Senin, 30 Desember 2019

Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja / Armored Personnel Carrier - Anoa


Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja
Armor Personnel Carrier (APC) - Anoa
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, 30 Desember 2019

Kendaraan pengangkut personel lapis baja produksi Indonesia - Anoa,  dikembangkan oleh PT. Pindad yang merupakan badan usaha strategis yang memasok kebutuhan alutsista untuk TNI maupun Polri. Pengembangan APC Anoa dimulai pada tahun 2004. APC ini diberi nama sesuai dengan nama salah satu hewan sejenis kerbau yang merupakan hewan endemic di Indonesia

Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja
Armor Personnel Carrier (APC) - Anoa
militerbanget.blogspot.com

Pada awalnya kendaraan ini juga disebut sebagai APS-3. Purwarupa pertama kendaraan lapis baja ini terungkap ke publik pada tahun 2006. Secara sepintas, APC Anoa menyerupai VAB 6x6 Prancis. Produksi APC ini dimulai pada tahun 2008. Sebanyak 150 unit dari APC ini diproduksi untuk kebutuhan alutsista TNI Angkatan Darat. Beberapa negara menunjukkan minat mereka untuk membeli APC Anoa. Beberapa sumber memberi informasi bahwa Oman telah memesan 200 unit dari APC ini.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Tank Tempur Utama / Main Battle Tank - M60)

Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja
Armor Personnel Carrier (APC) - Anoa
militerbanget.blogspot.com

Hull lapis baja Anoa memberikan perlindungan menyeluruh terhadap hantaman amunisi armor piercing kaliber 7,62mm. Lantai lambung tahan ledakan ranjau anti-tank 8 kg. Untuk kondisi pertempuran, kaca depan depan ditutupi dengan daun jendela lapis baja untuk meningkatkan perlindungan.

Pengangkut personel lapis baja Pindad Anoa versi dasar dilengkapi dengan kubah tembak terlindung, yang dapat dilengkapi dengan senapan mesin kaliber 12,7mm atau peluncur granat otomatis kaliber 40mm. Kubah ini mampu berputar 360 °.

Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja
Armor Personnel Carrier (APC) - Anoa
militerbanget.blogspot.com

APC ini diawaki oleh tiga orang kru, yaitu komandan, juru tembak, dan pengemudi. APC ini dapat mengangkut hingga 10 prajurit infanteri dengan perlengkapan penuh. Komandan dan pengemudi masuk dan meninggalkan kendaraan melalui pintu samping, sementara pasukan turun dari pintu belakang atau atap. Ada banyak tingkap penembakan dengan blok penglihatan terkait, disediakan untuk personil yang diangkut.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Pembom Strategis / Strategic Bomber - Handley Page Victor)

Anoa 6x6 APC menggunakan mesin dan transmisi Renault, namun opsi asli sedang dikembangkan sebagai pengganti. Mesin terletak di bagian depan lambung, di belakang pengemudi. Kendaraan ini digerakkan oleh mesin Renault MIDR 062045 diesel turbocharged, menghasilkan tenaga sebesar 320 hp. Anoa memiliki sistem inflasi ban sentral. APC Anoa versi standar tidak memiliki kemampuan amfibi.

Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja
Armor Personnel Carrier (APC) - Anoa
militerbanget.blogspot.com

Varian


Kendaraan pendukung tembakan. 

Purwarupa varian ini dipersenjatai dengan turret CMI Defense CSE-90 dengan meriam Cockerill kaliber 90mm. Varian ini diperkenalkan kepada public pada tahun 2008. Kendaraan pendukung tembakan ini semula direncanakan akan dioperasikan Angkatan Darat Indonesia pada tahun 2010, (hingga artikel ini ditulis, masih belum ada catatan resmi mengenai penggunaan varian ini)

Ambulans lapis baja.


Kendaraan perintah.


Kendaraan logistik lapis baja.


Kendaraan pemulihan lapis baja.


Kendaraan pengintai.


Pembawa mortir.


Varian 4x4 dari APC ini telah dikembangkan. 

Varian ini memiliki kemampuan amfibi penuh, yang mana menjadikan varian ini sebagai varian yang istimewa (karena ringan dan juga lebih mobile).

Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja
Armor Personnel Carrier (APC) - Anoa
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi 
Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja / Armored Personnel Carrier - Anoa


Asal Negara: Indonesia
Operasional aktif: 2008
Awak: 3 orang
Daya angkut: 10 personel dengan perlengkapan penuh

Dimensi dan berat

Berat: 14 ton
Panjang: 6 m
Lebar: 2,5 m
Tinggi: 2,5 m

Persenjataan

1 x Senapan mesin kaliber 12,7mm (500 peluru)

Mobilitas

Mesin: Renault MIDR 062045 diesel
Tenaga mesin: 320 hp
Kecepatan maksimum (Jalan aspal): 92 km/jam
Jarak jelajah maksimum: 600 km

Kemampuan manuver

Tanjakan: 60 derajat
Kemiringan samping: 35 derajat
Halangan vertical: 0,6 m
Halangan parit: 1,5 m
Genangan air maksimum: 1 m

Untuk menjaga obyektifitas dari artikel ini, ada baiknya saya kutip tentang Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja Anoa ini dari laman resmi Pindad

Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja
Armor Personnel Carrier (APC) - Anoa
militerbanget.blogspot.com

Anoa 6x6 APC (Armoured Personnel Carrier)


Anoa 6x6 APC adalah generasi pertama kendaraan tempur dari PT Pindad (Persero) yang memiliki keunggulan dalam segi mobilitas, proteksi serta daya angkut. Anoa 6x6 APC memiliki rasio daya berat 25 HP/ton, serta dilengkapi dengan sistem komunikasi dan transmisi otomatis. Anoa tipe APC memiliki kapasitas angkut 12 orang personel termasuk pengemudi. Memiliki top speed 80 km/h pada jalan raya dengan daya jelajah 600 kilometer.

SPECIFICATION

General 
Configuration: 6 x 6 
Crew: 3 + 10 Persons 
Dimension (LxWxH) mm: ± 6.000x2.500x2.170 (hull) ; ± 6.000x2.500x2.500 (copula) 
Wheel Base: 1.510 mm 
Empty Weight: ± 12.500 kg 
Combat Weight: ± 14.500 kg 
Power to Weight Ratio: > 20 Hp/ton

Performance 

Max Speed (Flat Road): ± 80 km/h (safety speed recommendation). (Offroad): ± 40 km/h 
Max. Gradient: 60 % (31°) 
Max. Side Slope: 30 % (17°) 
Angle of Approach/Departure: 45°/45° 
Fording Depth: 1 m 
Vertical Obstacle: 0.40 m 
Ground Clearance: 0.40 m 
Trench: ± 0.75 m 
Turning Radius: < 10 m 
Fuel Tank: ± 200 Liter 
Maximum Range: ± 600 km

Technical 

Engine: Diesel Turbo Charger Inter Cooler, 6 Cylinders Inline 320 HP @ 2.300 rpm. Water Cooling, EURO-3 
Transmission: Automatic ZF 6HP502S 6 forward / 1 reverse Engine 
Coolling System: Hydrolic Drive Cooling Fan 
Body Protection: Monocoque Armoured Steel, Armoured Glass Optional Protection: Applique Armoured (Ceramic/Composite) 
Suspension: Modular Independent with Torsion Bar 
Steering System: Mechanical Hydraulic Power Steering on 2 axle, front & midle 
Wheel & Tyre: 1400 - R20 Runflat Insert 
Brake System: All Wheel Hydropnematic Controled Disc Brake Electrical (Battery): 2 x 12v - 100 AH (Alternator): 24V / 100 Amp.

Weapon System 

Smoke Grenade Dischargers: cal. 66 mm; (3 right, 3 left) 
Turret - Elevation: -10° s.d +45° - Rotation: 360° - 
Operation: Manual

Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja
Armor Personnel Carrier (APC) - Anoa
militerbanget.blogspot.com

Anoa 6x6 Ambulance


Anoa 6x6 Ambulance merupakan varian Anoa yang diperuntukan bagi petugas medis dalam melaksanakan tugas bantuan medis di medan pertempuran. Varian ini dilengkapi dengan berbagai kelengkapan medis seperti oksigen serta alat pacu jantung. Tipe ini memiliki kapasitas kru 7 orang. Spesifikasi mesin serta alat komunikasi sama dengan varian Anoa yang lainnya.

SPECIFICATION

General  
Configuration: 6 x 6 
Crew: 3 + 3 Persons 
Dimension (LxWxH) mm: ± 6.000x2.500x2.370 (hull): ± 6.000x2.500x2.500 (copula) 
Wheel Base: 1.510 mm 
Empty Weight: ± 12.500 kg 
Combat Weight: ± 14.500 kg 
Power to Weight Ratio: > 20 Hp/ton 
Angle of Approach/Departure: 45°/45°

Performance  

Max Speed (Flat Road): ± 80 km/h (safety speed recommendation). (Offroad): ± 40 km/h 
Max. Gradient: 60 % (31°) 
Max. Side Slope: 30 % (17°) 
Angle of Approach/Departure: 45°/45° 
Fording Depth: 1 m 
Vertical Obstacle: 0.40 m 
Ground Clearance: 0.40 m 
Trench: ± 0.75 m 
Turning Radius: < 10 m 
Fuel Tank: ± 200 Liter 
Maximum Range: ± 600 km

Technical 

Engine: Diesel Turbo Charger Inter Cooler, 6 Cylinders Inline 320 HP @ 2.300 rpm. Water Cooling, EURO-3 
Transmission: Automatic ZF 6HP502S 6 forward / 1 reverse 
Engine Coolling System: Hydrolic Drive Cooling Fan 
Body Protection: Monocoque Armoured Steel, Armoured Glass Optional Protection: Applique Armoured (Ceramic/Composite) 
Suspension: Modular Independent with Torsion Bar 
Steering System: Mechanical Hydraulic Power Steering on 2 axle, front & midle 
Wheel & Tyre: 1400 - R20 Runflat Insert 
Brake System: All Wheel Hydropnematic Controled Disc Brake 
Electrical (Battery) : 2 x 12v - 100 AH (Alternator): 24V / 100 Amp.

Weapon System 

Smoke Grenade Dischargers: cal. 66 mm; (3 right, 3 left) Turet - Elevation: -10° s.d. +45° - Rotation: 360° - Operation: Manually

Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja
Armor Personnel Carrier (APC) - Anoa
militerbanget.blogspot.com

Anoa 6x6 Recovery


Varian khusus dari keluarga Anoa 6x6 yang dilengkapi dengan berbagai kelengkapan recovery seperti Boom Crane dengan beban maksimal 6 ton, Winch dengan beban maksimal 15 ton, serta Jack Stand hidrolis. Anoa tipe recovery memiliki kapasitas 5 orang personel termasuk pengemudi. Tipe ini memiliki mesin serta kelengkapan komunikasi yang sama dengan Anoa tipe yang lainnya.
Certification

SPECIFICATION

General  
Configuration: 6 x 6 Crew: 3 + 10 Persons 
Dimension (LxWxH) mm: ± 6.000x2.500x2.170 (hull); ± 6.000x2.500x2.500 (copula) 
Wheel Base: 1.510 mm 
Empty Weight: ± 12.500 kg 
Combat Weight: ± 14.500 kg 
Power to Weight Ratio: > 20 Hp/ton

Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja
Armor Personnel Carrier (APC) - Anoa
militerbanget.blogspot.com

Performance

Max Speed (Flat Road): ± 80 km/h (safety speed recommendation). (Offroad): ± 40 km/h 
Max. Gradient: 60 % (31°) 
Max. Side Slope: 30 % (17°) 
Angle of Approach/Departure: 45°/45° 
Fording Depth : 1 m 
Vertical Obstacle: 0.40 m 
Ground Clearance: 0.40 m 
Trench: ± 0.75 m 
Turning Radius: < 10 m 
Fuel Tank: ± 200 Liter 
Maximum Range: ± 600 km

Technical 

Engine: Diesel Turbo Charger Inter Cooler, 6 Cylinders Inline 320 HP @ 2.300 rpm. 
Water Cooling, EURO-3 Transmission: Automatic ZF 6HP502S 6 forward / 1 reverse 
Engine Coolling System: Hydrolic Drive Cooling Fan 
Body Protection: Monocoque Armoured Steel, Armoured Glass 
Optional Protection: Applique Armoured (Ceramic/Composite) 
Suspension: Modular Independent with Torsion Bar 
Steering System: Mechanical Hydraulic Power Steering on 2 axle, front & midle 
Wheel & Tyre: 1400 - R20 Runflat Insert 
Brake System: All Wheel Hydropnematic Controled Disc Brake Electrical (Battery): 2 x 12v - 100 AH (Alternator): 24V / 100 Amp.

Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja
Armor Personnel Carrier (APC) - Anoa
militerbanget.blogspot.com

Anoa 6x6 Mortar


Merupakan varian Anoa 6x6 yang dilengkapi dengan pelontar mortir 81 mm dengan recoil system. Untuk mendukung pengoperasiannya, Anoa 6x6 Mortar juga dilengkapi dengan rak munisi serta atap yang dapat dibuka dan ditutup secara otomatis dengan sistem hidrolis. Tipe ini memiliki kapasitas 6 orang personel termasuk pengemudi. Pada dapur pacu, Anoa 6x6 Mortar dilengkapi dengan mesin diesel dengan tenaga 600 HP yang memiliki top speed 80 km/h.
Certification

SPECIFICATION

Configuration: 6x6
Crew: 3+4
Length: 6m
Width: 2.5 m
Height: 2.2 m
Empty weight: 13 tons
Fuel capacity: 200 L
Speed: 80 km/h on highway 30 km/h on off road
Range: 600 km
Gradient: 60% (31 degree)
Side slope: 30% (17 degree)
Power plant: Diesel Engine in line 6 cylinder 320 HP
Transmission: Automatic
Communication: - Vehicle Radio VHF & HF - Intercom Set - GPS - Driver Thermal Vision
Special equipments: - Mortar 81 mm equipped with recoil system - Ammunition rack - Hydraulic-operated roof door

Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja
Armor Personnel Carrier (APC) - Anoa
militerbanget.blogspot.com

Anoa 6x6 Command


Varian Anoa 6x6 yang didesain untuk menjadi kendaraan bagi komandan dalam memimpin serta mengarahkan pasukan dalam pertempuran. Memiliki kapasitas 7 orang personel termasuk pengemudi, Anoa tipe Command Memiliki top speed 80 km/h pada jalan raya dengan daya jelajah 600 kilometer dengan daya maksimal 320 Horsepower.
Certification

SPECIFICATION

Configuration: 6x6
Crew: 3+5
Length: 6 m
Width: 2.5 m
Height: 2.7 m
Empty weight: 13 tons
Fuel capacity: 200 L
Speed: 80 km/h on highway 30 km/h on off road
Range: 600 km
Gradient: 60% (31 degree)
Side slope: 30% (17 degree)
Power plant: Diesel engine in line 6 cylinder 320 HP
Transmission: Automatic
Communication: - Vehicle Radio VHF & HF - Intercom Set - GPS - Driver Thermal Vision

Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja
Armor Personnel Carrier (APC) - Anoa
militerbanget.blogspot.com

Anoa 6x6 Amphibious


Panser APC Anoa 6x6 tipe amfibi adalah pengembangan terbaru dari Panser Anoa APC oleh PT. Pindad (Persero). Kendaraan ini mampu melakukan maneuver baik di darat maupun permukaan air. 
Dalam beroperasi di air, Anoa Amphibious dapat mencapai top speed 10 km/h. Pada varian ini, kapasitas tangki bahan bakar dinaikkan menjadi 260 liter. Kendaraan ini dapat memuat 10 personel, yang dapat membawanya menjelajah sejauh 600 kilometer menggunakan mesin bertenaga 320 Horsepower.Dilengkapi dengan senapan mesin kaliber 7,62mm untuk melindungi personel selama proses pergerakan. Sebagai kendaraan amfibi, kendaraan ini dilengkapi dengan water propeller, swimming drive system dan sistem hidrolik untuk propulsinya. 

SPECIFICATION


Configuration: 6x6
Crew: 10 persons
Speed: 80 km/h on high way, 10 km/h in water
Power Pack: Diesel Engine in line 6 cylinder 320 Hp

Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja
Armor Personnel Carrier (APC) - Anoa
militerbanget.blogspot.com

Anoa 6x6 Logistics


Varian Anoa yang di desain secara spesifik untuk menjadi kendaraan angkut logistik dalam pertempuran. Kendaraan ini memiliki kemampuan untuk mengangkut bahan bakar, munisi, serta alat-alat untuk perbaikan kendaraan lainnya. Penggunaan Anoa sebagai pengangkut logistik dapat memastikan keamanan jalur logistik kepada para prajurit dalam berjalannya pertempuran. Tipe ini memiliki spesifikasi mesin serta alat komunikasi yang sama dengan varian Anoa yang lainnya.

SPECIFICATION


General  

Configuration: 6 x 6 Crew: 2 + 2 Persons 
Dimension (LxWxH) mm: ± (6.000 x 2.500 x 2.370) (hull) ± (6.000 x 2.500 x 2.670) (copula) 
Wheel Base: 1.510 mm 
Empty Weight: + 12.500 kg 
Combat Weight: ± 14.500 kg 
Power to Weight Ratio: > 20 Hp/ton 
Angle of Approach/Departure: 45° / 45°

Performance 

Max Speed (Flat Road): ± 80 km/h (safety speed recommendation). (Offroad): ± 40 km/h Max. 
Gradient: 60 % (31°) 
Max. Side Slope: 30 % (17°) 
Angle of Approach/Departure: 45°/45° 
Fording Depth: 1 m 
Vertical Obstacle: 0.40 m 
Ground Clearance: 0.40 m 
Trench: ± 0.75 m 
Turning Radius: < 10 m 
Fuel Tank: ± 200 Liter 
Maximum Range : ± 600 km

Technical 

Engine: Diesel Turbo Charger Inter Cooler, 6 Cylinders Inline 320 HP @ 2.300 rpm. Water Cooling, EURO-3 
Transmission: Automatic ZF 6HP502S 6 forward / 1 reverse 
Engine Coolling System: Hydrolic Drive Cooling Fan 
Body Protection: Monocoque Armoured Steel, Armoured Glass 
Optional Protection: Applique Armoured (Ceramic/Composite) 
Suspension: Modular Independent with Torsion Bar 
Steering System: Mechanical Hydraulic Power Steering on 2 axle, front & midle 
Wheel & Tyre: 1400 - R20 Runflat Insert 
Brake System: All Wheel Hydropnematic Controled Disc Brake 
Electrical (Battery): 2 x 12v - 100 AH (Alternator): 24V / 100 Amp.
Weapon System: Smoke Grenade Dischargers: cal. 66 mm; (3 right, 3 left) Turet - Elevation: -10° s.d. +45° - Rotation: 360° - Operation: Manually

Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja
Armor Personnel Carrier (APC) - Anoa
militerbanget.blogspot.com

Versi Wikipedia


ANOA APS-3 berbeda dengan pendahulunya (APS-1 dan APS-2) yang dikembangkan dari truk komersial. "Anoa" menggunakan badan berdesain monocoque berlapis baja. Sistem suspensi batang torsi baru dikembangkan untuk panser ini. Mesin dan transmisi menggunakan produk Renault dari Prancis. Sopir duduk disebelah kanan dan komandan duduk disebelah kiri dari kendaraan. Bentuk dan persenjataan ANOA amatlah mirip dengan kendaraan angkut personel buatan Prancis, VAB. Perlindungan yang diberikan oleh lapisan baja dan rangka ANOA memiliki tingkat proteksi STANAG 3 level 3, yang berarti bisa menahan peluru kinetis hingga kaliber 7.62x51mm tipe Armor Piercing standar NATO dari jarak 30 meter dengan kecepatan 930 m/s serta dapat menahan ledakan ranjau hingga massa 8 kg di bagian roda gardan dan di tengah-tengah badan.

Persenjataan ANOA hingga saat ini ialah senapan mesin berat kaliber 12,7mm dan 7,62mm, senapan Remote Weapon System kaliber 7,62mm dan pelontar granat berkaliber 40 mm. Untuk pertahanan diri ANOA dilengkapi dengan pelontar mortar tabir asap 2x3 66mm. Pada masa datang, varian-varian lain ANOA akan menggunakan meriam kaliber 20 mm dengan tambahan senapan mesin 7,62mm diatasnya untuk ANOA IFV dan meriam 90 mm CSE Cockerill MKII buatan Belgia untuk ANOA Kanon. Dapur pacu APC ANOA ialah mesin dan transmisi Renault, tetapi opsi lokal sedang dikembangkan lebih lanjut. Mesin Renault yang dimaksud ialah mesin disel turbocharged MIDR 062045 yang berkekuatan 320 tenaga kuda. ANOA juga memiliki sistem disentralisasi ban.

Demikianlah artikel dengan judul “Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja / Armored Personnel Carrier - Anoa", semoga dapat bermanfaat dan menghibur kita semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di: portal-receh.blogspot.com

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di: trisoenoe.com

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di: pustakasenjatadanfotografi.blogspot.com

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista di: kilas-copas.blogspot.com

Baca juga artikel yang sangat menarik tentang berbagai kisah misteri di: portal-kisah.blogspot.com

Dan kalau sobat ingin membaca artikel pendek tentang khasiat dan manfaat dari tanaman, ada baiknya sobat mampir di laman: portal-lambe-receh.blogspot.com

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: 
Wikipedia
Beberapa sumber lain

Tag:
#Close Support Vehicle, #Heavy Sniper Rifle/Senapan Runduk Berat, #Heer, #Helicopter, #Helicopter Angkut/Serang, #Helicopter tempur/serang, #Helikopter, #Helikopter Anti Kapal Selam, #Helikopter multi peran, #Helikopter Serang-Tempur, #Kapal Cepat, #Kendaraan Intai/Tempur Ringan, #Kendaraan Serba Guna, #Kendaraan Taktis Lapis Baja, #Kriegsmarine, #Luftwaffe, #MiG, #Pesawat Angkut Berat Jet, #Pesawat Angkut Propeller, #Pesawat Anti Kapal Selam, #Pesawat Anti Tank Propeller, #Pesawat Latih Jet/Basic Training Airplane, #Pesawat pembom berat Jet, #Pesawat Pembom Medium-Propeller, #Pesawat Pembom Propeller, #Pesawat Pembom Ringan Jet, #Pesawat Pembom Strategis, #Pesawat Pembom Tukik Propeller, #Pesawat Pembom/Tempur Jet, #Pesawat serang jet, #Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV), #Pesawat Tempur Jet, #Pesawat Tempur Malam, #Pesawat Tempur Propeller, #Pistol, #Senapan, #Senapan Serbu, #Pistol Mitraliur/Submachine Gun, #Senapan Serbu Otomatis, #Senapan Serbu Semi Otomatis, #Tank, Tank Amfibi, #Tank Destroyer, #Tank Tempur Super Berat/Super Heavy Tank, #Tank Tempur Berat/Heavy Tank, #Tank Tempur Medium/Medium Tank, #Tank Tempur Ringan/Light Tank, #Tank Tempur Utama/Main Battle Tank, #senjata, #senapan serbu, #amunisi, #peluru, #sniper, #pesawat, #pesawat tempur, #helikopter tempur, #perang, #lapis baja, #pembom, #PUBG, #FF, #PLAYERUNKNOWN'S BATTLEGROUNDS, #Free Fire, #Rules Of Survival, #Rules Of Survival, #Knives Out, #Creative Destruction, #Hopeless Land, #Survivor Royale, #PUBG versi PC, #PUBG Mobile, #PUBG Lite, #PUBG x Resident Evil 2, #IFV, #Kendaraan Tempur Infantri / Infantry fighting vehicle, #ML, #anjay, #tik-tok, #Santuy, #Halu, #Apa itu, #Bucin, #Berita Viral, #Viral, #Ide Sederhana, #Mobile Legend, #Bazooka, #Proyektil, #Meriam, #Artileri, #peringkat militer dunia, #pangkalan militer, #pubg, #militer Indonesia 2020, #militer, #TNI, Tentara Nasional Indonesia, #Angkatan Udara, #Angkatan Darat, #Angkatan Laut, #Kepolisian, #Polisi, #Polri, #TNI-AU, #TNI-AL, #TNI-AD, #Panser, #Panzer, #military, #wajib militer, #hobby militer, #militermeter, #battle, #Pelontar Granat, #Tembak, #Bayonet, #APC, #IFV, #Covid-19, Vaksin Covid-19, #Corona Virus, #Virus, #Isolasi Mandiri, #OTG (Orang Tanpa Gejala), #lockdown, #PPKM, #varian-Delta, #Sinovac, #AstraZeneca, #Pfizer-BioNTech, #Moderna, #Sinopharm, #Jhonson &Jhonson, #CanSino, #Omicron, #Rusia, #Ukraina, #Invasi Rusia-Ukraina

Sabtu, 28 Desember 2019

Pesawat Pembom Ringan / Light Bomber - Martin Baltimore


Pesawat Pembom Ringan
Light Bomber - Martin Baltimore
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Sabtu, 28 Desember 2019

Pengembangan dari Martin Maryland


Berangkat dari dasar perancangan yang berbeda dengan pesawat pembom medium Martin Maryland, pesawat Martin Baltimore justru dirancang berdasarkan pada spesifikasi yang diajukan oleh RAF. Walaupun pesawat ini dikembangkan dari Maryland, dan menggunakan rancangan sayap yang sama, Martin Baltimore memiliki dapur pacu mesin yang lebih kuat, dan konfigurasi interior pada bodynya dirancang sedemikian rupa sehingga memudahkan komunikasi antar awaknya.

Walaupun dengan pendekatan seperti itu, karena dimensi badan pesawat ini sempit, kru pesawat ini tetap saja sulit bergerak pada saat pesawat ini menghadapi kondisi darurat.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pistol Mitraliur / Submachine Gun - Colt 9 mm SMG (M635))

Pesawat Pembom Ringan
Light Bomber - Martin Baltimore
militerbanget.blogspot.com

Kinerja dan Operasional di Front Mediterania


Menurut sebuah catatan resmi, RAF memesan 400 unit pesawat ini pada bulan Mei 1940. Tetapi rupanya, ketika perang semakin menghebat, dan kebutuhan akan alutsista semakin meningkat, pesawat ini turut terkena imbasnya dan kebanjiran pesanan alias order. Sampai dengan perang berakhir, tercatat produksi untuk pesawat ini mencapai angka 1.575 unit.

Menurut satu catatan resmi, kiprah pesawat pembom ini hanya digunakan di front Mediterania dan pertama kali memperkuat skuadron No. 223 RAF.

Pesawat Pembom Ringan
Light Bomber - Martin Baltimore
militerbanget.blogspot.com

Pesawat ini dioperasikan oleh empat orang awak yaitu pilot, navigator merangkap juru bom, juru tembak atas dan operator radio yang juga merangkap sebagai juru tembak bawah. Baltimore Mark I sampai dengan Mark IV memiliki mesin radial Wright GR-2600-A5B dengan daya 1.600hp, sedangkan versi Mark V dan Mark VI dipasangkan dengan mesin yang lebih bertenaga, yaitu Wright 1.700hp. Baltimore milik Desert Air Force menjalankan misi pengeboman baik siang atau malam hari untuk mendukung gerakan pasukan darat di Afrika Utara.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Tank Tempur Utama / Main Battle Tank - M60)

Dikemudian hari, pesawat pembom ini digunakan untuk mendukung gerakan pasukan sekutu pada saat menginvasi Italia sebagai jalan menuju Jerman.

Pesawat Pembom Ringan
Light Bomber - Martin Baltimore
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Pesawat Pembom Ringan / Light Bomber - Martin Baltimore Mk IV


  • Asal Negara: Amerika Serikat
  • Tipe Pesawat: Pesawat Pembom Ringan 2 Mesin
  • Terbang Perdana: 14 Juni 1941  
  • Kru: Empat Orang (pilot, navigator/juru bom, radio operator/juru tembak bawah, Juru tembak atas)
  • Bobot: 7.018 kg (Kosong), MTOW: 10.260 kg

Dimensi 

  • Panjang Pesawat: 14,8 m 
  • Bentangan sayap: 18,69 m
  • Tinggi: 5.41 m
  • Wing Area: 50,03 m2

Persenjataan 

  • 4 X Senapan mesin kaliber 7.7mm di sayap (arah tembakan depan)
  • 2 atau 4 X Senapan mesin kaliber 7.7mm di turret atas
  • 2 X Senapan mesin kaliber 7.7mm di turret bawah
  • Muatan bom sampai dengan 908 kg

Dapur pacu

  • 2 X mesin Wright 1.660hp R-2600-19 Cyclone 14 radial piston engine 

Performa  

  • Kecepatan maksimum: 491 km/jam
  • Ketinggian maksimum: 7.106 m
  • Kecepatan menanjak: 381 m/menit
  • Jarak jelajah maksimum: 1.530 km

Pesawat Pembom Ringan
Light Bomber - Martin Baltimore
militerbanget.blogspot.com

Catatan Tambahan: Mengapa Martin Baltimore Dikenang?


Meskipun sering berada dalam bayang-bayang pembom strategis yang lebih besar, Martin Baltimore membuktikan bahwa efisiensi dan keandalan adalah kunci kemenangan dalam teater operasi yang dinamis seperti Mediterania. Dengan desain yang lebih kompak dibanding pendahulunya, pesawat ini mampu memberikan dukungan taktis yang presisi, menjadikannya aset tak ternilai bagi Desert Air Force. Meski ruang krunya yang sempit sering dikeluhkan oleh para awak, dedikasi mereka dalam mengoperasikan Baltimore di bawah tekanan pertempuran yang intens menunjukkan sisi manusiawi dari sejarah perang udara. 

Warisan Martin Baltimore tidak hanya terletak pada statistik produksinya, melainkan pada kemampuannya beradaptasi untuk memenuhi kebutuhan mendesak Sekutu dalam membalikkan keadaan di front Timur Tengah dan invasi Italia. Pesawat ini adalah simbol dari kerja keras kru darat dan udara yang memastikan suplai serta dukungan pengeboman tetap mengalir di tengah kerasnya kancah Perang Dunia II.

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: 
PEMBOM, Ensiklopedi Dunia
Francis Crosby (Imperial War Museum Duxford)

Jumat, 27 Desember 2019

Pesawat Pembom Taktis / Tactical Bomber - North American A3J/A-5 Vigilante


Pesawat Pembom Taktis (Tactical Bomber) A3J/A-5 Vigilante
Pesawat Pembom Taktis/Tactical Bomber
North American A3J/A-5 Vigilante
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Jum'at, 27 Desember 2019

Pada bulan November 1953, pabrikan North American Aviation mulai mengerjakan proyek pesawat serang segala cuaca, berkemampuan terbang jarak jauh yang berpangkalan di kapal induk, dan memiliki kemampuan menjatuhkan bom nuklir pada kecepatan Mach 2 (2 kali kecepatan suara). 

Agar dapat mewujudkan spesifikasi ini, tim perancang pesawat ini menawarkan pesawat yang memiliki banyak mengadopsi teknologi tinggi di dalamnya, sehingga, pada saat pesawat Vigilante ini hadir, tak ada satupun pesawat yang mampu menandingi kecanggihan pesawat ini (pada saat itu).

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV) Piaggio P.1 HH Hammerhead)

Pesawat Pembom Taktis (Tactical Bomber) A3J/A-5 Vigilante
Pesawat Pembom Taktis/Tactical Bomber
North American A3J/A-5 Vigilante
militerbanget.blogspot.com

Purwarupa pertama, YA3J-1 dimunculkan pada tanggal 16 Mei 1958 dan secara resmi diterakan nama Vigilante. Penerbangan yang pertama kali dari purwarupa ini berhasil dilaksanakan pada tanggal 31 Agustus 1958, dan penerbangan dalam kecepatan supersonic dilaksanakan pertama kali pada tanggal 5 September pada tahun yang sama. 

Pesawat Pembom Taktis (Tactical Bomber) A3J/A-5 Vigilante
Pesawat Pembom Taktis/Tactical Bomber
North American A3J/A-5 Vigilante
militerbanget.blogspot.com

Purwarupa yang kedua melaksanakan uji penerbangan pada bulan November di tahun yang sama. Setelah kedua purwarupa tersebut, disusul dengan produksi pertama A3J-1 dan Vigilante keenam telah melakukan 14 kali uji lepas landas dan mendarat dari kapal induk USS Saratoga pada bulan Juli 1960.

Pesawat Pembom Taktis (Tactical Bomber) A3J/A-5 Vigilante
Pesawat Pembom Taktis/Tactical Bomber
North American A3J/A-5 Vigilante
militerbanget.blogspot.com

Pesawat ini dirancang untuk dapat terbang dengan kecepatan dua kali kecepatan suara dan seluruh sistem yang ada di pesawat ini harus mampu terus bekerja tanpa gangguan dalam kondisi terbang seperti itu. Khusus untuk pesawat ini, digunakan nitrogen murni sebagai pengganti cairan hidrolik pada bagian-bagian tertentu dari pesawat ini yang sangat panas. 

Struktur dari pesawat ini juga tergolong sangat unik. Banyak bagian dari pesawat ini yang menggunakan logam titanium agar dapat menyerap panas pada saat pesawat ini terbang dalam kecepatan supersonic. Bahan luar dari struktur sayap terbuat dari campuran logam aluminium dan lithium dan dalam satu bagian utuh, plat lapis emas digunakan untuk memantulkan panas dari ruang mesin.

Pesawat Pembom Taktis (Tactical Bomber) A3J/A-5 Vigilante
Pesawat Pembom Taktis/Tactical Bomber
North American A3J/A-5 Vigilante
militerbanget.blogspot.com

Beberapa terobosan yang tergolong canggih pada saat itu, diterapkan pada Vigilante. Fitur aerodinamik modern meliputi sayap sayung high loaded dipasang flap berukuran besar dan memiliki sirip ekor vertical yang juga berdimensi besar, keduanya digerakkan dengan motor elektrik yang berdaya tinggi. 

Pesawat ini menerapkan fitur full variable engine inlet untuk mengontrol kecepatan aliran udara yang masuk ke dalam ruang mesin, kecepatan aliran udara harus dijaga pada level subsonik agar mesin dapat bekerja secara optimal pada saat pesawat ini terbang dalam kecepatan yang variative.

Pesawat Pembom Taktis (Tactical Bomber) A3J/A-5 Vigilante
Pesawat Pembom Taktis/Tactical Bomber
North American A3J/A-5 Vigilante
militerbanget.blogspot.com

Fitur untuk pengisian bahan bakar udara juga menjadi fitur standar pada pesawat ini. Vigilante memiliki refuelling probe yang dapat dikeluar-masukan yang terletak di bagian depan sisi kiri badan, di depan kokpit pilot.  

A3J-1 Vigilante dapat dikatakan adalah pesawat yang memiliki fitur elektronik yang paling maju di jamannya, meliputi system control fly by wire, walaupun system mekanik tetap dipertahankan sebagai system cadangan. Kalkulasi untuk pengeboman dan navigasi dilakukan pada komputer digital di pesawat. Bukan itu saja, pesawat ini adalah pesawat pertama yang dilengkapi dengan Head Up Display (HUD), yang pada saat itu, merupakan terobosan yang sangat modern. 

Pesawat Pembom Taktis (Tactical Bomber) A3J/A-5 Vigilante
Pesawat Pembom Taktis/Tactical Bomber
North American A3J/A-5 Vigilante
militerbanget.blogspot.com

Radar pesawat Vigilante memiliki kemampuan terrain avoidance (walaupun merupakan versi awal), yang tentu saja mengurangi beban pilot pada saat harus terbang di elevasi rendah (dimana mode terbang seperti ini merupakan mode yang umum diterapkan untuk menghindari sapuan radar lawan).

Pada bulan Desember 1960, Vigilante mengukir rekor untuk terbang di ketinggian di kelasnya sambil membawa muatan seberat 1 ton. Ketinggian yang dicatatkan adalah 91.451 kaki pada koridor sepanjang 6,4 kilometer.

Pesawat Pembom Taktis (Tactical Bomber) A3J/A-5 Vigilante
Pesawat Pembom Taktis/Tactical Bomber
North American A3J/A-5 Vigilante
militerbanget.blogspot.com

Senjata nuklir pada Vigilante ditempatkan pada ruang bom internal yang memiliki bentuk yang tak lazim. Ruang ini terletak di perut pesawat, namun tidak memiliki pintu (bom Bay Door). Cara penempatan senjata nuklir itu juga termasuk unik, yaitu ditempatkan di Lorong yang memanjang ke belakang sampai ke area mesin, dan pelepasannya dengan cara dilontarkan ke belakang. System ini bukan hanya tak lazim, tetapi juga sangat rumit, yang efeknya, system pelepasan ini sering mengalami kendala teknis pada saat dioperasikan.

Pesawat ini miulai memperkuat skuadron garis depan pada bulan Agustus 1962, dengan berpangkalan pada kapal induk USS Enterprise. Pada bulan September di tahun yang sama, kode registrasi pesawat ini diubah menjadi A-5A berdasarkan pada sistem registrasi Tri Service yang baru. Tak berapa lama kemudian, armada penggetar nuklir milik US Navy ini posisinya digantikan oleh misil Polaris yang diluncurkan dari kapal selam bertenaga nuklir.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pistol Mitraliur / Submachine Gun - Colt 9 mm SMG (M635))

Pesawat Pembom Taktis (Tactical Bomber) A3J/A-5 Vigilante
Pesawat Pembom Taktis/Tactical Bomber
North American A3J/A-5 Vigilante
militerbanget.blogspot.com

Efeknya adalah, pesanan tambahan untuk pesawat ini ditunda setelah mencapai angka 59 unit. Lalu, pesawat-pesawat yang sudah terlanjur diproduksi itu, banyak yang dikembalikan ke pabrikan Notrh American untuk dikonversi menjadi RA-5C. Tercatat ada 53 unit yang dikonversi menjadi RA-5C, yang lalu digabungkan dengan produksi baru menjadi 55 unit. RA-5C masih mempertahankan performanya dalam kecepatan, dan terbukti sangat andal ketika menyandang tugas pengintaian dengan menggunakan instrument-instrument pengintai elektomagnetik, optik, dan juga elektronik. 

Pesawat Vigilante terbukti berperan besar pada saat digunakan oleh US Seventh Fleeth pada saat Perang Vietnam berkecamuk. Skuadron terakhir berkekuatan RA-5C dinonaktifkan oleh US Navy pada bulan September 1979.  

Pesawat Pembom Taktis (Tactical Bomber) A3J/A-5 Vigilante
Pesawat Pembom Taktis/Tactical Bomber
North American A3J/A-5 Vigilante
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Pesawat Pembom Taktis / Tactical Bomber - North American A-5 Vigilante


Asal Negara: Amerika Serikat
Tipe Pesawat: Pesawat Pembom Taktis 
Terbang Perdana: 31 Agustus 1952 (Purwarupa)
Kru: 2
Bobot: 17.252 kg (Kosong), MTOW : 36.320 kg

Dimensi 

Panjang Pesawat: 23,11 m 
Bentangan sayap: 16.15 m
Tinggi: 5.92 m
Wing Area: 70.05 m2

Pesawat Pembom Taktis (Tactical Bomber) A3J/A-5 Vigilante
Pesawat Pembom Taktis/Tactical Bomber
North American A3J/A-5 Vigilante
militerbanget.blogspot.com

Persenjataan 

1 x Mk. 27, Mk. 28 atau Mk. 43 bom nuklir di dalam bom bay linear
1 x Mk. 43 atau 2 x Mk. 83 atau Mk. 84 bom konvensional pada pylon di bawah sayap
Mesin: 2 X General Electric 7.332 kg afterburning thrust J79-2 turbojets

Performa  

Kecepatan maksimum: 2.230 km/jam
Ketinggian maksimum: 20.435 m
Kecepatan menanjak: 2.440 m/menit
Jarak Terbang maksimum: 5.150 km 

Pesawat Pembom Taktis (Tactical Bomber) A3J/A-5 Vigilante
Pesawat Pembom Taktis/Tactical Bomber
North American A3J/A-5 Vigilante
militerbanget.blogspot.com

Versi Wikipedia


Karakteristik umum

Kru: 2
Panjang: 76 ft 6 in (23,32 m)
Lebar sayap: 53 ft 0 in (16,16 m)
Tinggi: 19 ft 4 ¾ in (5.91 m)
Area sayap: 700 ft ² (65,1 m²)
Berat kosong: £ 32.714 (14.870 kg)
Berat penuh: £ 47.530 (21.605 kg)
Max. berat lepas landas: £ 62.953 (28.615 kg)
Mesin: 2 × General Electric J79 -GE-8 afterburning turbojet
Daya dorong mesin (tanpa afterburner): 10.900 lbf (48 kN) masing-masing
Daya dorong dengan afterburner: 17.000 lbf (76 kN) masing-masing
Performa
Kecepatan maksimum: Mach 2.0 (1.149 knot, 1.320 mph, 2.123 km / jam) pada 40.000 kaki (12.200 m)
Radius tempur: 1.121 nm (1.289 mil, 2.075 km)
Jarak jelajah maksimum: 1.571 nm (1.807 mil, 2.909 km)
Ketinggian operasional: 52.100 ft (15.880 m)
Kecepatan menanjak: 8.000 ft / menit (40,6 m / s)
Beban sayap: £ 80,4 / ft ² (308,3 kg / m²)
Thrust / weight: 0.72

Pesawat Pembom Taktis (Tactical Bomber) A3J/A-5 Vigilante
Pesawat Pembom Taktis/Tactical Bomber
North American A3J/A-5 Vigilante
militerbanget.blogspot.com

Persenjataan

Bom:
1 × Mark 27 bom nuklir, B28 atau b43 terjun bebas bom nuklir di ruang bom internal
2 × b43, Markus 83, atau Mark 84 bom pada dua cantelan eksternal
Avionics
Sistem yang dibawa oleh A-5 atau RA-5C
AN/ASB-12 Bom & Navigasi Radar (A-5, RA-5C)
Westinghouse AN/APD-7 SLAR (RA-5C)
Sanders AN/ALQ-100 E / F / G / H-Band Radar Jammer (RA-5C)
Sanders AN/ALQ-41 X-Band Radar Jammer (A-5, RA-5C)
AIL AN/ALQ-61 Radio / Radar / IR Receiver ECM (RA-5C)
Litton ALR-45 "KOMPAS TIE" 2–18 GHz Radar Warning Receiver (RA-5C)
Magnavox AN/APR-27 SAM Radar Warning Receiver (RA-5C)
Itek AN/APR-25 S / X / C-Band Radar Deteksi dan Set Homing (RA-5C)
Motorola AN/APR-18 Elektronik Reconnaissance System (A-5, RA-5C)
AN/AAS-21 IR Reconnaissance Camera (RA-5C)

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: 

PEMBOM, Ensiklopedi Dunia
Francis Crosby (Imperial War Museum Duxford)
Wikipedia
Beberapa sumber lain

Kamis, 26 Desember 2019

Pesawat Pembom Ringan / Light Bomber - Martin Maryland


Pesawat Pembom Ringan
Light Bomber - Martin Maryland
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Kamis, 26 Desember 2019

Asal Usul dan Operasi Awal


Awalnya, pesawat pembom ini dirancang berdasarkan spesifikasi yang diajukan oleh USAAC (United States Army Air Corps), tetapi ternyata pesawat ini tidak dioperasikan oleh Amerika Serikat, dan hanya digunakan oleh Prancis dan Inggris. Pesawat ini dirancang sebagai pesawat pengintai dan pembom, Maryland memperkuat empat skuadron Angkatan Udara Prancis pada saat negara itu diserbu oleh Jerman pada bulan Mei 1940.


Inggris memesan pesawat ini sekaligus mengambil alih pesanan Prancis setelah negara itu diduduki oleh Jerman. Akibatnya, pesawat yang tadinya akan diberikan kepada Prancis harus dirubah agar dapat digunakan oleh RAF. Beberapa label instruksi pada panel-panel pesawat dicopot dan diganti dengan label berbahasa Inggris. Versi awal pesawat ini diberi nama Maryland I oleh RAF, kemudian dilanjutkan dengan versi yang lebih baik dengan mesin yang lebih kuat, Maryland II.

Pesawat Pembom Ringan
Light Bomber - Martin Maryland
militerbanget.blogspot.com

Konstruksi dan Pengadaan


Martin 167 adalah pesawat dengan konstruksi seluruhnya dari logam bermesin ganda, diawaki oleh tiga orang yang terdiri dari pilot, navigator/penembak bom, dan operator radio/penembak. Sebanyak 215 pesawat dijual ke Prancis, dengan semua kecuali 75 dikirim sebelum jatuhnya Prancis pada Juni 1940.

75 unit pesawat yang tersisa diambil alih oleh Inggris, menjadi Maryland MkI. 32 unit pesawat pertama masih dilengkapi spesifikasi Prancis, tetapi 43 unit terakhir sudah memenuhi standar Inggris, termasuk perubahan mesin ke Pratt & Whitney "Twin Wasp". Pesanan ini diikuti oleh 150 unit Maryland MkII, sehingga total 225 pesawat Martin Maryland dioperasikan oleh militer Inggris.

Pesawat Pembom Ringan
Light Bomber - Martin Maryland
militerbanget.blogspot.com

Peran Operasional dan Pertempuran Taranto


Maryland pertama kali dioperasikan oleh Angkatan Udara Kerajaan (RAF) di Penerbangan No. 431 yang berbasis di Malta pada 6 September 1940 sebagai unit pengintaian. Tiga pesawat pertama yang tiba di Malta dilengkapi dengan kamera vertikal dan berhasil mencoba penerbangan non-stop di atas wilayah pendudukan Prancis.

Peran utama dari Penerbangan No. 431 adalah pengintaian maritim dan fotografi. Pada tanggal 9 Oktober 1940, penerbangan pengintaian dari Malta di atas Taranto dimulai. Hasil pengintaian ini sangat krusial bagi keberhasilan "Operasi Penghakiman" (Pertempuran Taranto) pada malam 11-12 November 1940 yang menggeser keseimbangan kekuatan di Mediterania. Kerusakan pada armada Italia berhasil difoto oleh pesawat Maryland keesokan harinya.

Pesawat Pembom Ringan
Light Bomber - Martin Maryland
militerbanget.blogspot.com

Pada Januari 1941, Penerbangan No.431 menjadi Skuadron No.69 yang berperan penting dalam menenggelamkan kapal-kapal Axis di Mediterania tengah. Total 225 unit Martin Maryland dioperasikan oleh RAF, ditempatkan di front Timur Tengah, dan memperkuat skuadron SAAF (South African Air Force) di Western Desert.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV) Piaggio P.1 HH Hammerhead)

Maryland yang berpangkalan di Malta menjadi pesawat pengintai yang berperan penting di wilayah ini dan menjadi pesawat pembom ringan yang efektif pada saat dioperasikan oleh skuadron no. 39 dan No. 223 Desert Air Force. Pesawat ini juga memperkuat empat skuadron South African Air Force di Western Desert.

Pesawat Pembom Ringan
Light Bomber - Martin Maryland
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Pesawat Pembom Medium / Medium Bomber Martin Maryland Mk II


  • Asal Negara: Amerika Serikat
  • Tipe Pesawat: Pesawat Pembom Ringan 2 Mesin
  • Terbang Perdana: 14 Maret 1939  
  • Kru: Empat Orang (pilot, navigator/juru bom, radio operator/juru tembak bawah, Juru tembak atas)
  • Bobot: 5.090 kg (Kosong), MTOW: 7.631 kg

Dimensi 

  • Panjang Pesawat: 14,22 m 
  • Bentangan sayap: 18,69 m
  • Tinggi: 4.57 m
  • Wing Area: 50,03 m2

Persenjataan 

  • 4 X Senapan mesin kaliber 7.7mm di sayap (arah tembakan depan)
  • 2 atau 4 X Senapan mesin kaliber 7.7mm di turret atas
  • 2 X Senapan mesin kaliber 7.7mm di turret bawah
  • Muatan bom sampai dengan 908 kg

Dapur pacu 

  • 2 X mesin Pratt & Whitney 1.200hp R-1830-S3C4G Twin Wasp radial piston engine 

Performa  

  • Kecepatan maksimum: 447 km/jam
  • Ketinggian maksimum: 7.930 m
  • Kecepatan menanjak: 546 m/menit
  • Jarak jelajah maksimum: 1.947 km

Pesawat Pembom Ringan
Light Bomber - Martin Maryland
militerbanget.blogspot.com

Catatan Tambahan: Warisan Martin Maryland


Meskipun Martin Maryland sering kali tertutup oleh popularitas pembom legendaris lainnya seperti B-17 Flying Fortress atau Lancaster, kontribusi pesawat ini dalam teater operasi Mediterania tidak dapat diremehkan. Maryland adalah contoh sempurna dari pesawat yang justru menemukan takdir gemilangnya di tangan operator asing, bukan di negara asalnya. Fleksibilitasnya sebagai pesawat pengintai yang lincah sekaligus pembom ringan menjadikannya "mata dan telinga" Sekutu yang sangat andal di medan perang yang luas dan menantang.

Kisah Martin Maryland mengajarkan kita bahwa efektivitas sebuah senjata tidak selalu ditentukan oleh spesifikasi teknis yang paling unggul di atas kertas, melainkan oleh bagaimana teknologi tersebut diintegrasikan ke dalam doktrin militer yang tepat. Penggunaan kamera vertikal untuk misi pengintaian di atas Taranto, misalnya, membuktikan bahwa inovasi adaptif di lapangan sering kali memberikan keunggulan strategis yang jauh lebih besar daripada sekadar kekuatan daya hancur. Bagi para penggemar sejarah penerbangan, Martin Maryland tetap dikenang sebagai pesawat pekerja keras yang memainkan peran krusial dalam mengubah arah pertempuran di masa-masa sulit Perang Dunia II.

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:  
PEMBOM, Ensiklopedi Dunia
Francis Crosby (Imperial War Museum Duxford)

Selasa, 24 Desember 2019