan oleh Angkatan Darat Portugis selama Perang Kolonial Portugis.

Kendaraan Pengintai Lapis Baja
Scout car - EBR Panhard
militerbanget.blogspot.com

Latar Belakang Pengembangan (Sejarah Design)


EBR adalah kendaraan pengintai beroda dengan konfigurasi 8x8 yang dasar rancangannya berbasis pada Panhard AM 40 P/Model 201 yang sudah operasional sebelumnya. Panhard AM 40 P/Model 201 sebenarnya adalah kendaraan lapis baja ringan yang dirancang sebelum Perang Dunia Kedua meletus, tetapi karena situasi pada masa perang yang serba kacau serta terbatasnya sumber daya, kendaraan ini tak pernah masuk ke dalam jalur produksi dan hanya berhenti di tahap purwarupa saja.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Senjata Defensif Perorangan / Personal Defence Weapon (PDW) - CBJ MS")

Kendaraan Pengintai Lapis Baja
Scout car - EBR Panhard
militerbanget.blogspot.com

Setelah perang berakhir, komite pada departemen pertahanan Prancis melihat proposal Panhard sebagai alutsista yang potensial dan Panhard dinyatakan sebagai kandidat pemenang, menyingkirkan dua perusahaan Prancis lainnya yang juga menawarkan proposal kendaraan militer lapis baja ringan. 

Kendaraan Pengintai Lapis Baja
Scout car - EBR Panhard
militerbanget.blogspot.com

Panhard yang baru ini tetap mempertahankan dua konfigurasi dasar pada kendaraan M.201 (8 roda dan menara berosilasi), sementara itu segmen lain berupa tata ruang dan sistem proteksi menggunakan design yang baru sehingga Panhard memiliki bobot yang lebih berat ketimbang M.201 (13 ton vs 8 ton). Konfigurasi awaknya juga dibuat berbeda, dengan jumlah awak yang lebih banyak (4 vs 2) serta senjata utama yang jauh lebih mematikan (75 mm vs 25 mm). 

Kendaraan Pengintai Lapis Baja
Scout car - EBR Panhard
militerbanget.blogspot.com

Inovasi lainnya adalah ban atau roda antipeluru Michelin yang baru serta tabung Veil-Picard, yang menerapkan serangkaian sel berisi nitrogen, yang membuat ban ini mampu menyerap impact dari hantaman peluru (hingga kaliber 7.62mm) dan tidak kempes. Lambung atau badan lapis baja dipasang pada penggerak 8 roda, dengan 4 roda logam pada bagian dalam, yang dapat dinaikkan apabila kendaraan ini melintasi medan yang lebih “bersahabat” seperti jalan raya (sehingga lebih efesien).

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Pesawat Tempur Multi Peran / Multirole Fighter Dornier Do 335 Pfeil")

Kendaraan Pengintai Lapis Baja
Scout car - EBR Panhard
militerbanget.blogspot.com

Empat roda tengahnya terdiri dari pelek aluminium dengan grouser (lapisan luar) dari material baja. Antara pelek dan lapisan luar dipisahkan oleh blok dari karet pejal. Pada saat Panhard melintasi medan lintas alam atau permukaan tanah yang lunak, empat unit roda ditengah tadi akan diturunkan sehingga konfigurasinya berubah menjadi 8x8. Dengan seluruh delapan roda terpasang, tekanan permukaan roda dengan tanah hanya sebesar 0,7 kg (1,5 lb) per 1 cm 2 (0,16 in 2 ), sehingga kendaraan ini dapat bermanuver dengan baik pada medan tersebut tanpa slip.

Demikianlah artikel tentang EBR Panhard, Kendaraan Pengintai Lapis Baja Unik dari Prancis Yang Pernah Memperkuat Alutsista Indonesia (Bagian Pertama). Artikel ini bersambung ke bagian kedua dengan judul “EBR Panhard, Kendaraan Pengintai Lapis Baja Unik dari Prancis Yang Pernah Memperkuat Alutsista Indonesia (Bagian Kedua)", semoga artikel ini dapat memberikan kegembiraan bagi rekan-rekan semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di laman portal receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di laman trisoenoe

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di laman pustaka senjata dan fotografi

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. Panhard EBR
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Prancis
#Indonesia
#Kendaraan_Lapis_Baja

Minggu, 03 November 2024

Yakovlev Yak-3 – Pesawat Tempur Soviet Yang Tak Tertandingi Era Perang Dunia II (Bagian Kelima)


Pesawat Tempur/Fighter Aircraft
Yakovlev Yak-3
militerbanget.blogspot.com

Kediri, Tabanan, Bali, Minggu, 3 November 2024

Perang Dunia ke II memang seakan tak habis menceritakan berbagai kisah yang sangat menarik di dalamnya. Mulai dari kisah yang menuturkan tentang situasi dan kondisi perang yang mencekam, kisah tentang keberanian serta persahabatan, kisah tentang manuver dan taktik, dan lain sebagainya. Dan salah satu kisah yang menarik adalah kisah tentang pesawat tempur yang terlibat di dalam perang besar tersebut. Dan pesawat Yakovlev Yak-3 menjadi salah satu alutsista yang masuk ke dalam kisah tersebut. Supaya artikel ini dapat dimengerti dengan mudah, silahkan baca artikel sebelumnya dengan judul: “Yakovlev Yak-3 – Pesawat Tempur Soviet Yang Tak Tertandingi Era Perang Dunia II (Bagian Keempat)”. Dan berikut ini adalah artikel kelanjutannya:

Pesawat Tempur/Fighter Aircraft
Yakovlev Yak-3
militerbanget.blogspot.com

Secara keseluruhan, Yak-3 diproduksi dalam jumlah yang cukup besar, dengan lebih dari 4.800 unit diproduksi sebelum produksinya dinyatakan berakhir pada tahun 1946. Meskipun pesawat ini relative terlambat memasuki perang, dampak kehadiran Yak-3 di Front Timur cukup signifikan, dengan pesawat ini memainkan peran krusial dalam mengamankan superioritas udara bagi Soviet selama tahap akhir Perang Dunia II. 

Pesawat Tempur/Fighter Aircraft
Yakovlev Yak-3
militerbanget.blogspot.com

Meskipun sebagian besar sudah pensiun dari tugas garis depan setelah perang, warisan Yak-3 terus berlanjut hingga kini. Rancang bangun pesawat tempur ini memengaruhi desain pesawat Soviet masa depan dan tetap menjadi simbol kemajuan teknologi yang dibuat selama perang. Saat ini, beberapa Yak-3 telah dibangun ulang dan terus terbang dalam pertunjukan udara di seluruh dunia, menjadi bukti atas desain dan kinerjanya yang abadi.

Pesawat Tempur/Fighter Aircraft
Yakovlev Yak-3
militerbanget.blogspot.com

Kesimpulan


Yakovlev Yak-3 telah mendapatkan tempatnya di jajaran pesawat tempur hebat Perang Dunia II. Desainnya yang canggih, kinerja yang tangguh, performa yang jempolan serta prestasi yang ditorehkan yang patut dicontoh menggarisbawahi pentingnya inovasi dan adaptasi di masa perang. Meskipun masa kejayaan Yak-3 di angkasa Soviet relatif singkat, dampaknya sangat besar. Pesawat ini tidak hanya berfungsi sebagai alutsista penting dalam upaya perang Soviet, tetapi juga menetapkan standar baru dalam desain pesawat tempur, yang memengaruhi generasi pesawat berikutnya.
Saat ini, Yak-3 berdiri sebagai bukti kecerdasan manusia, mengingatkan kita akan masa lalu yang penuh gejolak dan pengejaran kemajuan teknologi yang tiada henti, bahkan dalam menghadapi kesulitan.

Pesawat Tempur/Fighter Aircraft
Yakovlev Yak-3
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Pesawat Tempur / Fighter Aircraft - Yakovlev Yak-3


Karakteristik umum

Kru: 1
Panjang: 8,5 m (27 kaki 11 inci)
Lebar sayap: 9,2 m (30 kaki 2 inci)
Luas sayap: 14,85 m2 ( 159,8 kaki persegi)

Airfoil: 

Pangkal sayap: Clark YH (14%); ujung: Clark YH (10%)

Berat kosong: 2.105 kg (4.641 lb)
Berat lepas landas maksimum: 2.697 kg (5.946 lb)
Dapur pacu: 1 × Mesin piston berpendingin cairan Klimov VK-105PF2 V-12, 960 kW (1.290 hp)
Baling-baling: Baling-baling kecepatan konstan 3 bilah

Performa

Kecepatan maksimum: 646 km/jam (401 mph, 349 kn) pada ketinggian 4.100 m (13.500 kaki)
Radius tempur: 550 km (340 mil, 300 mil laut)
Elevasi operasional maksimum: 10.400 m (34.100 kaki)
Laju menanjak: 5.000 m (16.000 kaki) dalam 4 menit 30 detik
Beban sayap: 162 kg/m2 ( 33 lb/sq ft)
Rasio Power/bobot : 0,35 kW/kg (0,21 hp/lb)
Jarak lepas landas: 345 m (1.132 kaki)
Jarak pendaratan: 580 m (1.900 kaki)
Putaran 360°: 17 detik

Persenjataan 

1 × Meriam ShVAK kaliber 20 mm, dengan 150 peluru
2 × Senapan mesin Berezin UBS kaliber 12,7 mm dengan 170 peluru per pucuk

Demikianlah artikel tentang Yakovlev Yak-3 – Pesawat Tempur Soviet Yang Tak Tertandingi Era Perang Dunia II (Bagian Kelima), semoga artikel ini dapat memberikan faedah bagi rekan-rekan semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di laman portal receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di laman trisoenoe

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di laman pustaka senjata dan fotografi

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:

1. World Fighter Airplane
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Uni_Soviet
#Pesawat
#Pesawat_Tempur
#Perang_Dunia_II