Kamis, 19 Desember 2019

Helikopter Serang / Attack Helicopter - Kamov Ka-52 “Alligator”


Helikopter Serang / Attack Helicopter - Kamov Ka-52 “Alligator”
Helikopter Serang/Attack Helicopter
Kamov Ka-52 "Alligator"
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Kamis, 19 Desember 2019

Kamov Ka-52 Alligator (Kode identifikasi dari NATO adalah “Hokum-B”) adalah versi dua kursi dari helikopter Ka-50. Ka-52 adalah helikopter serang segala cuaca multi-peran, yang mampu beroperasi di siang dan malam hari. Pengembangan helikopter ini dimulai pada tahun 1994 dan purwarupa jenis ini pertama kali diterbangkan pada tahun 1997. 

Helikopter Serang / Attack Helicopter - Kamov Ka-52 “Alligator”
Helikopter Serang/Attack Helicopter
Kamov Ka-52 "Alligator"
militerbanget.blogspot.com

Helikopter Ka-52 telah dipesan untuk dioperasikan dalam militer Rusia, dan produksi dalam skala kecilnya dimulai pada tahun 2008. Namun karena keterbatasan anggaran militer Rusia, pengadaan helikopter ini hanya dalam jumlah kecil. Pada tahun 2012, hanya 30 unit helikopter yang dikirimkan. Pada tahun 2017 militer Rusia dilaporkan mengoperasikan sekitar 90 unit helikopter ini.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV) Thales Watchkeeper WK450) 

Helikopter Serang / Attack Helicopter - Kamov Ka-52 “Alligator”
Helikopter Serang/Attack Helicopter
Kamov Ka-52 "Alligator"
militerbanget.blogspot.com

Helikopter serang ini juga diusulkan untuk di ekspor ke beberapa negara yang berminat. Pada tahun 2017 versi angkatan laut dari helikopter ini diekspor ke Mesir. Aljazair dilaporkan telah memesan 12 unit helikopter ini untuk memperkuat militernya. Pengiriman helikopter pesanan Aljazair direncanakan akan dimulai pada tahun 2019.

Helikopter Serang / Attack Helicopter - Kamov Ka-52 “Alligator”
Helikopter Serang/Attack Helicopter
Kamov Ka-52 "Alligator"
militerbanget.blogspot.com

Ka-52 dapat dengan mudah dibedakan dari Ka-50, dengan dimensi hidung yang lebih lebar dan kokpit berkonfigurasi dua tempat duduk. Tata letak kursi diatur berdampingan. Helikopter ini dapat digunakan juga sebagai helikopter latih, hal ini dimungkinkan karena kedua pilot memiliki kendali penuh atas helikopter, dan dapat dipertukarkan. 

Helikopter Serang / Attack Helicopter - Kamov Ka-52 “Alligator”
Helikopter Serang/Attack Helicopter
Kamov Ka-52 "Alligator"
militerbanget.blogspot.com

Pengaturan semacam itu juga mampu mengurangi beban pilot selama pertempuran. Design helikopter Ka-52 dibuat tidak terlalu berbeda dengan sang “kakak”. Ka-52 memiliki kesamaan sekitar 85% untuk design badan pesawat, suku cadang, komponen, dan sistemnya dengan Ka-50. Perubahan yang paling signifikan adalah pada konfigurasi kokpit.

Helikopter Serang / Attack Helicopter - Kamov Ka-52 “Alligator”
Helikopter Serang/Attack Helicopter
Kamov Ka-52 "Alligator"
militerbanget.blogspot.com

Kamov Ka-52 Alligator diperkuat dengan dapur pacu mesin turboshaft TV3-117VMA yang telah ditingkatkan. Hokum-B memiliki performa manuver yang unik, dimana kehebatan performa manuver tersebut ditunjang oleh penggunaan dua rotor utama coaxial contra-rotating. Helikopter ini adalah salah satu helikopter yang memiliki kemampuan bermanuver terbanyak di dunia.

Helikopter Serang / Attack Helicopter - Kamov Ka-52 “Alligator”
Helikopter Serang/Attack Helicopter
Kamov Ka-52 "Alligator"
militerbanget.blogspot.com

Sistem proteksi Ka-52 mampu menahan hantaman dari proyektil kaliber 23mm. Kedua kursi pada kokpit juga telah dilengkapi dengan kemampuan melontar (ejection). Helikopter ini juga memiliki tingkat daya tahan yang cukup tinggi, dan tetap mampu terbang kembali ke pangkalan walaupun satu mesin dinonaktifkan atau mengalami kerusakan.

Helikopter Serang / Attack Helicopter - Kamov Ka-52 “Alligator”
Helikopter Serang/Attack Helicopter
Kamov Ka-52 "Alligator"
militerbanget.blogspot.com

Hokum-B memiliki sistem manajemen medan perang. Sistem tersebut memungkinkan helikopter ini untuk bertukar data dengan helikopter serupa atau jenis helikopter lainnya, serta sumber pihak ketiga. Helikopter ini juga dirancang untuk dapat memikul peran sebagai pos komando udara untuk sekelompok helikopter. Helikopter ini dapat memberikan informasi yang sangat berguna untuk deteksi target dan mengkoordinasikan serangan.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Senapan Runduk Berat / Heavy Sniper Rifle - Steyr HS.50)

Helikopter Serang / Attack Helicopter - Kamov Ka-52 “Alligator”
Helikopter Serang/Attack Helicopter
Kamov Ka-52 "Alligator"
militerbanget.blogspot.com

Ka-52 tetap mempertahankan semua kemampuan tempur Ka-50 pendahulunya. Versi standar pada Ka-52 dipersenjatai dengan meriam kaliber 30mm yang dipasang di posisi samping. Ada enam pylon eksternal untuk menempatkan berbagai kombinasi senjata, termasuk rudal anti-tank (Vikhr, Vikhr-M), rudal udara-ke-udara (Igla-V), pod dengan roket tanpa pemandu, dan juga bom (biasanya adalah bom tanpa pemandu). Untuk misi anti lapis baja, helikopter ini dapat dipersenjatai hingga 12 unit rudal AThrs Vikhr. Rudal ini memiliki jangkauan efektif hingga 10.000 m dan memiliki kemampuan menembus hingga 1.000 mm armor baja di belakang armor reaktif yang eksplosif. Secara singkat, rudal Vikhr mampu mengalahkan bahkan tank tempur utama yang paling kuat sekalipun. 

Helikopter Serang / Attack Helicopter - Kamov Ka-52 “Alligator”
Helikopter Serang/Attack Helicopter
Kamov Ka-52 "Alligator"
militerbanget.blogspot.com

Varian

Ka-52K Katran, versi yang dikirimkan. Itu khusus dikembangkan untuk beroperasi dari kapal serbu amfibi kelas Mistral. Sebuah purwarupa diselesaikan untuk uji coba dan evaluasi pada tahun 2014. Helikopter ini melakukan penerbangan pertamanya pada tahun 2015. Helikopter ini memiliki sayap samping yang lebih pendek, dan sistem untuk melipat bilah rotor (yang mana fitur ini sangat berguna pada saat pesawat ini harus "disimpan"). Helikopter ini juga mendapat beberapa modifikasi untuk mampu beradaptasi dengan lingkungan angkatan laut. Helikopter ini dapat dilengkapi dengan rudal Kh-31 dan Kh-35 rudal anti-kapal. 

Pada tahun 2014, Kementerian Pertahanan Rusia memesan 32 unit helikopter ini. 12 unit helikopter pertama direncanakan dikirim pada tahun 2015. Namun karena manuver militer Rusia di Ukraina, perjanjian Mistral dibatalkan dan pada 2015 dua kapal kelas Mistral buatan Prancis dari kontrak Rusia malah dijual ke Mesir. Akhirnya Mesir memesan 46 helikopter Ka-52K untuk direalisasikan. Pada tahun 2017 sejumlah 6 helikopter dikirim ke Mesir sebagai pengiriman tahap pertama.

Helikopter Serang / Attack Helicopter - Kamov Ka-52 “Alligator”
Helikopter Serang/Attack Helicopter
Kamov Ka-52 "Alligator"
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Helikopter Serang / Attack Helicopter - Kamov Ka-52 “Alligator”


Negara Asal: Rusia
Operasional aktif: 2008
Awak: 2 orang

Dimensi dan berat

Panjang: 13,53 m
Diameter rotor utama: 14,5 m
Tinggi: 4,95 m
Bobot (kosong): 8 ton
Bobot (lepas landas maksimum): 10,8 ton

Mesin dan kinerja

Mesin: 2 x TV3-117VMA turboshafts
Daya mesin: 2 x 2.200 shp
Kecepatan maksimum: 310 km/jam
Ketinggian operasional efektif: 5,5 km
Radius tempur (muatan maksimum): 520 km
Jarak jelajah maksimum: 1.200 km
Radius tempur efesien:-
Daya tahan terbang: 1 jam 40 menit (bahan bakar internal)

Helikopter Serang / Attack Helicopter - Kamov Ka-52 “Alligator”
Helikopter Serang/Attack Helicopter
Kamov Ka-52 "Alligator"
militerbanget.blogspot.com

Persenjataan

Standar fix: 
1 x Meriam kaliber 30mm (460 peluru)
Rudal:
12 x rudal anti-tank Vikhr (AT-9 Spiral)
4 x rudal udara-ke-udara Igla-V
Persenjataan lain: Pod roket tanpa pemandu atau bom

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu 

Sumber:
1. military today
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Rabu, 18 Desember 2019

Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja Amfibi / Amphibious Armored Personnel Carrier - BT-3F


Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja Amfibi / Amphibious Armored Personnel Carrier - BT-3F
Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja
(Amfibi  Amphibious Armored Personnel Carrier) - BT-3F
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Rabu, 18 Desember 2019

BT-3F adalah pengangkut personel lapis baja Rusia dengan sistem penggerak track. Pengembangannya dimulai pada tahun 2010. APC ini dikembangkan dengan mengambil dasar rancangannya pada kendaraan tempur infanteri BMP-3F dengan kemampuan amfibi yang ditingkatkan. APC ini tidak memiliki turret seperti pada BMP-3F, tetapi memiliki struktur atas yang dinaikkan, mirip dengan yang ada pada kendaraan pemandu tembakan artileri 1V172-2. 

Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja Amfibi / Amphibious Armored Personnel Carrier - BT-3F
Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja
(Amfibi  Amphibious Armored Personnel Carrier) - BT-3F
militerbanget.blogspot.com

BT-3F ditujukan untuk unit infantri angkatan laut Rusia. Setelah beroperasi sebagian dapat menggantikan armada lapis baja BTR-80 seri 8x8, yang digunakan oleh unit infantri angkatan laut Rusia. Purwarupa untuk demonstrasi BT-3F pertama kali diungkapkan kepada publik pada tahun 2016. Tidak jelas apakah Angkatan Laut Rusia akan mengadopsi kendaraan lapis baja ini. BT-3F juga sedang diusulkan untuk dijual ke pasar ekspor.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pistol Mitraliur / Submachine Gun Kovrov AEK-919 Kashtan)

Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja Amfibi / Amphibious Armored Personnel Carrier - BT-3F
Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja
(Amfibi  Amphibious Armored Personnel Carrier) - BT-3F
militerbanget.blogspot.com

BT-3F dapat diluncurkan di laut dari kapal serbu amfibi. Peran utamanya adalah untuk mengirimkan marinir dari kapal ke pantai di bawah perlindungan kendaraan lapis baja. BT-3F juga ditujukan untuk menjadi sarana ujung tombak pada saat penyerbuan ke pantai dan untuk mengamankan garis pantai bagi pasukan infantri yang sedang melakukan pendaratan. Setelah mendarat, BT-3F dapat digunakan untuk kendaraan patroli, menjaga pos-pos pemeriksaan, dan sarana angkut pasukan dan logistic untuk merangsek masuk ke front yang lebih dalam. Dalam konsepnya mirip dengan Soviet BTR-50P yang pada saat ini sudah mulai menua , atau pembawa personel lapis baja amfibi AAV7 AS. Namun BT-3F adalah kendaraan yang lebih kecil, yang kapasitas angkutnya lebih sedikit, namun memiliki kelebihan dalam faktor mobilitas.

Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja Amfibi / Amphibious Armored Personnel Carrier - BT-3F
Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja
(Amfibi  Amphibious Armored Personnel Carrier) - BT-3F
militerbanget.blogspot.com

BT-3F memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan pengangkut personel lapis baja seri BTR-80 saat ini, yang saat ini digunakan oleh marinir Rusia. APC ini memiliki system proteksi yang lebih baik, dan memiliki kapasitas angkut pasukan dua kali lebih banyak. Selain itu, APC ini memiliki mobilitas off-road yang jauh lebih baik karena memiliki konfigurasi penggerak rantai, bukan penggerak roda seperti BTR-80.

Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja Amfibi / Amphibious Armored Personnel Carrier - BT-3F
Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja
(Amfibi  Amphibious Armored Personnel Carrier) - BT-3F
militerbanget.blogspot.com

Lambung kendaraan pengangkut personel lapis baja ini terbuat dari baja paduan aluminium yang dilas. Lapisan tersebut memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap hantaman amunisi penembus baja kaliber 14,5mm. Kemungkinan besar pada bagian busur depan terbuat dari armor komposit dan tahan terhadap serangan amunisi kaliber 30mm tipe armor-piercing rounds. Sistem proteksi ini masih dapat ditingkatkan dengan memasang kit atau modul proteksi reaktif bahan peledak add-on. APC ini sudah dilengkapi dengan sistem perlindungan NBC dan sistem pencegah kebakaran otomatis. Walaupun secara teoritis system proteksi BT-3F terbilang sangat baik, namun APC ini ternyata rentan terhadap ledakan ranjau darat dan perangkat peledak improvisasi karena menggunakan konfigurasi penggerak rantai.

BT-3F dilengkapi dengan tabung mortar granat asap. Selain melalui mortar asap, APC ini juga dapat menghasilkan tabir asap dengan menginjeksi bahan bakar ke knalpot.

Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja Amfibi / Amphibious Armored Personnel Carrier - BT-3F
Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja
(Amfibi  Amphibious Armored Personnel Carrier) - BT-3F
militerbanget.blogspot.com

Kendaraan ini dkendalikan oleh 3 orang awak, yaitu komandan, pengemudi dan penembak, dan dapat membawa 14 pasukan berperlengkapan penuh. Pengemudi duduk di posisi tengah, diapit oleh komandan dan penembak. Pasukan memasuki dan meninggalkan kendaraan melalui dua pintu belakang. Walaupun demikian, akses masuk dan keluarnya personel ini terbilang sempit karena tata letak mesin di belakang. Tingkat kenyamanan awak dan juga penumpang juga dapat dikatakan sangat rendah karena ruang internal yang terbatas. Sudah menjadi rahasia umum, bahwa para perancang kendaraan lapis baja Rusia tidak pernah peduli tentang kenyamanan bagi para kru dan penumpang. Fitur tambahan untuk akses adalah palka atap untuk pintu darurat.

Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja Amfibi / Amphibious Armored Personnel Carrier - BT-3F
Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja
(Amfibi  Amphibious Armored Personnel Carrier) - BT-3F
militerbanget.blogspot.com

Satu kendaraan peraga dari pengangkut personel lapis baja ini dilengkapi dengan turret senjata yang dikendalikan dengan pengendali remote, dipersenjatai dengan senapan mesin kaliber 7,62mm. Meskipun demikian, turret ini dapat juga dipasangkan dengan senjata yang lebih berat, seperti senapan mesin berat kaliber 12,7mm atau kaliber 14,5mm, atau peluncur granat otomatis kaliber 30 atau 40mm.

Selain itu ada dua senapan mesin kaliber 7,62mm yang dipasang di busur dan arah tembakannya ke depan. Senjata ini dioperasikan oleh dua personel yang duduk di setiap sisi pengemudi.

Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja Amfibi / Amphibious Armored Personnel Carrier - BT-3F
Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja
(Amfibi  Amphibious Armored Personnel Carrier) - BT-3F
militerbanget.blogspot.com

BT-3F tetap menggunakan mesin dan transmisi BMP-3. APC ini didukung oleh mesin diesel UTD-29, yang menghasilkan daya sebesar 500 hp. Mesin dipasang di bagian belakang lambung. Pengangkut personel lapis baja ini memiliki system suspensi hidropneumatik, yang dapat disesuaikan agar sesuai dengan kondisi tanah yang dilintasi.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV) Thales Watchkeeper WK450)

Kendaraan dilengkapi dengan baling-baling yang tertanam sendiri, dan dapat mempersiapkan diri untuk posisi bertahan.

Pengangkut personel lapis baja ini memiliki kemampuan amfibi sepenuhnya. Pada saat melaju di air, APC ini mengandalkan penggerak dari dua waterjets.

Karena dimensi dan berat yang serupa, BT-3F dapat diangkut dengan pesawat angkut militer yang sama, yang dapat mengangkut BMP-3.

Kendaraan lapis baja ini dapat digunakan sebagai kendaraan khusus pembawa untuk berbagai sistem.

Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja Amfibi / Amphibious Armored Personnel Carrier - BT-3F
Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja
(Amfibi  Amphibious Armored Personnel Carrier) - BT-3F
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja Amfibi/Amphibious Armored Personnel Carrier - BT-3F


Negara Asal: Rusia
Memasuki layanan: -
Awak: 3 orang
Daya angkut: 14 personel

Dimensi dan berat

Bobot: 18,5 ton
Panjang: 7 m
Lebar: 3,3 m
Tinggi: 3 m

Persenjataan

3 x  Senapan mesin kaliber 7,62mm
Mobilitas
Mesin Diesel UTD-29
Daya mesin: 500 hp
Kecepatan jalan maksimum: 70 km/jam
Kecepatan melaju di air: 10 km/jam
Jarak jelajah maksimum: 600 km

Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja Amfibi / Amphibious Armored Personnel Carrier - BT-3F
Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja
(Amfibi  Amphibious Armored Personnel Carrier) - BT-3F
militerbanget.blogspot.com

Kemampuan manuver

Tanjakan: 60 derajat
Kemiringan samping: 30 derajat
Halangan vertikal: 0,8 m
Halangan parit: 2,5 m
Kemampuan Amfibi: Penuh

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu 

Sumber:

military today
Wikipedia
Beberapa sumber lain

Selasa, 17 Desember 2019

Main Battle Tank / Tank Tempur Utama - EE-T2 Osorio


Tank Tempur Utama/Main Battle Tank
EE-T2 Osorio
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Selasa, 17 Desember 2019

Main battle tank/Tank tempur utama Osorio mulai dikembangkan pada pertengahan 1980-an oleh pabrikan Engesa. Awalnya, tank ini akan dioperasikan untuk Angkatan Darat Brasil maupun pasar ekspor. MBT ini dikembangkan secara mandiri sebagai usaha swasta, dengan hanya sedikit dukungan dari pemerintah Brasil. Engesa menginvestasikan lebih dari US $ 100 juta pendapatannya ke dalam proyek MBT ini. Tank tempur utama ini diberi nama "Osorio" untuk menghormati Manuel Luis Osório, pendiri kesatuan kavaleri Angkatan Darat Brasil. Sebanyak dua purwarupa dibuat. 

Purwarupa pertama selesai pada tahun 1985, yang kedua diikuti pada tahun 1986. Secara umum MBT ini adalah desain yang sukses, namun karena kurangnya anggaran mengakibatkan perusahaan ini tak mampu memenuhi permintaan Angkatan Darat Brasil, yang pada saat itu mengajukan persyaratan pengadaan 300 unit tank tempur utama yang baru. Belum lagi MBT ini juga tidak menarik bagi pasar ekspor, sehingga nihil pesanan dari luar negeri. Akhirnya proyek Osorio ditinggalkan dan pabrikan Engesa dinyatakan bangkrut. Pada saat ini, militer Brasil masih mengoperasikan tank tempur utama M60 dan Leopard 1 yang sudah mulai menua.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Pembom Medium / Medium Bomber, Ilyushin Il-28 “Beagle”)

Tank Tempur Utama/Main Battle Tank
EE-T2 Osorio
militerbanget.blogspot.com

MBT Osorio dirancang khusus untuk mampu beradaptasi dengan infrastruktur Brasil yang terbatas. Bobot tempur maksimal di angka 43 ton bias dicapai, karena berada dalam batas kapasitas beban jembatan dan jalan layang di Brasil; demikian juga, batasan ukuran dimensi MBT Osorio membuat tank ini dapat dikendarai atau diangkut melalui terowongan kereta dan rel kereta yang ada di Brasil, serta untuk disesuaikan dengan kendaraan pengangkut tank dan kereta yang tersedia. Karena infrastruktur ini sebanding dengan sebagian besar negara berkembang pada era 1980-an, diperkirakan bahwa MBT Osorio akan mendapat tanggapan positif dari pasaran ekspor ke negara-negara beberapa negara yang memiliki spesifikasi yang sama dengan Brasil.

Tank Osorio dilengkapi dengan lapisan proteksi baja komposit di bagian depan lambung dan turret. Lapisan baja ini secara umum mirip dengan Chobham Inggris. Ini termasuk baja, aluminium, serat karbon, dan keramik. Meskipun lapisan baja Osorio sangat ringan, tetapi lapisan proteksi ini sangat kuat, dan dikalkulasikan mampu untuk menahan hantaman proyektil anti-tank atas busur frontal (terutama pada amunisi yang banyak digunakan pada era tahun 1986). Kendaraan memiliki pencegah kebakaran otomatis dan sistem perlindungan NBC. Namun dianggap bahwa system perlindungan tank ini lebih inferior jika dibandingkan dengan sebagian besar MBT Blok Barat pada waktu itu.

Tank Tempur Utama/Main Battle Tank
EE-T2 Osorio
militerbanget.blogspot.com

Tank tempur utama EE-T1 Osorio, ditujukan untuk Angkatan Darat Brasil, dipersenjatai dengan meriam rifled gun kaliber 105mm Ordnance L7A3 buatan Inggris, dan tank ini mampu membawa total 45 butir amunisi dalam penyimpanan internalnya. Meriam ini mampu menembakkan amunisi dari tipe APFSDS, HE, HESH, HEAT, APERS, WP, dan juga amunisi tabung. EE-T2 ditujukan untuk pelanggan ekspor dan dipersenjatai dengan meriam smoothbore caliber 120mm G1 buatan Perancis yang lebih kuat, tetapi kapasitas amunisi yang bisa dibawa berkurang menjadi 38 butir. 

Meriam tipe ini mampu menembakkan amunisi tipe APFSDS dan HEAT. Kedua tipe meriam ini sudah dilengkapi dengan penstabil tembakan tetapi masih mengadopsi system pengisian amunisi secara manual. Tank tempur utama EE-T2 memiliki akurasi tembakan sampai dengan 80% pada jarak 2 km terhadap target bergerak, yang mana tingkat akurasi ini termasuk tinggi pada era itu.

Persenjataan sekunder tank EE-T1 terdiri dari dua senapan mesin kaliber 7,62mm. Salah satunya dipasang secara koaksial, sementara yang lain ditempatkan di atas atap. Untuk varian EE-T2 dilengkapi dengan senapan mesin caliber 7,62mm coaxial dan senapan mesin anti-pesawat caliber 12,7mm yang dipasang di atap turret (konfigurasi ini menjadi konfigurasi standar MBT modern saat ini).

Tank Osorio diawaki oleh empat orang kru, termasuk komandan, juru tembak, pengisi peluru dan pengemudi.

Tank tempur utama Osorio dimotori oleh mesin diesel MWM TBD 234 buatan Belanda. Mesin ini mesin ini mampu menghasilkan daya sebesar 1.040 tenaga kuda. Mesin ini juga dikombinasikan dengan transmisi otomatis milik Jerman, yaitu ZF LSG300, yang juga digunakan pada Leopard 2 , K1 , dan C-1 Ariete. Mesin dan transmisi dipasang dalam satu blok dan dapat dengan mudah diganti dalam waktu 30 menit dalam kondisi lapangan. Ada juga unit daya tambahan, yang memberi daya ke semua sistem, saat mesin utama dimatikan. Kendaraan memiliki sistem suspensi hidropneumatik Dunlop buatan Inggris, yang juga digunakan dalam Challenger 1 dan Challenger 2. Osorio menggunakan track Leopard 2 MBT.

Pada bulan Agustus 1989, diumumkan secara resmi oleh pemerintah Arab Saudi bahwa EE-T2 Osorio telah memenangkan kompetisi tank yang diadakan tahun itu, mengalahkan M1A1 Abrams , AMX-40 , dan Challenger I. Kontrak untuk 340 Osorio senilai US $ 7,2 Miliar ditulis pada tahun itu. Tank-tank ini akan dimodifikasi skala kecil untuk meningkatkan kinerja di lingkungan gurun yang keras, dan dinamai "Al Fahd" dalam militer Saudi. Namun, kontrak itu tampaknya tidak pernah ditandatangani oleh kedua belah pihak.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pistol Mitraliur / Submachine Gun Kovrov AEK-919 Kashtan)

Dilema ini diperparah untuk Engesa pada tahun 1990, ketika dipaksa untuk mem-PHK 3.000 karyawan dan menyatakan kebangkrutan, tetapi bahkan ini kebankrutan itu masih diperparah dengan bencana yang lebih besar. Pada tahun 1991, Arab Saudi kembali pada perjanjian mereka, dan memilih MBT M1A2 Abrams sebagai gantinya - kombinasi pemberitaan di media yang “menyanjung” MBT M1A1, ditambah dengan hubungan yang sudah dekat dengan Washington dan hutang perang yang cukup besar ke AS, membuat pengadaan Saudi dari M1 Abrams tak terhindarkan.

Meskipun Engesa terus memasarkan Osorio selama tahun-tahun berikutnya ke beberapa negara potensial, tetapi tampaknya usaha itu sia-sia. Perang Dingin yang berakhir mengakibatkan munculnya gelombang alut sista bekas termasuk MBT ke pasar global, ketika Dunia Industri tiba-tiba melepaskan cadangan tank yang lebih tua. Banyak dari cadangan MBT ini yang memiliki kemampuan lebih dari Osorio, dan bahkan beberapa Leopard 2 dalam penyimpanan dijual pada 1990-an hanya dengan US $ 1 Juta. Tidak dapat bersaing dalam kondisi yang sulit ini, proyek Osorio akhirnya secara efektif dihentikan sebelum tahun 1995.

Tank Tempur Utama/Main Battle Tank
EE-T2 Osorio
militerbanget.blogspot.com

Varian


Model yang diusulkan dengan meriam smoothbore 2A46 kaliber 125mm milik Rusia (tidak pernah dibuat).

Howitzer self-propelled, dipersenjatai dengan GHN-45 155 mm / L45 gun-howitzer Austria. Engesa keluar dari bisnis pada awal 1990-an, dan perusahaan Austria Noricum meninggalkan produksi howitzer GHN-45 beberapa tahun kemudian. Tipe ini tidak pernah mampu mencapai tahap purwarupa, karena rancangannya sendiri tidak pernah selesai.

Meriam anti-pesawat self-propelled (tidak pernah diproduksi).

Jembatan yang diluncurkan kendaraan lapis baja (tidak pernah diproduksi, hanya purwarupa).

Kendaraan rekayasa lapis baja (tidak pernah diproduksi, hanya purwarupa).

Tank Tempur Utama/Main Battle Tank
EE-T2 Osorio
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Main Battle Tank / Tank Tempur Utama - EE-T2 Osorio


Asal Negara: Brazil
Operasional aktif: -
Awak: 4 orang

Dimensi dan berat

Bobot: 43,7 ton
Panjang (sampai ujung meriam): 10,1 m
Panjang lambung: 7,13 m
Lebar: 3,2 m
Tinggi: 2,37 m

Persenjataan

Senjata  utama: 
1 x Meriam Smoothbore caliber 120mm
Senjata sekunder:
1 x Senapan mesin caliber 7,62 mm 
1 x Senapan mesin caliber 12,7 mm
Sudut meriam: - 10 hingga + 20 derajat
Rotasi turret: 360 derajat
Kapasitas amunisi
Senjata utama: 38 peluru
Senjata sekunder: 
600 butir x caliber 12,7mm
5.000 butir x caliber 7,62mm

Mobilitas

Mesin: MWM TBD 234 diesel
Tenaga mesin: 1.040 hp
Kecepatan maksimum: 70 km/jam
Jarak jelajah maksimum: 550 km

Kemampuan manuver

Tanjakan: 60 derajat
Kemiringan samping: 40 derajat
Halangan vertical: 1,15 m
Halangan parit: 3 m
Genangan air maksimum: 1,2 m
Genangan air (dengan persiapan): 2 m

Versi Wikipedia


EE-T1 Osorio
Engesa EE-T1 / T2 Osorio
Tipe : Tank tempur utama
Asal negara: Brazil
Sejarah produksi
Perancang: Engesa
Dirancang: 1982–86
Pabrikan: Engesa
Biaya satuan: $ 6,855,859.20 BRL,
($ 3,840,261.00 USD)
Diproduksi: 1986 (2 purwarupa)

Spesifikasi

Bobot: 42,9 ton pendek (38,9  ton ; 38,3 ton panjang )
Panjang: 9,99 meter (32 kaki 9 in)
Lebar: 3,26 meter (10 kaki 8 in)
Tinggi: 2,37 meter (7 kaki 9 in)
Awak: 4 orang (komandan, juru tembak, pemuat, pengemudi)
Baja komposit, termasuk aluminium / baja, serat karbon, dan keramik.

Persenjataan utama

120 mm GIAT G1 smoothbore gun (P2),
105 mm L / 52 L7 rifled gun (P1),
Persenjataan sekunder
M2HB senapan mesin 12,7 mm x2
(koaksial dan atap terpasang)

Mesin: 

12 silinder MWM TBD 234 mesin Diesel 1.100 hp
Rasio Daya / Bobot: 26 hp / ton
Sistem suspensi: hidropneumatik
Jarak jelajah: 550 km (340 mi)
Kecepatan maksimum: 70 km/jam (43 mph)

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu 

Sumber: 

military today
Wikipedia
Beberapa sumber lain

Senin, 16 Desember 2019

Senapan Mesin Multi Guna / General Purpose Machine Gun (GPMG) - PKP Pecheneg


Senapan Mesin Multi Guna / General Purpose Machine Gun (GPMG) - PKP Pecheneg
Senapan Mesin Serbaguna
General Purpose Machine Gun
PKP Pecheneg
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Senin, 16 Desember 2019

Untuk para penyuka game perang, semacam Modern Warfare, tentu saja tak asing lagi dengan senapan mesin yang satu ini, karena memang dalam game tersebut, senapan mesin ini menjadi salah satu senjata yang ada dalam game tersebut.

Senapan Mesin Multi Guna / General Purpose Machine Gun (GPMG) - PKP Pecheneg
Senapan Mesin Serbaguna
General Purpose Machine Gun
PKP Pecheneg
militerbanget.blogspot.com

Pecheneg PKP adalah senapan mesin racikan Rusia. Nama senapan mesin ini mengambil nama dari salah satu suku asli di Turki. Senapan mesin ini adalah versi peningkatan dan modernaisasi dari senapan mesin PKM yang sudah kesohor karena keandalannya, yang digunakan sejak 1960-an. Sedari awal, senapan mesin ini memang dirancang untuk menggantikan PKM. Beberapa perbaikan diterapkan pada senapan mesin ini, termasuk peningkatan akurasi secara signifikan dan laras yang lebih tahan lama. Pecheneg kemudian diadopsi oleh angkatan bersenjata Rusia pada tahun 2001. Namun karena masalah keterbatasan anggaran yang membelit Rusia, penggantian senapan mesin PKM baru bisa dilaksanakan secara maksimal di tahun-tahun ini.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Tank Tempur Ringan / light Tank - M551 Sheridan) 

Senapan Mesin Multi Guna / General Purpose Machine Gun (GPMG) - PKP Pecheneg
Senapan Mesin Serbaguna
General Purpose Machine Gun
PKP Pecheneg
militerbanget.blogspot.com

Senjata ini juga diadopsi oleh Kementerian Dalam Negeri Rusia untuk digunakan oleh badan-badan yang bernaung di bawah otoritas kementrian tersebut. Sebagai catatan, senjata ini juga telah diekspor ke beberapa negara.

Senapan Mesin Multi Guna / General Purpose Machine Gun (GPMG) - PKP Pecheneg
Senapan Mesin Serbaguna
General Purpose Machine Gun
PKP Pecheneg
militerbanget.blogspot.com

Senapan mesin ini menganut system gas operated, pendinginan laras menggunakan udara, mekanisme penembakan dengan open bolt, dan pasokan peluru menggunakan sabuk peluru. Larasnya dapat dengan cepat dilepas dengan menggunakan pegangan yang menyatu dengan laras. Badan senjata terbuat dari baja yang dipres dan dipaku keling. 

Senapan Mesin Multi Guna / General Purpose Machine Gun (GPMG) - PKP Pecheneg
Senapan Mesin Serbaguna
General Purpose Machine Gun
PKP Pecheneg
militerbanget.blogspot.com

Senapan mesin ini hanya memiliki sejumlah kecil bagian yang bergerak, sehingga kestabilan saat penembakan dapat terjaga. Senjata ini juga terkenal karena daya tahannya yang luar biasa dalam kondisi pengoperasian yang kasar atau cuaca ekstrem. Dari sudut pandang teknik, senjata ini adalah senjata yang berteknologi rendah, yang justru menjadi kelebihan tersendiri, karena mudah diproduksi. 

Pecheneg tentu saja merupakan senjata yang fungsional, menggunakan amunisi kaliber 7,62x54 mmR yang memiliki kharakteristik ledakan yang kuat, sehingga senjata ini memiliki jarak tembak efektif yang jauh serta daya hantam pelurunya yang mematikan. Meskipun amunisi kaliber 7.62x54mmR adalah amunisi yang kuat, amunisi ini bukan standar amunisi yang digunakan oleh pasukan khusus.

Senapan Mesin Multi Guna / General Purpose Machine Gun (GPMG) - PKP Pecheneg
Senapan Mesin Serbaguna
General Purpose Machine Gun
PKP Pecheneg
militerbanget.blogspot.com

Senapan mesin ini memang sedari awal dirancang tidak memiliki multi mode penembakan, dan hanya dapat menembak dalam mode otomatis penuh.

Pasokan peluru senjata ini menggunakan sabuk logam non-disintegrasi berkapasitas 100 atau 200 peluru. Untuk memudahkan mobilisasi, senapan mesin ini biasanya menggunakan wadah sabuk peluru berbentuk kotak yang mampu menampung hingga 250 butir peluru. Pecheneg mampu melakukan tembakan secara terus menerus. Apabila laras terlalu panas, laras tersebut dapat dengan mudah diganti di lapangan oleh penembak. Biasanya, kru yang menggunakan senapan mesin ini (2 orang) selalu membawa beberapa laras cadangan untuk berjaga-jaga.

Senapan Mesin Multi Guna / General Purpose Machine Gun (GPMG) - PKP Pecheneg
Senapan Mesin Serbaguna
General Purpose Machine Gun
PKP Pecheneg
militerbanget.blogspot.com

Pecheneg menggunakan popor dari bahan polimer, yang menggantikan popor kayu tradisional milik PKM. Meskipun popor tersebut baru, namun tetap memiliki bentuk yang sama dengan popor tradisional yang terbuat dari kayu.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Pembom Medium / Medium Bomber, Ilyushin Il-28 “Beagle”)

Senapan mesin ini memiliki fitur pisir pejera dari besi yang sederhana. Jarak tembak efektif adalah 1.500 meter.

Untuk personel di garis depan, kelengkapan standar senjata ini adalah bipod integral, untuk memudahkan mobilisasi pasukan infantri. Namun, Pecheneg dapat juga ditembakkan dari dudukan tripod atau dudukan di kendaraan.

Senapan Mesin Multi Guna / General Purpose Machine Gun (GPMG) - PKP Pecheneg
Senapan Mesin Serbaguna
General Purpose Machine Gun
PKP Pecheneg
militerbanget.blogspot.com

Varian


PKP Pecheneg-N 

Varian ini memiliki rel untuk memasang berbagai kelengkapan alat bidik tambahan, seperti red dot, alat bidik optik, atau night vision.

PKP Pecheneg-SP 

Varian ini adalah versi perbaikan dari Pecheneg dengan popor yang bisa disesuaikan. Menurut sebuah laporan, logam Titanium digunakan dalam beberapa bagian senjata ini. Juga ada scope rail tipe-Picatinny dan pegangan vertikal tambahan. Ada versi pasukan khusus dari Pecheneg-SP. Versi Ini memiliki laras yang lebih pendek dan dapat dipasangkan dengan fitur peredam suara. Produksi senjata ini kabarnya dimulai pada tahun 2017.

Versi Bullpup dari Pecheneg 

Versi ini dikembangkan sebagai versi yang lebih kompak untuk corak pertempuran perkotaan. Ada dua versi bullpup Pecheneg yang berbeda.

Senapan Mesin Multi Guna / General Purpose Machine Gun (GPMG) - PKP Pecheneg
Senapan Mesin Serbaguna
General Purpose Machine Gun
PKP Pecheneg
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Senapan Mesin Multi Guna / General Purpose Machine Gun (GPMG) - PKP Pecheneg


Negara Asal: Rusia
Operasional aktif: 2001
Kaliber peluru: 7.62 x 54mmR
Berat (kosong): 8,7 kg
Berat (lengkap dengan tripod dan peluru): 12,7 kg
Panjang: 1.200 mm
Panjang laras: 658 mm
Vo peluru meninggalkan laras: 900 m / s
Kecepatan tembak (rpm): 600 - 800 rpm
Kecepatan tembak terkontrol: 250 rpm
Kapasitas sabuk peluru: 100, 200, 250 peluru
Jarak bidik efektif: 1.500 m
Jarak tembak efektif: 1.500 m

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu 

Sumber: 

military today
Wikipedia
Beberapa sumber lain