Sabtu, 12 Mei 2018

Pesawat Tempur / Fighter Plane Propeller - Heinkel He 219 Uhu


Pesawat Tempur Heinkel He 219 Uhu
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Sabtu, 12 Mei 2018

Selamat pagi, siang, dan malam sobat pecinta dunia militer. Apa kabar? Semoga baik-baik saja ya!

Artikel yang akan saya unggah kali ini, masih berkutat di seputar dunia militer, yaitu pesawat tempur malam yang sangat terkenal pada era Perang Dunia Ke II hasil racikan dari Jerman.

Seperti kita ketahui bersama, di era Perang Dunia Ke II, pertempuran udara (dogfight) lebih didominasi oleh pertempuran disaat terang (day war). Karena keterbatasan teknologi saat itu, kemampuan visual atau penglihatan dari pilot menjadi penentu utama dari pertempuran udara. Pertempuran udara saat gelap, atau malam hari, menjadi minor, dan jarang dilakukan. Bukan berarti pertempuran saat kondisi gelap menjadi hal yang tidak mungkin, hanya saja tidak dominan.


Pesawat Tempur Heinkel He 219 Uhu
militerbanget.blogspot.com

Dan salah satu pesawat tempur yang spesialis bertempur di malam hari adalah - Heinkel He 219 Uhu. Memang, tak banyak pengamat militer yang mengetahui tentang keberadaan dan sepak terjang pesawat tempur malam yang satu ini, mereka jauh lebih familiar dengan Me-109/Bf-109, atau Fw-190, atau He-111, Ju-87, dan lain sebagainya. Padahal, pesawat jenis ini memberikan kontribusi yang tidak sedikit dalam pertempuran, terutama dalam menghalangi pemboman malam hari oleh musuh.


Heinkel He 219 Uhu adalah pesawat tempur malam yang paling terkenal selama Perang Dunia ke II. Keganasan dari pesawat ini bahkan membuat ciut nyali lawan-lawannya, dan menjadi faktor utama yang menyebabkan RAF (Royal Air Force) menjadwal ulang rencana-rencana serangan malamnya demi menghindari kontak langsung dengan si burung hantu ini. 

Pesawat Tempur Heinkel He 219 Uhu
militerbanget.blogspot.com

Keganasannya sudah terbukti saat pertama kali terlibat dalam pertempuran di Werner Streib. Dalam sebuah misi tunggal, sebuah He-219 mampu menjatuhkan lima pesawat tempur malam Royal Air Force. Sepuluh hari kemudian, tiga pesawat ini mampu merontokkan 20 pesawat sejenis  milik RAF.

Sebenarnya, He-219 tercipta karena tidak disetujuinya purwarupa pesawat pembom berkecepatan tinggi buatan Heinkel yang diberi kode P-1055. RLM (Kementrian Udara Jerman) tidak menyetujuinya karena pesawat ini dianggap terlalu rumit dan riskan. Akhirnya, dengan berbasis pesawat Junker Ju-88 dan Messerchmitt Me-210, dibuatlah He-219 yang terbang perdana pada Juli 1943


Pesawat Tempur Heinkel He 219 Uhu
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Pesawat  Tempur / Fighter Plane Propeller - Heinkel He 219 Uhu


Jenis: Night Figter (Pesawat Tempur Malam)

Dimensi

Panjang: 15,60 m 
Tinggi: 4,4 m 
Rentang sayap:18,5 m
Berat: 13.560 kg 

Mesin:
2 X  Daimler Benz DB 603A 1.287 kW, 1.750 Hp

Performa

Kecepatan maksimum: 619 km/jam 
Jarak jelajah maksimum: 1.540 km 
Ketinggian operasional maksimum: 10.550 m

Persenjataan: 

2 x kanon kaliber 20mm MG 151/20 mm 
2 x kanon MK 108/30mm 
2 x MK 108 Schrage Musik
Kru: 2 Orang

Demikianlah artikel tentang Pesawat  Tempur / Fighter Plane Propeller - Heinkel He 219 Uhu , semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di: portal-receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di: trisoenoe

Artikel dialih bahasa dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: Edisi Koleksi Angkasa “MESIN PERANG NAZI JERMAN”



tag: 
#Close Support Vehicle, #Heavy Sniper Rifle/Senapan Runduk Berat, #Heer , #Helicopter, #Helicopter Angkut/Serang, #Helicopter tempur/serang, #Helikopter, #Helikopter Anti Kapal Selam, #Helikopter multi peran, #Helikopter Serang-Tempur, #Kapal Cepat, #Kendaraan Intai/Tempur Ringan, #Kendaraan Serba Guna, #Kendaraan Taktis Lapis Baja, #Kriegsmarine, #Luftwaffe, #MiG, #Pesawat Angkut Berat Jet, #Pesawat Angkut Propeller, #Pesawat Anti Kapal Selam, #Pesawat Anti Tank Propeller, #Pesawat Latih Jet/Basic Training Airplane, #Pesawat pembom berat Jet, #Pesawat Pembom Medium-Propeller, #Pesawat Pembom Propeller, #Pesawat Pembom Ringan Jet, #Pesawat Pembom Strategis, #Pesawat Pembom Tukik Propeller, #Pesawat Pembom/Tempur Jet, #Pesawat serang jet, #Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV), #Pesawat Tempur Jet, #Pesawat Tempur Malam, #Pesawat Tempur Propeller, #Pistol, #Senapan, #Senapan Serbu, #Pistol Mitraliur/Submachine Gun, #Senapan Serbu Otomatis, #Senapan Serbu Semi Otomatis, #Tank, Tank Amfibi, #Tank Destroyer, #Tank Tempur Super Berat/Super Heavy Tank, #Tank Tempur Berat/Heavy Tank, #Tank Tempur Medium/Medium Tank, #Tank Tempur Ringan/Light Tank, #Tank Tempur Utama/Main Battle Tank, #senjata, #senapan serbu, #amunisi, #peluru, #sniper, #pesawat, #pesawat tempur, #helikopter tempur, #perang, #lapis baja, #pembom, #PUBG, #FF, #PLAYERUNKNOWN'S BATTLEGROUNDS, #Free Fire, #Rules Of Survival, #Rules Of Survival, #Knives Out, #Creative Destruction, #Hopeless Land, #Survivor Royale, #PUBG versi PC, #PUBG Mobile, #PUBG Lite, #PUBG x Resident Evil 2, #IFV, #Kendaraan Tempur Infantri / Infantry fighting vehicle, #ML, #Mobile Legend, #Bazooka, #Proyektil, #Meriam, #Artileri, #peringkat militer dunia 2019, #pangkalan militer pubg, #militer Indonesia 2019, #militer, #TNI, Tentara Nasional Indonesia, #Angkatan Udara, #Angkatan Darat, #Angkatan Laut, Kepolisian, #Polisi, #Polri, #TNI-AU, #TNI-AL, #TNI-AD, #Panser, #Panzer, #military, #wajib militer, #hobby militer, #militermeter, #battle, #Pelontar Granat, #Tembak, #Bayonet, #APC, #IFV, #Covid-19, #Corona Virus, #Isolasi Mandiri, #Pendemi Covid-19

Jumat, 11 Mei 2018

Pistol Mitraliur / Submachine Gun - Patchett Sterling L2A1


Pistol Mitraliur/Submachine Gun
Patchett Sterling 
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Jum'at 11 Mei 2018

Walaupun senjata Sten merajai dunia pistol mitraliur atau Submachine Gun di daratan Inggris pada Perang Dunia ke II, sesungguhnya Inggris telah mempersiapkan pengganti Sten ini, bahkan sebelum perang besar tersebut usai. 

Atas permintaan dari British General Staff, Inventor George W. Patchett mendesign purwarupa Patchett machine carbine dengan tampilan atau bentuk yang tidak terlalu jauh berbeda dengan Sten, namun dengan memperhatikan beberapa segi yang semula diabaikan oleh Sten, yaitu kenyamanan, atau ergonomic.


Pistol Mitraliur/Submachine Gun
Patchett Sterling 
militerbanget.blogspot.com

Tidak ada lagi pelat besi berlubang pada Pistol Mitraliur Patchett, digantikan dengan gagang pistol atau pistol grip yang jauh lebih nyaman digenggam oleh operator. Di bagian depan ditambahkan pelindung laras, atau barrel shroud dengan bentuk silinder berlubang-lubang agar tangan tak lagi kepanasan saat menembak dengan mode full auto, ini juga mencegah agar penembak tidak mengandalkan magasen sebagai pegangan seperti pada pistol mitraliur Sten, yang berpotensial memacetkan pasokan peluru ke dalam kamar tembak.

Mekanisme internalnya dibuat sama sederhana dan praktis seperti pada Sten, dengan satu bolt carrier besar dan firing pin yang disatukan keduanya dan tak dapat bergerak bebas. Pada bolt terdapat beberapa fitur berupa goresan atau coakan berupa alur radial/ulir, yang berfungsi untuk mengumpulkan debu atau kotoran di dalam mekanisme yang dibuang keluar saat bolt kembali ke posisi depan. 

Pistol Mitraliur/Submachine Gun
Patchett Sterling 
militerbanget.blogspot.com

Kemunculan pertama pistol mitraliur Patchet terjadi saat operasi Market Garden, biarpun pistol mitraliur satu ini baru dirilis secara resmi sebagai Sterling L2A1 pada tahun 1953. Selama 40 tahun berikutnya, Sterling menjadi pistol mitraliur/SMG yang sangat dicintai oleh penggunanya karena andal, mudah dioperasikan, dan yang paling penting, mudah dibersihkan serta tak mudah macet.


British Paras adalah pengguna setia pistol mitraliur ini. Salah satu perwiranya, Kolonel Herbert “H” Jones tewas saat maju ke depan menyerbu dengan Sterling di Goose Green dalam konflik Falklands (Perang Malvinas). Saat Sterling harus terpinggirkan oleh senapan serbu SA80, banyak yang menyayangkan keputusan ini. 

Dari segi finansial, Sterling adalah kesuksesan Inggris. Lebih dari 20 negara memakainya. Tercatat Spanyol, India, dan Kanada melisensi pistol mitraliur yang satu ini. Di Indonesia, beberapa sampel Sterling dimiliki oleh pasukan elite Kopaska.

Pistol Mitraliur/Submachine Gun
Patchett Sterling 
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi 
Pistol Mitraliur / Submachine Gun - Patchett Sterling L2A1


Negara Asal: Inggris
Tahun: 1942
Kaliber: 9x19mm
Sistem operasi: Blowback

Panjang keseluruhan 

Popor terentang: 686mm  
Popor terlipat: 481 mm
Panjang Laras: 196 mm

Bobot kosong: 2,7 kg
Vo meninggalkan laras: - m/s
Jarak tembak efektif: 200 m
Rate of fire: 500 ppm
Kapasitas magasen: 34 peluru

Demikianlah artikel tentang Pistol Mitraliur / Submachine Gun - Patchett Sterling L2A1, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di: portal-receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di: trisoenoe

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di: pustakasenjatadanfotografi

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista di: kilas-copas

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang berbagai hal di: portal-lambe-receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang berbagai misteri dan hal-hal yang diluar akal sehat di: portal-kisah

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: 

COMMANDO-War Machine series, SUB MACHINE GUN, KECIL RINGKAS DAN MEMATIKAN


Rabu, 09 Mei 2018

Tank Tempur Medium / Medium Tank - T-28


Tank Tempur Medium/Medium Tank - T-28
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Selasa, 9 Mei 2018

Artikel kali ini ditulis dalam suasana “mencekam” akibat Dollar yang masih bertengger di atas 14 ribu Rupiah, dan entah sampai kapan Dollar akan bersedia untuk “merendahkan” dirinya ke angka yang manusiawi. Hehehehehe, ya sudahlah, sekedar intro saja, lebih baik saya tak pedulikan tentang itu, dan tetap menulis artikel. 

Artikel yang akan saya tulis kali ini, masih di seputar dunia militer jaman dahulu, yaitu membahas tentang Tank tipe Medium (Tank menengah), hasil design dari Rusia. Memang designnya masih kaku, dan juga kurang handal. Tentara Merah (Russian Red Army) Rusia tidak terlalu lama mengoperasikan tank ini, apalagi, ketika terbukti tank ini “terseok-seok” dan “babak-belur” dalam menghadapi tank-tank Nazi Jerman, semacam PzKpfw IV, apalagi kalau menghadapi PzKpfw V "Panther", dan PzKpfw VI "Tiger", dijamin, akan langsung hancur lebur!

Tank Tempur Medium/Medium Tank - T-28
militerbanget.blogspot.com

Ketika Rusia mulai memproduksi tank-tank yang handal, semacam T-34/76, maka era T-28 ini jelaslah sudah, absolete, atau ditarik sejauh mungkin dari garis depan, dan diberikan tugas yang dapat dikatakan bukanlah tugas tempur.

Tank Tempur Medium/Medium Tank - T-28
militerbanget.blogspot.com

T-28 memiliki bobot tempur di kisaran 28 ton, memiliki persenjataan utama, meriam kaliber 76.2mm dan persenjataan sekunder berupa dua senapan mesin yang terpasang terpisah pada dua turret tambahan. 

Tank ini memiliki kru sebanyak enam orang, digerakkan dengan dapur pacu berdaya 373 kW/500hp, sehingga hanya dapat menghela tank ini sampai pada kecepatan maksimum 37 km/jam. 

Tank Tempur Medium/Medium Tank - T-28
militerbanget.blogspot.com

T-28A merupakan produksi perbaikan dari versi sebelumnya, dengan lapisan proteksi bagian depan yang lebih tebal (30mm), sementara, model selanjutnya yaitu T-28B memiliki persenjataan utama berupa meriam laras panjang L/26 dengan kaliber 76.2mm yang lebih superior dan mematikan, memiliki keranjang turret, dan visibility yang lebih baik untuk juru mudi. 

Tank Tempur Medium/Medium Tank - T-28
militerbanget.blogspot.com

Model terakhir adalah T-28C. Memiliki proteksi lapisan baja sampai dengan ketebalan 80mm di bagian depan tank, memasang lapisan plat baja di sekeliling turret, memiliki persenjataan utama meriam laras panjang L/26 kaliber 76.2mm. T-28C pertama kali bertempur melawan Panzerwaffe pada tahun 1941

Tank Tempur Medium/Medium Tank - T-28
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Tank Tempur Medium / Medium Tank T-28


Mulai bertugas: 1933
Kru: 6 Orang
Bobot: 28.509 kg/28,51 ton

Dimensi 

Panjang: 7,44 m / 24ft 5in 
Tinggi: (over turret hutch) 2,82 m / 9ft 3in
Lebar: 2,81 m/ 9ft 2.5in

Persenjataan 

Senjata utama: 1 x 76 mm Gun/3in Gun                          
Senjata sekunder: 3 X 7.62mm/0.3in machine gun

Armor: maximum 30 mm/1.18in
Mesin: M17 V12 petrol, developing 373 kW/500hp

Performa 

Kecepatan operasional maksimum: 37 km/jam (23 mph) 
Jarak jelajah maksimum: 190 km (118.1 miles)

Demikianlah artikel tentang Tank Tempur Medium / Medium Tank - T-28, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di: portal-receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di: trisoenoe

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di: pustakasenjatadanfotografi

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista di: kilas-copas

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang berbagai hal di: portal-lambe-receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang berbagai misteri dan hal-hal yang diluar akal sehat di: portal-kisah

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: 

ENSIKLOPEDIA DUNIA “TANK” – GEORGE FORTY
Edisi terbitan Lorenz Book, dicetak oleh Anness Publihing Ltd.
www.lorenzbook.com
www.annesspublishing.com



Selasa, 08 Mei 2018

Pistol Mitraliur / Submachine Gun PPS-42/43 (Pistolet Pulemyot Sudayeva-42)


Pistol Mitraliur/Submachine Gun
PPS-42/43
(Pistolet Pulemyot Sudayeva-42/43)
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Senin 8 Mei 2018

Sahabat pecinta dunia militer, apa kabar? 

Ditengah kelesuan Rupiah terhadap Dollar,  ijinkan saya kembali menulis artikel tentang alutsista militer, artikel kali ini akan mengulas tentang pistol mitraliur besutan dari Rusia. Sepintas, pistol mitraliur ini dirancang dengan berpatokan alias menitikberatkan pada faktor kemudahan dalam produksi, murah, dan cepat. Sehingga faktor-faktor lain kemudian dikesampingkan. Pistol mitraliur ini dirancang sebagai pistol mitraliur alternatif untuk mengisi kekosongan yang tak bisa diakomodir oleh pistol mitraliur PPSh-41


Pistol Mitraliur/Submachine Gun
PPS-42/43
(Pistolet Pulemyot Sudayeva-42/43)
militerbanget.blogspot.com

Walaupun PPSh-41 dianggap sudah dapat memenuhi kebutuhan militer Rusia (Soviet), tetap saja para petinggi militer Rusia terus mencari alternatif lain untuk menyuplai sebanyak mungkin senjata ke garis depan, demi mengatasi kekurangan kronis akan senjata di tubuh Angkatan Darat Soviet. Pistol mitraliur ini mulai dirancang di Leningrad yang pada saat itu dalam kondisi terjepit dari dua arah oleh keganasan pasukan Nazi Jerman dan Finlandia, Pistolet Pulemyot Sudayeva hasil rancangan dari I. Sudayev dianggap mampu menjawab tuntutan akibat kondisi darurat tersebut. 

Pistol Mitraliur/Submachine Gun
PPS-42/43
(Pistolet Pulemyot Sudayeva-42/43)
militerbanget.blogspot.com

Pistol mitralliur ini seluruhnya diproduksi dengan menggunakan metode stamping (baja pres alias cetak), pistol mitraliur yang punya tampilan sangat kaku dan jauh dari kesan ergonomis apalagi estetis ini ternyata banyak “menjiplak” rancang bangun dari pistol mitraliur terkenal lainnya. Popor dibuat model ayun seperti pada model MP-40, sementara model lubang laras dan muzzle brake (peredam tolak balik pada laras) mengadopsi model PPsh-41.


Pistol Mitraliur/Submachine Gun
PPS-42/43
(Pistolet Pulemyot Sudayeva-42/43)
militerbanget.blogspot.com

Satu terobosan unik yang muncul dari efek keterbatasan adalah, salah satu fitur unik, muzzle brake (peredam laras) dibuat dari selembar lempengan baja yang dilubangi bagian tengahnya, memberikan kharakteristik efek peredam tolak balik yang mirip seperti muzzle brake pada laras meriam tank, sangat sederhana, tetapi efektif. Pasokan peluru menggunakan magasen dengan kapasitas 32 peluru yang kalibernya sama sekali baru, dimana tidak sama atau berbeda dengan kaliber yang diusung oleh PPsh-41 maupun MP-40. 


Pistol Mitraliur/Submachine Gun
PPS-42/43
(Pistolet Pulemyot Sudayeva-42/43)
militerbanget.blogspot.com

Pada tahun berikutnya, dimunculkan lagi varian yang lebih sederhana dari pistol mitraliur ini, diberi kode nama PPS-43. Setelah Perang Dunia II usai, PPS-42/43 banyak diserahkan atau dilungsurkan ke negara-negara sahabat Pakta Warsawa, sementara Uni Soviet sendiri tidak lagi mau mengoperasikan pistol mitraliur ini, karena sudah mengadopsi Senapan Serbu AK-47 sebagai senjata organik pada keseluruhan pasukan. 

Posisi PPS-42/43 menjadi sangat penting, karena pistol mitraliur ini menjadi dasar bagi pengembangan banyak pistol mitraliur lain seperti DUX-53, M/44, dan type 54 buatan RRC yang masih digunakan hingga saat ini.

Pistol Mitraliur/Submachine Gun
PPS-42/43
(Pistolet Pulemyot Sudayeva-42/43)
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Pistol Mitraliur / Submachine Gun PPS-42/43  (Pistolet Pulemyot Sudayeva-42)


Asal: Rusia (Uni Soviet)
Tahun: 1942
Kaliber: 7,62x35mm TT
Sistem operasi: Blowback

Pistol Mitraliur/Submachine Gun
PPS-42/43
(Pistolet Pulemyot Sudayeva-42/43)
militerbanget.blogspot.com

Panjang keseluruhan 

Popor terentang: 907mm
popor terlipat: 641mm
Panjang Laras: 273mm

Bobot kosong: 2,95 kg
Vo meninggalkan laras: 1.247 fps
Jarak tembak efektif: 200 m
Rate of fire: 500 ppm

Demikianlah artikel yang berjudul "Pistol Mitraliur / Submachine Gun PPS-42/43  (Pistolet Pulemyot Sudayeva-42)", semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di: portal-receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di: trisoenoe

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di: pustakasenjatadanfotografi

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista di: kilas-copas

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang berbagai hal di: portal-lambe-receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang berbagai misteri dan hal-hal yang diluar akal sehat di: portal-kisah

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:

1. COMMANDO-War Machine series, SUB MACHINE GUN, KECIL RINGKAS DAN MEMATIKAN
2. Wikipedia
3. military-today
4. Berbagai sumber lain


Senin, 07 Mei 2018

Pesawat Pembom Medium / Medium Bomber - HE-111 (HEINKEL)


Pesawat Pembom Medium/Medium Bomber
Medium Bomber - Heinkel He-111
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Senin, 7 Mei 2018

Artikel kali ini akan membahas tentang satu pesawat pembom propeller andalan dari Nazi Jerman. Pesawat ini menjadi ikon dari kedigdayaan Angkatan Udara Jerman di era Perang Dunia Ke II. Pesawat ini sepintas menggambarkan filosofi dari strategi udara Jerman, dimana kecepatan dan ketepatan menjadi unsur utamanya (dan mengorbankan kapasitas). Walaupun sebenarnya, pesawat ini tergolong pembom ringan atau medium, namun, dengan perencanaan dan pergelaran yang tepat, terbukti, pesawat pembom ini mampu menunjukkan kinerja yang sangat memuaskan. 

Pesawat Pembom Medium/Medium Bomber
Medium Bomber - Heinkel He-111
militerbanget.blogspot.com

Sayangnya,  sama halnya dengan matra udara Jerman lainnya, para petinggi militer terlalu terfokus pada peningkatan kualitas dari matra darat saja, efeknya, seakan akan, matra laut maupun udara kurang mendapat perhatian yang serius. berikut ini adalah penuturan singkat, mengenai Pesawat Pembom Propeller, Heinkel He-111.

Salah satu pesawat pembom yang masuk jajaran the most famous dalam arsenal Nazi Jerman adalah Heinkel He-111. Bahkan pesawat ini disebut juga sebagai salah satu pesawat dalam jajaran paling tersohor semasa Perang Dunia Ke II, bahkan mengalahkan ketenaran dari FW-200 yang sebenarnya, lebih "mematikan" ketimbang He-111.

Pesawat Pembom Medium/Medium Bomber
Medium Bomber - Heinkel He-111
militerbanget.blogspot.com

Pesawat He-111 diproduksi dari pabrik yang awalnya tidak terkenal sama sekali. Namun, dengan pesawat ini, Ernst Heinkel Flugzeugwerke (nama pabrik itu), berkembang pesat menjadi raksasa industri pesawat terbang dengan jumlah karyawan mencapai 50.000 orang.

Diproduksi sebanyak 8.000 unit, pembom He-111 menjadi standard pesawat pembom Luftwaffe semasa dunia masuk dalam kancah peperangan terbesar 1938-1945. Merupakan satu rangkaian dari pembangunan Reichsluftfahrtministerium (RLM-Reich Air Ministry) atau kementrian AU yang didirikan oleh Hitler tahun 1932. Dengan membentuk badan ini terlihat Hitler sangat menginginkan Angkatan Udara Jerman menjadi mesin penggebuk yang dapat diandalkan.

Pesawat Pembom Medium/Medium Bomber
Medium Bomber - Heinkel He-111
militerbanget.blogspot.com

Awal mula keberhasilan Heinkel menggolkan He-111 tidak lepas karena pada saat Hitler mengkampanyekan pembuatan pesawat pembom. Secara kebetulan, pabrik Heinkel yang berlokasi di Warnemunde tengah menyelesaikan konstruksi purwarupa pesawat penumpang He-70. Ibarat gayung bersambut, terjadilah kesepakatan. Rancangan pesawat penumpang He-70 lantas dirombak oleh perancang pesawat bernama Siegfried Gunter menjadi He-111.

Pesawat He-111 mengandalkan dapur pacu dua mesin propeller. Bentuk badannya tampak seperti selongsong yang mengerucut ke bagian belakang dengan panjang 17,3 meter. Sementara dua sayapnya mempunyai bentuk ujung sayap setengah lingkaran dan mempunyai bentang 22,5 meter. Untuk mempertahankan diri, pesawat dilengkapi dengan senapan mesin yang ditempatkan di bagian depan, atas dan bagian perut.

Pesawat Pembom Medium/Medium Bomber
Medium Bomber - Heinkel He-111
militerbanget.blogspot.com

Purwarupa pertama He-111V1 terbang pada 17 November 1934. Dilanjutkan dengan penerbangan purwarupa yang kedua He-111V2 pada Mei 1935. 

Purwarupa pesawat tetap dalam versi penumpang dengan nama Rostock. Sementara purwarupa ketiga yaitu He-111V3 merupakan purwarupa kedua dari versi pembom. Model ini diperkenalkan kepada public pada 10 Januari 1936 di Berlin Tempelhof Airport. Pada model pembom kedua ini pula, He-111 dilengkapi kanon bergerak (movable cannon) B-Stand caliber 20 mm yang ditempatkan dibagian perut (dorsal).

Pesawat Pembom Medium/Medium Bomber
Medium Bomber - Heinkel He-111
militerbanget.blogspot.com

Purwarupa yang ke empat, He-111V4, merupakan pembaruan versi sipil. Sayapnya sudah menggunakan bahan serba logam. Pesawat ini disiapkan untuk maskapai Lufthansa. Sayang, pada saat taxy untuk melakukan uji terbang, pesawat ini menabrak Gedung hingga mengalami kerusakan hebat. He-111V4 tidak lagi terlihat riwayatnya. Kiprah He-111 di Luftwaffe lebih mulus dibandingkan dengan di penerbangan sipil. Varian pertama pembom ini, He-111B mulai masuk jajaran dinas AU Jerman pada akhir 1936.

Tidak lama setelah memasuki masa operasional, terjadi pergolakan politik yang menyebabkan pecah perang sipil di Spanyol. Jerman yang membantu kelompok Nasionalis, lalu mengirimkan bantuan melalui Condor Legion. Salah satu bantuan tersebut adalah pengiriman pesawat pembom/multi peran Ju-52. Sayangnya, ternyata pesawat pembom Ju-52 yang memang performanya tergolong “payah”, dan mengalami pukulan telak serta banyak yang dijatuhkan oleh pesawat tempur biplane Uni Soviet Polikarpov I-15 yang membantu kubu republik.

Pesawat Pembom Medium/Medium Bomber
Medium Bomber - Heinkel He-111
militerbanget.blogspot.com

Belajar dari kenyataan tersebut, pada tahun 1937, dikirimlah pesawat pembom He-111B dan Dornier Do-17. Pesawat-pesawat yang tergabung dalam Kampfgruppe 88 (K/88). Kedua pesawat pembom tersebut terbukti lebih andal dalam menghadapi pesawat tempur kubu republik. Alhasil, kedua pesawat itu memperoleh prestasi yang cukup signifikan dalam melakukan penghancuran konsentrasi kelompok Republik.

Pesawat Pembom Medium/Medium Bomber
Medium Bomber - Heinkel He-111
militerbanget.blogspot.com

Dengan bantuan ini Spanyol ibarat mendapatkan darah baru. Serangan fighter-fighter Uni Soviet tidak lagi segencar sebelumnya. Sebab, pembom-pembom Jerman, Heinkel dan Dornier mampu terbang lebih tinggi ketimbang fighter Soviet. Sebaliknya, kelompok Nasionalis bisa melakukan pembalasan yang seimbang. Ketika perang sipil di Spanyol berakhir pada Mei 1939, Jerman hanya kehilangan 22 unit He-111 dan 15 unit rusak dari 95 unit pembom yang dikirimkan. Selebihnya, setelah Jerman pulang, pembom-pembom ini dihibahkan kepada pemerintah Spanyol.

Salah satu pelajaran berharga yang didapat He-111B pada Perang Sipil Spanyol adalah, tipisnya lapisan pelindung tangki bahan bakar. Tidak heran bila He-111 sangat rentan terhadap tembakan peluru musuh. Akibatnya, selain menyebabkan kebocoran dan pesawat tidak bisa pulang ke pangkalan, kebocoran ini juga bisa menyebabkan kebakaran. Oleh karena itu He-111 kemudian dilengkapi dengan bahan anti bocor self sealing covering. Lapisan fiber selulosa ini secara otomatis akan menutup lubang akibat tembakan.

Pesawat Pembom Medium/Medium Bomber
Medium Bomber - Heinkel He-111
militerbanget.blogspot.com

Tanggal 2 September 1939 atau satu hari setelah pembukaan serangan Polandia dilakukan, Luftwaffe mengerahkan sekitar 781 unit He-111 sebagai penyerang garis depan. 

He-111 merupakan tipe pesawat pembom yang mudah dikendalikan, setidaknya begitulah pengakuan pilot Letnan Walter Leber yang tergabung dalam KG 53 saat melakukan penyerbuan ke Polandia menggunakan tipe P dan H. “Heinkel adalah pesawat yang mudah dikendalikan, sangat kuat dan berkecepatan tinggi untuk masanya. Satu kelemahannya adalah, senjata pertahanan dirinya sangat lemah,” cetus Leber. Pada medan tempur ini, angka kehilangan He-111 berkurang, karena sistem perlindungan tangki bahan bakar sudah diaplikasikan.

Sistem pertahanan diri yang lemah benar-benar terasa saat pesawat masuk dalam kancah perang Battle of Britain pada musim panas tahun 1940. He-111 mati-matian bertempur menghadang serangan fighter-fighter Inggris dan gempuran kanon anti pesawat dari darat. Sekuat-kuatnya lapisan pelindung yang dimiliki, akhirnya banyak juga He-111 yang rontok.

Salah satunya seperti yang dituturkan oleh Oberleutnant Peter Schierning, navigator He-111 dari KG 53. Saat itu, ketika rombongan He-111 terbang menuju ke London Timur, tiba-tiba pesawatnya kena hantam tembakan salvo kanon anti pesawat. Asap hitam mengepul dari mesin sebelah kanan. Pilot secepatnya memerintahkan bom dilepaskan. Pesawat lalu keluar dari formasi, dan berupaya masuk ke dalam perlindungan awan.

Untuk sesaat, manuver ini kelihatannya berhasil. Tapi, pada saat pesawat keluar dari awan, tiba-tiba sepasang Hawker Huricane dari Skadron 229 dan Supermarine Spitfire dari Skadron 19 menyerang dari arah belakang. Dibokong dan diberondong dari samping seperti itu, jelas membuat He-111 kelabakan. Akibatnya gunner He-111 itu tewas. Pilot terus mencoba melarikan pesawat hingga akhirnya lepas. Dicarilah tempat pendaratan darurat. Di Steplahurs, Kent, pesawat itu mendarat. Misi yang hampir menjadi bencana. Para awak yang masih hidup kemudian segera keluar dari pesawat.

Torpedo Bomber

Tahun 1942, dua grup He-111 dari KG 26 melakukan peran sebagai pesawat torpedo bomber. Pesawat pembom ini ditugaskan untuk menghancurkan kapal-kapal pembawa logistic yang melakukan pengiriman ke Uni Soviet. Salah satu misi yang terbilang sukses dilaksanakan adalah pengeboman konvoi Inggris PQ 18 pada tanggal 13 September tahun 1942.

Konvoi terdiri dari kapal pengawal, HMS Avenger, berikut juga pesawat-pesawat tempur Sea Hurricane. Empat puluh He-111 segera dikirim ke arah konvoi. Masing-masing He-111 membawa 2 buah torpedo F-5B. serangan ini berhasil memporakporandakan sekitar 45.000 ton dari kapal pendukung. HMS Avenger sendiri masih selamat akibat perlindungan senjata penangkis serangan udara. Enam unit He-111 mengalami kerusakan namun berhasil pulang ke pangkalan.

Pesawat Pembom Medium/Medium Bomber
Medium Bomber - Heinkel He-111
militerbanget.blogspot.com

Antara tahun 1942-1943 He-111 terbang ke Stalingrad guna ikut memberikan dukungan kepada AD keenam (German 6th Army) yang bertugas di kota penting tersebut. Tidak kurang dari 165 unit He-111 diturunkan dalam misi ini dari total sekitar 490 pesawat dari berbagai jenis yang diperintahkan Hitler di front timur ini. Dalam misi ini pula, He-111 banyak mengalami kerusakan pada landing gear (roda pendarat) akibat pangkalan kasar yang digunakan.

Awal tahun 1945 adalah masa-masa sulit bagi operasional He-111. Jerman mengalami berbagai kehancuran akibat pemboman oleh Sekutu. Yang lebih parah lagi, pemboman itu berhasil menghancurkan banyak kilang minyak yang notabene amat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar pesawat. Tanggal 9 April, kurang lebih 1 bulan sebelum masa kehancuran Jerman, KG4 dan KG5 melaporkan hanya memiliki sisa 37 unit He-111, itupun yang siap terbang tidak lebih dari 20 unit saja.

Bagi Nazi Jerman, dengan segala keterbatasan yang kian menjerat, amatlah sulit untuk mengaktifkan kembali He-111. Begitupun nasib He-177 Greif sebagai penerus pembom He-111, Greif tidak dapat diteruskan karena keterbatasan sumber daya dan hanya sedikit yang berhasil dibuat.

Pesawat Pembom Medium/Medium Bomber
Medium Bomber - Heinkel He-111
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Pesawat Pembom Medium / Medium Bomber HE-111 (HEINKEL)


Tipe: Pesawat Pembom Menengah-Cepat, Pesawat Pembom Torpedo

Pabrik Pembuat:
Heinkel Flugzeugwerke

Berat: 

Kosong: 19.136 lbs (sekitar 8.868 kg) 
MTOW: 30.865 lbs (sekitar 14.013 kg) 

Dimensi: 

Rentang sayap: 74ft 1.75 in. (sekitar 22.65 m)
Panjang badan: 53ft 9.5 in. (sekitar 17 m)
Tinggi: 13ft 1.25 in (sekitar 4 m)
Luas sayap: 931,1 ft2 (sekitar 86.5 m2)

Persenjataan: 

1 unit kanon 20 mm dipasang di nose (hidung)
1 Machine Gun 13mm MG 131 (di bagian perut pesawat-dorsal)
3 Machine Gun7.92mm MG 81Z (di bagian punggung pesawat)
2.205 lbs bomb (sekitar 1 ton)

Performa 

Kecepatan maksimum: 227 mph (sekitar 350 km/jam) di ketinggian muka laut 
Jarak tempuh maksimum: 1.212 mil (sekitar 1.950 km) 
Ketinggian operasional maksimum: 21.980 ft (sekitar 6.700 m)

Mesin: 

2 X hp Jumo 211F-2 Inverted V-12 Piston Engines

Demikianlah artikel tentang Pesawat Pembom Medium / Medium Bomber  - HE-111 (HEINKEL), semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di: portal-receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di: trisoenoe

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di: pustakasenjatadanfotografi

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista di: kilas-copas

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang berbagai hal di: portal-lambe-receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang berbagai misteri dan hal-hal yang diluar akal sehat di: portal-kisah

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: 

Edisi Koleksi Angkasa “MESIN PERANG NAZI JERMAN”
Wikipedia
Beberapa sumber lain