Jumat, 11 April 2025

Half-track (Sonderkraftfahrzeug) Sd.Kfz. 251, Kendaraan Lapis Baja Serbaguna Andalan Pasukan Jerman Di Perang Dunia II (Bagian Kedelapan)


Kendaraan Lapis Baja Sd.Kfz. 251
militerbanget.blogspot.com

Beraban, Tabanan, Bali, Senin, 7 April 2025
(Edisi terlambat upload, baru diupload secara penuh pada hari Jum'at, 11 April 2025) 

Alutsista yang satu ini cukup populer di kalangan pengamat alutsista. Sosok lapis baja ini seolah menggambarkan eksistensi dari pasukan infanteri mekanis militer Jerman pada saat Perang Dunia ke II. Reputasi tentang kecepatan manuver serta kehebatan militer Jerman dapat dengan mudah dianalogikan dengan alutsista ini. Supaya artikel ini mudah dimengerti, silahkan baca artikel yang sudah tayang sebelumnya yang berjudul: “Half-track (Sonderkraftfahrzeug) Sd.Kfz. 251, Kendaraan Lapis Baja Serbaguna Andalan Pasukan Jerman Di Perang Dunia II (Bagian Ketujuh)”, dan ini adalah artikel kelanjutannya:

Sd.Kfz.251/23 – 2 cm Hängelafette 38 auf Mittlerer Schützenpanzerwagen

Varian pengintaian utama, dilengkapi dengan dudukan turret yang mirip dengan yang dibawa oleh mobil lapis baja Sd.Kfz.234/1, yang menampung meriam otomatis QF 20 mm (0,79 inci).
Varian anti-pesawat

Tipe ini, dan semua purwarupa uji, mencakup sekitar 500 kendaraan, termasuk 486 (menurut beberapa sumber lain adalah 17 dan 21). Ketentuan normal untuk setiap Panzerdivision adalah sekitar dua puluh satu di batalion infanteri lapis baja, satu unit di kompi zeni resimen dan tujuh unit di kompi intai lapis baja.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Kendaraan Angkut Personel Lapis Baja / Armored Personnel Carrier - BTR-50P")

Kendaraan Lapis Baja Sd.Kfz. 251
militerbanget.blogspot.com

Sd.Kfz.251/17 – Schützenpanzerwagen (2 cm): (diproduksi sebanyak 244 unit).
 

Produksi awal menggunakan bodi Ausf.C dan D yang tidak dimodifikasi, dan meriam kaliber 20 mm (0,79 in) hanya memiliki lintasan (sudut putar senjata utama) 80°. Varian ini semula dimulai produksinya oleh Grossdeutschland. Tetapi tipe produksi utama adalah Luftwaffe-Flakausführung, dengan sisi yang diperpanjang terbuat dari panel yang dapat dilipat. Pada saat dinding (panel) dilipat, meriam tersebut memiliki lintasan 360°. KwK 38 20 mm (0,79 in) dipasang di turet kecil dan memiliki dudukan pedestal. varian ini pada Ausf.C saja dan biasanya 4 kendaraan Flak dipimpin oleh versi komando, tanpa senjata tetapi dengan radio FU-10 dan antena rangka, dan dua MG 34 atau 42 untuk pertahanan jarak dekat.

Kemudian, versi tersebut terus berkembang. Auto-Union AG dari Chemnitz memproduksi purwarupa (pada Ausf.C) diikuti oleh mungkin selusin atau lebih kendaraan hibrida (pada Ausf.D), dengan bagian belakang yang sepenuhnya terbuka dan kompartemen pengemudi yang dirancang ulang. Pada akhir 1944, model akhir dengan bodi D standar dilengkapi dengan Schwebelafette atau "dudukan luncur" dalam konstruksi seperti kotak. Angka produksi masih belum diketahui, mungkin 15 di antaranya bertugas di Front Timur pada November 1944. 20 mm (0,79 in) ada dalam dua jenis, KwK 38 Angkatan Darat dan Flak 38 Luftwaffe, yang memiliki kinerja serupa, kenyataan di lapangan ternyata  tidak mampu menghadapi Il-2 Sturmovik Rusia yang memiliki sistem proteksi yang masif.

Kendaraan Lapis Baja Sd.Kfz. 251
militerbanget.blogspot.com

Sd.Kfz.251/21 – Schützenpanzerwagen (Drilling): (242 unit dibuat)
 

Tiga meriam Mauser MG 151/15 mm, kemudian digantikan oleh meriam Luftwaffe ringan MG151 20 mm (0,79 in). Purwarupa “Drilling” (triplet) diuji pada awal tahun 1944 pada Ausf.C, tetapi produksi hanya dilakukan pada tipe D. Dudukan tiga itu diisi dengan sabuk, meriam bagian dalam memiliki kapasitas 400 butir peluru, dan bagian luar 250 butir. Dudukan itu sendiri merupakan turunan dari tipe angkatan laut, dibaut di lantai tepat setelah rumah transmisi.

Meriam itu merupakan alutsista surplus Luftwaffe, sekarang menggunakan model yang lebih berat, lengkap dengan dudukan pesawat standarnya, dan disatukan dengan braket atas tumpuan, berputar pada trunnion untuk elevasi dan lintasan maksimal. Meriam itu diarahkan dengan panduan penglihatan optik (reflektor), dan kemudian desain yang lebih sederhana dengan cincin kecepatan.

Varian dioperasikan secara tunggal, dari dalam badan tank, dilindungi oleh sebagian kubah meriam (terbuka ke belakang). Varian ini terutama digunakan oleh unit pengintaian Panzerdivision ke-45 (3 unit per batalion Panzergrenadier) di garis depan Barat, dan dalam praktiknya sangat sering berhadapan dengan target darat tanpa perlindungan atau proteksi yang memadai di tempat, berkat akurasinya yang sangat baik.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Pesawat Patroli Maritim / Maritime Patrol Aircraft - Lockheed P2V Neptune")

Kendaraan Lapis Baja Sd.Kfz. 251
militerbanget.blogspot.com

Sd.Kfz.251 Panzerfahrschuhlwanne kendaraan latih pengemudi berbahan bakar kayu

Selama Perang Dunia Kedua, Jerman kekurangan minyak bumi. Jerman mencari sumber bahan bakar lain untuk menggerakkan kendaraan non-garis depan. Salah satu solusinya adalah memasang Holzkohlevergaser, generator gas kayu, di bagian belakang Sd.Kfz.251 Halftrack dan varian ini digunakan kendaraan pelatihan pengemudi.

Demikianlah artikel yang mengulas tentang kendaraan lapis baja Half-track (Sonderkraftfahrzeug) Sd.Kfz. 251, Kendaraan Lapis Baja Serbaguna Andalan Pasukan Jerman Di Perang Dunia II (Bagian Kedelapan). Artikel ini bersambung ke bagian selanjutnya dengan judul: "Half-track (Sonderkraftfahrzeug) Sd.Kfz. 251, Kendaraan Lapis Baja Serbaguna Andalan Pasukan Jerman Di Perang Dunia II (Bagian Kesembilan)", semoga artikel ini bisa menghibur bagi rekan-rekan semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di laman portal receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di laman trisoenoe

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di laman pustaka senjata dan fotografi

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. World Armor
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Jerman
#Kendaraan_Lapis_Baja

Senin, 07 April 2025

Half-track (Sonderkraftfahrzeug) Sd.Kfz. 251, Kendaraan Lapis Baja Serbaguna Andalan Pasukan Jerman Di Perang Dunia II (Bagian Ketujuh)


Kendaraan Lapis Baja Sd.Kfz.251
militerbanget.blogspot.com

Beraban, Tabanan, Bali, Senin, 7 April 2025

Alutsista yang satu ini cukup populer di kalangan pengamat alutsista. Sosok lapis baja ini seolah menggambarkan eksistensi dari pasukan infanteri mekanis militer Jerman pada saat Perang Dunia ke II. Reputasi tentang kecepatan manuver serta kehebatan militer Jerman dapat dengan mudah dianalogikan dengan alutsista ini. Supaya artikel ini mudah dimengerti, silahkan baca artikel yang sudah tayang sebelumnya yang berjudul: “Half-track (Sonderkraftfahrzeug) Sd.Kfz. 251, Kendaraan Lapis Baja Serbaguna Andalan Pasukan Jerman Di Perang Dunia II (Bagian Keenam)”, dan ini adalah artikel kelanjutannya:

Kendaraan Lapis Baja Sd.Kfz.251
militerbanget.blogspot.com

Sd.Kfz.251/10 – Schützenpanzerwagen ( 3,7 cm PaK )

Versi pendukung AT awal standar untuk Panzergrenadier, dilengkapi dengan meriam Pak 36 37 mm (1,46 in), yang memiliki jarak tembak efektif hanya sekitar 1200 m. Banyak foto menunjukkan bahwa panel atas perisai yang dapat dilepas dibuang, karena kru terlindungi dengan baik di dalam lambung (badan) kendaraan, dan untuk mengelabui pasukan pengintai lawan, karena perisai ini menyerupai perisai MG dari versi transportasi standar.

Sd.Kfz.251/11 – Fernsprechpanzerwagen

Varian kendaraan instalasi kabel telepon, dibuat berdasarkan Ausf.C. Satu set peralatan penyedia instalasi komunikasi berbentuk kotak besar dengan gulungan kabel ditempatkan di kompartemen belakang, dengan sedikit ruang tersisa untuk operator. Peralatan ini digunakan untuk membuat jaringan di wilayah pendudukan Rusia.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Senjata Defensif Perorangan / Personal Defence Weapon (PDW) - FN P90")

Kendaraan Lapis Baja Sd.Kfz.251
militerbanget.blogspot.com

Kendaraan pendukung artileri


Sd.Kfz. 251/12 – Messstrupp und Gerätpanzerwagen 
Kendaraan survei visual, ini adalah varian observasi/pemantau artileri utama.

Sd.Kfz. 251/13/14 – Schallaufnahmepanzerwagen 
Varian pembawa alat pengeras suara untuk fungsi perang psikologis.

Sd.Kfz. 251/15 – Lichtauswertepanzerwagen 
Varian pembawa instrument pendeteksi kilatan cahaya senjata lawan.

Sd.Kfz. 251/18 – Beobachtungspanzerwagen 
Varian observasi independen artileri, yang terdiri dari tiga sub-versi radio.

Sd.Kfz. 251/16 – Flammpanzerwagen
Varian penyembur api utama, yang sebagian besar digunakan oleh unit SS Panzergrenadier, yang pada awalnya terdiri dari penyembur api yang dapat dilepas di bagian belakang, kemudian dua proyektor api 14 mm, yang dipasang pada kendaraan dengan poros, badan kendaraan mempertahankan MG pertahanan di bagian depan. Penyembur api dilindungi oleh topeng kecil dan jangkauannya sekitar 35 meter, tergantung pada kondisi angin dan iklim. Penyembur api diisi oleh dua tangki internal berkapasitas 700 liter yang ditempatkan di bagian belakang, namun jenis bensin yang dibutuhkan ternyata terbatas. Awaknya dilindungi oleh pakaian tahan api dan kompresor, yang memiliki otonomi dua jam, memberikan kemampuan untuk melakukan sekitar 2700 serangan singkat (2 detik). Seperti yang ditentukan, setiap resimen Panzergrenadier akan dilengkapi dengan satu peleton yang terdiri dari 6 Flammpanzerwagen, yang terdiri dari dua kendaraan pendukung yang membawa 1850 galon bahan bakar tambahan. Varian-varian ini dikonversi dari kendaraan Ausf.C dan D, dan sepertinya mulai dioperasikan pada Januari 1943. Varian-varian ini ditempatkan di front di Rusia, di Italia, di Belanda (Arnhem 1944) dan Prancis Utara.

Sd.Kfz.251/19 – Fernsprechbetriebspanzerwagen
Kendaraan pendukung komunikasi, digunakan dalam koordinasi dengan Fernsprechpanzerwagen dan beroperasi di "sektor yang tenang", jauh di belakang garis depan.

Sd.Kfz. 251/20 – Schützenpanzerwagen (Infrarotscheinwerfer)
Muncul pada akhir tahun 1944, varian ini dipasang pada resimen Panzer serang malam khusus yang dilengkapi dengan instrument IR Panther (dengan lampu sorot inframerah). Varian ini ini dilengkapi dengan lampu sorot inframerah 60 cm dan jangkauan 1500 m untuk menerangi target yang jauh di luar jangkauan peralatan Panther IR. Varian ini juga dikerahkan bersama pasukan penyerang malam Vampire, yang dilengkapi dengan peralatan inframerah portabel.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Kendaraan Angkut Personel Lapis Baja / Armored Personnel Carrier - BTR-50P")

Sd.Kfz.251/22 – 7,5 cm PaK40 L/46 auf Mittlerer Schützenpanzerwagen
“Pakwagen” adalah salah satu kendaraan pendukung AT terbaik, yang dilengkapi dengan PaK 40 L46 atau L48 berkecepatan tinggi. Kendaraan ini banyak digunakan saat operasi berubah menjadi manuver defensif. Jangkauan senjata utama kendaraan ini memungkinkan kendaraan relatif aman dari posisi yang telah diatur sebelumnya dan disamarkan dengan baik. Namun, sasisnya tidak pernah dirancang untuk menahan beban tambahan maupun guncangan ledakan dan hentakan, yang memicu banyak kerusakan mekanis dan kelelahan struktural yang berlebihan. Meskipun demikian, pada bulan Desember 1944, Hitler memberikan prioritas utama pada varian ini. Dudukannya terdiri dari dua balok berbentuk H yang dilas ke lantai, di tengah kompartemen belakang. Perisai dimodifikasi dengan sudut yang dipangkas, dan platformnya terbuat dari pelat segitiga datar yang menahan dudukan senjata asli. Pengemudi duduk di sebelah kiri, membidik dengan optik PaK 40 standar. Sudut putar senjata utama adalah 18 dan 19° dan elevasi berkisar dari -3 hingga +22°. 22 butir peluru (HE dan AP) disimpan. Biasanya kru membawa amunisi tambahan dalam casing  khusus, disimpan di mana pun yang tersedia dalam ruang kendaraan. Angka produksi sulit diketahui, mungkin 1.200 kendaraan menggunakan bodi Ausf.D.

Demikianlah artikel yang mengulas tentang kendaraan lapis baja Half-track (Sonderkraftfahrzeug) Sd.Kfz. 251, Kendaraan Lapis Baja Serbaguna Andalan Pasukan Jerman Di Perang Dunia II (Bagian Ketujuh). Artikel ini bersambung ke bagian selanjutnya dengan judul: "Half-track (Sonderkraftfahrzeug) Sd.Kfz. 251, Kendaraan Lapis Baja Serbaguna Andalan Pasukan Jerman Di Perang Dunia II (Bagian Kedelapan)", semoga artikel ini bisa menghibur bagi rekan-rekan semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di laman portal receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di laman trisoenoe

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di laman pustaka senjata dan fotografi

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. World Armor
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Jerman
#Kendaraan_Lapis_Baja

Minggu, 23 Maret 2025

Half-track (Sonderkraftfahrzeug) Sd.Kfz. 251, Kendaraan Lapis Baja Serbaguna Andalan Pasukan Jerman Di Perang Dunia II (Bagian Keenam)


Kendaraan Lapis Baja Sd.Kfz.251
militerbanget.blogspot.com

Beraban, Tabanan, Bali, Minggu, 23 Maret 2025

Alutsista yang satu ini cukup populer di kalangan pengamat alutsista. Sosok lapis baja ini seolah menggambarkan eksistensi dari pasukan infanteri mekanis militer Jerman pada saat Perang Dunia ke II. Reputasi tentang kecepatan manuver serta kehebatan militer Jerman dapat dengan mudah dianalogikan dengan alutsista ini. Supaya artikel ini enak dibaca, silahkan baca artikel yang sudah tayang sebelumnya yang berjudul “Half-track (Sonderkraftfahrzeug) Sd.Kfz. 251, Kendaraan Lapis Baja Serbaguna Andalan Pasukan Jerman Di Perang Dunia II (Bagian Kelima)”, dan ini adalah artikel kelanjutannya:

Varian yang paling sukses dengan konversi “Meriam bergerak” adalah Schützenpanzerwagen (7,5 cm KwK37) atau "Stummel", yang digunakan untuk dukungan artileri, dan antitank 7,5 cm PaK 40 L/46 auf Mittlerer Schützenpanzerwagen, yang menggantikan Sd.Kfz.251/10 yang memiliki performa yang buruk. Varian untuk peluncur roket yang terkenal atau 251/1 II (juga dijuluki "Stuka darat"), menggunakan roket Wurfkoerper 280 mm (11 in) atau 320 mm (1ft1), yang memiliki efek yang sama menghancurkannya dengan bom seberat 500 kg yang dijatuhkan oleh Stuka, walaupun tingkat akurasinya tidak setinggi stuka.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Pesawat Pembom Strategis / Strategic Bomber - Douglas A-3 Skywarrior")

Kendaraan Lapis Baja Sd.Kfz.251
militerbanget.blogspot.com

Varian Sd.Kfz.251


Varian Sd.Kfz.251/1 (II/III)
Meskipun varian ini digolongkan sebagai 251/1, kedua varian akhir ini tidak memiliki kesamaan dengan versi utama.

Sd.Kfz.251 /1 II mittlerer Schützenpanzerwagen mit Wurfrahmen 
Varian ini adalah platform peluncur roket berat (juga dijuluki "Stuka zum Fuss"), dilengkapi dengan enam Sprengranate 28cm besar (hulu ledak HE) atau Flammgranate 32cm (hulu ledak pembakar), yang terakhir menggunakan napalm. Varian ini disebut Wurfrahmen 40, dan memiliki jangkauan masing-masing 1,9 dan 2,2 km. Pertama kali dirancang pada akhir tahun 1940, kendaraan peluncur roket Wurfkoerper ini baru terealisasi pada tahun 1943-44 dalam jumlah terbatas.

Sd.Kfz.251 /1 III Mittlerer Schützenpanzerwagen (IR) “Falke”  
Varian ini adalah kendaraan standar Ausf.D (kebanyakan) yang secara khusus dilengkapi dengan peralatan inframerah untuk operasi malam hari bersama dengan Sd.Kfz. 251/20 Uhu, yang menyertai pasukan IR Panther. Versi ini juga disebut 251/20 “Falke”.

Kendaraan Lapis Baja Sd.Kfz.251
militerbanget.blogspot.com

Sd.Kfz.251/2 Schützenpanzerwagen (Granatwerfer)
Varian ini adalah varian mortir bermotor standar, yang digunakan oleh pasukan infanteri. Varian mortir ini dilengkapi dengan mortir GrW34 kaliber 81 mm (3,19 in) dengan 66 butir peluru. Pelat dasar rekoil dapat dilepas untuk penggunaan tanpa peluru.

Sd.Kfz.251/3 – mittlere Kommandopanzerwagen (Funkpanzerwagen)
Merupakan Versi radio utama, yang dibagi lagi menjadi lima versi, masing-masing menggunakan kombinasi radio yang ditingkatkan, seperti FuG8 + FuG5 (I, II), FuG1 + FuG7 (III), FuG11 + FuG12 (IV – jarak jauh, dengan tiang teleskopik 9 m, dan subvarian komando), dan FuG11 untuk subversi kelima.

Sd.Kfz.251/4 – Schützenpanzerwagen für Munition dan Zubehör des leIG18
Varian ini dilengkapi dengan struktur yang diperkuat untuk menderek senjata yang lebih berat, seperti leichtes Infanteriegeschütz 18 7,5 cm (2,95 inci), Pak 38 50 mm (1,97 inci), PaK 40 75 mm (2,95 inci) , dan howitzer medan ringan leFH18 10,5 cm (4,13 inci).

Kendaraan Lapis Baja Sd.Kfz.251
militerbanget.blogspot.com

Sd.Kfz.251/5 – Schützenpanzerwagen untuk Pionierzug
Merupakan Kendaraan serbu utama (Pionierzug), dimodifikasi untuk membawa sepasang jembatan serbu ringan yang dapat dibongkar di atasnya. Perahu karet dibawa dalam kotak penyimpanan samping.

Sd.Kfz.251/6 – mittlere Funkpanzerwagen (Kommandopanzerwagen)
Kendaraan komando dan radio versi awal ini dapat membawa papan peta, mesin sandi dan pengkodean dalam kompartemen yang ditata ulang, berdasarkan versi Ausf.A/B.

Sd.Kfz.251/7 Pionierpanzerwagen
Ini adalah varian kendaraan serbu insinyur lainnya yang dilengkapi dengan ramp jembatan dan perlengkapan khusus di lambung atas. Sub-versi I dan II menggunakan radio yang berbeda.

Sd.Kfz. 251/8 Krankenpanzerwagen
Versi ambulans lapis baja. Varian ini dapat mengangkut empat personel yang terluka di atas tandu, 2 orang yang terbaring dan 4 orang yang duduk atau 10 orang prajurit yang terluka ringan yang duduk. Untuk membantu akses, tangga lipat di bawah pintu juga ditambahkan. Sebagian besar diubah dari versi AB dan C awal selama perang. Tidak ada persenjataan dan kanvas besar atau atap digunakan untuk menutupi bagian atas. Sub-versi II dilengkapi dengan radio jarak jauh FuG5 dan dipasang ke markas besar bergerak.

Kendaraan Lapis Baja Sd.Kfz.251
militerbanget.blogspot.com

Sd.Kfz.251/9 – Schützenpanzerwagen (7,5 cm KwK 37 L/24) “Stummel”
Varian SPG standar, juga disebut "kanonenwagen", dilengkapi dengan howitzer laras pendek kaliber 75 mm (2,95 in), yang menggunakan dudukan yang sama dengan StuG III. Varian ini dijuluki "Stummel" (Tunggul), dan dikerahkan dalam jumlah besar di Front Timur. Pertama kali dipesan dalam spesifikasi Maret 1942, Büssing-NAG mengirimkan dua purwarupa pada bulan Juni, diuji di Rusia. Gelombang pertama yang terdiri dari 150 kendaraan dikirimkan selama bulan-bulan berikutnya, berdasarkan Ausf.C. Pada akhir tahun 1944, modifikasi utama mencakup dudukan senjata modular yang lebih tinggi yang digantikan dengan senapan MG 42 koaksial untuk pertahanan jarak dekat.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Senjata Defensif Perorangan / Personal Defence Weapon (PDW) - FN P90")

Kendaraan Lapis Baja Sd.Kfz.251
militerbanget.blogspot.com

Yang terakhir juga memberikan perlindungan yang lebih baik, depresi yang lebih baik, dan kemiringan lapis baja yang lebih tinggi (20° di setiap sisi). Kemiringan lapis baja normal adalah 10 hingga 12° di setiap sisi, dan elevasi -5 +20°. Pada konfigurasi ini kendaraan hanya memiliki kapasitas penyimpanan amunisi sekitar 52 butir peluru. Peluru-peluru ini ditempatkan diruang mana saja di dalam kendaraan, sehingga terkesan penuh sesak. Teropong gunting dan antena batang Fuspr.f 2 meter yang direlokasi juga tersedia. Stummel pertama kali diperkenalkan dengan SS-Panzerregiment 4 “Der Führer”, Divisi Lapis Baja SS ke-2 dan, kemudian, (setelah Ausf.D mulai beroperasi pada tahun 1944) di sebagian besar unit pengintaian lapis baja, dan divisi pasukan payung (lintas udara) “Hermann Göring”. Kendaraan ini juga dapat diangkut di dalam pesawat angkut raksasa Me 323 “Gigant”, yang mana menjadi nilai lebih bagi mobilitasnya.

Demikianlah artikel yang mengulas tentang kendaraan lapis baja Half-track (Sonderkraftfahrzeug) Sd.Kfz. 251, Kendaraan Lapis Baja Serbaguna Andalan Pasukan Jerman Di Perang Dunia II (Bagian Keenam). Artikel ini akan dilanjutkan ke bagian ketujuh dengan judul: "Half-track (Sonderkraftfahrzeug) Sd.Kfz. 251, Kendaraan Lapis Baja Serbaguna Andalan Pasukan Jerman Di Perang Dunia II (Bagian Ketujuh)", semoga artikel ini bisa menghibur bagi rekan-rekan semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di laman portal receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di laman trisoenoe

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di laman pustaka senjata dan fotografi

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. World Armor
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Jerman
#Kendaraan_Lapis_Baja

Kamis, 20 Maret 2025

Half-track (Sonderkraftfahrzeug) Sd.Kfz. 251, Kendaraan Lapis Baja Serbaguna Andalan Pasukan Jerman Di Perang Dunia II (Bagian Kelima)


Kendaraan Lapis Baja Sd.Kfz.251
militerbanget.blogspot.com

Beraban, Tabanan, Bali, Kamis, 20 Maret 2025

Alutsista yang satu ini cukup populer di kalangan pengamat alutsista. Sosok lapis baja ini seolah menggambarkan eksistensi dari pasukan infanteri mekanis militer Jerman pada saat Perang Dunia ke II. Reputasi tentang kecepatan manuver serta kehebatan militer Jerman dapat dengan mudah dianalogikan dengan alutsista ini. Supaya artikel ini enak dibaca, silahkan baca artikel yang sudah tayang sebelumnya yang berjudul “Half-track (Sonderkraftfahrzeug) Sd.Kfz. 251, Kendaraan Lapis Baja Serbaguna Andalan Pasukan Jerman Di Perang Dunia II (Bagian Keempat)”, dan ini adalah artikel kelanjutannya:

Untungnya, sebagian besar varian yang dikembangkan hanya dioperasikan sebagai kendaraan pendukung barisan belakang, seperti versi mortir, Sd.Kfz.251/2 mittlerer Schützenpanzerwagen (Granatwerfer), Gerät 892, atau Sd.Kfz.251/1 mittlerer Schützenpanzerwagen (Wurfrahmen 40) yang terkenal yang digunakan setelah tahun 1944 dengan performa yang hebat untuk mengusung peran sebagai relaying radio, koordinasi, ambulans lapis baja, dan observasi artileri.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Pesawat Pembom Berat / Heavy Bomber - Mitsubishi G4M “Betty”")

Kendaraan Lapis Baja Sd.Kfz.251
militerbanget.blogspot.com

Sd.Kfz.251 juga digunakan pada operasi militer di Afrika Utara dalam jumlah terbatas, karena hanya dua Panzerdivisions yang dioperasikan. Kekurangan lain adalah, kendaraan ini hanya dirancang untuk alam di benua Eropa yang dingin, dan tidak dirancang untuk iklim padang pasir yang panas dan gersang. Pada saat kendaraan ini digunakan untuk kampanye militer Jerman di Afrika, tim engineering militer kemudian melakukan modifikasi di lapangan pada kendaraan ini supaya kendaraan ini sesuai untuk iklim padang pasir. Kompartemen yang terbuka di belakang bisa menjadi sangat panas di bawah terik matahari di wilayah ini sehingga biasanya ditambahkan tenda atau tabir dari bahan fabric pada bagian atas, dan semua palka mesin dibuat terbuka untuk meningkatkan proses pendinginan mesin pada saat kendaraan ini bergerak. 

Kendaraan Lapis Baja Sd.Kfz.251
militerbanget.blogspot.com

Sebagian besar varian A, B, C diterjunkan saat kampanye militer di Balkan, Yunani, dan Rusia pada musim panas 1941. Saat itu, sebagian besar Panzerdivision dilengkapi dengan kendaraan ini, setidaknya sebagian. 

Pada saat Operasi Barbarossa dimulai, militer Jerman hanya dilengkapi dengan kurang dari seribu unit kendaraan ini. Produksi kemudian ditingkatkan, tetapi, pada saat yang sama, semakin banyak dari kendaraan ini yang dikonversi untuk kendaraan pendukung dan tujuan khusus dan bukan untuk kendaraan pengakut personel. Akibatnya, Sebagian besar pasukan infantry Jerman masih mengandalkan kendaraan pengangkut lain seperti truk, kereta api, bahkan gerobak yang ditarik kuda. 

Kendaraan Lapis Baja Sd.Kfz.251
militerbanget.blogspot.com

Di Rusia, kondisi di medan pertempuran memaksa tim engineering untuk melakukan banyak modifikasi untuk Panzerdivision. Faktanya, jika hanya 23 versi utama yang secara resmi diketahui oleh Waffenamt, mungkin ada banyak modifikasi di lapangan, dibuktikan pada foto-foto yang menunjukkan kendaraan menggunakan senjata milik lawan yang berhasil dirampas, menggunakan antena non konvensional, atau konversi darurat sebagai kendaraan komando dan observasi.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Pesawat Pembom Strategis / Strategic Bomber - Douglas A-3 Skywarrior")

Kendaraan Lapis Baja Sd.Kfz.251
militerbanget.blogspot.com

Di Rusia, kondisi musim dingin menyebabkan mesin tidak selalu dapat bekerja dengan baik atau bahkan tidak dapat dinyalakan sama sekali, dan semua bagian karet cenderung retak dan hancur karena suhu yang sangat dingin. Mobilitasnya secara umum sangat baik, tetapi lumpur tebal dan lengket dari hujan pada musim semi dan musim panas menyebabkan macetnya roda-roda jalan (road 
weel). Lumpur yang terdapat di sela-sela roda jalan yang berkonfigurasi bersisipan dan lumpur ini kemudian mengeras sehingga mengunci roda jalan dan berakibat pada macetnya roda-roda ini. Pada saat diperkenalkannya Ausf.D yang disederhanakan, jumlah produksi meningkat lagi, tetapi kendaraan ini jumlahnya masih kurang untuk Panzergrenadier, karena semakin banyak yang dialihkan untuk kendarangan dukungan tembakan jarak dekat dan pertahanan serangan udara.

Demikianlah artikel yang mengulas tentang kendaraan lapis baja Half-track (Sonderkraftfahrzeug) Sd.Kfz. 251, Kendaraan Lapis Baja Serbaguna Andalan Pasukan Jerman Di Perang Dunia II (Bagian Kelima). Artikel ini akan dilanjutkan ke bagian keenam dengan judul: "Half-track (Sonderkraftfahrzeug) Sd.Kfz. 251, Kendaraan Lapis Baja Serbaguna Andalan Pasukan Jerman Di Perang Dunia II (Bagian Keenam)", semoga artikel ini bisa menghibur bagi rekan-rekan semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di laman portal receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di laman trisoenoe

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di laman pustaka senjata dan fotografi

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. World Armor
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain
Tag:
#Alutsista
#Jerman
#Kendaraan_Lapis_Baja

Selasa, 18 Maret 2025

Half-track (Sonderkraftfahrzeug) Sd.Kfz. 251, Kendaraan Lapis Baja Serbaguna Andalan Pasukan Jerman Di Perang Dunia II (Bagian Keempat)


Kendaraan Lapis Baja Sd.Kfz. 251
militerbanget.blogspot.com

Kediri, Tabanan, Bali, Selasa, 18 Maret 2025

Alutsista yang satu ini cukup populer di kalangan pengamat alutsista. Sosok lapis baja ini seolah menggambarkan eksistensi dari pasukan infanteri mekanis militer Jerman pada saat Perang Dunia ke II. Reputasi tentang kecepatan manuver serta kedigdayaan militer Jerman dapat dengan mudah dianalogikan dengan alutsista ini. Supaya artikel ini dapat mudah dimengerti, silahkan baca artikel yang sudah tayang sebelumnya yang berjudul “Half-track (Sonderkraftfahrzeug) Sd.Kfz. 251, Kendaraan Lapis Baja Serbaguna Andalan Pasukan Jerman Di Perang Dunia II (Bagian Ketiga)”, dan ini adalah artikel kelanjutannya:

Kendaraan Lapis Baja Sd.Kfz. 251
militerbanget.blogspot.com

Varian Ausf.D.

Varian ini diperkenalkan pada musim semi tahun 1943 sebagai kendaraan definitive untuk produksi massal dan mendapat beberapa perubahan dibanding varian sebelumnya. Versi sebelumnya, juga dikenal sebagai "Alte" (diproduksi sekitar 4.650 dari Juni 1939 hingga September 1943) termasuk varian seri A, B dan C, tetapi Ausf.D, juga dikenal sebagai "Neue" berbeda, dan 10.602 unit diproduksi oleh Hanomag, MNH, Schichau Wumag, Weserhätte, Borgward, Evans+Pistor, Deutsche Werke dan Büssing-NAG antara tahun 1943 dan 1945.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Pistol Mitraliur / Submachine Gun - Agram 2000")

Modifikasi tersebut mencakup banyak perubahan dalam desain produksi. Jumlah panel lapis baja dikurangi dari 19 menjadi 9 panel, kotak penyimpanan permanen dengan palka akses yang digembok ditambahkan, menggantikan knalpot belakang yang ada sebelumnya. Celah untuk penglihatan disederhanakan, panel kap mesin datar yang simple dengan saluran masuk udara yang direlokasi di bawah lambung, bagian belakang miring terbalik yang disederhanakan dengan panel pintu datar dan banyak modifikasi kecil lainnya memungkinkan penyederhanaan proses produksi namun tetap memberikan tingkat perlindungan yang sama. Perubahan-perubahan yang diterapkan ini dapat mengefesienkan pemakaian sumber daya, baik dari sisi material, mesin maupun tenaga manusia. 

Kendaraan Lapis Baja Sd.Kfz. 251
militerbanget.blogspot.com

“Adik kecil”, Varian Sd.Kfz.250

Spesifikasi Sd.Kfz.250  pertama kali dikeluarkan oleh Inspektorat Pasukan Bermotor (AHA/In 6) pada tahun 1939, sebagai kendaraan lapis baja ringan berkonfigurasi half track untuk keperluan selain kendaraan pengangkut atau penarik, untuk mengawal barisan tank dalam penyerangan. Tugas selanjutnya termasuk pengintaian, komunikasi (radio), logistik, komando mobil atau pemantau tembakan artileri. 

Kendaraan ini diproduksi oleh Demag, Adlerwerke, Büssing-NAG, MWC dari tahun 1941 hingga 1945 dengan jumlah 6.630 kendaraan, dan secara eksternal varian ini adalah SdK/Fz 251 yang dimensinya diperpendek, yang juga diproduksi dalam banyak varian untuk kendaraan dukungan tembakan dan keperluan khusus. Büssing-NAG dan Adler membangun sasisnya, Saurer Werke dari Vienna memproduksi bagian mesin dan transmisinya, DEW Hannover dan Steinmueller dari Gummersbach memproduksi bagian struktur atas, Bismarckhuette dari Upper Silesia memasok pelat-pelat bajanya, perakitan bagian badan (labung) dikerjakan oleh pabrikan Evens & Pistor dari Helsa, perlengkapan, pengawasan, dan pengirimannya disupervisi oleh Demag AG dari Wetter.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Pesawat Pembom Berat / Heavy Bomber - Mitsubishi G4M “Betty”")

Kendaraan Lapis Baja Sd.Kfz. 251
militerbanget.blogspot.com

Catatan Operasional Sd.Kfz.251 Hanomag


Sd.Kfz.251 merupakan factor penting untuk mendongkrak mobilisasi pasukan infanteri, dan menjadi factor pendukung penggunaan infanteri bermotor untuk bersinergi dengan barisan tank. Kendaraan ini juga merupakan alat propaganda terkenal di film berita, yang membuat sebagian besar warga Jerman pada saat itu berpikir bahwa sebagian besar pasukan infanteri Jerman menggunakan kendaraan lapis baja ini sebagai sarana mobilisasinya. Namun kenyataannya ternyata jauh dari apa yang diberikan dalam berita propaganda tersebut. Sebagian besar pasukan infanteri Jerman saat Perang Dunia II Karena biayanya yang cukup besar dan produksinya yang lambat, kendaraan ini hanya dapat dialokasikan untuk beberapa peleton Panzergrenadier, elit yang hampir terspesialisasi dalam infanteri, dan hanya dipasang pada Panzerdivisions yang paling lengkap. Pada bulan September 1939, hanya Panzerdivision ke-1 yang sebagian dilengkapi dengan kendaraan ini. 

Kendaraan Lapis Baja Sd.Kfz. 251
militerbanget.blogspot.com

Pada awal manuver Jerman di Perang Dunia II, pada bulan Mei 1940, mungkin lima Panzerdivision juga sebagian dilengkapi dengan kendaraan ini. Saat itu, dua varian yang dioperasikan adalah Sd.Kfz.251/1 mittlerer Schützenpanzerwagen, Gerät 901 untuk Panzergrenadier, dan Sd.Kfz.251/1 mittlerer Schützenpanzerwagen tanpa radio. Kendaraan ini sering digunakan namun dibatasi pada peran-peran yang beresiko kecil (karena lemahnya system proteksi kendaraan ini). Namun, ini menjadi boomerang Ketika pada fase pertengahan perang beberapa kendaraan ini dikonversi menjadi kendaraan pendukung pasukan jarak dekat, seperti Sd.Kfz.251/10 yang dilengkapi dengan meriam AT jarak pendek Pak 36  37 mm (1,46 in), terbukti, kendaraan ini menjadi sasaran empuk dari pihak lawan. 

Demikianlah artikel yang mengulas tentang kendaraan lapis baja Half-track (Sonderkraftfahrzeug) Sd.Kfz. 251, Kendaraan Lapis Baja Serbaguna Andalan Pasukan Jerman Di Perang Dunia II (Bagian Keempat). Artikel ini akan dilanjutkan ke bagian kelima dengan judul: "Half-track (Sonderkraftfahrzeug) Sd.Kfz. 251, Kendaraan Lapis Baja Serbaguna Andalan Pasukan Jerman Di Perang Dunia II (Bagian Kelima)", semoga artikel ini bisa menghibur bagi rekan-rekan semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di laman portal receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di laman trisoenoe

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di laman pustaka senjata dan fotografi

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. World Armor
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Jerman
#Kendaraan_Lapis_Baja