Jumat, 10 Agustus 2018

Pesawat Propeller Multi Peran / Multirole Propeller Airplane - Douglas Skyraider


Pesawat Propeller Multiperan
Multirole Propeller Airplane
Douglas Skyrider
militerbanget.blogspot.com

Ciledug, Tangerang Kota, Banten, Jum'at, 10 Agustus 2018

Pesawat ini seolah mampu menembus perubahan jaman, tetap berkibar pada saat dunia penerbangan (terutama pesawat tempur) sedang dilanda demam mesin jet untuk dapur pacunya. Skyraider tergolong salah satu pesawat militer terbaik di dunia. Pesawat ini dirancang pada era Perang Dunia ke II, dan direncanakan akan menggantikan posisi pesawat pembom tukik Douglas Dauntless, pesawat serang yang sangat kuat ini beraksi saat Perang Korea dan Perang Vietnam.

(Baca juga artikel yang sangat menarik tentang Pesawat Pembom Tukik / Dive Bomber Douglas SBD-5 Dauntless

Pesawat Propeller Multiperan
Multirole Propeller Airplane
Douglas Skyrider
militerbanget.blogspot.com

Purwarupanya, XBT2D-1 terbang pertama kali pada 19 Maret 1945 dan pada bulan Februari 1946 menjadi AD-1 Skyraider, pesawat kursi tunggal terbesar pada saat itu. Didesign menggunakan dapur pacu mesin wright R-3350, Skyraider diciptakan berdasarkan pengalaman bertempur di berbagai medan perang sebelumnya. Para perancang berusaha memenuhi keinginan operator yang menginginkan sebuah pesawat yang handal, yang dapat menahan serangan dalam batas-batas tertentu dan mampu membawa senjata dalam jumlah yang massif, baik dalam ragamnya maupun kuantitasnya. 

Pesawat Propeller Multiperan
Multirole Propeller Airplane
Douglas Skyrider
militerbanget.blogspot.com

Berdasarkan pada syarat-syarat ini, maka dibuatlah pesawat skyraider dengan konfigurasi seperti pesawat tempur besar, dan Skyraider mampu membawa senjata dalam jumlah mengagumkan di pylon di bawah sayapnya yang dapat dilipat.


Pesawat Propeller Multiperan
Multirole Propeller Airplane
Douglas Skyrider
militerbanget.blogspot.com

Setelah pengujian di kapal induk pada awal tahun 1946, Skyraider secara resmi berdinas di VA-19A pada bulan Desember 1946. Produksi terus dilakukan seiring dengan peningkatan kemampuannya, sehingga, setelah empat tahun dibuat, ada 22 versi yang muncul. Produksinya diteruskan selama 12 tahun dan saat dihentikan pada tahun 1957, sebanyak 3.180 Skyraider telah diproduksi dan diserahkan kepada US Navy.

Pesawat Propeller Multiperan
Multirole Propeller Airplane
Douglas Skyrider
militerbanget.blogspot.com

Perang Korea dianggap sebagai perangnya pesawat jet, tetapi Skyraider yang memiliki kemampuan durability atau ketahanan terbang berputar-putar selama 10 jam dan membawa senjata dalam kapasitas yang besar, dapat dikatakan lebih unggul bila dibandingkan dengan pesawat jet tempur waktu itu yang hanya mampu membawa persenjataan dengan jumlah terbatas serta durasi terbang yang singkat. Dan US Navy sangat mengandalkan sekaligus memaksimalkan kemampuan Skyraider ini untuk menunjang operasi atau pertempuran.


Pesawat Propeller Multiperan
Multirole Propeller Airplane
Douglas Skyrider
militerbanget.blogspot.com

Salah satu versi yang muncul yaitu AD-2 ditingkatkan kapasitas bahan bakarnya termasuk memasang mesin yang lebih kuat, sedangkan AD-3 diperbaiki bentuk kanopinya dan perbaikan pada propeller serta roda pendaratnya. AD-4 bermesin R-3350 dengan kekuatan 2.700hp dan meningkatkan kapasitas angkutnya, AD-4W merupakan versi Airborne Early Warning berawak tiga orang (digunakan oleh Fleet Air Arm), sedangkan AD-5 berawak empat orang dan merupakan versi multi tugas. Skyraider lalu ditingkatkan lagi kekuatan strukturnya agar dapat mampu membawa peralatan dan senjata yang lebih banyak, dan Skyraider  AD-5 dapat lepas landas dengan bobot total 11,35 ton. 

Pesawat Propeller Multiperan
Multirole Propeller Airplane
Douglas Skyrider
militerbanget.blogspot.com

Skyraider  AD-5 dapat difungsikan juga sebagai pesawat evakuasi atau pesawat angkut dengan kapasitas angkut mencapai 12 pasukan. Skyraider AD-6 merupakan versi serang yang lebih canggih, sedangkan AD-7 memiliki mesin dengan kekuatan 3.050hp dengan struktur sayap dan roda pendarat yang telah ditingkatkan kekuatannya.

Pesawat Propeller Multiperan
Multirole Propeller Airplane
Douglas Skyrider
militerbanget.blogspot.com

AD-4N dipakai oleh Armee dl’Air di Aljazair dan dipensiunkan pada tahun 1955. Saat Amerika Serikat terlibat dalam Perang Vietnam, terbukti bahwa Skyraider sangat cocok untuk tugas Close Air Support, khususnya bila harus menghadapi target darat yang sulit dihancurkan. Lagi-lagi kemampuan terbang berputar-putar dalam waktu lama dan menahan serangan membuatnya pilihan terbaik jika harus berperang dalam kondisi seperti ini. 

Pesawat Propeller Multiperan
Multirole Propeller Airplane
Douglas Skyrider
militerbanget.blogspot.com

Baik USAF, Navy, dan Marine Corps menggunakan Skyraider di Vietnam termasuk pula Angkatan Udara Vietnam Selatan. Pesawat ini ditugaskan sebagai Forward Air Control (FAC), pengawal helicopter, dan dukungan SAR. Walaupun tidak bertempur di udara (dogfight), Skyraider diperlengkapi dengan empat kanon 20mm di sayap, dan tercatat ada satu pilot Skyraider US Navy yang berhasil menembak jatuh setidaknya dua pesawat tempur jet MIG-17 saat Perang Vietnam.


Pesawat Propeller Multiperan
Multirole Propeller Airplane
Douglas Skyrider
militerbanget.blogspot.com

Pada tahun 1962, registrasi pesawat ini mengalami perubahan, sehingga AD-5 menjadi A-1E, AD-5N menjadi A-1G, sedangkan AD-6 dan AD-7 masing-masing menjadi A-1H dan A-2J.

Sama seperti Inggris dan Prancis, Skyraider juga diberikan kepada Chad dan digunakan untuk bertempur pada akhir tahun 1970-an. Skyraider dioperasikan di era ketika pesawat bermesin piston dianggap sudah kuno dan ketinggalan jaman, tetapi kenyataannya, pesawat ini terus bertempur selama lebih dari seperempat abad.

Pesawat Propeller Multiperan
Multirole Propeller Airplane
Douglas Skyrider
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Pesawat Propeller Multi Peran / Multirole Propeller Airplane - Douglas Skyraider A-1H (AD-6) Skyraider


Tipe Pesawat: Pesawat bomber, Close Air Support, multi peran
Terbang Perdana: 19 Maret 1945 (Purwarupa XBTD-1)
Kru: 2 Orang
Bobot: 5.433 kg (Kosong), MTOW: 11.530 kg

Dimensi 

Panjang Pesawat: 11,84 m 
Bentangan sayap: 15,25 m
Tinggi: 4,76 m

Persenjataan 

Untuk sasaran darat 
2 x 2 kanon kaliber 20mm, berbagai persenjataan & bom sampai dengan 3.632kg

Mesin: 

1 X Wright 2.700hp R-3350-26WA radial piston engine.

Performa  

Kecepatan maksimum: 518 km/jam
Kecepatan patroli: - km/jam
Ketinggian operasional maksimum: 8.692 m
Ketahanan terbang dalam patroli: 10 jam
Jarak jelajah maksimum: 2.216 km
Kecepatan menanjak: 870m/menit

Demikianlah artikel tentang Pesawat Propeller Multi Peran / Multirole Propeller Airplane - Douglas Skyraider, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di: portal-receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di: trisoenoe

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di: pustakasenjatadanfotografi

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista di: kilas-copas

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang berbagai hal di: portal-lambe-receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang berbagai misteri dan hal-hal yang diluar akal sehat di: portal-kisah

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: 

PEMBOM, Ensiklopedi Dunia
Francis Crosby (Imperial War Museum Duxford)



Pistol Mitraliur / Submachine Gun - Heckler & Koch UMP45/40/9


Pistol Mitraliur/Submachine Gun 
Heckler & Koch UMP45/40/9
militerbanget.blogspot.com

Ciledug, Tangerang, Banten, Jum'at, 10 Agustus 2018

Pistol Mitraliur/submachine gun yang akan kita bahas kali ini adalah pistol mitraliur yang sangat handal dan mematikan asal Jerman. Pistol Mitraliur racikan Heckler & Koch ini memang menjadi standard senjata bagi banyak pasukan elit di dunia. Banyak sekali kelebihan dari senjata ini; akurat, mudah dikontrol pada mode penembakan otomatis, dan yang paling diutamakan, sangat mematikan.

(Baca juga artikel yang sangat menarik tentang Pistol Mitraliur / Submachine Gun - Forjas Taurus SMT9)

Pistol Mitraliur/Submachine Gun 
Heckler & Koch UMP45/40/9
militerbanget.blogspot.com

Berawal pada pertengahan tahun 1990-an, HK meluncurkan proyek untuk melakukan pembaharuan atas MP5 mereka yang sukses besar dan menjadi penguasa pangsa pasar Pistol Mitraliur dunia. Dengan fokus market terbesar Amerika Serikat sebagai pengguna terbanyak, Heckler & Koch mencoba untuk menyesuaikan produk mereka dengan selera pasar. 

Sebagai kuncinya, mereka harus menciptakan senjata yang murah, akurat, dan mudah dalam hal perawatan. Maka UMP (Universal Machinen Pistole-Universal SMG) 45 pun lahir dengan berdasar pada kriteria tersebut. Tetap ditembakkan dengan sistem closed bolt untuk menjaga tingkat akurasi, UMP hanya memakai format blowback dengan bolt carrier yang sangat sederhana untuk mempermudah perawatan dan pengoperasian di lapangan. Bahkan pada sisi bolt yang menghadap ke arah luar, ditambahi dengan fitur berupa cerukan seukuran ibu jari. Bila UMP 45 macet karena kotor atau kondisi lingkungan yang ekstrem, cerukan ini bisa dimanfaatkan jari untuk menutup bolt ke depan agar UMP bisa ditembakkan kembali.

Pistol Mitraliur/Submachine Gun 
Heckler & Koch UMP45/40/9
militerbanget.blogspot.com

Sebagai senjata modern, UMP 45 termasuk senjata pertama di kelas Submachine Gun atau Pistol Mitraliur yang menerapkan material polimer sebagai bahan untuk bagian receiver. Selain dapat mereduksi bobot, material polimer jelas lebih tahan karat apabila dioperasikan pada kondisi lingkungan yang memiliki kadar garam atau kelembaban yang tinggi, dimana kedua tipe lingkungan tersebut adalah area dimana MP5 sering digunakan.

Pistol Mitraliur/Submachine Gun 
Heckler & Koch UMP45/40/9
militerbanget.blogspot.com

Untuk pilihan mode penembakan, dibuat beragam, dengan model yang menawarkan pilihan safe-1-2-full auto atau S-1-F yang lebih konvensional. Terlepas dari upaya pemasaran maksimal yang dilakukan Heckler & Koch, UMP45 tidak memperoleh sambutan yang menggembirakan dari pasar. Kemungkinan penyebab sepinya tanggapan konsumen, karena kaliber yang digunakannya, .45 ACP terasa asing di dunia pistol mitraliur yang dikuasai oleh kaliber 9mm.

(Baca juga artikel yang sangat menarik tentang The Weapon That Never Was, Pistol Mitraliur / Submachine Gun - Iamani)

Pistol Mitraliur/Submachine Gun 
Heckler & Koch UMP45/40/9
militerbanget.blogspot.com

Baru pada kisaran tahun 2000-an, UMP45 mulai mendapat tempat di hati kalangan penegak hukum, dengan konfigurasi satu UMP45 sebagai komplemen SMG berkaliber 9mm per satu elemen tim bagi tim bagi tim taktis SWAT negara bagian di Amerika Serikat yang mengakuisisi UMP. 

Kalibernya yang besar menawarkan daya pukul yang lebih besar bagi kaliber 9mm, walaupun belum cukup untuk menjatuhkan tersangka yang mengenakan rompi anti peluru. Melihat perkembangan ini, Heckler & Koch akhirnya menawarkan UMP dalam kaliber .40 S&W (UMP40) dan bahkan 9x19mm (UMP9) sebagai tiga kaliber yang paling banyak digunakan oleh polisi di Amerika Serikat. Dari luar, ketiganya tampak serupa kecuali UMP9 yang menggunakan magasen lengkung. Varian sipil UMP diberi kode USC (Universal Self Loading Carbine).

Pistol Mitraliur/Submachine Gun 
Heckler & Koch UMP45/40/9
militerbanget.blogspot.com

Varian 

Ada tiga varian dari UMP ini yaitu UMP45 menggunakan peluru .45 ACP; UMP40, menggunakan peluru .40 S&W; dan UMP9 menggunakan peluru 9x 19 mm Parabellum. Perbedaan lain selain dari tipe peluru yang dipakai adalah pada bentuk dari magazen yang digunakan, tipe UMP9 menggunakan magazen dengan bentuk melengkung, sedangkan UMP40 dan UMP45 menggunakan magazen lurus. Ketiga jenis UMP ini dapat dimodifaksi agar dapat menggunakan ketiga jenis peluru diatas dengan cara mengganti bolt, barrel, dan tentu saja magazen.

Senjata ini dibuat pula versi khusus semi otomatis yang dinamakan USC (Universal Self loading Carbine), pistol ini dapat dimiliki oleh sipil sebagai alat perlindungan diri atau dipakai dalam olahraga menembak. Desain dari versi ini mengikuti standardisasi yang dikeluarkan oleh AWB (Federal Assault Weapons Ban) tahun 1994. 

Beberapa perbedaan USC berbanding UMP, antara lain penambahan pelindung pegangan (grip) dibagian belakang pegangan standar, laras yang lebih panjang, magazen yang hanya dapat diisi 10 butir peluru, dan mode tembak semi otomatis saja. Pada awal pemasarannya senjata ini tersedia dalam warna abu-abu, tetapi pada awal tahun 2007 senjata ini hanya diproduksi dengan warna hitam.

Pistol Mitraliur/Submachine Gun 
Heckler & Koch UMP45/40/9
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Pistol Mitraliur / Submachine Gun Heckler & Koch UMP45/40/9


Negara asal: Jerman
Tahun produksi: 1990-an
Kaliber peluru: 9x19mm/ .45 ACP/.40 S&W
Sistem operasi: Delayed Blowback

Panjang keseluruhan:   
690 mm (popor terentang)
450 mm (popor terlipat)
Panjang Laras: 200mm

Bobot kosong: 
2,3 kg (UMP45)/2.1 kg(UMP40) 

Vo meninggalkan laras: -  fps
Jarak tembak efektif: 100 m
Rate of fire: 600 ppm
Kapasitas magasen: 30/10 peluru

Demikianlah artikel tentang Pistol Mitraliur / Submachine Gun - Heckler & Koch UMP45/40/9, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di: portal-receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di: trisoenoe

Artikel diadaptasi dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: 
COMMANDO-War Machine series, SUB MACHINE GUN, KECIL RINGKAS DAN MEMATIKAN



Kamis, 09 Agustus 2018

Pesawat Pembom Medium / Medium Bomber Junkers Ju-88


Pesawat Pembom Medium
Medium Bomber Junkers Ju-88
militerbanget.blogspot.com

Ciledug, Tangerang, Banten, Kamis, 9 Agustus 2018

Pesawat ini disebut-sebut sebagai pembom paling penting milik Nazi Jerman pada saat Perang Dunia ke II berkobar, Ju-88 bertugas di garis depan sejak awal sampai berakhirnya perang. Ju-88 sering dijuluki “German Mosquito”, karena sama seperti de Havilland Mosquito, pesawat ini sangat handal dan serbaguna, dikembangkan dari versi pesawat pembom, menjadi pembom tukik, pembom torpedo, close support, intai, pesawat tempur berat, dan pesawat tempur malam.

(Baca juga artikel yang sangat menarik tentang Pesawat Pembom Cepat (Ringan) / Light Bomber de Havilland Mosquito)

Pesawat Pembom Medium
Medium Bomber Junkers Ju-88
militerbanget.blogspot.com

Pada bulan Januari 1936, ReichsLuftMinisterium (RLM, Kementrian Udara Jerman) mengeluarkan spesifikasi pesawat pembom,cepat yang mampu membawa bom sampai dengan 500 kg. Junker Flugzeug und Motorenweke menyerahkan proyek Junkers Ju 88 yang rancangannya dibantu oleh Insinyur asal Amerika Serikat yang ahli dalam konstruksi Stressed Skin. 

Pesawat Pembom Medium
Medium Bomber Junkers Ju-88
militerbanget.blogspot.com

Konstruksi purwarupanya dimulai pada bulan Mei 1936 dan penerbangan perdana Ju 88-V1 dilakukan pada 21 Desember 1936. Ada lima purwarupa dibuat, dan salah satunya, Ju 88-V5 meraih beberapa rekor kecepatan. Pada tahun 1937, spesifikasinya dirubah agar bisa memiliki kemampuan sebagai pembom tukik termasuk menambah kapasitas muatan bom dan peningkatan pada jarak tempuh/radius tempur maksimum. 

Pesawat Pembom Medium
Medium Bomber Junkers Ju-88
militerbanget.blogspot.com

Ju 88-V6 adalah purwarupa pertama yang dibangun khusus untuk memenuhi kriteria spesifikasi baru tersebut. Dan terbang pertama kali pada tanggal 18 Juni 1938. Pada saat perang pecah pada September 1939, Ju88A-1 yang dioperasikan baru membukukan misi pertamanya beberapa bulan kemudian. Kehadiran Ju-88 meningkatkan kemampuan armada pembom Jerman, dan walaupun lebih berat daripada Dornier Do-17 dan Heinkel He-111, bahkan dengan membawa bom yang sama beratnya, Ju-88 masih lebih cepat dari kedua pembom tersebut. Tidak seperti pembom Jerman lainnya seperti He-111, Ju-88 tidak sempat turut serta dalam palagan perang sipil di Spanyol.

(Baca juga artikel yang sangat menarik tentang Pesawat Pembom Medium / Medium Bomber - HE-111 (HEINKEL))

Pesawat Pembom Medium
Medium Bomber Junkers Ju-88
militerbanget.blogspot.com

Kuat dan lincah, Ju-88 menjadi pembom andalan Luftwaffe saat Battle of Britain 1940. Tetapi, walaupun kecepatannya tinggi, Ju-88 ini masih mudah ditembak jatuh oleh pesawat tempur Inggris yang lebih cepat. Walaupun Ju-88 memiliki senjata defensive yang lumayan banyak, seluruh senapan mesin kecuali yang mengarah ke depan dan dioperasikan oleh pilot, dioperasikan oleh flight engineer, harus berpindah-pindah dari satu posisi senapan mesin ke senapan mesin lain. 

Pesawat Pembom Medium
Medium Bomber Junkers Ju-88
militerbanget.blogspot.com

Berdasarkan pengalaman tempur ini, didapat hasil bahwa konfigurasi ini ternyata sangat tidak efektif. Belajar dari pengalaman tersebut, Ju-88 lalu diupgrade dengan penambahan kru tambahan dan senapan mesin tambahan, dan juga memasang lapisan baja pelindung tambahan.

Seri A merupakan versi pembom standar dan sekitar 20 unit Ju 88A dijual ke Finlandia pada tahun 1939, sedangkan versi produksi massalnya, yaitu varian A-4, mulai dibuat pada tahun 1940. Versi A-4 memiliki sayap lebih panjang agar dapat membawa muatan bom lebih berat (sekitar 2,5-3 ton maksimum). 

Pesawat Ju-88 terkenal karena "bandel" dan juga kuat, dan bahkan dapat dioperasikan dari lapangan terbang yang kasar dan sederhana (yang otomatis menambah nilai taktis dari pesawat ini). 

Pesawat Pembom Medium
Medium Bomber Junkers Ju-88
militerbanget.blogspot.com

Menjelang akhir perang, 17 sub tipe berbeda dari Ju-88 telah didesain, salah satu yang teraneh adalah permintaan RLM pada tahun 1944 untuk mengembangkan pesawat komposit, pesawat tempur dipasang di atas Ju-88. Disebut Mistrel, pilot yang ada di pesawat tempur akan melepaskan pembom yang dipasang peledak berdaya hancur besar. Pembom yang tidak ada awaknya itu akan jatuh mengenai target sementara pesawat tempur dapat terbang kembali ke pangkalannya. 

Senjata ini menggunakan pesawat pembom Ju-88 versi lama dan pesawat pemandunya adalah Messerchmitt Bf109 atau Focke Wulf Fw190. Total ada 85 unit Mistel yang dibuat, tetapi hanya beberapa misi yang berhasil dijalani.

(Baca juga artikel yang sangat menarik tentang Pesawat Tempur / Fighter Plane (Propeller) - Messerchmitt - Bf 109)

Pesawat Pembom Medium
Medium Bomber Junkers Ju-88
militerbanget.blogspot.com

Sejarah operasional


Kampanye Polandia
Hanya 12 unit Ju 88 yang terlibat aksi di Polandia. Unit Erprobungskommando 88 (Ekdo 88) bertanggung jawab untuk menguji desain pembom baru dan kru mereka di bawah kondisi yang tidak bersahabat. Mereka memilih 12 unit pesawat dan kru mereka dan tergabung dalam  1./Kampfgeschwader 25. Karena operasi tempurnya kecil, maka tidak banyak hasil yang didapat.

Pertempuran Norwegia
Luftwaffe dengan unit  II./Kampfgeschwader 30 turut serta dalam Pertempuran Norwegia di bawah komando X. Fliegerkorps untuk Operasi Weserübung. Unit ini dilengkapi dengan Ju 88 dan kapal barang/logistik Sekutu sebagai target utama unit ini. 

Pada 9 April 1940, Ju 88s dari KG 30 pembom tukik, dibarengi dengan pemboman elevasi tinggi Heinkel He 111s dari KG 26, dan membantu merusak kapal perang HMS Rodney dan menenggelamkan perusak HMS Gurkha. Namun, unit ini kehilangan empat Ju 88 dalam aksi, angka ini adalah kehilangan pesawat tertinggi dalam pertempuran sepanjang kampanye Norwegia

Pesawat Pembom Medium
Medium Bomber Junkers Ju-88
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Pesawat Pembom Medium / Medium Bomber Junkers Ju-88A-4


Terbang Perdana: 21 Desember 1936 (purwarupa Ju-88)
Kru: Tiga
Panjang: 14,44 m 
Lebar sayap: 20,00 m
Tinggi: 4,85 m 
Area sayap: 54.55 m² 
Aspek rasio:
Berat kosong: 9.860 kg 
Max. berat lepas landas: 14.000 kg 
Mesin: 2 × Junkers Jumo 1340hp 211J-1 Piston Engine

Performa
Kecepatan maksimum: 433 km/jam
Jarak tempuh Maksimum: 2.730 km 
Ketinggian Maksimum: 8.200 m 
Waktu menanjak s/d 400m per menit

Persenjataan
1 x 7.9mm di posisi depan kokpit
1 x 13mm atau 2 x 7.9mm di bagian hidung pesawat
2 x 7.9mm machine gun di belakang kokpit
1 x 13mm atau 2 x 7.9mm di bagian bawah kokpit pesawat
Bom sampai dengan 3.600kg di bagian dalam maupun luar pesawat

Specifications Ju 88 G-1


General characteristics
• Crew: 3
• Length: 15.50 m (without radar) (50.85 ft)
• Wingspan: 20.08 m (65.88 ft)
• Height: 5.07 m (16.63 ft)
• Wing area: 54.7 m2 (587 ft2)
• Empty weight: 9,081 kg (20,020 lb)
• Loaded weight: 13,100 kg (28,880 lb)
• Max. takeoff weight: 14,690 kg (32,385 lb) (overload)
• Powerplant: 2 × BMW 801G-2 double-row radials, 1,250 kW (1,700 PS, 1,677 hp) each

Performance
• Maximum speed: 550 km/h (342 mph) at 8,500 m (27,890 ft)
• Range: 2,500 km (1,553 mi)
• Service ceiling: 9,900 m (32,480 ft)
• Wing loading: 240 kg/m2 (49.2 lb/ft2)
• Power/mass: 0.18 kW/kg (0.12 hp/lb)
• Endurance: 4 hours

Armament
• Guns:
4 × 20 mm MG 151/20 cannons, firing forwards from an integral ventral gun pod.
1 or 2 × 13 mm (.51 in) MG 131 machine guns in the rear cockpit, firing rearwards.
1 or 2 × 20 mm MG 151/20s as Schräge Musik, firing forwards and upwards at an 30- to 45-degree angle, Optional.

Specifications Ju 88 P-3


General characteristics
• Crew: 3
• Length: 14.85 m 
• Wingspan: 20 m 
• Height: 4.85 m 
• Wing area: 54.56 m2 
• Empty weight: c. 11,080 kg 
• Max. takeoff weight: c. 12,670 kg 
• Powerplant: 2 × Jumo 211J-2 12-cylinder inverted-vee, 1,420 PS (1,044 kW) each

Performance
• Maximum speed: 360 km/h
• Range: 1,580 km 
• Service ceiling: c. 5500 m 

Armament
• Guns:
2 × 37 mm Bordkanone BK 3,7 cannon in a conformal gun pod under the front fuselage, firing forwards.
up to 6 x 7.92 mm machine guns.

Demikianlah artikel tentang Pesawat Pembom Medium / Medium Bomber Junkers Ju-88, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di: portal-receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di: trisoenoe

Artikel diadaptasi dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
PEMBOM, Ensiklopedi Dunia
Francis Crosby (Imperial War Museum Duxford)
Wikipedia Bahasa Indonesia



Rabu, 08 Agustus 2018

Senapan Runduk Berat / Heavy Sniper Rifle Barrett M82A1 “The Light Fifty”


Senapan Penembak Runduk Berat Barrett M82A1
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Rabu, 8 Agustus 2018

Seperti inilah senapan antimaterial/runduk kelas berat kaliber 12.7mm dengan sistem operasi semi-otomatik pertama di dunia. Walaupun diciptakan dari proyek kecil, M82A1 pada akhirnya berevolusi menjadi senjata yang dioperasionalkan oleh banyak negara. 

Dari sisi rancang bangun, M82A1 masih menganut model konvensional dengan dua set receiver terbuat dari baja pres dan terhubung dengan cross pin yang bisa dibuka dengan mudah untuk mempercepat pelepasan panas akibat pembakaran mesiu (saat proses penembakan), penerapan rancangan fluted barrel yang dipenuhi cekungan akan membantu mempercepat proses pelepasan panas, sehingga laras tidak cepat memuai dan akurasi tembakan tetap terjaga. 

Senapan Penembak Runduk Berat Barrett M82A1
militerbanget.blogspot.com

Bila M82A1 tidak dilengkapi dengan teleskop, masih ada BUIS (Back Up Iron Sight) yang memiliki setelan bidikan sampai dengan jarak 1.500m, ditambah dengan setelan windage untuk menyesuaikan simpangan arah angin. 

Untuk meningkatkan akurasi, M82A1 dilengkapi dengan kaki-kaki (Bipod) yang bisa disesuaikan ketinggiannya sesuai dengan kenyamanan penembak. Bila dirasa belum memadai, M82A1 dapat pula dipasangkan penyangga kaki-tiga (Tripod) misalnya tripod M3/M122 yang merupakan bawaan dari senapan mesin berat M2HB yang jelas lebih ajeg dan stabil dibandingkan dengan Bipod (tetapi lebih tidak praktis alias lebih ribet!).

Senapan Penembak Runduk Berat Barrett M82A1
militerbanget.blogspot.com

Mekanisme penembakan M82A1 menerapkan prinsip laras yang bergerak ke belakang untuk meredam efek tolak balik (recoil) yang ditimbulkan. Ketika peluru ditembakkan, laras bergerak ke belakang sejauh lebih kurang 25cm, menyentuh tonjolan pada bolt yang kemudian melepaskan bolt dari posisi kunciannya. Setelah memukul bolt, laras langsung kembali ke depan berkat bantuan sepasang pegas recoil yang terpasang di kiri-kanan laras. 

Begitu bolt dalam posisi bebas, lengan akselerator yang membawa sebagian energi dari gaya tolak balik langsung menghantamnya, sehingga bolt akhirnya berotasi dan bergerak ke belakang. Gerakan bolt ke belakang ini sekaligus menarik keluar selongsong hasil penembakan, dan memasukkan peluru baru ketika mulai bergerak ke depan. Ketika bolt kembali ke posisinya semula akibat dorongan pegas, akan terkunci secara otomatis dengan laras dan peluru baru siap ditembakkan.

Senapan Penembak Runduk Berat Barrett M82A1
militerbanget.blogspot.com

Pada awalnya, M82A1 hanya digunakan oleh pasukan khusus Amerika Serikat untuk misi-misi rahasia yang membutuhkan aplikasi senapan runduk dan jarak ekstra jauh. Baru pada Perang Teluk 1991, pasukan regular Amerika Serikat mulai memperoleh M82A1. Berikut komentar para Scout Sniper USMC ketika pertama kali mencoba senjata ini. “Senjata hebat seharga 10.000 dollar, tetapi hanya dilengkapi dengan magasen murahan buatan Cina yang cuma seharga 10 dollar (buku Jarhead karya Anthony Swofford)”.

Akan tetapi, walaupun senjata ini lahir di Amerika Serikat, angkatan bersenjata AS bukanlah pengguna pertama M82A1. Adalah Swedia yang pertama kali memesan 100 pucuk M82A1 pada tahun 1989, ditambah CIA yang membeli 5 pucuk pada tahun yang sama untuk dikirim ke pejuang Mujahidin di Afghanistan. Jika awalnya senjata ini ditujukan untuk menjatuhkan Mi-24 "Hind" Uni Soviet, sekarang pasukan koalisi ISAF di Afghanistan yang harus berhati-hati karena diperkirakan senjata ini sudah jatuh ke tangan gerilyawan.

(Baca juga artikel yang sangat menarik tentang Helikopter Serang - Transport / Attack - Transport Helicopter MIL MI-24)

Senapan Penembak Runduk Berat Barrett M82A1
militerbanget.blogspot.com

Varian M82A1

M82A1

Ini adalah varian dasar. Model awal dilengkapi dengan muzzle brake berbentuk bulat, sementara varian akhir menggunakan muzzle brake berbentuk kotak atau persegi dua tingkat. Selain itu, M82A1 versi awal cenderung berwarna hitam karena menggunakan lapisan parkerized finish, sementara M82A1 yang sekarang beredar rata-rata berwarna metal natural.

M82A2

Varian M82A1 yang dikonversi menjadi varian bullpup, namun dapat ditembakkan dari bahu layaknya peluncur roket. Sebagai konsekuensinya, sandaran bahu ditambahkan tepat di belakang lubang magasen. Front grip ditambahkan sebagai sarana untuk menstabilkan senjata. Varian ini tidak diproduksi secara luas tapi menjadi dasar pengembangan bagi varian M90/95.

M82A3 Special Application Scope Rifle

Varian M82A1 yang dimodernisasi dengan perbedaan berupa penambahan rail picatinny yang memanjang di upper receiver untuk pemasangan optic pengindera malam. Selain itu, adapula penambahan kaki tunggal (monopod) di popor belakang dengan 11 tingkat setelan ketinggian untuk membantu akurasi.

M82A1A

Varian dengan perkuatan pada laras yang dirancang khusus untuk menembakkan peluru MK211 Raufoss

M82A1M (Marine)

Versi M82A3 yang diadopsi USMC (korps marinir Amerika Serikat). Ada sedikit perbedaan minor dengan varian M82A3, yaitu USMC memilih design rail picatinny pada upper receiver setinggi 40 MOA, atau lebih tinggi dari standar M82A3 yang 20 MOA.

M107

Varian M82A1 yang diadopsi AD AS. Fitur yang dimiliki sama dengan versi M82A1M yang diadopsi USMC.

M82A1 Civilian

Varian M82A1 yang dibuat khusus sebagai langkah kompromi untuk beberapa negara bagian Amerika Serikat yang melarang penggunaan dan pemilikan senapan dengan kotak magasenyang bisa dilepas/bermuatan banyak. Untuk mensiasatinya, M82A1 versi ini didesign dengan magasen model hinge (engsel). Magasen menempel ke poros engsel yang ada di bagian depan magwell. Bila ingin diisi, magasen tinggal diayunkan sampai terbuka, peluru diisi, lalu dimasukkan lagi. Dengan cara ini, penembak tidak dapat mengisi M82A1 dengan cepat seperti halnya penggantian magasen M82A1 versi militer.

M82A1 CQC (Close Quarter Carbine)

Pada akhir 2007, Barret Firearms melansir M82A1 CQC dengan laras profil carbine sepanjang 20inc (508mm) yang lebih pendek dari varian standar. Varian CQC ini terutama ditujukan bagi aplikator kepolisian yang membutuhkan senapan runduk kaliber 12.7mm, namun dengan jarak tembak efektif yang tidak terlalu jauh.

Senapan Penembak Runduk Berat Barrett M82A1
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Senapan Runduk Berat / Heavy Sniper Rifle Barrett M82A1 “The Light Fifty”


Asal: Amerika Serikat
Tahun: 1982
Kaliber: .50 BMG (12.7mm)
Sistem operasi: Semi otomatis, short recoil
Panjang keseluruhan:  1.448 mm 
Panjang Laras: 737 mm
Bobot kosong: 12,9 kg 
Vo meninggalkan laras: 854 m/s
Jarak tembak efektif: 1.800 m
Tingkat Akurasi: 1.5-2.0 MOA
Kapasitas magasen: 10 peluru
Harga: 6.600 – 7.000 US$

Demikianlah artikel tentang Senapan Runduk Berat / Heavy Sniper Rifle Barrett M82A1 “The Light Fifty”, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di: portal-receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di: trisoenoe

Artikel diadaptasi dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: COMMANDO-War Machine series, 
.50 CAL – LONG RANGE SNIPER RIFLE (“That Goes The Distance)