Senin, 09 Juni 2025

Pesawat tempur De Havilland Vampire, Pesawat Tempur Jet Pertama Yang Memperkuat Militer Indonesia (Bagian Pertama)


Pesawat tempur De Havilland Vampire
Pesawat Tempur/Fighter Jet
De Havilland Vampire
militerbanget.blogspot.com

Beraban, Tabanan, Bali, Senin, 9 Juni 2025

Pesawat tempur De Havilland Vampire mulai dikembangkan pada tahun 1943 di Inggris dan sayangnya tak pernah sempat diterjunkan dalam medan pertempuran yang sebenarnya di Perang Dunia II (lihat catatan tambahan mengenai Perang Dunia II). Pesawat ini merupakan pengembangan dari pesawat pembom cepat De Havilland Mosquito dan memiliki beberapa aspek struktural yang sangat menarik. Karena Vampire dikembangkan dan pertama kali diterbangkan selama masa perang, De Havilland memutuskan untuk membuat badan pesawat dari kayu lapis, yang merupakan material non vital pada saat perang. 

Pesawat tempur De Havilland Vampire
Pesawat Tempur/Fighter Jet
De Havilland Vampire
militerbanget.blogspot.com

Perusahaan ini telah mendulang kesuksesan luar biasa dengan pesawat pembom cepat Mosquito, yang dikenal sebagai 'Wooden Wonder' karena Sebagian besar material pada pesawat ini terbuat dari kayu lapis yang diperkuat (laminated wood). Hal yang sama dilakukan juga untuk membuat badan pesawat Vampire. Perbedaan utama dalam konstruksinya adalah bahwa beberapa bagian dari pesawat Vampire (sayap, boom ekor, dan kompartemen mesin) terbuat dari material logam. Vampire dikembangkan dengan boom ekor kembar (agak menyerupai pesawat tempur milik Amerika Serikat di Era Perang Dunia II, P-38 Lightning) karena alasan yang sangat spesifik; De Havilland ingin memproduksi pesawat hanya dengan menggunakan satu mesin jet.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja / Armored Personnel Carrier - Alligator")

Pesawat tempur De Havilland Vampire
Pesawat Tempur/Fighter Jet
De Havilland Vampire
militerbanget.blogspot.com

Kedua jet tempur yang diproduksi hingga saat itu, yaitu Me-262 dan Gloster Meteor, memiliki konfigurasi yang sama, yaitu dua mesin jet sebagai pendorong. Pesawat bermesin jet tunggal akan lebih ringan dan akan lebih efesien karena lebih sedikit mengkonsumsi bahan bakar. sayangnya mesin jet yang tersedia pada saat itu tidak memiliki daya dorong yang besar, sehingga diperlukan pipa exhaust yang pendek untuk memanfaatkan daya dorong yang kecil tersebut agar dapat menghasilkan daya yang maksimal. 

Pesawat tempur De Havilland Vampire
Pesawat Tempur/Fighter Jet
De Havilland Vampire
militerbanget.blogspot.com

Mesin ditempatkan di bagian belakang badan pesawat dan pipa exhaust pendek dipadankan sebagai jet exhaust. Konfigurasi ini memerlukan dua boom untuk menopang ekor dengan baik namun dengan bentuk design yang khusus agar tidak menghalangi daya dorong. Desain yang sukses ini kemudian menghasilkan jet tempur pertama yang memiliki dapur pacu hanya dengan satu mesin.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Senapan Mesin Multi Guna / General Purpose Machine Gun (GPMG) - PKP Pecheneg")

Pesawat tempur De Havilland Vampire
Pesawat Tempur/Fighter Jet
De Havilland Vampire
militerbanget.blogspot.com

Catatan tambahan:

Secara singkat, Perang Dunia II adalah adalah peristiwa peperangan yang melanda sebagian besar negara-negara di dunia, terpusat pada benua Eropa dan juga di Asia. Perang ini berlangsung dari tahun 1939 hingga tahun 1945. Perang yang melibatkan hampir seluruh negara di dunia ini ditandai dengan konflik antara Blok negara-negara Poros (Jerman, Italia, dan Jepang) dan Blok negara-negara Sekutu (Prancis, Inggris, Amerika Serikat, Rusia, dan Cina). Menurut para sejarawan, Perang Dunia II dimulai pada saat invasi Jerman ke Polandia pada tanggal 1 September 1939 dan secara efektif berakhir pada saat Jepang menyatakan menyerah tanpa syarat pada tanggal 2 September 1945.

Secara garis besar, Perang Dunia II disebabkan oleh kombinasi dari sejumlah faktor, di antaranya adalah ketidakpuasan negara yang kalah pada saat Perang Dunia I (Jerman) terhadap Perjanjian Versailles yang sangat menekan mereka, munculnya ideologi totaliter seperti fasisme dan Nazisme, ekspansionisme militer negara-negara Poros, kegagalan Liga Bangsa Bangsa dalam meredam dan menyelesaikan konflik, dan juga krisis ekonomi global di tahun 1930-an, yang membuat negara-negara di dunia menjadi tidak stabil dan saling bersaing.

Bersambung ke Bagian 2 

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu
Sumber:

1. World Fighter Jet
2. Quora
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Inggris
#Pesawat
#Pesawat_Tempur
#Pesawat_Tempur_Jet

Minggu, 08 Juni 2025

Fallschirmjägergewehr 42 (FG 42) - Senapan Tempur Andalan Pasukan Linud Jerman Di Perang Dunia II (Bagian Keempat)


Senapan Tempur Fallschirmjägergewehr 42 (FG 42)
Senapan tempur Pasukan Linud Jerman
Fallschirmjägergewehr 42 (FG 42)
militerbanget.blogspot.com

Kediri, Tabanan, Bali, Minggu, 8 Juni 2025

Sambungan dari Bagian 3

Kemunculan senapan FG 42 memengaruhi pengembangan senjata personel pasca perang dan membantu membentuk konsep senapan serbu modern di berbagai negara di dunia. Beberapa fitur FG 42 dipelajari oleh para insinyur Angkatan Darat AS setelah perang, dan mereka menggabungkan keunggulan senapan mesin FG 42 dan MG 42 dan menggabungkannya dalam senapan mesin M60. Hal ini didahului oleh purwarupa senapan mesin ringan yang menggunakan sabuk peluru yang disebut senapan mesin T44.

Senapan Tempur Fallschirmjägergewehr 42 (FG 42)
Senapan tempur Pasukan Linud Jerman
Fallschirmjägergewehr 42 (FG 42)
militerbanget.blogspot.com

Selama Perang Vietnam, pasukan Amerika berhasil merebut banyak senjata milik Blok Poros dan Sekutu dari tangan Viet Cong. Senjata-senjata Jerman kemungkinan besar dipasok oleh Uni Soviet dari persediaan senjata berlebih yang dikumpulkan dari musuh-musuh mereka dalam Perang Dunia II. Menurut beberapa laporan, ini juga termasuk beberapa FG 42.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Pesawat Pembom Berat / Heavy Bomber - Avro Lincoln")

Senapan Tempur Fallschirmjägergewehr 42 (FG 42)
Senapan tempur Pasukan Linud Jerman
Fallschirmjägergewehr 42 (FG 42)
militerbanget.blogspot.com

Versi asli sangat sulit ditemukan. Pada tahun 2014, salah satunya terjual dalam sebuah lelang seharga 299.000 USD di Rock Island, Illinois. Bagi para kolektor dan penggemar militer dengan anggaran terbatas, bisa membeli replika berkualitas baik yang ditawarkan oleh beberapa perusahaan seperti HZA Kulmbach GmbH dari Jerman, Smith Machine Group (SMG) dari Amerika, atau Shoei dari Jepang, dll.

Senapan Tempur Fallschirmjägergewehr 42 (FG 42)
Senapan tempur Pasukan Linud Jerman
Fallschirmjägergewehr 42 (FG 42)
militerbanget.blogspot.com

Karena senjata ini kurang dikenal masyarakat, mungkin inilah alasan mengapa senjata ini tidak banyak digunakan dalam film. Salah satu contohnya adalah film Perang Dunia II tahun 1976 berjudul The Eagle Has Landed yang dibintangi aktor legendaris Michael Caine. Film ini berdasarkan novel yang ditulis oleh Jack Higgins dan menceritakan tentang sekelompok pasukan terjun payung Jerman yang dikirim untuk menculik perdana menteri Winston Churchill dan membawanya ke Jerman.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja / Armored Personnel Carrier - Alligator")

Berbeda dengan penonton film, FG 42 lebih dikenal di kalangan komunitas game karena ditampilkan dalam beberapa video game. Generasi muda mengenal senjata ikonik ini dari video game perang yang populer seperti Medal of Honor atau Call of Duty. 

Senapan Tempur Fallschirmjägergewehr 42 (FG 42)
Senapan tempur Pasukan Linud Jerman
Fallschirmjägergewehr 42 (FG 42)
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Senapan Mesin Fallschirmjägergewehr 42 (FG42)


Jenis
Senapan mesin
Senapan tempur

Asal negara: Jerman Nazi
Masa operasional:
Masa penggunaan: 1943–1970

Digunakan pada perang
Perang Dunia II
Perang Indochina Pertama
Perang Vietnam

Sejarah produksi
Perancang Louis Stange
Tahun 1941–1942

Produsen
Rheinmetall (untuk beberapa produk terbatas)
Heinrich Krieghoff Waffenfabrik, L. O. Dietrich (terbatas)
Masa produksi (versi awal): 1943–1945
Jumlah produksi: Sekitar 7000 pucuk

Varian
Model awal (Desain Rheinmetall-Borsig)
Model akhir (Revisi Krieghoff revision)

Spesifikasi dan performa

Berat
42 kg (92,6 pon) Type I & II
495 kg (1.091 pon) Type III

Panjang
945 mm (37,2 in) Type I & II
975 mm (38,4 in) Type III
Panjang laras: 500 mm (19,7 in)

Peluru: 7,92 × 57 mm Mauser

Mekanisme: Gas operated, rotating bolt

Rate of fire (kec. rata² tembakan)
c. 900 butir/min (Untuk Tipe I)
c. 750 butir/min (Untuk Tipe III)
c. 250 butir/min (Laju tembakan rata-rata - Praktis)

V’o meninggalkan laras: 740 m/s (2.428 ft/s) (SmK bullet)
Jarak tembak efektif: 600 m
Kapasitas amunisi dalam magasen: 10 atau 20 butir peluru
Alat bidik: Bidikan besi, Bidikan teleskopik

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. Wikiwand
2. Quora
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Jerman
#Senapan
#Senapan_Mesin
#Lintas_Udara
#Perang_Dunia_II

Senin, 26 Mei 2025

Fallschirmjägergewehr 42 (FG 42) - Senapan Tempur Andalan Pasukan Linud Jerman Di Perang Dunia II (Bagian Ketiga)


Senapan Tempur Fallschirmjägergewehr 42 (FG 42)
Senapan Tempur Pasukan Linud Jerman
Fallschirmjägergewehr 42 (FG 42)
militerbanget.blogspot.com

Kediri, Tabanan, Bali, Senin, 26 Mei 2025

Sambungan dari Bagian 2

Senjata ini pertama kali digunakan pada misi penyerbuan Gran Sasso pada bulan September 1943. Pasukan linud Jerman dan pasukan komando Waffen-SS, termasuk Otto Skorzeny yang terkenal kejam, menyelamatkan diktator Italia Benito Mussolini dari Hotel Campo Imperatore yang dijaga ketat di gunung Gran Sasso, tempat ia ditawan setelah kapitulasi militer Italia. Para pengawal diktator Fasis itu dilucuti senjatanya tanpa tembakan, sehingga FG 42 tidak digunakan dalam baku tembak yang sebenarnya. Barulah pada peristiwa pengepungan Sekutu terhadap biara bersejarah Monte Cassino dan Garis Gustav pada paruh pertama tahun 1944, FG 42 benar-benar diuji dalam pertempuran berdarah.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Pesawat Pembom-Tempur / Fighter-Bomber - De Havilland Venom")

Senapan Tempur Fallschirmjägergewehr 42 (FG 42)
Senapan Tempur Pasukan Linud Jerman
Fallschirmjägergewehr 42 (FG 42)
militerbanget.blogspot.com

Brigade Parasut SS ke-500 juga menggunakan senapan FG 42 dalam satu-satunya operasi tempurnya di masa perang yang dilancarkan ke markas besar gua gunung Jozef Broz Tito di Dvrar di Yugoslavia pada tanggal 25 Mei 1944. Tujuan dari Unternehmen Rösselsprung (“Operasi Knight's Move”) adalah untuk membunuh pemimpin Pasukan Pembebasan Nasional Komunis Yugoslavia dan dengan demikian melenyapkan organisasi gerilyanya yang semakin berbahaya. Meskipun Tito nyaris lolos, daya tembak FG 42 yang mengesankan mampu mendukung pasukan linud SS yang jumlahnya jauh lebih sedikit untuk menahan pasukan partisan yang jauh lebih besar hingga unit bantuan darat Jerman bisa mencapai mereka.

Senapan Tempur Fallschirmjägergewehr 42 (FG 42)
Senapan Tempur Pasukan Linud Jerman
Fallschirmjägergewehr 42 (FG 42)
militerbanget.blogspot.com

Medan perang lain tempat FG 42 digunakan dalam skala yang lebih luas dan dapat dilihat pada beberapa foto masa perang adalah Pertempuran Normandia yang terjadi antara bulan Juni-Agustus 1944. FG 42 dapat digunakan dengan baik di daerah bocage yang terkenal yang merupakan campuran pagar tanaman tebal, banyak ladang kecil, dan jalan sempit. Hal ini menyulitkan tentara Sekutu karena FG 42 menyediakan posisi pertahanan yang sangat baik bagi pasukan Jerman yang gigih.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Pesawat Pembom Berat / Heavy Bomber - Avro Lincoln")

Senapan Tempur Fallschirmjägergewehr 42 (FG 42)
Senapan Tempur Pasukan Linud Jerman
Fallschirmjägergewehr 42 (FG 42)
militerbanget.blogspot.com

Menurut catatan sejarah, senapan FG 42 memiliki reputasi yang tinggi dan dapat digunakan dengan berbagai konfigurasi, sebagai senapan mesin yang mematikan, sebagai senapan semi otomatis jarak pendek, atau sebagai senapan mesin ringan pada saat dipasang pada bipod. Senapan ini sangat disukai oleh pasukan Jerman dan juga Sekutu. Senjata ini dianggap sebagai salah satu desain senjata paling canggih dari Perang Dunia II. Pada saat yang sama, dan seperti kebanyakan alutsista Jerman lainnya, karena produksinya yang mahal dan menelan banyak sumber daya, senjata ini tidak dapat diproduksi dalam jumlah yang dapat secara signifikan mempengaruhi hasil perang. Setelah Perang Dunia II, perancang FG 42 Louis Stange divonis bersalah oleh pengadilan militer Sekutu atas kejahatan perang dan dipenjara selama dua setengah tahun. Setelah 38 tahun berkecimpung di industri senjata, dia tidak pernah berurusan dengan senjata lagi dan meninggal di kota kecil Haßleben pada tahun 1971.

Bersambung ke Bagian 4  

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. Wikiwand
2. Quora
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Jerman
#Senapan
#Senapan_Mesin
#Lintas_Udara
#Perang_Dunia_II

Minggu, 25 Mei 2025

Fallschirmjägergewehr 42 (FG 42) - Senapan Tempur Andalan Pasukan Linud Jerman Di Perang Dunia II (Bagian Kedua)


Senapan Tempur Fallschirmjägergewehr 42 (FG 42)
Senapan Tempur Linud Jerman
Fallschirmjägergewehr 42 (FG 42)
militerbanget.blogspot.com

Kediri, Tabanan, Bali, Minggu, 25 Mei 2025

Sambungan dari Bagian 1

Beberapa faktor ini kemudian memicu munculnya ide untuk mengembangkan senjata khusus sebagai senjata untuk unit pasukan lintas udara. Gagasan yang paling hebat adalah untuk menciptakan senjata universal yang dapat menggabungkan semua keunggulan senjata seperti senapan bolt action karabiner 98k, pistol mitraliur MP38/40, dan senapan mesin MG 34 ke dalam satu senjata saja. Karena perbedaan pandangan internal antara berbagai cabang angkatan bersenjata Jerman, Luftwaffe mulai mengembangkan senjata ini secara mandiri dan rahasia. Setelah bencana di pulau Kreta, Hitler memutuskan untuk menghentikan proses pengembangan senjata tersebut tetapi Göring memerintahkan untuk melanjutkan proyek tersebut tanpa sepengetahuan Hitler.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Helikopter Serang / Attack Helicopter - Kamov Ka-50 "Hokum"")

Senapan Tempur Fallschirmjägergewehr 42 (FG 42)
Senapan Tempur Linud Jerman
Fallschirmjägergewehr 42 (FG 42)
militerbanget.blogspot.com

Enam perusahaan kemudian dikoordinasi pada bulan Desember 1941 dan diberikan proposal yang berisi data serta persyaratan teknis untuk senjata yang baru tersebut. Purwarupa untuk senjata panjang keseluruhan tidak boleh lebih dari 1 meter (39,4in). Senjata tersebut juga harus memiliki bobot yang lebih ringan dari karabiner 98k dan harus memiliki dudukan untuk teropong, bayonet berduri, dan juga harus dapat digunakan untuk menembakkan granat senapan. Senjata ini juga dipersyaratkan dapat menembak secara semi otomatis dengan mekanisme close bolt, tetapi juga harus dapat menembak dalam mode otomatis penuh dengan mekanisme open bolt (solusi terakhir membantu mengurangi kesalahan perhitungan). Pasokan amunisi menggunakan magasin kotak berisi 10 atau 20 peluru dan harus menggunakan amunisi peluru senapan Mauser kaliber 7,92×57mm yang akan memberikan jarak tembak yang lebih jauh. Senjata tersebut juga harus dapat dipasang dengan bipod untuk memungkinkan penembakan dari posisi tiarap.

Senapan Tempur Fallschirmjägergewehr 42 (FG 42)
Senapan Tempur Linud Jerman
Fallschirmjägergewehr 42 (FG 42)
militerbanget.blogspot.com

Desain pengembang senjata berbakat Louis Stange dari perusahaan Rheinmetall-Borsig akhirnya dipilih untuk diproduksi. Selama uji coba, tim memperbaiki beberapa kelemahan model tersebut dan lima puluh unit produksi awal dari versi final (LC-6/III) diproduksi pada tahun 1942 untuk evaluasi lebih lanjut. Di antaranya, karena persediaan yang terbatas, komponen baja krom-nikel harus diganti dengan baja mangan. Karena masalah kapasitas produksi, perusahaan Heinrich Krieghoff harus mengambil alih produksi dari Rheinmetall. Sebagai catatan tambahan, perlu disebutkan juga bahwa pimpinan Krieghoff adalah sahabat karib Göring, yang dapat menyebabkan perubahan pada produsen.

Senapan Tempur Fallschirmjägergewehr 42 (FG 42)
Senapan Tempur Linud Jerman
Fallschirmjägergewehr 42 (FG 42)
militerbanget.blogspot.com

Setelah memproduksi sekitar 2.000 unit, Krieghoff juga terbentur pada kurangnya pasokan material dan terpaksa harus mencari sumber daya serta solusi lain. Kendala ini ternyata malah menghasilkan varian senapan yang memiliki performa yang lebih baik ketimbang versi awal. Meskipun selama produksi senjata ini memiliki beberapa varian, saat ini FG 42 sebagian besar senjata yang masih ada hanya terdiri dari varian saja, yaitu model awal atau akhir (atau lebih dikenal dengan pola I dan II). Varian model akhir memindahkan bipod dari handguard ke moncong, material popor diganti menjadi kayu dari yang semula dari material baja pres untuk mengurangi risiko panas berlebih. Besar sudut pegangan pistol (pistol grip) juga diubah ke sudut yang lebih nyaman bagi penembak. Varian hasil modernisasi ini memiliki frekwensi tembakan atau rate of fire yang mengesankan, sekitar 750 hingga 800 tembakan per menit dengan jangkauan efektif hingga 1.312 yard (1200m).

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Pesawat Pembom-Tempur / Fighter-Bomber - De Havilland Venom")

Senapan Tempur Fallschirmjägergewehr 42 (FG 42)
Magasen Senapan Tempur Linud Jerman
Fallschirmjägergewehr 42 (FG 42)
militerbanget.blogspot.com

Sayangnya, performa yang hebat ini harus terganjal oleh terbatasnya jumlah amunisi yang bisa diakomodir oleh magasen standar senjata ini (hanya 20 butir peluru), sehingga sebagian besar penggunaannya hanya dalam mode tembakan semi otomatis yang memberikan tingkat akurasi yang jauh lebih baik. Kedua model memiliki peredam hentakan pada moncong laras yang sangat unik dan efektif meredam recoil. Meskipun ada beberapa langkah atau modifikasi untuk penyederhanaan, FG 42 tetaplah senjata yang rumit dan mahal dalam hal produksi, dan ini terbukti hingga akhir perang Jerman hanya dapat memproduksi sekitar 7.000 pucuk saja.

Bersambung ke Bagian 3  

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. Wikiwand
2. Quora
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Jerman
#Senapan
#Senapan_Mesin
#Lintas_Udara
#Perang_Dunia_II

Sabtu, 24 Mei 2025

Fallschirmjägergewehr 42 (FG 42) - Senapan Tempur Andalan Pasukan Linud Jerman Di Perang Dunia II (Bagian Pertama)


Senapan Tempur  Fallschirmjägergewehr 42 (FG-42)
Senapan Tempur 
Fallschirmjägergewehr 42 (FG-42)
militerbanget.blogspot.com

Kediri, Tabanan, Bali, Sabtu, 24 Mei 2025

Salah satu senjata milik Jerman yang paling luar biasa dan langka dari Perang Dunia II adalah senapan mesin pasukan lintas udara “Fallschirmjägergewehr 42” (lebih dikenal dengan FG 42). Pasukan linud Jerman ini tidak hanya dilengkapi dengan seragam dan helm yang unik (helm ini seperti helm baja “Stahlhelm” namun dengan bagian depan yang dipapras sehingga lebih praktis dan lebih aman dari bahaya benturan) tetapi, seiring berjalannya waktu dan dalam jumlah terbatas, pasukan lintas udara (selanjutnya akan disebut sebagai “linud”) ini juga mendapat senapan serbu khusus. Senapan ini dirancang untuk memenuhi keinginan pasukan khusus linud yang membutuhkan senapan ringan multiguna yang mudah dibawa dan memiliki daya tembak yang lebih besar ketimbang senapan konvensional.

Senapan Tempur  Fallschirmjägergewehr 42 (FG-42)
Personel Linud Jerman & Senapan Tempur 
Fallschirmjägergewehr 42 (FG-42)
militerbanget.blogspot.com

Unit lintas udara Jerman (“Fallschirmjäger”) dibentuk oleh angkatan udara Jerman, Luftwaffe, pada tahun 1935. Komandan Luftwaffe, Herman Göring yang terinspirasi pada saat menyaksikan demonstrasi oleh pasukan lintas udara Soviet yang saat itu baru dibentuk, langsung memerintahkan untuk membentuk pasukan khusus dengan kemampuan lintas udara yang sama. Tak lama kemudian, pasukan linud ini dibentuk dan dipimpin oleh Jenderal Kurt Student hingga akhir perang.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Tank Tempur-Penjelajah / A13 Mark II Cruiser Tank Mark IV")

Senapan Tempur  Fallschirmjägergewehr 42 (FG-42)
Senapan Tempur 
Fallschirmjägergewehr 42 (FG-42)
militerbanget.blogspot.com

Pasukan ini terlibat dalam beberapa operasi udara yang sukses pada tahun-tahun awal perang, misalnya serangan terhadap Norwegia, Denmark, Belanda, dan yang paling terkenal adalah operasi merebut Benteng Eben-Emael di Belgia. Pertempuran terbesar sekaligus terakhir dari pasukan ini pada operasi lintas udara adalah pada peristiwa perebutan pulau Kreta dalam misi Unternehmen Merkur (“Operasi Merkurius”) pada bulan Mei 1941. Operasi ini menghasilkan kemenangan pahit manis bagi pasukan terjun payung karena kerugian besar yang mereka alami, yang juga berakhir dengan kejahatan perang yang dilakukan terhadap penduduk setempat. Selanjutnya, pasukan linud ini dikonsinyir dan diposisikan sebagai unit infanteri biasa.

Senapan Tempur  Fallschirmjägergewehr 42 (FG-42)
Senapan Tempur 
Fallschirmjägergewehr 42 (FG-42)
militerbanget.blogspot.com

Salah satu penyebab tingginya angka korban adalah karena perlengkapan berat pasukan ini (termasuk diantaranya adalah amunisi dan senapan mesin) dijatuhkan di peti terpisah dan pada saat pasukan ini mendarat mereka hanya dapat menggunakan pistol, granat, dan pisau sebagai senjata sebelum dapat mengumpulkan perlengkapan mereka tadi. Pasukan ini tidak dapat membawa senjata yang lebih besar karena kapasitas parasut yang mereka miliki sangat terbatas.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: "Helikopter Serang / Attack Helicopter - Kamov Ka-50 "Hokum"") 

Senapan Tempur  Fallschirmjägergewehr 42 (FG-42)
Senapan Tempur 
Fallschirmjägergewehr 42 (FG-42)
militerbanget.blogspot.com

Parasut ini secara khusus dirancang agar pasukan linud dapat diterjunkan dari elevasi yang lebih rendah untuk menghindari deteksi musuh (sekaligus mendongkrak efesiensi operasi karena pasukan dapat mendarat dalam waktu yang lebih cepat). Walaupun parasut ini efektif, namun memiliki beberapa kelemahan, diantaranya adalah tidak dapat dikendalikan dan juga kapasitasnya yang rendah. Selain itu, senapan mesin yang ada saat itu (MG34) terlalu berat dan terlalu banyak perlengkapannya (diluar rantai peluru) sehingga tidak mungkin diterjunkan oleh pasukan linud seorang diri dengan parasut ini.

Bersambung ke Bagian 2  

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. Wikiwand
2. Quora
3. Beberapa sumber lain

Tag:
#Alutsista
#Jerman
#Senapan
#Senapan_Mesin
#Lintas_Udara
#Perang_Dunia_II