Selasa, 21 Januari 2020

Kendaraan Angkut Personel Lapis Baja / Armored Personnel Carrier - BTR-80


Kendaraan Angkut Personel Lapis Baja (Armored Personnel Carrier) - BTR-80 1
Kendaraan Angkut Personel Lapis Baja
Armored Personnel Carrier - BTR-80
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Selasa, 21 Januari 2020

Awal Mula: Evolusi dari Era Soviet


Kendaraan angkut personel lapis baja BTR-80 adalah penerus dari BTR-70 APC. Perkembangannya dimulai pada 1980-an. Kendaraan ini dioperasikan oleh militer Uni Soviet pada tahun 1986. Produksinya dimulai pada tahun yang sama. Baru-baru ini kendaraan ini juga dioperasikan oleh sejumlah negara. Kendaraan ini juga banyak terdeteksi telah digunakan dalam sejumlah konflik militer di seluruh dunia.

Kendaraan angkut personel lapis baja BTR-80 memiliki konfigurasi tata letak yang sama dengan APC BTR-70 dan BTR-60PB. Kompartemen mengemudi terletak di bagian depan lambung, pasukan duduk di tengah dan mesin terletak di belakang. Posisi mengemudi terletak dari sisi kiri lambung dan komandan duduk di sisi kanan. Kompartemen pasukan dapat diakses melalui pintu masuk samping dan atap. Pintu masuk samping ditambahkan untuk mempercepat proses keluarnya personel, meskipun jumlah pasukan yang diangkut dikurangi menjadi tujuh.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pistol Mitraliur / Submachine Gun - Lysaght Owen)

Kendaraan Angkut Personel Lapis Baja (Armored Personnel Carrier) - BTR-80 3
Kendaraan Angkut Personel Lapis Baja
Armored Personnel Carrier - BTR-80
militerbanget.blogspot.com

Desain & Perlindungan: Seberapa Tangguh Baja BTR-80?


Kendaraan ini memiliki design lambung dari baja yang dilas. Busur depan dirancang agar mampu menahan tembakan dari proyektil kaliber 12,7mm, sedangkan pada bagian lain, lapisan proteksinya hanya mampu menahan hantaman proyektil kaliber 7,62mm dan serpihan peluru artileri. 

Kendaraan Angkut Personel Lapis Baja (Armored Personnel Carrier) - BTR-80 5
Kendaraan Angkut Personel Lapis Baja
Armored Personnel Carrier - BTR-80
militerbanget.blogspot.com

Daya Gempur: Senjata Utama dan Adaptasi Tempur


BTR-80 memiliki persenjataan yang sama dengan BTR-70. Kendaraan ini memiliki persenjataan utama berupa senapan mesin berat kaliber 14,5mm yang dipasang di turet dan senapan mesin kaliber 7,62mm. Turret ini telah dimodifikasi untuk sudut elevasi yang lebih baik untuk mampu mengeliminir target udara yang terbang rendah. BTR-80 juga dilengkapi dengan fitur pengecoh berupa pelontar granat asap.

Ada tujuh celah atau port penembakan yang disediakan untuk personel yang diangkut. Dua port ini ditujukan untuk senapan mesin ringan. Komandan menggunakan port tembaknya sendiri. Pasukan dapat menembakkan senjata mereka dari dalam kendaraan. Fitur ini secara signifikan meningkatkan daya tembak keseluruhan kendaraan.

Kendaraan Angkut Personel Lapis Baja (Armored Personnel Carrier) - BTR-80 7
Kendaraan Angkut Personel Lapis Baja
Armored Personnel Carrier - BTR-80
militerbanget.blogspot.com

Performa Mesin: Transisi ke Diesel yang Lebih Bertenaga


Peningkatan utama BTR-80 dibandingkan pendahulunya adalah mesin diesel KamAZ V-8 tunggal menggantikan dua mesin berbahan bakar bensin. Sejak tahun 1993 dapur pacu APC ini mulai menggunakan mesin diesel YaMZ-238M2, yang mampu menghasilkan daya sebesar 240 hp (BTR-80M). keseluruhan mesin diletakkan dalam satu blok dengan transmisi dan gearbox. Kompartemen mesin terletak di bagian belakang lambung untuk meningkatkan distribusi bobot dan kemampuan amfibi. Namun tata letak seperti ini memiliki efek yang merugikan, proses turun dan naiknya penumpang menjadi terhambat karena aksesnya yang sempit.

Kendaraan Angkut Personel Lapis Baja (Armored Personnel Carrier) - BTR-80 9
Kendaraan Angkut Personel Lapis Baja
Armored Personnel Carrier - BTR-80
militerbanget.blogspot.com

Mobilitas Lintas Medan & Kemampuan Amfibi


BTR-80 APC memiliki konfigurasi roda penggerak 8x8, yang umum diterapkan oleh semua keluarga kendaraan pengangkut personel lapis baja BTR. Dua pasang roda pertama adalah roda kemudi. Sejumlah komponen otomotif dari BTR-70 kompatibel dengan BTR-80. Pengangkut personel lapis baja ini dilengkapi dengan sistem inflasi ban sentral dan winch pemulihan mandiri sebagai standar. 

APC ini dapat dilengkapi dengan ban run-flat. Setelah dipasang dengan ban ini, APC ini dapat menempuh jarak beberapa ribu kilometer dengan beberapa ban dalam kondisi pecah ataupun dalam kondisi kempes. Kelebihan lain, APC ini tetap dapat melaju dengan baik walaupun kehilangan dua roda. Mobilitas kendaraan lapis baja ini memungkinkan untuk beroperasi di samping tank tempur utama, walaupun performa APC ini di medan off road masih kalah jauh jika dibandingkan dengan APC yang menggunakan penggerak rantai (track).

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Tempur Propeller / Fighter Aircraft - MESSERCHMITT Bf-110)

Kendaraan lapis baja ini memiliki kemampuan amfibi. Pada saat APC ini melaju di air, APC ini mengandalkan gerakannya pada dua mesin waterjets, dan mampu melaju pada kecepatan maksimum pada 10 km / jam.

BTR-80 dilengkapi dengan sistem perlindungan NBC, yang mematikan mesin dan menciptakan tekanan berlebih di kompartemen pasukan jika terjadi serangan NBC. Kendaraan juga dilengkapi dengan sistem pencegah kebakaran otomatis dan winch pemulihan diri.

Kendaraan Angkut Personel Lapis Baja (Armored Personnel Carrier) - BTR-80 11
Kendaraan Angkut Personel Lapis Baja
Armored Personnel Carrier - BTR-80
militerbanget.blogspot.com

Varian Modern: Dari BTR-82 hingga Proyek Masa Depan


Kendaraan komando BTR-80K.

  • Varian untuk kendaraan pusat komando pasukan.

BTR-80 A/S

  • Ini adalah varian pengangkut personel lapis baja. Varian ini dilengkapi dengan senjata yang dipasang secara eksternal.

Versi upgrade BTR-82 

  • Varian ini terungkap pada tahun 2009. APC ini memiliki system proteksi yang lebih baik dan memiliki dapur pacu mesin yang lebih kuat, yang menghasilkan daya sebesar 300 hp. APC ini dilengkapi dengan senjata yang dipasang secara eksternal, dipersenjatai dengan senapan mesin berat kaliber 14,5mm dan senapan mesin ringan kaliber 7,62mm. Versi-nya, BTR-82A dipersenjatai dengan meriam kaliber 30mm. BTR-82 saat ini digunakan oleh militer Azerbaijan dan Kazakhstan. Sejak tahun 2010 Rusia tak lagi menggunakan BTR-80 dan menggantikan posisinya dengan BTR-82. APC BTR 82 dioperasikan sebagai pengisi kekosongan atau celah sampai APC baru tersedia.

Pengangkut personel lapis baja BTR-90

  • Varian ini adalah versi yang dipersenjatai dengan meriam kaliber 30mm dan peluncur ATGM.

BTR-3U 

  • Ini adalah varian modernisasi yang diproduksi oleh Ukraina.

2S23 Nona-SVK 120 mm sistem self-propelled mortar

  • Ini adalah varian kendaraan untuk membawa mortar, termasuk dengan kru dan amunisinya.

RKhM-4 NBC

  • Varian untuk kendaraan pengintai RKhM-4 NBC.

BREM-K

  • Varian kendaraan pemulihan lapis baja BREM-K.

1B118

  • Varian kendaraan pemandu tembakan artileri 1B118.

BMM-1, BMM-2 dan BMM-3

  • Varian ambulans lapis baja BMM-1, BMM-2 dan BMM-3.

BTR-80UP

  • Ini adalah varian dari versi standar yang ditingkatkan, dikembangkan oleh perusahaan Polandia dan Ukraina untuk memenuhi persyaratan yang diajukan oleh Irak. Upgrade dilakukan di Ukraina dengan bantuan perusahaan Polandia. BTR-80UP ditenagai oleh dua mesin diesel IVECO Tector, yang masing-masing menghasilkan daya sebesar 150 hp. Juga memiliki lapisan proteksi baja tambahan dan dilengkapi dengan pendingin udara. Mesin waterjet dihilangkan. 3 unit APC pertama dikirim ke Irak untuk uji coba dan evaluasi pada tahun 2006. 9 unit lainnya dikirim pada tahun 2012. Irak memesan total 98 unit kendaraan lapis baja ini.

Kendaraan Angkut Personel Lapis Baja (Armored Personnel Carrier) - BTR-80 13
Kendaraan Angkut Personel Lapis Baja
Armored Personnel Carrier - BTR-80
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Kendaraan Angkut Personel Lapis Baja / Armored Personnel Carrier - BTR-80


  • Asal negara: Uni Soviet
  • Operasional aktif: 1986
  • Awak: 3 orang
  • Kapasitas angkut Personil: 7 orang

Dimensi dan berat

  • Bobot: 13,6 ton
  • Panjang: 7,7 m
  • Lebar: 2,9 m
  • Tinggi: 2,41 m

Persenjataan

  • 1 x Senapan mesin berat kaliber 14,5mm 
  • 1 x Senapan mesin ringan kaliber 7,62mm
  • Sudut ketinggian senjata utama: - 4 hingga + 60 derajat
  • Rotasi senjata: 360 derajat

Kapasitas amunisi

  • 500 butir amunisi kaliber 14,5mm
  • 2.000 butir amunisi kaliber 7,62mm

Mobilitas

  • Mesin: KamAZ-7403 diesel
  • Daya mesin: 260 hp
  • Kecepatan maksimum (jalan aspal): 80 - 90 km/jam
  • Kecepatan melaju di air: 10 km/jam
  • Jarak jelajah maksimum: 600 km

Kemampuan manuver

  • Tanjakan: 60 derajat
  • Kemiringan samping: 40 derajat
  • Halangan vertikal: 0,5 m
  • Halangan parit: 2 m
  • Kemampuan Amfibi: Penuh

Demikianlah artikel tentang Kendaraan Angkut Personel Lapis Baja / Armored Personnel Carrier - BTR-80, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
Military-today
Wikipedia
Beberapa sumber lain

Senin, 20 Januari 2020

Artileri Swagerak 155mm / Self Propelled Howitzer 155mm - Palmaria


Artileri Swagerak 155mm
Self Propelled Howitzer 155mm - Palmaria
militerbanget.blogspot.com 

Kemayoran, Jakarta, Senin, 20 Januari 2020

Howitzer swagerak Palmaria dikembangkan oleh pabrikan OTO Melara khusus untuk pasar ekspor. Alutsista ini dikembangkan dari proyek SP70 internasional yang dibatalkan. Pengembangan Palmaria dimulai pada tahun 1977. Purwarupa pertama dibuat pada akhir tahun 1970-an. Produksi definitif dimulai pada tahun 1982 dan produksi alutsista ini secara resmi diakhiri pada awal 1990-an. 

Artileri Swagerak 155mm
Self Propelled Howitzer 155mm - Palmaria
militerbanget.blogspot.com 

Negara-negara pengguna alutsista ini adalah Libya (160 unit) dan Nigeria (25 unit). 20 turret milik Palmaria selanjutnya diekspor ke Argentina dan dipasang pada sasis tank tempur ringan TAM yang diproduksi secara lokal. Sebagai informasi tambahan, Angkatan Darat Italia juga mengoperasikan artileri swagerak PzH 2000 yang diproduksi secara lisensi di Italia.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Tempur Propeller / Fighter Aircraft - FOCKE WULF Ta-152)

Artileri Swagerak 155mm
Self Propelled Howitzer 155mm - Palmaria
militerbanget.blogspot.com 

Palmaria dilengkapi dengan howitzer kaliber 155mm / L39, yang dikembangkan dari howitzer tarik FH 70 dan dilengkapi dengan sistem pemuatan amunisi otomatis (auto loader). Palmaria dirancang untuk menggunakan amunisi kaliber 155mm standar NATO, termasuk proyektil HE-FRAG biasa dan roket, proyektil asap atau proyektil iluminasi. 

Artileri Swagerak 155mm
Self Propelled Howitzer 155mm - Palmaria
militerbanget.blogspot.com 

Jarak tembak maksimum adalah 24,7 km dengan proyektil HE-FRAG biasa dan 30 km dengan amunisi berpendorong tambahan roket. Kapasitas total internal Palmaria sebanyak 30 butir amunisi. Dengan 23 butir di antaranya disimpan di dalam magasen. Sisanya ditempatkan di dalam lambung.

Artileri Swagerak 155mm
Self Propelled Howitzer 155mm - Palmaria
militerbanget.blogspot.com 

Palmaria dapat menembakkan tiga peluru dalam 20 detik. Jumlah tembakan maksimum adalah 6 tembakan per menit. Sedangkan jika menggunakan mode tembakan terus-menerus adalah satu tembakan setiap tiga menit.

Persenjataan sekunder terdiri dari senapan mesin kaliber 7,62mm atau kaliber 12,7mm yang dipasang di atap. Kendaraan juga dilengkapi dengan empat pucuk pelontar granat asap sebagai tambahan proteksi atau pengecoh laser.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pistol Mitraliur / Submachine Gun - Lysaght Owen)

Artileri Swagerak 155mm
Self Propelled Howitzer 155mm - Palmaria
militerbanget.blogspot.com 

Lambung lapis baja dan turret aluminium memberikan perlindungan terhadap tembakan senjata ringan dan serpihan artileri. Palmaria juga dilengkapi dengan fitur penangkal NBC otomatis dan sistem pencegah kebakaran. Alutsista ini diawaki oleh lima orang kru, termasuk komandan, juru tembak, juru muat amunisi, operator magasen dan pengemudi.

Artileri Swagerak 155mm
Self Propelled Howitzer 155mm - Palmaria
militerbanget.blogspot.com 

Secara singkat, artileri swagerak Palmaria berbasis pada tank tempur utama (main battle tank) OF-40 yang dimodifikasi, tetapi dilengkapi dengan senjata utama yang berbeda. Kendaraan ini ditenagai oleh mesin diesel turbocharged MTU MB 837 Ka-500 buatan Jerman, yang menghasilkan daya sebesar 750 hp. Kendaraan juga dilengkapi dengan unit daya tambahan, yang memasok daya pada semua sistem saat mesin utama dimatikan. Perlu disebutkan bahwa Palmaria dapat mengarungi rintangan air hingga kedalaman 4 meter setelah persiapan singkat.

Varian

TAM VCA, howitzer self-propelled, dilengkapi dengan turret Palmaria pada sasis tank tempur ringan TAM yang memanjang. Howitzer self-propelled ini diproduksi dalam jumlah kecil dan saat ini dioperasikan oleh Angkatan Darat Argentina.

Artileri Swagerak 155mm
Self Propelled Howitzer 155mm - Palmaria
militerbanget.blogspot.com 

Spesifikasi Artileri Swagerak 155mm / Self Propelled Howitzer 155mm - Palmaria


Asal negara: Italia
Operasional aktif: 1982
Awak: 5 orang

Dimensi dan berat

Bobot: 46 ton
Panjang (sampai ujung moncong meriam): 11,47 m
Panjang lambung: 7,27 m
Lebar: 3,35 m
Tinggi: 2,87 m

Persenjataan

Senjata utama: Howitzer kaliber 155mm
Panjang laras: 39 kaliber
Senjata sekunder: 
1 x Senapan mesin kaliber 7,62mm
1 x Senapan mesin kaliber 12,7mm
Berat proyektil: 43,5 kg
Jarak tembak maksimum: 24,7 - 30 km
Laju tembakan maksimum: 6 tembakan/menit
Kisaran ketinggian meriam: - 5 hingga + 70 derajat
Rentang rotasi turret: 360 derajat

Kapasitas amunisi

Senjata utama: 30 peluru
Senjata sekunder: 1.000 - 2.000 peluru

Mobilitas

Mesin: MTU MB 837 Ka-500 diesel
Daya mesin: 750 hp
Kecepatan maksimum (jalan aspal): 60 km/jam
Jarak jelajah maksimum: 500 km

Kemampuan manuver

Tanjakan maksimum: 60 derajat
Kemiringan samping: 30 derajat
Halangan vertikal: 1,15 m
Halangan parit: 3 m
Genangan air: 1,2 m
Fording (dengan persiapan): 4 m

Demikianlah artikel tentang Artileri Swagerak 155mm / Self Propelled Howitzer 155mm - Palmaria, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di: portal-receh.blogspot.com

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di: trisoenoe.com

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di: pustakasenjatadanfotografi.blogspot.com

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista di: kilas-copas.blogspot.com

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang berbagai hal di: portal-lambe-receh.blogspot.com

Baca juga berbagai artikel menarik tentang berbagai misteri dan hal-hal yang diluar akal sehat di: portal-kisah.blogspot.com

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:

Military-today.com
Wikipedia
Beberapa sumber lain

Sabtu, 18 Januari 2020

Kendaraan Angkut Personel Lapis Baja / Armored Personnel Carrier - BTR-70


Kendaraan Angkut Personel Lapis Baja (Armored Personnel Carrier) BTR-70
Kendaraan Angkut Personel Lapis Baja
Armored Personnel Carrier - BTR-70
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Sabtu, 18 Januari 2020

Kendaraan angkut personel lapis baja BTR-70 adalah pengembangan lebih lanjut dari APC BTR-60PB yang sudah operasional sebelumnya. Kendaraan ini mulai dioperasikan oleh militer Uni Soviet pada tahun 1972. Selama beberapa tahun, kendaraan angkut personel lapis baja ini dirahasiakan keberadaannya, dan pertama kali diketahui publik secara sekilas pada tahun 1980.

Kendaraan Angkut Personel Lapis Baja (Armored Personnel Carrier) BTR-70
Kendaraan Angkut Personel Lapis Baja
Armored Personnel Carrier - BTR-70
militerbanget.blogspot.com

BTR-70 memiliki dimensi badan yang lebih panjang dibandingkan dengan pendahulunya. Kendaraan lapis baja ini dilengkapi dengan dua palka berbentuk segitiga di setiap sisi antara gandar kedua dan ketiga. Hatch atau pintu palka ini dimaksudkan untuk akses masuk dan keluar bagi pasukan yang diangkut. Sebagai akses alternatif, anggota kru dapat masuk dan keluar melalui atap.

Kendaraan Angkut Personel Lapis Baja (Armored Personnel Carrier) BTR-70
Kendaraan Angkut Personel Lapis Baja
Armored Personnel Carrier - BTR-70
militerbanget.blogspot.com

APC ini memiliki tingkat proteksi yang lebih baik dibandingkan dengan BTR-60. APC ini dilengkapi dengan sistem pencegah kebakaran otomatis, serta sistem perlindungan terhadap serangan NBC.


Kendaraan Angkut Personel Lapis Baja (Armored Personnel Carrier) BTR-70
Kendaraan Angkut Personel Lapis Baja
Armored Personnel Carrier - BTR-70
militerbanget.blogspot.com

Kendaraan pengangkut personel lapis baja BTR-70 dilengkapi dengan turret yang diawaki oleh satu orang lengkap yang merupakan design warisan dari BTR-60PB sebelumnya. Turret ini pada awalnya dikembangkan untuk mobil pengintai lapis baja BRDM-2. Turret ini dipersenjatai dengan senapan mesin kaliber 14,5mm dan senapan mesin kaliber 7,62mm coaxial. Senapan mesin kaliber 14,5mm memiliki kemampuan menembus pelat lapis baja dengan ketebalan maksimum 32mm pada jarak 500 m.

Kendaraan Angkut Personel Lapis Baja (Armored Personnel Carrier) BTR-70
Kendaraan Angkut Personel Lapis Baja
Armored Personnel Carrier - BTR-70
militerbanget.blogspot.com

Kendaraan ini memiliki awak tiga orang dan dapat membawa 7 pasukan dengan perlengkapan penuh. Pasukan masuk dan keluar melalui palka atap dan palka akses sisi berbentuk segitiga, yang terletak di antara set roda depan dan belakang. BTR-70 dapat dengan mudah dikenali dari pintu samping berbentuk segitiga ini. Sejumlah celah atau port untuk menembak dan blok visi terkait disediakan bagi pasukan untuk menembakkan senjata masing-masing.

Kendaraan Angkut Personel Lapis Baja (Armored Personnel Carrier) BTR-70
Kendaraan Angkut Personel Lapis Baja
Armored Personnel Carrier - BTR-70
militerbanget.blogspot.com

Kendaraan lapis baja ini memiliki kompartemen engine yang dipasang di belakang. Konfigurasi ini dibuat untuk meningkatkan distribusi berat dan kemampuan amfibi. Namun tata letak mesin seperti ini memiliki efek lain, kompartemen kru menjadi terbatas dan sempit dimana mempersulit kru pada saat harus keluar dari kendaraan. Salah satu peningkatan dari BTR-70 dibandingkan BTR-60PB adalah dua mesin bensin GAZ-66 yang sedikit lebih kuat, masing-masing menghasilkan 120 tenaga kuda. 

Kendaraan Angkut Personel Lapis Baja (Armored Personnel Carrier) BTR-70
Kendaraan Angkut Personel Lapis Baja
Armored Personnel Carrier - BTR-70
militerbanget.blogspot.com

Mesin dipasang pada satu dudukan kerangka/frame dan terletak di bagian belakang lambung. Ketika satu mesin rusak, mesin yang rusak tersebut dapat diisolasi dan dimatikan dari kabin dan kendaraan dapat terus berjalan menggunakan mesin yang tersisa. Juga kendaraan lapis baja ini dapat terus melakukan perjalanan dengan dua rodanya yang hancur total. 

Kendaraan Angkut Personel Lapis Baja (Armored Personnel Carrier) BTR-70
Kendaraan Angkut Personel Lapis Baja
Armored Personnel Carrier - BTR-70
militerbanget.blogspot.com

BTR-70 dilengkapi dengan sistem inflasi ban sentral dan winch (katrol) pemulihan mandiri sebagai kelengkapan standar. Mobilitas kendaraan lapis baja ini memungkinkan untuk bersaing dengan tank tempur utama. Namun mobilitas di medan off-road kalah jauh jika dibandingkan dengan APC dengan konfigurasi rantai (track). BTR-70 memiliki kemampuan amfibi sepenuhnya dan gerakan di atas air mengandalkan pendorong dari dua mesin waterjets.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Pesawat Tempur Propeller / Fighter Aircraft - FOCKE WULF Ta-152)

Kendaraan Angkut Personel Lapis Baja (Armored Personnel Carrier) BTR-70
Kendaraan Angkut Personel Lapis Baja
Armored Personnel Carrier - BTR-70
militerbanget.blogspot.com

Terlepas dari semua perbaikan dan peningkatan tersebut, BTR-70 masih memiliki sejumlah kekurangan, termasuk perlindungan lapis bajanya yang relatif ringan, akses masuk dan keluar kendaraan yang "buruk" dan sepasang mesin bensin yang kinerjanya terbilang “manja”, alias sulit untuk dirawat.

Varian


Peningkatan BTR-70, pertama kali diamati pada tahun 1986. Fitur turret ditingkatkan dengan sudut ketinggian senjata yang lebih ekstrim dan dilengkapi dengan sistem penembakan tabir asap yang lebih baik.

Beberapa BTR-70 di Afghanistan dilengkapi dengan peluncur granat otomatis AGS-17 kaliber 30mm.

Kendaraan pengintai perang kimia BTR-70 Kh.

Kendaraan komunikasi BTR-70 MS.

BTR-70 KShM kendaraan komando dan pengendali.

Kendaraan pemandu tembakan artileri BTR-70 MBP.

Kendaraan pemulihan lapis baja BREM.

SPR-2 adalah kendaraan radar yang mungkin rusak.

Pengangkut personel lapis baja BTR-80.

Beberapa BTR-70 dilengkapi dengan turret lengkap milik BTR-80.

Kendaraan Angkut Personel Lapis Baja (Armored Personnel Carrier) BTR-70
Kendaraan Angkut Personel Lapis Baja
Armored Personnel Carrier - BTR-70
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Kendaraan Angkut Personel Lapis Baja / Armored Personnel Carrier - BTR-70


Negara Asal: Uni Soviet
Operasional aktif: 1972
Awak: 3 orang
Kapasitas angkut Personel: 7 pasukan

Dimensi dan berat

Bobot: 11,5 - 12 ton
Panjang: 7,54 m
Lebar: 2,79 m
Tinggi: 2,24 m

Persenjataan

1 x Senapan mesin kaliber 14,5mm 
1 x Senapan mesin kaliber 7,62mm
Kapasitas amunisi
500 butir amunisi kaliber 14,5mm 
2.000 butir amunisi kaliber 7,62mm

Mobilitas

Mesin: 2 x mesin bensin GAZ-66
Daya mesin: 2 x 120 hp
Kecepatan maksimum (jalan aspal): 80 km/jam
Kecepatan melaju di atas air: 9 km/jam
Jarak jelajah maksimum: 400 - 600 km

Kemampuan manuver

Tanjakan maksimum: 60 derajat
Kemiringan samping maksimum: 40 derajat
Halangan vertikal: 0,6 m
Halangan parit: 2 m
Kemampuan amfibi: Penuh

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:

Military-today.com
Wikipedia
Beberapa sumber lain

Jumat, 17 Januari 2020

Pistol Semi Otomatis / Semi Automatic Pistol - FN FNP



Kemayoran, Jakarta, Jum'at, 17 Januari 2020

Seri pistol FNP diperkenalkan pada tahun 2003. Pistol ini dikembangkan sebagai pengganti FN Forty-Nine yang gagal secara komersial. FNP diproduksi oleh Fabrique Nationale di Belgia dan divisi di AS. Pistol ini telah diadopsi oleh Marinir Angkatan Laut Spanyol, di mana pistol ini menggantikan pistol Llama M82 lama. 


Sejumlah kecil pistol FN FNP digunakan oleh militer Belgia dan polisi AS. Pistol ini juga tersedia untuk pelanggan sipil. Versi sipil dipasarkan sebagai Browning PRO. Namun FN FNP belum menerima banyak perhatian dan pesanan. Salah satu penyebab rendahnya minat konsumen terhadap pistol ini karena pistol ini tidak memiliki kelebihan yang signifikan dibandingkan pistol kontemporer yang lainnya. 


Produksi pistol seri FNP dihentikan pada tahun 2011 karena angka penjualan yang rendah. 
Selanjutnya, produksi pistol ini digantikan oleh pistol seri FNX yang ditingkatkan .


FN FNP tersedia dalam berbagai kaliber, termasuk Parabellum 9x19mm, .357 SIG, .40 S & W , dan .45 ACP.


FN FNP adalah pistol yang cukup konvensional. Pistol ini memiliki sejumlah fitur desain yang telah dikenal sebelumnya. Senjata ini memiliki frame dari polimer dan slide dari stainless steel. Fitur yang tidak biasa dari FN FNP adalah bahwa pistol ini memiliki rel frame yang dapat dicopot. Fitur ini memungkinkan pistol untuk direkondisi beberapa partnya setelah digunakan menembak dalam jumlah tertentu, sehingga memperpanjang umur operasional. Fitur ini juga terdapat pada pistol seri-M Steyr , yang dirilis kembali pada tahun 1999. Picu dan hammer (pelatuk) dibuat dalam satu modul tunggal dan dapat dengan mudah dilepas untuk perawatan atau penggantian.


FN FNP adalah senjata yang dengan sistem operasi short recoil. Mekanisme penembakannya menggunakan system locked breech. Pistol ini menggunakan mekanisme pengaman tipe Browning. FNP menerapkan konfigurasi hammer yang posisinya terekspos. Secara umum, senjata ini terbukti andal.
Pistol ini tersedia dengan pilihan mekanisme penembakan single action only, double action dan double action only trigger. Namun mekanisme yang terakhir tidak diteruskan produksinya karena dinilai terlalu riskan.


Senjata ini memiliki pin pengunci internal. Ada juga pin pengunci untuk magasen, yang diusulkan sebagai opsi. Semua versi FN FNP memiliki system kokang ambidextrous.

FN FNP-9 yang menggunakan amunisi kaliber 9x19mm menggunakan magasen dengan kapasitas 16-peluru. Tombol pelepasan magasen dapat ditukar posisinya (dibalik) pada semua model.
Pistol ini tersedia dengan alat bidik standar atau alat bidik malam hari. Baik pisir dan pejera terletak pada bagian atas slide.

Senjata ini hadir dengan dua backstraps yang bisa diganti. Salah satu dari mereka memiliki bentuk yang rata, sementara yang lainnya melengkung. Jadi penembak dapat memasang backstrap yang paling cocok untuknya.

Pistol ini memiliki rel aksesori yang terintegrasi. Rel ini dapat digunakan untuk memasang laser pointer atau senter taktis.


Varian

FN FNP-9, versi amunisi kaliber 9x19mm. Versi sipil dari pistol ini dipasarkan sebagai Browning PRO-9.

FNP-9M adalah versi ringkas dari FNP-9. Varian ini juga menggunakan amunisi kaliber 9x19 mm. Pistol ini sedikit lebih pendek dari baseline FNP-9.

FN FNP-357, versi yang menggunakan amunisi kaliber .357 SIG.

FN FNP-40, versi yang menggunakan amunisi S&W .40. Varian ini memiliki kapasitas magasen 10 peluru. Versi sipil dari pistol ini dipasarkan sebagai Browning PRO-40.

FN FNP-45, versi yang menggunakan amunisi ACP .45. Senjata ini memiliki rilis slide ambidextrous.
FN FNX series . Seri pistol ini diperkenalkan pada tahun 2009. FNX didasarkan pada seri FNP, tetapi menggabungkan banyak perbaikan ergonomis. Varian ini dikembangkan untuk program US Joint Combat Pistol. Pistol FNX tersedia dalam pilihan amunisi 9x19mm, 0,40 S&W, dan 0,45 ACP. Akhirnya seri FNX menggantikan produksi seri FNP.


Spesifikasi Pistol Semi Otomatis / Semi Automatic Pistol FN FNP-9

Asal negara: Belgia
Kaliber peluru: 9 x 19mm Parabellum
Berat (kosong): 700 g
Berat (dengan peluru): 890 g
Panjang: 188 mm
Panjang laras: 102 mm
Vo meninggalkan laras: 300 - 460 m / s
Kapasitas magasen: 16 peluru
Jarak bidik efektif: 50 m
Jarak tembak efektif: 50 m

Sumber:
Military-today.com
Wikipedia
Beberapa sumber lain

Tag:
#Close Support Vehicle, #Heavy Sniper Rifle/Senapan Runduk Berat, #Heer , #Helicopter, #Helicopter Angkut/Serang, #Helicopter tempur/serang, #Helikopter, #Helikopter Anti Kapal Selam, #Helikopter multi peran, #Helikopter Serang-Tempur, #Kapal Cepat, #Kendaraan Intai/Tempur Ringan, #Kendaraan Serba Guna, #Kendaraan Taktis Lapis Baja, #Kriegsmarine, #Luftwaffe, #MiG, #Pesawat Angkut Berat Jet, #Pesawat Angkut Propeller, #Pesawat Anti Kapal Selam, #Pesawat Anti Tank Propeller, #Pesawat Latih Jet/Basic Training Airplane, #Pesawat pembom berat Jet, #Pesawat Pembom Medium-Propeller, #Pesawat Pembom Propeller, #Pesawat Pembom Ringan Jet, #Pesawat Pembom Strategis, #Pesawat Pembom Tukik Propeller, #Pesawat Pembom/Tempur Jet, #Pesawat serang jet, #Pesawat Tanpa Awak / Unmanned Aerial Vehicle (UAV), #Pesawat Tempur Jet, #Pesawat Tempur Malam, #Pesawat Tempur Propeller, #Pistol, #Senapan, #Senapan Serbu, #Pistol Mitraliur/Submachine Gun, #Senapan Serbu Otomatis, #Senapan Serbu Semi Otomatis, #Tank, Tank Amfibi, #Tank Destroyer, #Tank Tempur Super Berat/Super Heavy Tank, #Tank Tempur Berat/Heavy Tank, #Tank Tempur Medium/Medium Tank, #Tank Tempur Ringan/Light Tank, #Tank Tempur Utama/Main Battle Tank, #senjata, #senapan serbu, #amunisi, #peluru, #sniper, #pesawat, #pesawat tempur, #helikopter tempur, #perang, #lapis baja, #pembom, #PUBG, #FF, #PLAYERUNKNOWN'S BATTLEGROUNDS, #Free Fire, #Rules Of Survival, #Rules Of Survival, #Knives Out, #Creative Destruction, #Hopeless Land, #Survivor Royale, #PUBG versi PC, #PUBG Mobile, #PUBG Lite, #PUBG x Resident Evil 2, #IFV, #Kendaraan Tempur Infantri / Infantry fighting vehicle, #ML, #Kemarin (Seventeen), #Lily (Alan Walker,K-391 & Emelie Hollow), #Celengan Rindu (Fiersa Besari), #Senorita (Shawn Mendes, Camila Cabello), #Hanya Rindu (Andmesh), #Solo (Jennie), #On My Way (Alan Walker, Sabrina Carpenter & Farruko), #I Love You 3000 (Stephanie Putri), #A Whole New World (ZAYN, Zhavia Ward), #Didi Kempot, #Santuy, #Halu, #Apa itu, #Bucin, #Berita Viral, #Viral, #Ide Sederhana,
#Mobile Legend, #Bazooka, #Proyektil, #Meriam, #Artileri, #peringkat militer dunia, #pangkalan militer pubg, #militer Indonesia 2019, #militer, #TNI, Tentara Nasional Indonesia, #Angkatan Udara, #Angkatan Darat, #Angkatan Laut, Kepolisian, #Polisi, #Polri, #TNI-AU, #TNI-AL, #TNI-AD, #Panser, #Panzer, #military, #wajib militer, #hobby militer, #militermeter, #battle, #Pelontar Granat, #Tembak, #Bayonet, #APC, #IFV