Senin, 08 Juni 2020

Pistol Semi Otomatis / Semi Automatic Pistol - FN FNS



Ciledug, Tangerang Kota, Banten, Senin, 8 Juni 2020

FN FNS adalah pistol modern, yang ditujukan terutama untuk digunakan oleh petugas penegak hukum dan juga pelanggan sipil. Pistol ini dirancang sebagai penerus pistol FN Forty-Nine. FN FNS mulai diperkenalkan ke publik pada tahun 2011. Pistol FNS ini diproduksi di Amerika Serikat, oleh divisi dari Fabrique Nationale. Saat ini pistol ini digunakan oleh petugas kepolisian di beberapa negara bagian AS.


Pistol ini tersedia dengan beberapa tipe amunisi, yaitu parabellum 9x19 mm dan amunisi S&W .40.

FN FNS adalah pistol yang menggunakan mekanisme striker-fired. Pistol ini adalah senjata yang dioperasikan dengan sistem tolak balik pendek (short recoil), yang ditembakkan dengan locked breech. Pistol ini menggunakan prinsip penguncian mandiri (linkless locking principle ) tipe Browning yang dimodernisasi. Pistol ini memiliki frame polimer dan slide dari stainless steel. FN Forty-Nine sebelumnya juga merupakan senjata yang dipicu striker dengan bingkai polimer dan fitur serupa.


FNS memiliki mekanisme pemicu tipe Double-Action Only (DAO). Tidak seperti banyak pistol lain yang dipicu oleh striker, seperti pistol Glock, FNS adalah senjata yang menerapkan “DAO” sepenuhnya. Sistem ini dapat dengan mudah melepaskan peluru yang gagal meletup hanya dengan tarikan pelatuk lainnya (tanpa perlu menarik slide ke belakang).


Varian dasar pistol ini tidak memiliki sistem pengaman eksternal untuk memudahkan serta menyederhanakan pengguna. Namun ada sistem pengaman internal, seperti pin peniti, pengunci pelatuk, dan pengaman mekanisme terhadap benturan. Pistol ini juga tidak akan bisa ditembakkan kecuali slide sepenuhnya digeser ke depan dan pemicu ditarik. Sistem pengunci ambidextrous manual juga dipasang di frame diusulkan sebagai opsi.


Pistol ini memiliki indikator pada sisi kanan untuk mengetahui apakah kamar peluru terisi peluru atau kosong. Tuas rilis slide mengadopsi fitur ambidextrous.


FN FNS-9 menggunakan magasen dengan kapasitas 17 peluru. Sedangkan FNS-40 menggunakan magasen berkapasitas 14 peluru. Semua varian pistol ini memiliki tombol pelepas magasen ambidextrous.

Pistol ini tersedia dengan sistem pembidik standar atau sistem pembidik untuk malam hari. Kedua sistem pembidik depan dan belakang ditempatkan di atas slide.


FN FNS Ini memiliki ergonomi yang mirip dengan pistol FN FNX. Senjata ini hadir dengan dua backstraps yang dapat dipertukarkan. Salah satu dari pistol ini memiliki bentuk yang rata, sementara yang lainnya melengkung. Jadi penembak dapat memasang backstrap yang paling cocok untuknya.

Pistol ini juga memiliki fitur rel aksesori yang terintegrasi. Rel ini dapat digunakan untuk memasang laser pointer atau senter taktis.


Varian

FN FNS-9, adalah versi ukuran penuh yang dilengkapi dengan amunisi Parabellum 9x19 mm. Saat ini disebut sebagai salah satu striker terbaik yang menembakkan pistol di dunia.

FN FNS-9 Longslide, (FNS-9LS) adalah versi dengan laras yang lebih panjang. Versi ini diperkenalkan pada 2012.

FN FNS-9 Compact (FNS-9C), adalah versi yang ringkas. Kapasitas magasen adalah 12 peluru. Pistol ini juga bisa menggunakan magasen versi ukuran penuh dengan tambahan pegangan yang bisa dilepas. Varian ini diperkenalkan pada tahun 2015.

FN FNS-40, adalah versi ukuran penuh yang menggunakan amunisi S&W .40.

FN FNS-40 Longslide (FNS-40LS), adalah versi dengan laras yang lebih panjang. Varian ini mulai diperkenalkan pada tahun 2012.

FN FNS-40 Compact (FNS-40C), adalah versi yang ringkas. Kapasitas magasen adalah 10 peluru. Varian ini juga bisa menggunakan magasen versi ukuran penuh dengan tambahan pegangan yang bisa dilepas. Pistol ini diperkenalkan pada tahun 2015.


Spesifikasi Pistol Semi Otomatis / Semi Automatic Pistol - FN FNS-9

Asal negara: Amerika Serikat, Belgia
Kaliber: 9 x 19 mm Parabellum
Berat (kosong): 710 g
Panjang: 184 mm
Panjang laras: 102 mm
Vo meninggalkan laras: 300 - 460 m/s
Kapasitas magasen: 17 peluru
Jarak bidik efektif: 50 m
Jarak tembak efektif: 50 m

tag: 
#Close Support Vehicle, #Heavy Sniper Rifle/Senapan Runduk Berat, #Heer , #Helicopter, #Helicopter Angkut/Serang, #Helicopter tempur/serang, #Helikopter, #Helikopter Anti Kapal Selam, #Helikopter multi peran, #Helikopter Serang-Tempur, #Kapal Cepat, #Kendaraan Intai/Tempur Ringan, #Kendaraan Serba Guna, #Kendaraan Taktis Lapis Baja, #Kriegsmarine, #Luftwaffe, #MiG, #Pesawat Angkut Berat Jet, #Pesawat Angkut Propeller, #Pesawat Anti Kapal Selam, #Pesawat Anti Tank Propeller, #Pesawat Latih Jet/Basic Training Airplane, #Pesawat pembom berat Jet, #Pesawat Pembom Medium-Propeller, #Pesawat Pembom Propeller, #Pesawat Pembom Ringan Jet, #Pesawat Pembom Strategis, #Pesawat Pembom Tukik Propeller, #Pesawat Pembom/Tempur Jet, #Pesawat serang jet, #Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV), #Pesawat Tempur Jet, #Pesawat Tempur Malam, #Pesawat Tempur Propeller, #Pistol, #Senapan, #corona virus, #corona, #covid-19, #protokol covid-19, #Kemarin (Seventeen), #Lily (Alan Walker,K-391 & Emelie Hollow), #Celengan Rindu (Fiersa Besari), #Senorita (Shawn Mendes, Camila Cabello), #Hanya Rindu (Andmesh), #Solo (Jennie), #On My Way (Alan Walker, Sabrina Carpenter & Farruko), #I Love You 3000 (Stephanie Putri), #A Whole New World (ZAYN, Zhavia Ward), #sobat ambyar,  #Didi Kempot, #Santuy, #Halu, #Apa itu, #Bucin, #tik-tok, #Berita Viral, #Viral, #Ide Sederhana, #Senapan Serbu, #Pistol Mitraliur/Submachine Gun, #Senapan Serbu Otomatis, #Senapan Serbu Semi Otomatis, #Tank, Tank Amfibi, #Tank Destroyer, #Tank Tempur Super Berat/Super Heavy Tank, #Tank Tempur Berat/Heavy Tank, #Tank Tempur Medium/Medium Tank, #Tank Tempur Ringan/Light Tank, #Tank Tempur Utama/Main Battle Tank, #senjata, #senapan serbu, #amunisi, #peluru, #sniper, #pesawat, #pesawat tempur, #helikopter tempur, #perang, #lapis baja, #pembom, #PUBG, #FF, #PLAYERUNKNOWN'S BATTLEGROUNDS, #Free Fire, #Rules Of Survival, #Rules Of Survival, #Knives Out, #Creative Destruction, #Hopeless Land, #Survivor Royale, #PUBG versi PC, #PUBG Mobile, #PUBG Lite, #PUBG x Resident Evil 2, #IFV, #Kendaraan Tempur Infantri / Infantry fighting vehicle, #ML, #Mobile Legend, #Bazooka, #Proyektil, #Meriam, #Artileri, #peringkat militer dunia 2019, #pangkalan militer pubg, #militer Indonesia 2020, #militer, #TNI, Tentara Nasional Indonesia, #Angkatan Udara, #Angkatan Darat, #Angkatan Laut, Kepolisian, #Polisi, #Polri, #TNI-AU, #TNI-AL, #TNI-AD, #Panser, #Panzer, #military, #wajib militer, #hobby militer, #militermeter, #battle, #Pelontar Granat, #Tembak, #Bayonet, #APC, #IFV

Minggu, 07 Juni 2020

Pesawat Tempur Multi Peran / Multi-role Fighter - Saab JAS 39 Gripen (Bagian 3)



Ciledug, Tangerang Kota, Banten, Minggu, 7 Juni 2020

Menyambung artikel sebelumnya, yaitu "Saab JAS 39 Gripen Pesawat Tempur Multi Peran / Multi-role Fighter - Saab JAS 39 Gripen (Bagian 2)", maka pada bagian 3 ini akan dibahas mengenai keunggulan material penyusun dan juga berbagai spesifikasi teknis lainnya. Dan, supaya sobat-sobat pecinta dunia militer bisa membaca topik ini secara utuh, saya sarankan supaya rekan-rekan membacanya secara berurutan, mulai dari bagian pertama.

Berikut ini adalah penjabarannya:


Keunggulan yang paling signifikan dari JAS 39 Gripen adalah, pesawat ini dirancang dengan material komposit dengan tujuan agar bobot pesawat lebih ringan. Konfigurasi nosel, petunjuk ketidak-stabilan, pemilihan mesin, dan teknologi baru dalam bentuk sistem kontrol listrik mengurangi ukuran dan berat, menjadikan varian JAS 39 Gripen terbaru dibandrol lebih murah dibanding pesawat lain dengan kelas dan performa yang sama. 

Soal harga, mungkin harus dikonfirmasi dan dikomparasi ulang. Pada awal diluncurkan, JAS 39 Gripen disebut-sebut harganya lebih murah dibanding F-16 Fighting Falcon. Meski hanya bermodalkan satu unit mesin, tapi dapur pacu yang dibopong oleh JAS 39 Gripen C/D atau NG adalah mesin yang sama dengan mesin yang digunakan oleh pesawat F/A-18E/F Super Hornet.


Karena kemampuan operasional dan teknologinya yang canggih, selain dipakai oleh Angkatan Udara Swedia, JAS 39 Gripen juga dipilih oleh banyak negara, antara lain Afrika Selatan, Thailand, dan Brasil. Sedangkan negara Eropa yang memakai JAS 39 Gripen adalah Republik Ceko dan Hongaria.


Dan menurut rencana (itupun jika Indonesia jadi untuk membeli pesawat ini) pabrikan SAAB siap menawarkan enam pesawat untuk dirakit di Indonesia sebagaimana permintaaan Kementerian Pertahanan yang mengharuskan adanya transfer teknologi. Saat ini harga satu unit JAS 39 Gripen berkisar antara US$40 juta – US$50 juta. Kepala Saab Indonesia, Peter Carlqvist mengungkapkan, nilai kontrak yang bisa diajukan, yaitu US$1,14 miliar untuk paket pembelian satu skadron JAS 39 Gripen.

“Saya bisa katakan, 85% dari jumlah itu akan berupa alih teknologi dan kerja sama industri pertahanan yang produknya bisa dipergunakan untuk kepentingan lain, sesuai keperluan Indonesia,”kata Carlqvist.


Sampai saat ini, JAS 39 Gripen NG dan keluarga Gripen unggul pada sistem lintas data (datalink system), dari serangkaian keunggulan teknologi dan pengembangan teknologi yang dilakukan secara terus-menerus. Hal yang sangat dibutuhkan Angkatan Udara Indonesia selaras dengan kebijakan Presiden Joko Widodo yang mencanangkan NKRI sebagai poros maritim nasional dan dunia, adalah patroli maritim udara untuk mendeteksi. Peran ini sebetulnya bisa dilakukan pesawat tempur, dengan catatan, pesawat tempur tersebut memiliki teknologi penginderaan jarak jauh di balik horison dengan tingkat keakuratan yang tinggi, serta memiliki sistem datalink yang terbaik. Sehingga komunikasi informasi antara armada pesawat tempur di udara, laut, dan darat, serta pusat komando bisa dilaksanakan dalam tempo yang singkat dan akurat.


Pesawat JAS 39 Gripen punya kemampuan multirole dan swingrole, yakni dapat mengambil tiga peran tugas Air-to-Air (Jakt), Air-to-Ground (Attack), dan Reconnaisance (Spaning) lalu disingkat menjadi "JAS". Dengan konektifitas radar yang canggih, sangat cocok untuk patroli udara, patroli darat, maupun patroli laut.


Nama Gripen sendiri diambil dari kata ‘Griffin’ atau disebut juga ‘Gryphon’ adalah makhluk dalam mitologis Yunani, bertubuh Singa tetapi bersayap, dan berkepala Rajawali. Dan lazimnya Singa, hewan ini menjadi ‘rajanya mahluk buas’ di darat dan sebagai Rajawali, ia menjadi ‘raja di udara’. Oleh sebab itu, ‘Griffin’ merupakan penggambaran makhluk yang "merajai" atas kedua hal tersebut dan dijuluki sebagai ‘Raja hewan buas dan penguasa udara’. Tak salah bila Saab kemudian mempromosikan pesawat tempur ini dengan tag: Wings of Your Nation.


Varian

JAS 39 Gripen, Farnborough 2006
JAS 39A
JAS 39B
JAS 39C
JAS 39D
Gripen Demo
Gripen NG/IN


Spesifikasi Pesawat Tempur Multi Peran / Multi-role Fighter - Saab JAS 39 Gripen

Asal negara: Swedia
Operasional aktif: 1996
Awak: 1 orang (2 orang untuk varian JAS 39B/D)


Dimensi dan berat

Panjang: 14,1 m
Bentang sayap: 8,4 m
Tinggi: 4,5 m
Wheel track: 2.4 m (7 ft 10 in)
Berat (kosong): 6,62 ton
Berat (lepas landas maksimum): 13 ton

Mesin dan kinerja
Mesin: 1 x Volvo Aero RM-12 turbofan

Daya dorong mesin  
Tanpa afterburner: 54,00 kN 
Dengan afterburner: 80,51 kN
Kecepatan maksimum: Mach 1.8
Rasio daya dorong/berat: 0.97
Elevasi maksimum: 20 km
Jarak jelajah maksimum: 3.000 km

Persenjataan:
1 × 27 mm Mauser BK-27 cannon 120 rounds
6 × Rb.74 (AIM-9) or Rb 98 (IRIS-T)
4 × Rb.99 (AIM-120) or MICA
4 x Rb.71 (Skyflash) or Meteor
4 x Rb.75
2 x KEPD.350
4 x GBU-12 Paveway II laser-guided bomb
4 x rocket pods 13.5 cm rockets
2 x Rbs.15F anti-ship missile
2 x Bk.90 cluster bomb
8 x Mark 82 bombs
1 x ALQ-TLS ECM pod

Sumber:
Military-today.com
portonews.com
Wikipedia
Beberapa sumber lain

tag: 
#Close Support Vehicle, #Heavy Sniper Rifle/Senapan Runduk Berat, #Heer , #Helicopter, #Helicopter Angkut/Serang, #Helicopter tempur/serang, #Helikopter, #Helikopter Anti Kapal Selam, #Helikopter multi peran, #Helikopter Serang-Tempur, #Kapal Cepat, #Kendaraan Intai/Tempur Ringan, #Kendaraan Serba Guna, #Kendaraan Taktis Lapis Baja, #Kriegsmarine, #Luftwaffe, #MiG, #Pesawat Angkut Berat Jet, #Pesawat Angkut Propeller, #Pesawat Anti Kapal Selam, #Pesawat Anti Tank Propeller, #Pesawat Latih Jet/Basic Training Airplane, #Pesawat pembom berat Jet, #Pesawat Pembom Medium-Propeller, #Pesawat Pembom Propeller, #Pesawat Pembom Ringan Jet, #Pesawat Pembom Strategis, #Pesawat Pembom Tukik Propeller, #Pesawat Pembom/Tempur Jet, #Pesawat serang jet, #Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV), #Pesawat Tempur Jet, #Pesawat Tempur Malam, #Pesawat Tempur Propeller, #Pistol, #Senapan, #corona virus, #corona, #covid-19, #protokol covid-19, #Kemarin (Seventeen), #Lily (Alan Walker,K-391 & Emelie Hollow), #Celengan Rindu (Fiersa Besari), #Senorita (Shawn Mendes, Camila Cabello), #Hanya Rindu (Andmesh), #Solo (Jennie), #On My Way (Alan Walker, Sabrina Carpenter & Farruko), #I Love You 3000 (Stephanie Putri), #A Whole New World (ZAYN, Zhavia Ward), #sobat ambyar,  #Didi Kempot, #Santuy, #Halu, #Apa itu, #Bucin, #tik-tok, #Berita Viral, #Viral, #Ide Sederhana, #Senapan Serbu, #Pistol Mitraliur/Submachine Gun, #Senapan Serbu Otomatis, #Senapan Serbu Semi Otomatis, #Tank, Tank Amfibi, #Tank Destroyer, #Tank Tempur Super Berat/Super Heavy Tank, #Tank Tempur Berat/Heavy Tank, #Tank Tempur Medium/Medium Tank, #Tank Tempur Ringan/Light Tank, #Tank Tempur Utama/Main Battle Tank, #senjata, #senapan serbu, #amunisi, #peluru, #sniper, #pesawat, #pesawat tempur, #helikopter tempur, #perang, #lapis baja, #pembom, #PUBG, #FF, #PLAYERUNKNOWN'S BATTLEGROUNDS, #Free Fire, #Rules Of Survival, #Rules Of Survival, #Knives Out, #Creative Destruction, #Hopeless Land, #Survivor Royale, #PUBG versi PC, #PUBG Mobile, #PUBG Lite, #PUBG x Resident Evil 2, #IFV, #Kendaraan Tempur Infantri / Infantry fighting vehicle, #ML, #Mobile Legend, #Bazooka, #Proyektil, #Meriam, #Artileri, #peringkat militer dunia 2019, #pangkalan militer pubg, #militer Indonesia 2020, #militer, #TNI, Tentara Nasional Indonesia, #Angkatan Udara, #Angkatan Darat, #Angkatan Laut, Kepolisian, #Polisi, #Polri, #TNI-AU, #TNI-AL, #TNI-AD, #Panser, #Panzer, #military, #wajib militer, #hobby militer, #militermeter, #battle, #Pelontar Granat, #Tembak, #Bayonet, #APC, #IFV

Sabtu, 06 Juni 2020

Saab JAS 39 Gripen Pesawat Tempur Multi Peran / Multi-role Fighter - Saab JAS 39 Gripen (Bagian 2)



Ciledug, Tangerang Kota, Banten, Sabtu, 6 Juni 2020

Menyambung artikel sebelumnya, yaitu "Saab JAS 39 Gripen Pesawat Tempur Multi Peran / Multi-role Fighter - Saab JAS 39 Gripen (Bagian 1)", maka pada bagian 2 ini akan dibahas mengenai mesin dan juga berbagai spesifikasi teknis lainnya.
Berikut ini adalah penjabarannya:

Pihak pengambil keputusan di Swedia juga menetapkan beberapa target penting yang harus dicapai oleh Saab dalam memproduksi JAS 39 Gripen. Dengan mengambil pelajaran dari pembuatan pesawat Viggen, antara lain, panjang dan bobot pesawat akan berkurang karena sangat terkait dengan biaya produksi dan operasi, namun tetap dengan performa yang sama. Lebih jauh lagi, hal lain dimungkinkan untuk mendukung industri penerbangan Swedia, pemerintah Swedia lalu mensyaratkan Saab membuat pesawat untuk penerbangan sipil.



Pabrikan Saab menyetujui persyaratan ini. Lalu, BUMN Swedia itu berkolaborasi dengan American Fairchild untuk pengembangan pesawat penumpang, Saab 340, yang mulai diproduksi pada 25 Januari 1983. Tak heran, Swedia kini sangat dikenal dengan konsep Triple Helix-nya, di mana pemerintah, institusi pendidikan tinggi, lembaga penelitian, dan industri pertahanan berada dalam visi dan strategi pengembangan teknologi yang sama.


Merancang dan membuat konsep JAS 39 Gripen memang sebuah tantangan yang berat. Akan tetapi, persyaratan yang diajukan Pemerintah Swedia itu disanggupi Saab. Agar bobotnya lebih ringan, untuk mengurangi bobot keseluruhan pesawat, Saab menggunakan bahan komposit, plastik, dan berbagai material lain dalam rencana perancangannya, terutama untuk bagian sayap. Mesin yang dipilih General Electric F404, adalah mesin buatan Amerika Serikat yang rancangannya disesuaikan dengan konstruksi rancangan JAS 39 Gripen. 


Bagian penting dari rancangan ini adalah sistem kontrol yang dapat diputar dan dapat digunakan sebagai kontrol permukaan, hal ini dapat memberikan kemampuan kemudi yang baik. Bisa juga digunakan untuk meningkatkan daya pengereman. Tapi yang terpenting, sistem kemudi pada JAS 39 Gripen dapat memberikan dampak pada daya angkat yang maksimal, sebab komponen pesawat dapat bergerak bersamaan dengan sayap utama saat tinggal landas atau saat akan melakukan manuver. Sistem kemudi menjadi penting, sebab hampir semua pesawat tempur mode terbaru menggunakan sistem kelistrikan tanpa transmisi mekanis untuk meningkatkan kinerja yang lebih baik.


Sebenarnya, ada pertalian yang erat antara Swedia dan Indonesia dalam bidang teknologi, tentu saja hubungan ini berkaitan dengan hubungan dagang. Swedia sebagai produsen dan Indonesia sebagai user atau pengguna. Masyarakat Indonesia memang sudah "familiar" dengan berbagai produk dari negara Eropa Utara itu, sebut saja merk Volvo di bidang transportasi yang kerap memasok kendaraan jenis van, truk, dan bus yang sering wara-wiri di jalanan.


Sebelumnya pabrikan teknologi komunikasi, Ericsson sempat meramaikan persaingan handphone di pasar gadget nasional. Pada umumnya, sebelum memproduksi alat telekomunikasi untuk keperluan komersial, beberapa di antaranya menciptakan piranti untuk kepentingan militer terlebih dahulu. Pada JAS 39 Gripen, Ericsson membuat radar dengan tipe PS-05/A radar pulse-doppler, radar ini mampu mendeteksi, melacak lokasi, mengidentifikasi, dan secara otomatis menangkap target yang berada di atas maupun bawah pesawat saat lapas landas. Juga di semua lini baik di laut, darat, maupun udara, pun di berbagai kondisi cuaca.


Dalam perjalanannya, lompatan penting dilakukan ketika Saab setuju untuk berkolaborasi dengan British Aerospace di bidang pemasaran pada tahun 1995. Saab dan British Aerospace (BAe) menanda-tangani perjanjian untuk bersama-sama memasarkan JAS 39 Gripen. Kesepakatan ini membuat Saab mendapatkan akses ke jaringan penjualan global British Aerospace, serta mendapat dukungan pemerintah dalam pemasaran internasional.


Selanjutnya British Aerospace mendapatkan hak untuk mengadaptasi versi ekspor JAS 39 Gripen yang memang menggunakan standar NATO. Perjanjian yang mengikat selama lebih dari 10 tahun di antara kedua perusahaan dirgantara tersebut menjadi dasar untuk konsilidasi antara Saab dan British Aerospace. Hal ini juga membuka jalan bagi Saab memperdalam integrasi dengan industri kedirgantaraan Eropa.


JAS 39 Gripen menjalani terbang perdana tanggal 9 Desember 1988 oleh pilot legendaris Swedia, Stig Holmström. Sejauh ini JAS 39 Gripen telah dibuat hingga versi JAS 39 Gripen A/B, JAS 39 Gripen C/D, dan versi paling modern JAS 39 Gripen NG (E/F) yang memiliki teknologi paling unggul di kelasnya. pada varian yang terbaru, JAS 39 Gripen dapat menjangkau target hingga jarak 3.360 kilometer.


Pesawat JAS 39 Gripen NG pertama kali diperkenalkan kepada publik di Lingkoping, Swedia, pada 18 Mei 2016. Walau sepintas sama dengan JAS 39 Gripen C/D, namun banyak inovasi teknologi terkini disematkan di dalamnya, termasuk teknologi ‘supercruise’ yang memungkinkan pilot meningkatkan kecepatan tanpa after burner. Teknologi ini sebetulnya lebih banyak diterapkan pada pesawat tempur mesin ganda, semisal Eurofighter Typhoon.


Selain mesin yang menjadi lebih efisien dan sekarang sistem kontrol listrik bisa sepenuhnya menggantikan sistem mekanis, hampir semua sistem di pesawat ini disinergikan dengan komputer. Pesawat ini mampu membawa beragam persenjataan baik buatan Amerika Serikat maupun buatan Eropa. JAS 39 Gripen memiliki meriam otomatis 27 milimeter yang operasionalnya memakai robot, juga kompatibel dengan berbagai senjata lain, misalnya AIM-9/IRIS-T, AIM-120/MICA, Skyflash/Meteor, Rb.75, KEPD.350, Paveway, Rbs-15 Antiship Missile, Cluster Bomb, Mk.82

(bersambung ke bagian 3)

Sumber:
Military-today.com
portonews.com
Wikipedia
Beberapa sumber lain

tag: 
#Close Support Vehicle, #Heavy Sniper Rifle/Senapan Runduk Berat, #Heer , #Helicopter, #Helicopter Angkut/Serang, #Helicopter tempur/serang, #Helikopter, #Helikopter Anti Kapal Selam, #Helikopter multi peran, #Helikopter Serang-Tempur, #Kapal Cepat, #Kendaraan Intai/Tempur Ringan, #Kendaraan Serba Guna, #Kendaraan Taktis Lapis Baja, #Kriegsmarine, #Luftwaffe, #MiG, #Pesawat Angkut Berat Jet, #Pesawat Angkut Propeller, #Pesawat Anti Kapal Selam, #Pesawat Anti Tank Propeller, #Pesawat Latih Jet/Basic Training Airplane, #Pesawat pembom berat Jet, #Pesawat Pembom Medium-Propeller, #Pesawat Pembom Propeller, #Pesawat Pembom Ringan Jet, #Pesawat Pembom Strategis, #Pesawat Pembom Tukik Propeller, #Pesawat Pembom/Tempur Jet, #Pesawat serang jet, #Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV), #Pesawat Tempur Jet, #Pesawat Tempur Malam, #Pesawat Tempur Propeller, #Pistol, #Senapan, #corona virus, #corona, #covid-19, #protokol covid-19, #Kemarin (Seventeen), #Lily (Alan Walker,K-391 & Emelie Hollow), #Celengan Rindu (Fiersa Besari), #Senorita (Shawn Mendes, Camila Cabello), #Hanya Rindu (Andmesh), #Solo (Jennie), #On My Way (Alan Walker, Sabrina Carpenter & Farruko), #I Love You 3000 (Stephanie Putri), #A Whole New World (ZAYN, Zhavia Ward), #sobat ambyar,  #Didi Kempot, #Santuy, #Halu, #Apa itu, #Bucin, #tik-tok, #Berita Viral, #Viral, #Ide Sederhana, #Senapan Serbu, #Pistol Mitraliur/Submachine Gun, #Senapan Serbu Otomatis, #Senapan Serbu Semi Otomatis, #Tank, Tank Amfibi, #Tank Destroyer, #Tank Tempur Super Berat/Super Heavy Tank, #Tank Tempur Berat/Heavy Tank, #Tank Tempur Medium/Medium Tank, #Tank Tempur Ringan/Light Tank, #Tank Tempur Utama/Main Battle Tank, #senjata, #senapan serbu, #amunisi, #peluru, #sniper, #pesawat, #pesawat tempur, #helikopter tempur, #perang, #lapis baja, #pembom, #PUBG, #FF, #PLAYERUNKNOWN'S BATTLEGROUNDS, #Free Fire, #Rules Of Survival, #Rules Of Survival, #Knives Out, #Creative Destruction, #Hopeless Land, #Survivor Royale, #PUBG versi PC, #PUBG Mobile, #PUBG Lite, #PUBG x Resident Evil 2, #IFV, #Kendaraan Tempur Infantri / Infantry fighting vehicle, #ML, #Mobile Legend, #Bazooka, #Proyektil, #Meriam, #Artileri, #peringkat militer dunia 2019, #pangkalan militer pubg, #militer Indonesia 2020, #militer, #TNI, Tentara Nasional Indonesia, #Angkatan Udara, #Angkatan Darat, #Angkatan Laut, Kepolisian, #Polisi, #Polri, #TNI-AU, #TNI-AL, #TNI-AD, #Panser, #Panzer, #military, #wajib militer, #hobby militer, #militermeter, #battle, #Pelontar Granat, #Tembak, #Bayonet, #APC, #IFV

Senin, 01 Juni 2020

Saab JAS 39 Gripen Pesawat Tempur Multi Peran / Multi-role Fighter - Saab JAS 39 Gripen (Bagian 1)



Ciledug, Tangerang Kota, Banten, Senin, 1 Juni 2020

Pesawat ini dirancang untuk menggantikan posisi Viggen dalam berbagai peran, JAS 39 Gripen (Griffin) akan membentuk inti kekuatan udara Swedia hingga abad ke-21. Pesawat tempur multi peran ini juga dketahui telah dibuat untuk pesanan ekspor.



Dikembangkan oleh Saab Military Aircraft dan dipasarkan bersama oleh Saab dan BAE Systems, Gripen adalah pesawat tempur multi-peran ringan generasi keempat yang mengusung konfigurasi delta-canard yang menerapkan sistem kontrol fly-by-wire digital. Dapur pacu dari pesawat ini merupakan versi modifikasi dari mesin turbofan F404J yang telah terbukti keandalannya. Mesin ini dikembangkan dan diproduksi oleh Volvo Glygmotor dan dilengkapi dengan system afterburner baru.


Tidak seperti pesawat Viggen, JAS 39A tidak memiliki system pengereman pembalik daya dorong mesin, tetapi pesawat ini masih memiliki kemampuan mendarat pada landasan pendek yang sangat baik. Ericsson mengembangkan radar multi-mode canggih, pulsa-Doppler PS-05 / A. Gripen juga dilengkapi dengan HUD holografik sudut lebar dan FLIR yang empuk untuk misi serangan dan pengintaian.


Lima unit purwarupa dan 30 unit pesawat produksi awalnya telah diproduksi, purwarupa pertama juga telah berhasil melakukan penerbangan perdananya pada tahun 1988. Pada bulan Juni 1992, batch kedua dari 110 unit pesawat, termasuk 14 unit JAS 39B dengan konfigurasi dua kursi, telah dipesan. Masalah dengan perangkat lunak kontrol penerbangan mengakibatkan hilangnya dua purwarupa dan JAS 39A produksi pertama, yang mengakibatkan keterlambatan pada tanggal in-service sementara peningkatan perangkat lunak masih terus dikembangkan. Akhirnya, 2 Divisionen F7 di Satenas dinyatakan siap tempur di JAS 39A pada akhir 1997.


Sayangnya, pemotongan anggaran pertahanan Swedia pada tahun 2000 telah mengurangi jumlah final Gripen Divisionen (skuadron) menjadi delapan, didistribusikan dengan empat wings. Semua skuadron tersebut dilengkapi kembali dengan Gripen pada tahun 2004. Hingga saat ini, Flygvapnet mengoperasikan versi dua kursi. 


Flygvapnet telah mengumumkan bahwa batch produksi ketiga akan menjadi standar JAS 39C dan JAS 39D, dengan fitur-fitur termasuk system pembidik yang dipasang di helm (helmet-mounted sights), IR-OTIS IRST dan sistem perang elektronik yang ditingkatkan (electronic warfare systems). Sistem peningkatan ini juga direncankan kan diterapkan pada JAS 39A / Bs sebelumnya. 28 unit pesawat Gripen ini diekspor ke Afrika Selatan, dan versi ekspor ini diboyong lengkap dengan senjata bawaan asli. Pesawat-pesawat ini juga tercatat dioperasikan oleh pasukan udara Hongaria dan Ceko.


Pada 2013, Gripen NG yang lebih baik dipilih oleh Brasil. Sebanyak 36 pesawat direncanakan akan dikirim sampai tahun 2023.

Menyebut pesawat jet tempur JAS 39 Gripen bagi orang-orang Swedia adalah seperti menggurat tinta emas di dunia kemiliteran negara Skandinavia itu. 

JAS 39 Gripen adalah proyek industri terbesar Swedia sepanjang sejarah. Pada bulan Mei 2016, Saab, Svenska Aeroplan Aktie Bolag (Swedish Airplane Corporation) produsen sistem pertahanan Swedia yang juga pabrikan JAS 39  Gripen merilis versi terbaru Gripen, JAS 39 Gripen NG. Produk terbaru itu menjadikan JAS 39 Gripen sebagai pesawat tempur multi-fungsi modern dengan harga yang kompetitif di pasar internasional.


Histori tentang pesawat ini berawal pada akhir 1970-an, saat pergolakan iklim politik di Swedia mengarah pada situasi yang kurang mendukung industri pertahanan dalam negeri. Padahal berbagai penelitian sudah dilakukan di tengah intensitas perdebatan di pemerintahan dan parlemen. Sebuah proyek yang dipelopori oleh Saab bernama proyek B3LA dan A20 untuk mengembangkan industri alutsista negara Eropa Utara tersebut, dihentikan pada bulan Februari 1979. Sebagian fraksi di parlemen Swedia berkeinginan, akan jauh lebih efesien untuk memenuhi kebutuhan pertahanan udara dengan membeli pesawat tempur dari luar negeri.


Keputusan parlemen itu membuat Manajemen Saab yang sebelumnya memproduksi pesawat JAS37 Viggen bergerak cepat, di tahun yang sama mereka lalu mengajukan sebuah proposal baru sebagai upaya untuk mengembangkan pesawat tempur dengan teknologi modern menggantikan peran pesawat JAS37 Viggen yang sudah usang, namun pabriknya bisa dimanfaatkan serta dikelola dengan mandiri. Pada bulan Oktober 1979, inisiatif tersebut dipresentasikan kepada para pemangku kepentingan, Angkatan Bersenjata, Parlemen, dan Pemerintah Swedia yang diwakili oleh Menteri Pertahanan Eric Krönmark.


Gagasan tersebut akhirnya menemui titik terang, pada sebuah persidangan di bulan Mei 1980, Riksdag, badan legislatif nasional dan badan pembuat keputusan tertinggi di Swedia memutuskan bahwa pesawat baru akan dikembangkan. Setelah melalui tahapan persentasi, proses evaluasi pun dilakukan oleh Parlemen Swedia yang kemudian mengambil kebijakan penting untuk memulai proyek pengembangan JAS 39, pada Juni 1982, hingga rangkaian test terakhir dilakukan pada bulan Desember 1996.


Rencana pengembangan JAS 39 Gripen dilakukan menggunakan skema kerja sama antara beberapa perusahaan Swedia, namun pihak pemerintah menginginkan kontrak tersebut ditangani oleh satu perusahaan saja. Untuk alasan ini, Saab bekerja sama dengan konsorsium yang dibentuk dengan grup industri antara lain Volvo Aero Corporation, Ericsson Microwave System, Celsius Aerotech and Svenska Radio AB, serta perusahaan pemeliharaan milik negara, United Kingdom Factory yang bergabung kemudian.


Diskusi tentang proyek JAS 39 Gripen intensif dilakukan selama awal tahun 1980an. Pemerintah Swedia berpendapat proyek ini akan memberi manfaat yang sangat besar. Sebuah keputusan yang tidak keliru, Pemerintah Swedia mampu melihat potensi yang besar dari proyek ini. Selain akan menyerap tenaga kerja, proyek JAS 39 Gripen juga akan memberikan dampak keuntungan yang dibutuhkan untuk penelitian dan pengembangan industri pertahanan dalam negeri.


Sumber:
Military-today.com
portonews.com
Wikipedia
Beberapa sumber lain


tag: 
#Close Support Vehicle, #Heavy Sniper Rifle/Senapan Runduk Berat, #Heer , #Helicopter, #Helicopter Angkut/Serang, #Helicopter tempur/serang, #Helikopter, #Helikopter Anti Kapal Selam, #Helikopter multi peran, #Helikopter Serang-Tempur, #Kapal Cepat, #Kendaraan Intai/Tempur Ringan, #Kendaraan Serba Guna, #Kendaraan Taktis Lapis Baja, #Kriegsmarine, #Luftwaffe, #MiG, #Pesawat Angkut Berat Jet, #Pesawat Angkut Propeller, #Pesawat Anti Kapal Selam, #Pesawat Anti Tank Propeller, #Pesawat Latih Jet/Basic Training Airplane, #Pesawat pembom berat Jet, #Pesawat Pembom Medium-Propeller, #Pesawat Pembom Propeller, #Pesawat Pembom Ringan Jet, #Pesawat Pembom Strategis, #Pesawat Pembom Tukik Propeller, #Pesawat Pembom/Tempur Jet, #Pesawat serang jet, #Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV), #Pesawat Tempur Jet, #Pesawat Tempur Malam, #Pesawat Tempur Propeller, #Pistol, #Senapan, #corona virus, #corona, #covid-19, #protokol covid-19, #Kemarin (Seventeen), #Lily (Alan Walker,K-391 & Emelie Hollow), #Celengan Rindu (Fiersa Besari), #Senorita (Shawn Mendes, Camila Cabello), #Hanya Rindu (Andmesh), #Solo (Jennie), #On My Way (Alan Walker, Sabrina Carpenter & Farruko), #I Love You 3000 (Stephanie Putri), #A Whole New World (ZAYN, Zhavia Ward), #sobat ambyar,  #Didi Kempot, #Santuy, #Halu, #Apa itu, #Bucin, #tik-tok, #Berita Viral, #Viral, #Ide Sederhana, #Senapan Serbu, #Pistol Mitraliur/Submachine Gun, #Senapan Serbu Otomatis, #Senapan Serbu Semi Otomatis, #Tank, Tank Amfibi, #Tank Destroyer, #Tank Tempur Super Berat/Super Heavy Tank, #Tank Tempur Berat/Heavy Tank, #Tank Tempur Medium/Medium Tank, #Tank Tempur Ringan/Light Tank, #Tank Tempur Utama/Main Battle Tank, #senjata, #senapan serbu, #amunisi, #peluru, #sniper, #pesawat, #pesawat tempur, #helikopter tempur, #perang, #lapis baja, #pembom, #PUBG, #FF, #PLAYERUNKNOWN'S BATTLEGROUNDS, #Free Fire, #Rules Of Survival, #Rules Of Survival, #Knives Out, #Creative Destruction, #Hopeless Land, #Survivor Royale, #PUBG versi PC, #PUBG Mobile, #PUBG Lite, #PUBG x Resident Evil 2, #IFV, #Kendaraan Tempur Infantri / Infantry fighting vehicle, #ML, #Mobile Legend, #Bazooka, #Proyektil, #Meriam, #Artileri, #peringkat militer dunia 2019, #pangkalan militer pubg, #militer Indonesia 2020, #militer, #TNI, Tentara Nasional Indonesia, #Angkatan Udara, #Angkatan Darat, #Angkatan Laut, Kepolisian, #Polisi, #Polri, #TNI-AU, #TNI-AL, #TNI-AD, #Panser, #Panzer, #military, #wajib militer, #hobby militer, #militermeter, #battle, #Pelontar Granat, #Tembak, #Bayonet, #APC, #IFV

Sabtu, 30 Mei 2020

Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja / Armored Personnel Carrier - OT-64 / SKOT


Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja / Armored Personnel Carrier - OT-64 / SKOT
Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja
Armored Personnel Carrier OT-64/SKOT
militerbanget.blogspot.com

Ciledug, Kota Tangerang, Banten, Sabtu, 30 Mei 2020

Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja (Armored Personnel Carrier – APC) OT-64 / SKOT adalah APC yang dikembangkan secara bersama oleh Cekoslowakia dan Polandia pada awal 1960-an. 

Bagian lambung dan persenjataan diproduksi oleh pabrikan FCS Polandia, sementara perakitan terakhir dibuat di Cekoslowakia oleh pabrikan Tatra. Pengiriman APC ini dimulai pada tahun 1964. Produksi APC ini berhenti pada awal 90-an. 

Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja / Armored Personnel Carrier - OT-64 / SKOT
Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja
Armored Personnel Carrier OT-64/SKOT
militerbanget.blogspot.com

Pengangkut personel lapis baja ini diberi kode atau nama sebagai OT-64 di Cekoslowakia dan sebagai SKOT di Polandia. APC ini sekarang boleh dikatakan sudah ketinggalan jaman dan posisinya sedang diganti dengan APC yang lebih modern. Republik Ceko mengganti APC ini dengan Pandur II dan Polandia dengan Rosomak. Walaupun demikian, APC ini masih operasional aktif di beberapa negara, termasuk Aljazair, Mesir, India, Uruguay dan beberapa negara lain.

Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja / Armored Personnel Carrier - OT-64 / SKOT
Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja
Armored Personnel Carrier OT-64/SKOT
militerbanget.blogspot.com

Secara sekilas, APC ini memiliki konfigurasi dan tampilan yang mirip dengan BTR-60P milik Uni Soviet, namun perancang Polandia dan Cekoslowakia membuat sejumlah perbaikan pada APC mereka. Jadi, secara umum, APC OT-64 / SKOT memiliki performa yang dapat dikatakan sedikit lebih unggul jika dibandingkan dengan BTR-60P. Kompartemen engine terletak di tengah lambung. 

Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja / Armored Personnel Carrier - OT-64 / SKOT
Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja
Armored Personnel Carrier OT-64/SKOT
militerbanget.blogspot.com

Patut disebutkan bahwa mesin yang dipasang di belakang dari seri BTR-60 APC merupakan satu titik lemah yang signifikan untuk tipe A, karena pasukan harus keluar dari kendaraan melalui sisi lambung dan atap, dimana dalam kondisi pertempuran yang sebenarnya, cara ekstraksi seperti ini sangatlah beresiko, karena pasukan yang keluar tersebut benar-benar terekspose oleh tembakan lawan secara langsung.

Sistem proteksi pada APC OT-64 / SKOT mampu memberikan perlindungan penuh terhadap hantaman proyektil dari tembakan senjata ringan dan juga serpihan artileri. APC ini juga dilengkapi dengan sistem perlindungan NBC sebagai fitur standar.

Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja / Armored Personnel Carrier - OT-64 / SKOT
Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja
Armored Personnel Carrier OT-64/SKOT
militerbanget.blogspot.com

Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja/Armored Personnel Carrier - OT-64 versi Cekoslowakia tidak dilengkapi dengan persenjataan, karena APC ini memang di plot sebagai kendaraan transportasi lapis baja garis dua. Berbeda dengan SKOT Polandia yang dilengkapi dengan senapan mesin tunggal kaliber 7,62mm, yang dipasang di atas kompartemen pasukan. Model produksi selanjutnya di kedua negara sudah dilengkapi dengan senapan mesin kaliber 7,62mm atau senapan mesin berat kaliber 12,7mm. 


Di versi selanjutnya, semua APC dilengkapi dengan turret, sehingga profilnya mirip dengan BTR-60PB. Menara ini dipersenjatai dengan senapan mesin berat kaliber 14,5mm dan senapan mesin koaksial kaliber 7,62mm.

Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja / Armored Personnel Carrier - OT-64 / SKOT
Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja
Armored Personnel Carrier OT-64/SKOT
militerbanget.blogspot.com

Kendaraan pengangkut personel lapis baja ini dikendalikan oleh dua orang awak dan memiliki kapasitas angkut hingga 18 pasukan dengan perlengkapannya. Kompartemen pasukan terletak di bagian belakang lambung. Akses keluar bagi pasukan yang diangkut melalui pintu belakang atau atap. Komandan dan pengemudi turun dari sisi atau tingkap pada atap masing-masing. Ada beberapa tingkap atau celah (port) untuk menembak yang disediakan untuk pasukan yang diangkut.

Untuk menunjang kepraktisan pada produksi, OT-64 / SKOT menggunakan sejumlah komponen otomotif dari truk berat multiguna Tatra T813 8x8. Kendaraan ini ditenagai oleh mesin diesel berpendingin udara Tatra T928-14, yang menghasilkan daya sebesar 180 hp. Kendaraan pengangkut personel lapis baja ini memiliki sistem inflasi ban sentral, yang mana akan meningkatkan performanya pada berbagai macam medan. Kendaraan ini juga memiliki kemampuan amfibi. Pada saat melaju di air, kendaraan ini mengandalkan daya dorong dari dua mesin waterjets.

Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja / Armored Personnel Carrier - OT-64 / SKOT
Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja
Armored Personnel Carrier OT-64/SKOT
militerbanget.blogspot.com

Varian


Varian yang ditingkatkan OT-64B / SKOT-2, dipersenjatai dengan senapan mesin 7,62 mm atau 12,7 mm.

Model yang ditingkatkan OT-64C / SKOT-2A, dilengkapi dengan menara mirip dengan Soviet BTR-60PB APC. Turret ini dipersenjatai dengan senapan mesin berat 14,5mm dan senapan mesin koaksial 7,62mm. Semua APC Polandia dan Cekoslowakia dipasang dengan turret ini. Kendaraan ini memiliki awak tiga orang dan dapat menampung 15 pasukan.

SKOT-2AP varian Polandia, dilengkapi dengan turret asli. Pengangkut personel lapis baja yang dilengkapi dengan turret ini mampu melibas target udara yang terbang rendah (seperti helikopter atau drone). APC ini memiliki tiga orang awak dan dapat menampung 15 tentara dengan perlengkapannya.

DPT-65 Kendaraan pemulihan lapis baja Cekoslowakia.

OT-64R Cekoslowakia memberi sinyal kendaraan.

OT-64C / SKOT-2A  Kendaraan komando lapis baja

Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja / Armored Personnel Carrier - OT-64 / SKOT
Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja
Armored Personnel Carrier OT-64/SKOT
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja / Armored Personnel Carrier - OT-64 / SKOT


Asal negara: Cekoslowakia & Polandia
Operasional aktif: 1964
Awak: 3 orang
Kapasitas angkut personil: 15 orang

Dimensi dan berat
Bobot: 14,5 ton
Panjang: 7,44 m
Lebar: 2,55 m
Tinggi: 2,71 m

Persenjataan
1 x Senapan mesin berat kaliber 14,5mm 
1 x Senapan mesin ringan kaliber 7,62mm (coaxial)

Kapasitas amunisi:
500 butir x kaliber 14,5mm
2.000 butir x kaliber 7,62mm

Mobilitas
Mesin: mesin diesel Tatra 928-14
Daya mesin: 180 hp
Kecepatan  maksimum di jalan: 94 km/jam
Kecepatan melaju di air: 9 km/jam
Jarak jelajah maksimum: 710 km

Kemampuan manuver
Kemampuan menanjak: 60 derajat
Kemiringan samping: 30 derajat
Hambatan vertical: 0,5 m
Hambatan parit: 2 m
Kemampuan amfibi

Sumber:
Military-today.com
Wikipedia
Beberapa sumber lain