Sabtu, 10 April 2021

Senapan Penembak Jitu / Designated marksman rifle - SVD (Bagian 3)


Senapan Penembak Jitu
Designated Marksman Rifle - SVD Dragunov
militerbanget.blogspot.com

Ciledug, Tangerang Kota, Banten, Sabtu, 10 April 2021

(sambungan dari artikel sebelumnya dengan judul: "Senapan Penembak Jitu / Designated marksman rifle - SVD (Bagian 2)")

Sistem Optik dan Kemampuan Bidik


Senapan ini dilengkapi dengan alat bidik teropong optik PSO-1. Teropong ini memiliki pembesaran object hingga 4x. Pola reticle scope mudah digunakan dan membuat estimasi jarak tembak yang cepat dan cukup akurat tanpa perlu perhitungan matematis yang rumit seperti pada senapan sniper murni. 

Selain itu terdapat alat bidik cadangan dari logam. Jarak bidik efektif berada pada kisaran 1.300 meter dengan teropong optik dan 1.200 meter dengan alat bidik cadangan dari logam. 

Senapan Penembak Jitu
Designated Marksman Rifle - SVD Dragunov
militerbanget.blogspot.com

Teropong optik dipasang pada sisi samping dan tidak menghalangi alat bidik logam. Jadi penembak bisa menggunakan alat bidik apa saja dan kapan saja tergantung dari kondisi dilapangan. Jarak tembak efektif menggunakan alat bidik logam biasanya berada pada kisaran 800 meter. 

Namun dianggap normal, bahwa pada kisaran jarak tembak efektif, hanya ada 1 dari 8 tembakan yang dapat mengenai target berukuran tubuh manusia. SVD biasanya digunakan pada jarak tembak maksimum hingga 600 meter. Pada tahun 1985, rekor penembakan terjauh dibuat pada saat Perang Soviet di Afghanistan dari jarak 1.350 meter menggunakan senapan SVD.

Pisau atau bayonet juga dapat dipasangkan pada senapan ini (walaupun bukan standar baku). Sebenarnya, bayonet adalah fitur "standar" yang tidak biasa pada senjata sniper, dan entah, apakah memang perlu atau tidak dalam pertempuran jarak jauh.

Senapan Penembak Jitu
Designated Marksman Rifle - SVD Dragunov
militerbanget.blogspot.com

Varian dan Evolusi SVD


  • SVDN adalah varian dilengkapi dengan alat bantu penglihatan malam.
  • SVDS varian yang memiliki laras yang lebih pendek dengan flash hider tipe baru dan popor yang dapat dilipat ke samping. Varian ini dikembangkan pada awal 1990-an untuk pasukan lintas udara. Senapan ini memiliki furnitur polimer. Juga memiliki sedikit mekanisme internal yang lebih baik. 
  • SVDSN ini adalah versi yang bisa digunakan untuk malam hari, yang dilengkapi dengan alat bantu penglihatan malam hari.
  • SVU, merupakan versi SVD dengan konfigurasi bullpup dengan laras yang lebih pendek. Alhasil senjata ini jauh lebih kompak. Tetapi jangkauan efektifnya hanya sekitar 400 meter. Varian ini dikembangkan pada akhir 1970 untuk pasukan lintas udara Uni Soviet. Varian ini diadopsi pada tahun 1994 oleh pasukan penegak hukum sebagai senjata untuk pertempuran perkotaan. Varian ini diproduksi hanya dalam jumlah kecil.
  • SVD-M, Ini adalah varian produksi saat ini dari SVD. Ini memiliki furnitur polimer hitam.
  • Tipe 79, versi SVD yang diproduksi dengan lisensi di Cina. Ada juga Tipe 85 yang dimodernisasi. Kedua senapan ini digunakan oleh militer Cina, unit paramiliter dan pasukan penegak hukum. Cina mengembangkan sejumlah klon komersial dari SVD.
  • SWD-M, merupakan varian dari Polandia yang disempurnakan dengan heavy barrel dan bipod yang dapat dilepas. Varian ini menggunakan teropong dengan pembesaran 6x. Senapan ini digunakan militer Polandia pada tahun 1998.
  • Al Kadesih. Ini adalah hibrida buatan Irak, yang merupakan kombinasi antara SVD dan PSL Rumania. Meskipun penampilannya menyerupai SVD, tipe ini memiliki sejumlah perbedaan dibanding SVD versi asli.

Senapan Penembak Jitu
Designated Marksman Rifle - SVD Dragunov
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Senapan Penembak Jitu / Designated Marksman Rifle - SVD Dragunov

  • Asal Negara: Uni Soviet
  • Operasional aktif: 1963
  • Kaliber peluru: 7.62x54 mmR
  • Bobot (kosong, dengan teropong): 4,3 kg
  • Panjang: 1.225 mm
  • Panjang laras: 620 mm
  • vo meninggalkan laras: 830 m/s
  • Kapasitas magasen: 10 peluru
  • Jarak bidik efektif: 1.300 m
  • Jarak tembak efektif: 800 m

Artikel ini diadaptasi dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: 
Military-today
Wikipedia
Beberapa sumber lain

Jumat, 09 April 2021

Senapan Penembak Jitu / Designated marksman rifle - SVD (Bagian 2)


Senapan Penembak Jitu / Designated marksman rifle - SVD Dragunov
Senapan Penembak Jitu
Designated Marksman Rifle - SVD Dragunov
militerbanget.blogspot.com

Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Jum'at, 9 April 2021

(sambungan dari artikel sebelumnya dengan judul: "Senapan Penembak Jitu / Designated marksman rifle - SVD (Bagian 1)")

Performa Balistik dan Amunisi


Senapan taktis ini dilengkapi dengan amunisi kaliber 7,62x54 mm. Amunisi ini adalah amunisi standar yang digunakan oleh senapan dan senapan mesin. SVD menggunakan amunisi tingkat sniper yang dirancang khusus untuk tembakan presisi. Amunisi tipe ini jauh lebih akurat daripada amunisi standar. 

Dengan amunisi khusus ini SVD mampu memiliki akurasi yang setara dengan senjata sniper M24 dan M110 milik Amerika. SVD juga dapat menembakkan amunisi standar kaliber 7,62x54mm, meskipun dengan akurasi yang lebih rendah. Amunisi standar tersedia dalam bentuk peluru pembakar konvensional, tracer atau tipe penembus baja (armor piercing).

Senapan Penembak Jitu / Designated marksman rifle - SVD Dragunov
Senapan Penembak Jitu
Designated Marksman Rifle - SVD Dragunov
militerbanget.blogspot.com

Mekanisme dan Keandalan Lapangan


SVD adalah senjata dengan mekanisme pengoperasian sistem gas operated. Mekanisme internalnya memiliki sejumlah kesamaan dengan senapan serbu Kalashnikov. Senjata ini terbukti andal dan tahan terhadap penggunaan yang kasar. Senapan ini memiliki mode keamanan manual. Larasnya relatif tipis untuk menekan bobot keseluruhan. Uni Soviet dan negara-negara Pakta Warsawa tidak menggunakan senjata penembak jitu dengan laras yang berat/tebal (heavy barrel).

Keandalan SVD bukan tanpa alasan. Desainnya yang mengadopsi logika kesederhanaan senapan serbu Kalashnikov membuat senapan ini sangat toleran terhadap debu dan cuaca ekstrem—sesuatu yang sering menjadi kelemahan fatal bagi senapan presisi Barat yang sangat sensitif saat diterjunkan di medan tempur yang keras.

SVD adalah senjata semi otomatis. Ini berarti senjata ini memiliki tingkat tembakan yang lebih tinggi dan dapat membuat tembakan yang lebih terarah dibandingkan dengan senapan dengan sistem bolt operated. Namun ada beberapa kelemahan dari desain semi otomatis, dimana Meski unggul dalam laju tembakan, desain semi-otomatis ini mengorbankan sedikit tingkat akurasi jika dibandingkan dengan senapan bolt-action standar Barat. 

Senapan Penembak Jitu / Designated marksman rifle - SVD Dragunov
Senapan Penembak Jitu
Designated Marksman Rifle - SVD Dragunov
militerbanget.blogspot.com

Desain, Ergonomi, dan Sistem Pembidik Optik


SVD standar memiliki handguard dari kayu dan popor dari kayu skeletonized. Popor memiliki bantalan pipi yang dapat dilepas sesuai dengan kebutuhan di medan perang. Versi produksi saat ini, SVD-M, memiliki popor dan handguard berbahan polimer warna hitam.

SVD menggunakan magasen dengan kapasitas 10 peluru. Pada kondisi pertempuran, setiap operator yang menggunakan SVD biasanya juga dilengkapi dengan empat magasen cadangan.

Senapan Penembak Jitu / Designated marksman rifle - SVD Dragunov
Senapan Penembak Jitu
Designated Marksman Rifle - SVD Dragunov
militerbanget.blogspot.com

Senapan ini dilengkapi dengan alat bidik teropong optik PSO-1. Teropong ini memiliki pembesaran object hingga 4x. Pola reticle scope mudah digunakan dan membuat estimasi jarak tembak yang cepat dan cukup akurat tanpa perlu perhitungan matematis yang rumit seperti pada senapan sniper yang sejati. Juga ada alat bidik cadangan dari besi. Jarak bidik efektif berada dikisaran 1.300 meter dengan teropong optik dan 1.200 meter dengan alat bidik cadangan dari logam (biasanya dari baja tahan karat). Teropong optik dipasang di sisi samping dan tidak menghalangi alat bidik logam. Jadi penembak bisa menggunakan pembidik apa saja dan kapan saja tergantung kondisi. Jarak tembak efektif menggunakan alat bidik logam biasanya berada pada kisaran 800 meter. 


Sumber: 
Military-today
Wikipedia
Beberapa sumber lain

Kamis, 08 April 2021

Pesawat Tempur / Figter Aircraft JET-MESSERCHMITT ME-262 (Bagian 6)


Fighter Aircraft Jet Messerchmitt Me-262
militerbanget.blogspot.com

Serpong, Tangerang Selatan, Rabu, 7 April 2021

(sambungan dari artikel sebelumnya dengan judul: "Pesawat Tempur / Figter Aircraft JET-MESSERCHMITT ME-262 (Bagian 5)")

Bukan satu-satunya

Sekalipun Me-262 dinilai sebagai pesawat jet pertama yang operasional, namun bukanlah satu-satunya pesawat jet Jerman. Sebelumnya ada Heinkel He-280 yang kemudian dianggap gagal. Selain itu ada pula buatan Messerchmitt, yaitu Me-163 Komet yang berbentuk buntek alias montok. Pesawat ini selesai dibuat Maret 1941. 

Setelah itu penerbangan Perdana dengan mesin motor roket dilakukan pada 13 Agustus di Karlshagen. Kecepatannya diperkirakan mencapai 800 km/jam. Namun karena digerakkan tenaga roket, pesawat revolusioner ini sifatnya “eksplosif” dan kurang dapat diandalkan, pengendaliannya pun cukup sulit, bahkan membahayakan.

Fighter Aircraft Jet Messerchmitt Me-262
militerbanget.blogspot.com

Pesawat Me-163B-1a ini dipersenjatai dua kanon Rheimetall, masing-masing dengan 60 peluru. Jepang juga pernah mendapatkan cetak biru rancangannya dari Jerman, dan Mitsubishi pernah mencoba mengembangkannya. Salah satunya, J8M1 yang diperuntukkan untuk AL Jepang jatuh pada uji terbang 7 Juli 1945. Di Jerman, skadron khusus uji pesawat Komet dibentuk di Karlshagen. Namun program ini sering tertunda akibat serangan udara Sekutu sehingga akhirnya produksi disebar di seluruh Jerman dengan perakitan finalnya di tempat rahasia di Kawasan Schwardzwald di Jerman selatan.

Setelah jadi, pesawat inipun ternyata sulit pengoperasiannya, baik sewaktu lepas landas maupun mendarat. Demikian pula dengan pemeliharan dan pengisian bahan bakarnya, karena mudah meledak. Pangklan utama pesawat ini di Brandis dekat Leipzig, untuk melindungi pusat-pusat penyulingan minyak Jerman. 

Aksi komet terjadi pada 28 Juli 1944 terhadap serombongan pembom B-17 Flying Fortress yang akan menyerang kompleks di leuna-Merseburg. Keenam Komet itu tak ada satupun yang mengenai sasaran karena kecepatannya yang terlalu tinggi sewaktu mendekati sasaran. Dapat dibilang bahwa kinerja pesawat ini tidaklah mengesankan, karena 80% hilangnya pesawat ini justru pada saat lepas landas dan pendaratannya sendiri, 15% akibat tak terkontrol waktu menukik, dan hanya 5% karena pertempuran.

Fighter Aircraft Jet Messerchmitt Me-262
militerbanget.blogspot.com

Heinkel yang gagal dengan He-280, juga mengerjakan program pesawat jet lainnya, yaitu HE-162 Salamander, dengan mesin yang digendong di punggung. Pesawat yang dijuluki Volksjager atau “pesawat tempur rakyat” ini terbang pertama awal Desember 1944. Pengembangannya dilakukan terburu-buru, dan produksinya diperintahkan tanpa menunggu hasil uji coba. 

Pesawat ini dipersenjatai dua kanon MK 108, yang diteorikan satu tembakannya, akan mampu menjatuhkan satu P-51 Mustang dan tiga tembakannya cukup untuk menjatuhkan Bomber B-17 Flying Fortress. Namun dilapangan kinerjanya juga kurang memenuhi harapan, dan April 1945 produksinya dihentikan karena seluruh sumber daya dipusatkan untuk produksi Me-262.

Fighter Aircraft Jet Messerchmitt Me-262
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi 

Tipe: 

Pesawat tempur berkursi tunggal untuk superioritas udara

Bobot pesawat 
Kosong: 3.795 kg 
Penuh: 4.413 kg 
MTOW: 6.387 kg 

Dimensi: 

Rentang sayap: 12,50 m 
Panjang badan: 10,58 m 
Tinggi:  3,83 m 
Luas area sayap: 21,73 m2

Persenjataan: 

4 X kanon Rheinmetall-Bosig 30 mm dengan 100 peluru per kanon untuk dipasang di atas.
80 peluru per kanon untuk pasangan kanon di bawah
12 Roket udara ke udara R4M dibawah masing-masing sayap

Performa:

Kecepatan maksimum: 827 km/jam di ketinggian muka laut dan 856 km/jam di ketinggian 8.000 m
Kecepatan menanjak: 1.200 m/menit 
Jarak tempuh maksimum: 1.050 km pada ketinggian 9.000m

Mesin: 

2 mesin turbojet Junkers Jumo 004B-1,2, atau 3

Sumber : 

Edisi Koleksi Angkasa “The Most Famous Jet Fighter”

Artikel ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

tag: 
#Close Support Vehicle, #Heavy Sniper Rifle/Senapan Runduk Berat, #Heer , #Helicopter, #Helicopter Angkut/Serang, #Helicopter tempur/serang, #Helikopter, #Helikopter Anti Kapal Selam, #Helikopter multi peran, #Helikopter Serang-Tempur, #Kapal Cepat, #Kendaraan Intai/Tempur Ringan, #Kendaraan Serba Guna, #Kendaraan Taktis Lapis Baja, #Kriegsmarine, #Luftwaffe, #MiG, #Pesawat Angkut Berat Jet, #Pesawat Angkut Propeller, #Pesawat Anti Kapal Selam, #Pesawat Anti Tank Propeller, #Pesawat Latih Jet/Basic Training Airplane, #Pesawat pembom berat Jet, #Pesawat Pembom Medium-Propeller, #Pesawat Pembom Propeller, #Pesawat Pembom Ringan Jet, #Pesawat Pembom Strategis, #Pesawat Pembom Tukik Propeller, #Pesawat Pembom/Tempur Jet, #Pesawat serang jet, #Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV), #Pesawat Tempur Jet, #Pesawat Tempur Malam, #Pesawat Tempur Propeller, #Pistol, #Senapan, #Senapan Serbu, #Pistol Mitraliur/Submachine Gun, #Senapan Serbu Otomatis, #Senapan Serbu Semi Otomatis, #Tank, Tank Amfibi, #Tank Destroyer, #Tank Tempur Super Berat/Super Heavy Tank, #Tank Tempur Berat/Heavy Tank, #Tank Tempur Medium/Medium Tank, #Tank Tempur Ringan/Light Tank, #Tank Tempur Utama/Main Battle Tank, #senjata, #senapan serbu, #amunisi, #peluru, #sniper, #pesawat, #pesawat tempur, #helikopter tempur, #perang, #lapis baja, #pembom, #PUBG, #FF, #PLAYERUNKNOWN'S BATTLEGROUNDS, #Free Fire, #Rules Of Survival, #Rules Of Survival, #Knives Out, #Creative Destruction, #Hopeless Land, #Survivor Royale, #PUBG versi PC, #PUBG Mobile, #PUBG Lite, #PUBG x Resident Evil 2, #IFV, #Kendaraan Tempur Infantri / Infantry fighting vehicle, #ML, #Mobile Legend, #Bazooka, #Proyektil, #Meriam, #Artileri, #peringkat militer dunia 2019, #pangkalan militer pubg, #militer Indonesia 2019, #militer, #TNI, Tentara Nasional Indonesia, #Angkatan Udara, #Angkatan Darat, #Angkatan Laut, Kepolisian, #Polisi, #Polri, #TNI-AU, #TNI-AL, #TNI-AD, #Panser, #Panzer, #military, #wajib militer, #hobby militer, #militermeter, #battle, #Pelontar Granat, #Tembak, #Bayonet, #APC, #IFV, #Covid-19, #Corona Virus, #Isolasi Mandiri, #Pendemi Covid-19

Rabu, 07 April 2021

Pesawat Tempur / Figter Aircraft JET-MESSERCHMITT ME-262 (Bagian 5)

Figter Aircraft JET-MESSERCHMITT ME-262
militerbanget.blogspot.com


Serpong, Tangerang Selatan, Rabu, 7 April 2021
(sambungan dari artikel sebelumnya dengan judul: "Pesawat Tempur / Figter Aircraft JET-MESSERCHMITT ME-262 (Bagian 4)")

Mimpi buruk bagi armada pembom Sekutu

Pilot sekutu juga banyak yang kewalahan menghadapi lawan baru ini, terutama karena faktor kecepatannya. Seorang juru tembak pesawat pembom B-26 Marauder dari Skadron Pembom ke-432/Grup Pembom ke-17 AS menyatkan, bahwa B-26 adalah pesawat yang bagus dalam pertempuran. “Namun Me-262 merupakan pesawat tempur mengerikan yang harus kami hadapi. Mereka datang begitu cepat sehingga sulit mengincarnya, dan tiba-tiba saja mereka sudah menembakkan keempat kanonnya. Bila saja orang Jerman memakai pesawat jet ini lebih dini, maka kami akan celaka,” katanya.

Figter Aircraft JET-MESSERCHMITT ME-262
militerbanget.blogspot.com

Sekalipun demikian, bukan berarti pilot Me-262 tidak mengalami kesulitan akibat kecepatan pesawatnya. Letjen Adolf Galland sendiri mengakui hal ini. Dalam interogasi sesudah perang, ia mengatakan, dengan kecepatannya yang tinggi, formasi Me-262 sulit untuk menentukan arah pasti dari pesawat pembom yang mendekat. Kesulitan lain adalah menjaga hubungan antara lajunya sasaran dengan kecepatannya sendiri. “Hal ini memang dapat diatasi, namun memerlukan latihan dan praktek yang banyak,” katanya. Galland juga menyatakan bahwa kecepatan tinggi menyulitkan pilot untuk membidik dan melepaskan tembakan dalam jumlah cukup karena waktu yang tersedia begitu singkat. 

Figter Aircraft JET-MESSERCHMITT ME-262
militerbanget.blogspot.com

Pertempuran udara terakhir pesawat jet ini dialami pada minggu-minggu terakhir menjelang jatuhnya Jerman Nazi. Operasi ini melibatkan skadron-skadron yang tergabung dalam Jagdverband 44 pimpinan Galland di wilayah antara Munich-Riem, serta pesawat Me-262B-1a yang khusus untuk pertempuran malam hari, di wilayah Burg. Meskipun pesawat jet ini lebih cepat, tidak berarti selalu unggul dalam pertempuran udara. Sejumlah pilot sekutu tercatat pernah menembak jatuh Me-262 dalam duel udara. Antara lain Charles “Chuck” Yeager yang kemudian terkenal sebagai orang pertama yang terbang melebihi kecepatan suara dengan pesawat Bell XS-1 pada tahun 1947.

Figter Aircraft JET-MESSERCHMITT ME-262
militerbanget.blogspot.com

Jumlah pesawat jet di tangan Luftwaffe selama 12 bulan terakhir peperangan, meskipun cukup banyak, tetapi semuanya terlambat. Dampak dari munculnya Me-262 secara fisik memang tidak lagi signifikan untuk mengubah jalannya peperangan, namun setidaknya berhasil secara psikologis, membuat para pilot sekutu lebih risau, was-was, dan harus lebih waspada. Takluknya Jerman membuat banyak Me-262 yang jatuh ke tangan Rusia atau Amerika Serikat dan Inggris. 

Figter Aircraft JET-MESSERCHMITT ME-262
militerbanget.blogspot.com

Dari sinilah baru diketahui bahwa rancang bangun dan juga teknologi pesawat maupun mesin dari Me-262 ternyata beberapa tahun lebih maju daripada negara-negara lain. Dengan menguasai pesawat jet rampasan, negara-negara itu dapat mempercepat pengembangan jet mereka sendiri, sehingga dalam beberapa tahun mereka mampu membuat pesawat jet dengan kecepatan melebihi suara.


Sumber : 
Edisi Koleksi Angkasa “The Most Famous Jet Fighter”

Artikel ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu
-----------------------------------------
tag: 
#Close Support Vehicle, #Heavy Sniper Rifle/Senapan Runduk Berat, #Heer , #Helicopter, #Helicopter Angkut/Serang, #Helicopter tempur/serang, #Helikopter, #Helikopter Anti Kapal Selam, #Helikopter multi peran, #Helikopter Serang-Tempur, #Kapal Cepat, #Kendaraan Intai/Tempur Ringan, #Kendaraan Serba Guna, #Kendaraan Taktis Lapis Baja, #Kriegsmarine, #Luftwaffe, #MiG, #Pesawat Angkut Berat Jet, #Pesawat Angkut Propeller, #Pesawat Anti Kapal Selam, #Pesawat Anti Tank Propeller, #Pesawat Latih Jet/Basic Training Airplane, #Pesawat pembom berat Jet, #Pesawat Pembom Medium-Propeller, #Pesawat Pembom Propeller, #Pesawat Pembom Ringan Jet, #Pesawat Pembom Strategis, #Pesawat Pembom Tukik Propeller, #Pesawat Pembom/Tempur Jet, #Pesawat serang jet, #Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV), #Pesawat Tempur Jet, #Pesawat Tempur Malam, #Pesawat Tempur Propeller, #Pistol, #Senapan, #Senapan Serbu, #Pistol Mitraliur/Submachine Gun, #Senapan Serbu Otomatis, #Senapan Serbu Semi Otomatis, #Tank, Tank Amfibi, #Tank Destroyer, #Tank Tempur Super Berat/Super Heavy Tank, #Tank Tempur Berat/Heavy Tank, #Tank Tempur Medium/Medium Tank, #Tank Tempur Ringan/Light Tank, #Tank Tempur Utama/Main Battle Tank, #senjata, #senapan serbu, #amunisi, #peluru, #sniper, #pesawat, #pesawat tempur, #helikopter tempur, #perang, #lapis baja, #pembom, #PUBG, #FF, #PLAYERUNKNOWN'S BATTLEGROUNDS, #Free Fire, #Rules Of Survival, #Rules Of Survival, #Knives Out, #Creative Destruction, #Hopeless Land, #Survivor Royale, #PUBG versi PC, #PUBG Mobile, #PUBG Lite, #PUBG x Resident Evil 2, #IFV, #Kendaraan Tempur Infantri / Infantry fighting vehicle, #ML, #Mobile Legend, #Bazooka, #Proyektil, #Meriam, #Artileri, #peringkat militer dunia 2019, #pangkalan militer pubg, #militer Indonesia 2019, #militer, #TNI, Tentara Nasional Indonesia, #Angkatan Udara, #Angkatan Darat, #Angkatan Laut, Kepolisian, #Polisi, #Polri, #TNI-AU, #TNI-AL, #TNI-AD, #Panser, #Panzer, #military, #wajib militer, #hobby militer, #militermeter, #battle, #Pelontar Granat, #Tembak, #Bayonet, #APC, #IFV, #Covid-19, #Corona Virus, #Isolasi Mandiri, #Pendemi Covid-19

Selasa, 06 April 2021

Pesawat Tempur / Figter Aircraft JET-MESSERCHMITT ME-262 (Bagian 4)


Figter Aircraft JET-MESSERCHMITT ME-262
militerbanget.blogspot.com

Serpong, Tangerang Selatan, Selasa, 6 April 2021

(sambungan dari artikel sebelumnya dengan judul: "Pesawat Tempur / Figter Aircraft JET-MESSERCHMITT ME-262 (Bagian 3)")

Dengan semakin banyaknya serangan pemboman oleh pihak sekutu, Jerman juga menambah jumlah armada Me-262. Antara lain dengan membentuk Skadron Kommando Nowotny, yang dipimpin salah seorang pilot tempur Jerman terbaik, Mayor Walter Nowotny. Skadon yang berpangkalan di Achmer dan Hesepe awal oktober 1944 melaksanakan tugasnya menyergap pesawat pembom dan pemburu sekutu. 

Figter Aircraft JET-MESSERCHMITT ME-262
militerbanget.blogspot.com

Persenjataan Me-262-1a dari skadron ini memang sangat mengesankan, terdiri dari empat kanon Rheinmetall Borsig MK 108A-3 kaliber 30mm. Sedangkan untuk keamanan pilotnya, bagian belakang kokpit diberi lapisan baja setebal sembilan millimeter dan kaca kokpitnya juga diperkuat.

Figter Aircraft JET-MESSERCHMITT ME-262
militerbanget.blogspot.com

Dengan kecepatan maksimum mencapai 855 km/jam pada ketinggian 8.000 m, pesawat ini mampu mengejar setiap pesawat sekutu. Namun pesawat jet ini juga memiliki kelemahan, yaitu pada saat pesawat ini tinggal landas dan mendarat. Biasanya, pilot sekutu menunggu momentum seperti itu untuk menyergapnya. Untuk mengatasinya, di skadron Me-262 diperbantukan pesawat tempur lain sebagai pesawat pelindung, seperti Focke-Wulf Fw 190D-9 atau Messerchmitt Bf 109. 


Namun skadron Nowotny pada 8 November dibubarkan setelah Nowotny tewas dalam pertempuran saat Me-262 yang dipilotinya ditembak jatuh.  Sisa pilot dan pesawat jet dari skadron ini digabungkan dengan Jagdgeschwader 7, sementara sejumlah Me-262 lain juga dibentuk dalam kondisi "terburu-buru" karena tekanan sekutu yang semakin menyesakkan.

Dalam pertempuran udara tanggal 18-21 Maret 1945 dengan skadron Me-262 dari pangkalan Oranienburg dan Parchim, Luftwaffe berhasil memberikan pukulan berarti. Waktu itu, setiap harinya skadron jet Luftwaffe melakukan sedikitnya 40 sorti penerbangan, dan untuk pertama kalinya mereka menggunakan roket udara ke udara (unguided) R4M. Tembakan salvo roket ini sangat berguna untuk membuyarkan formasi pesawat pembom sekutu yang terbang rapat.

Figter Aircraft JET-MESSERCHMITT ME-262
militerbanget.blogspot.com

Lebih dari 1.400 Unit

Sekalipun Jerman dihujani bom siang dan malam, upaya Messerchmitt untuk memproduksi pesawat ini sungguh luar biasa. Dalam tempo hanya sekitar 12 bulan, tercatat 1.433 pesawat jet berhasil dibuat dan diserahkan kepada Luftwaffe, sementara sekitar 500 lainnya hancur akibat serangan udara sekutu sebelum sempat dioperasikan. Kehebatan industri Jerman dalam hal ini memang terbukti. Namun kehebatan dalam memproduksi pesawat, tidak dapat diimbangi dengan kenyataan bahwa ketika itu Jerman sudah terdesak dan terjepit. Persediaan bahan bakar menipis, keandalan mesin jet sering masih terganggu, dan beban tugas operasional satuan jet ini pun tidak realistis, terlalu berlebih.


Sumber : 
Edisi Koleksi Angkasa “The Most Famous Jet Fighter”

Artikel ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

-----------------------------------------
tag: 
#Close Support Vehicle, #Heavy Sniper Rifle/Senapan Runduk Berat, #Heer , #Helicopter, #Helicopter Angkut/Serang, #Helicopter tempur/serang, #Helikopter, #Helikopter Anti Kapal Selam, #Helikopter multi peran, #Helikopter Serang-Tempur, #Kapal Cepat, #Kendaraan Intai/Tempur Ringan, #Kendaraan Serba Guna, #Kendaraan Taktis Lapis Baja, #Kriegsmarine, #Luftwaffe, #MiG, #Pesawat Angkut Berat Jet, #Pesawat Angkut Propeller, #Pesawat Anti Kapal Selam, #Pesawat Anti Tank Propeller, #Pesawat Latih Jet/Basic Training Airplane, #Pesawat pembom berat Jet, #Pesawat Pembom Medium-Propeller, #Pesawat Pembom Propeller, #Pesawat Pembom Ringan Jet, #Pesawat Pembom Strategis, #Pesawat Pembom Tukik Propeller, #Pesawat Pembom/Tempur Jet, #Pesawat serang jet, #Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV), #Pesawat Tempur Jet, #Pesawat Tempur Malam, #Pesawat Tempur Propeller, #Pistol, #Senapan, #Senapan Serbu, #Pistol Mitraliur/Submachine Gun, #Senapan Serbu Otomatis, #Senapan Serbu Semi Otomatis, #Tank, Tank Amfibi, #Tank Destroyer, #Tank Tempur Super Berat/Super Heavy Tank, #Tank Tempur Berat/Heavy Tank, #Tank Tempur Medium/Medium Tank, #Tank Tempur Ringan/Light Tank, #Tank Tempur Utama/Main Battle Tank, #senjata, #senapan serbu, #amunisi, #peluru, #sniper, #pesawat, #pesawat tempur, #helikopter tempur, #perang, #lapis baja, #pembom, #PUBG, #FF, #PLAYERUNKNOWN'S BATTLEGROUNDS, #Free Fire, #Rules Of Survival, #Rules Of Survival, #Knives Out, #Creative Destruction, #Hopeless Land, #Survivor Royale, #PUBG versi PC, #PUBG Mobile, #PUBG Lite, #PUBG x Resident Evil 2, #IFV, #Kendaraan Tempur Infantri / Infantry fighting vehicle, #ML, #Mobile Legend, #Bazooka, #Proyektil, #Meriam, #Artileri, #peringkat militer dunia 2019, #pangkalan militer pubg, #militer Indonesia 2019, #militer, #TNI, Tentara Nasional Indonesia, #Angkatan Udara, #Angkatan Darat, #Angkatan Laut, Kepolisian, #Polisi, #Polri, #TNI-AU, #TNI-AL, #TNI-AD, #Panser, #Panzer, #military, #wajib militer, #hobby militer, #militermeter, #battle, #Pelontar Granat, #Tembak, #Bayonet, #APC, #IFV, #Covid-19, #Corona Virus, #Isolasi Mandiri, #Pendemi Covid-19