Pages

Selasa, 27 Februari 2018

Pesawat Tempur Propeller / Fighter Aircraft - MESSERCHMITT Bf-110


Pesawat Tempur Berat Andalan Jerman saat Perang Dunia II, Messerchmitt Bf-110 1
Pesawat Tempur Berat (Heavy Fighter)
MESSERCHMITT Bf-110 (Me-110)
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Selasa, 27 Februari 2018

Postingan kali ini akan membahas tentang pesawat tempur berat (Heavy Fighter) racikan dari Nazi Jerman. Pesawat ini menggunakan penggerak 2 mesin, dan dibekali dengan persenjataan yang bisa digolongkan kaliber senjata berat.

Pesawat Tempur Berat Andalan Jerman saat Perang Dunia II, Messerchmitt Bf-110 3
Pesawat Tempur Berat (Heavy Fighter)
MESSERCHMITT Bf-110 (Me-110)
militerbanget.blogspot.com

Zerstörer: Ambisi di Balik Sang Perusak


Selama era 1930-an, para ahli strategi udara memiliki mindset (yang mana menjadi dasar dari strategi yang mereka susun) bahwa "pesawat tempur berat" dengan dapur pacu ganda merupakan alutsista yang vital untuk operasi udara ofensif. Berdasarkan pada hal tersebut, pada tahun 1934, Reichsluftfahrtministerium mengajukan proposal untuk pengadaan pesawat dengan kemampuan tempur multiperan dan sanggup bertempur melawan berbagai jenis pesawat lawan, termasuk pesawat tempur berkursi tunggal, yang dikirim untuk mencegat pesawat pengebom.

Pesawat Tempur Berat Andalan Jerman saat Perang Dunia II, Messerchmitt Bf-110 5
Pesawat Tempur Berat (Heavy Fighter)
MESSERCHMITT Bf-110 (Me-110)
militerbanget.blogspot.com

Evolusi Mesin: Dari Bf 110B hingga Varian Terkuat


Pesawat ini sedari awal dirancang untuk memiliki performa yang tinggi dalam hal manuver dan juga daya tembak, sehingga dijuluki Zerstörer (pesawat perusak). Purwarupa Bf 110V1 Messerschmitt terbang perdana pada Mei 1936 dan Bf 110 produksi mulai beroperasi sebagai Bf 110B dengan dapur pacu berupa dua mesin Junkers Jumo 210 berkekuatan 700hp (522kW). Hanya 45 unit yang diproduksi sebelum munculnya varian Bf 110C dengan dua mesin Daimler-Benz DB 601, yang memiliki tujuh sub-varian, dan Bf 110D, yang diproduksi dalam tiga sub-varian.

Bf-110 merupakan pesawat tempur dari jenis heavy fighter yang berkonfigurasi mesin ganda. Pada awalnya, pesawat ini digunakan dalam pertempuran reguler dan sempat mengalami kejayaan dalam kampanye penyerbuan Jerman ke Prancis dan Polandia. 

Pesawat Tempur Berat Andalan Jerman saat Perang Dunia II, Messerchmitt Bf-110 7
Pesawat Tempur Berat (Heavy Fighter)
MESSERCHMITT Bf-110 (Me-110)
militerbanget.blogspot.com

Ujian Berat: Kegagalan dalam Battle of Britain


Ketika pesawat ini ikut serta dalam penyerangan ke Inggris atau lebih dikenal sebagai Battle of Britain, Bf-110 ternyata kewalahan ketika harus melawan pesawat tempur berkonfigurasi mesin tunggal milik sekutu yang memiliki tingkat manuver yang lebih lincah. Menyadari situasi tersebut, segera pesawat Bf-110 ditarik dari pertempuran reguler dan dikembangkan lebih lanjut untuk pertempuran malam hari dan serang darat atau ground attack.

Pesawat Tempur Berat Andalan Jerman saat Perang Dunia II, Messerchmitt Bf-110 9
Pesawat Tempur Berat (Heavy Fighter)
MESSERCHMITT Bf-110 (Me-110)
militerbanget.blogspot.com

Bangkit dari Bayang-bayang: Adaptasi Peran Perang Malam


Setelah pertempuran di Inggris (Battle of Britain), Bf-110 dipindahtugaskan ke front Rusia dan mediterania. Daya tembaknya yang besar dan tergolong akurat, serta kemampuannya dalam hal mengecoh radar sangat membantu untuk penyerangan pada malam hari.

Bf-110 pertama kali diproduksi tahun 1941 dan produksinya meningkat di tahun 1942 (bersama dengan pesawat pembom cepat He-111). Pengembangan Bf-110 adalah Me-210 yang diproduksi tahun 1942 dan me-410 pada tahun 1944. Sebuah Bf-110 sekarang bisa dilihat di museum RAF, London.

Pesawat Tempur Berat Andalan Jerman saat Perang Dunia II, Messerchmitt Bf-110 11
Pesawat Tempur Berat (Heavy Fighter)
MESSERCHMITT Bf-110 (Me-110)
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Pesawat Tempur Propeller / Fighter Aircraft - MESSERCHMITT Bf-110


Jenis: Heavy Fighter

Dimensi dan berat

  • Panjang: 12,3 m
  • Wingspan: 16,3 m
  • Tinggi: 3,3 m
  • Berat Kosong: 4.500 Kg

Dapur pacu 

  • 2 X mesin Daimler Benz DB 601 B, 809 KW, 1.100hp

Performa 

  • Kecepatan Maksimum: 600 km/jam
  • Jarak jelajah maksimum: 2.410 km

Persenjataan

  • 2 x kanon MG FF/MM kaliber 20mm
  • 4 x Senapan mesin MG 17/ kaliber 7,92mm
  • 1 x Senapan mesin MG 15/ kaliber 7,92 mm

  • Awak: 3 Orang

Demikianlah artikel tentang Pesawat Tempur Propeller / Fighter Aircraft - MESSERCHMITT Bf-110, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.

Pesawat Tempur Berat Andalan Jerman saat Perang Dunia II, Messerchmitt Bf-110 13
Pesawat Tempur Berat (Heavy Fighter)
MESSERCHMITT Bf-110 (Me-110)
militerbanget.blogspot.com

Catatan tambahan: 


Mana yang benar? MESSERCHMITT Bf 110 atau MESSERCHMITT Me 110? 

Nah, ini sedikit penjelasannya:


Mungkin Sobat pernah merasa bingung saat membaca literatur sejarah, mengapa penamaan pesawat ini sering tertukar? Sebagian literatur menulisnya sebagai Messerschmitt Bf 110, sementara yang lain menyebutnya Me 110.

Keduanya sebenarnya tidak salah, namun mari kita bedah duduk perkara sejarahnya agar Sobat tidak lagi ragu.

Bf 110: Kode Resmi yang Historis


Secara resmi, kode yang paling tepat adalah Bf 110. Kode "Bf" sendiri merupakan singkatan dari Bayerische Flugzeugwerke, yaitu nama perusahaan asal Jerman yang merancang pesawat ini pada awal tahun 1930-an. Dalam dokumen resmi Kementerian Penerbangan Jerman saat itu, kode inilah yang tercatat secara sah.

Me 110: Kebiasaan yang Membudaya


Lantas, dari mana datangnya sebutan "Me 110"? Istilah ini muncul karena kebiasaan para pilot dan masyarakat umum. Pada Juli 1938, perusahaan tersebut resmi berganti nama menjadi Messerschmitt AG.

Karena pesawat-pesawat rancangan baru setelah perubahan nama tersebut menggunakan kode "Me" (seperti Me 210 dan Me 410), banyak orang secara intuitif ikut menyematkan kode "Me" pada Bf 110. Meskipun dalam dokumen administratif resminya kode "Bf" tetap dipertahankan untuk generasi lama seperti Bf 109 dan Bf 110, sebutan "Me 110" sudah terlanjur dipahami luas dan diterima sebagai variasi nama yang umum digunakan.

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: 
Wikipedia
Edisi Koleksi Angkasa

Jumat, 23 Februari 2018

Pistol Mitraliur / Submachine Gun - Lysaght Owen


Pistol Mitraliur/Submachine Gun
Lysaght Owen
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Jum'at, 23 February 2018

Kali ini, yang akan dibahas adalah pistol mitraliur (submachine gun) hasil rancang bangun dari negara kangguru atau Australia. Senjata ini lahir pada saat era Perang Dunia Ke II, dan langsung diuji coba di palagan Pasifik serta Eropa (menurut beberapa sumber-pen). 

Pistol Mitraliur/Submachine Gun
Lysaght Owen
militerbanget.blogspot.com

Bentuk senjata ini memang cukup unik, dengan letak magasen di bagian atas receiver, serta lubang pembuangan selonsong ada di bagian bawah, menjadikan senjata ini sangat bersahabat untuk penembak kidal. Tetapi, bentuk unik ini juga menjadi kekurangan dari senjata ini, yaitu sulit untuk membidik dengan akurat untuk target per titik. Namun, sepertinya hal ini bisa dikompromikan dengan fungsinya sebagai senjata utama untuk model perang jarak dekat!

Agar lebih komprehensif, ada baiknya disini saya sadur penuturan dari ahlinya, berikut ini adalah tulisan dari sumber yang kompeten:

Sumber: COMMANDO-War Machine series, SUB MACHINE GUN, KECIL RINGKAS DAN MEMATIKAN

Pistol Mitraliur/Submachine Gun
Lysaght Owen
militerbanget.blogspot.com

Diantara negara-negara anggota persemakmuran, Australia berani "membangkang" atas penggunaan sten (baca juga artikel tentang pistol mitraliur Sten Gun) dengan mengadopsi pistol mitraliur ciptaan seorang pemuda bernama Evelyn Owen. Walaupun pada awalnya banyak yang merasa "canggung" dengan pistol mitraliur berbentuk “nyeleneh” ini, toh sebenarnya ada sejumlah keunggulan pada  pistol mitraliur Owen.


Pistol Mitraliur/Submachine Gun
Lysaght Owen
militerbanget.blogspot.com

Selain magasen dengan sistem pasokan dari atas (top loading), yang mempermudah kelancaran pasokan peluru dari magasen ke kamar ledak, pistol mitraliur Owen juga dilengkapi dengan tambahan pegangan di depan (front grip) untuk membantu kestabilan penembakan pada mode penembakan jarak jauh atau mode penembakan otomatis. Mekanisme dalam pistol mitraliur Owen juga terbilang unik dan "anti mainstream", dengan keberadaan kompartement terpisah yang memisahkan bolt dari pengokangnya. Konfigurasi ini mampu mencegah debu dan kotoran memasuki bagian dalam atau mekanisme senjata.

Pistol Mitraliur/Submachine Gun
Lysaght Owen
militerbanget.blogspot.com

Tidak mengherankan, Owen menjadi salah satu pistol mitraliur pertama yang "bandel" dan dapat dibawa dalam kondisi ekstrem, seperti medan berlumpur atau direndam dalam air. Di Indonesia, Owen punya sejarah tersendiri. Adalah Letnan Kolonel Slamet Riyadi yang menjadikan Owen sebagai senjata pribadinya, walaupun tidak ada satupun yang mengetahui, darimana Letkol Slamet Riyadi memperolehnya. Bahkan saat Letkol Slamet Riyadi tertembak di Benteng Niew Victoria, Ambon, ia tertembak penembak jitu RMS (Republik Maluku Selatan) saat sedang memegang pistol mitraliur Owen di atas pansernya.


Pistol Mitraliur/Submachine Gun
Lysaght Owen
militerbanget.blogspot.com

Info tambahan: Dirancang oleh Evelyn (Evo) Owen pada tahun 1939, pistol mitraliur ini digunakan secara “membangkang” oleh AD Australia. Owen yang besar di Wollongsong, berusia 24 tahun ketika mendemonstrasikan purwarupa peluru kaliber .22 “machine Carbine” rancangannya pada 24 Juli 1939. Oleh Australia, SMG Owen digunakan sejak era Perang Dunia II, Malayan Emergency, Perang Korea, dan perang Vietnam. Menurut catatan resmi, pistol mitraliur Owen diproduksi hingga 50.000 unit.

Pistol Mitraliur/Submachine Gun
Lysaght Owen
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Pistol Mitraliur / Submachine Gun - Lysaght Owen


Asal negara: Australia
Tahun: 1942
Kaliber: 9x19mm
Sistem operasi: Blowback
Panjang keseluruhan: 806mm
Panjang laras: 247mm
Bobot kosong: 4,21 kg
Vo meninggalkan laras: 420 m/s
Jarak tembak efektif: 150 m
Rate of fire: 550 ppm
Kapasitas magasen: 32 peluru

Demikianlah artikel tentang senapan Pistol Mitraliur / Submachine Gun - Lysaght Owen, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di laman portal receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di laman trisoenoe

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di laman pustaka senjata dan fotografi

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista di laman kilas copas

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang berbagai hal di laman portal lambe receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang berbagai misteri dan hal-hal yang diluar akal sehat di laman portal kisah

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Tag:
#pistol mitralur, #submachine gun

Rabu, 14 Februari 2018

Pesawat Tempur Propeller / Fighter Aircraft - FOCKE WULF Ta-152


Pesawat penyergap elevasi tinggi andalan Jerman - Focke Wulf Ta-152
Pesawat Tempur Penyergap Elevasi Tinggi
High Altitude Interceptor Fighter
FOCKE WULF Ta-152
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Rabu, 14 Februari 2018

Postingan kali ini, akan membahas tentang pesawat tempur yang lahir di era Perang Dunia Ke II. Pesawat ini diciptakan, karena tuntutan perang yang semakin mengganas. Pesawat ini dirancang, untuk menghadapi teror pesawat pembom (Seperti bomber B-17 dan B-24) sekutu yang semakin meningkat. Pada saat-saat terakhir perang, frekwensi pemboman kota-kota di Jerman semakin intens, sedangkan pesawat-pesawat pembom ini selalu terbang dengan pengawalan ketat dari pesawat tempur, dan dalam formasi rapat, juga dengan level pengeboman yang cukup tinggi. 

Pesawat penyergap elevasi tinggi andalan Jerman - Focke Wulf Ta-152
Pesawat Tempur Penyergap Elevasi Tinggi
High Altitude Interceptor Fighter
FOCKE WULF Ta-152
militerbanget.blogspot.com

Untuk mengatasi teror pesawat pembom ini, dirancanglah sebuah pesawat yang mampu mencapai elevasi tersebut dalam tempo yang singkat, dibarengi dengan kecepatan yang mumpuni, serta dilengkapi dengan persenjataan dengan kaliber yang mematikan. Dan Focke Wulf Ta-152 mampu menjawab semua tuntutan tersebut.

Pesawat ini merupakan pesawat jenis High altitude interceptor fighter yang dikembangkan dari pesawat jenis Focke Wulf FW-190. Kode Ta diterakan dengan tujuan untuk menghormati kepala proyek pengembangan jenis pesawat ini, yaitu Kurt Tank. 

Pesawat penyergap elevasi tinggi andalan Jerman - Focke Wulf Ta-152
Pesawat Tempur Penyergap Elevasi Tinggi
High Altitude Interceptor Fighter
FOCKE WULF Ta-152
militerbanget.blogspot.com

Dari pengembangan ini, muncul 2 varian baru yaitu, Ta-152 Hohenjager dan Ta-152 C yang dirancang untuk elevasi operasional yang lebih rendah. Pesawat ini pertama kali diserahkan pada Luftwaffe pada bulan Oktober 1944. Sangat terlambat untuk mampu memberikan kontribusi berarti dalam pertempuran bagi Jerman, sehingga total hanya bisa diproduksi sebanyak 67 pesawat saja. 

Ta-152 memang sangat unggul dalam hal kecepatan. Teknologi yang digunakan adalah dengan menggunakan booster berbahan bakar nitrogen oksida (komposisi bahan bakar yang saat ini banyak digunakan oleh para pembalap mobil), dan merupakan teknologi paling canggih untuk ukuran saat itu.

Pesawat penyergap elevasi tinggi andalan Jerman - Focke Wulf Ta-152
Pesawat Tempur Penyergap Elevasi Tinggi
High Altitude Interceptor Fighter
FOCKE WULF Ta-152
militerbanget.blogspot.com

Tercatat, pesawat ini mampu mencapai kecepatan maksimum di angka 755 km/jam (dengan menggunakan booster GM-1) dan 560 km/jam (dengan menggunakan booster MW-50). 

Dengan kecepatan ini, pesawat P-51 Mustang milik Amerika Serikat bukan lagi suatu ancaman serius bagi pesawat Jerman.

Sayangnya, pesawat ini muncul begitu terlambat sehingga tak mampu membalik situasi perang, dimana Jerman sudah terdemikian terdesak dan di ambang kekalahan. Dan ironisnya adalah, alutsista ini menjadi salah satu dari deretan alutsista modern yang dapat direbut oleh pasukan Sekutu, yang otomatis menjadi bahan berharga untuk dipelajari untuk mendongkrak teknologi alutsista mereka.

Pesawat penyergap elevasi tinggi andalan Jerman - Focke Wulf Ta-152
Pesawat Tempur Penyergap Elevasi Tinggi
High Altitude Interceptor Fighter
FOCKE WULF Ta-152
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Pesawat Tempur Propeller / Fighter Aircraft - FOCKE WULF Ta-152


Jenis: high Altitude Interceptor Fighter

Dimensi 
Panjang: 10,82 m
Rentang sayap:14,82 m
Tinggi: 3,36 m
Berat Kosong: 3.920 kg
Mesin: Jumo 213 E, 1.287 kW, 1.750 hp

Performa
Kecepatan maksimum: 580 km/jam (360 mph, 310 kn) di permukaan laut dengan peningkatan MW-50
759 km/jam (472 mph; 410 kn) pada 12.500 m (41.000 ft) dengan dorongan GM-1
Jarak jelajah maksimum: 2.000 km (1.200 mil, 1.100 nmi)
Elevasi operasional maksimum: 15.100 m (49.500 kaki) dengan tambahan pendorong GM-1

Laju menanjak: 
20 m/s (3.900 kaki / menit) dengan berat maksimum 5.217 kg (11.502 lb)
25,4 m/s (83 kaki / s) pada 4.727 kg (10.421 lb)
Waktu menuju ketinggian: 10.000 m (33.000 kaki) dalam 10 menit 6 detik
Beban sayap: 196,8 kg / m 2 (40,3 lb / kaki persegi)
Rasio daya/massa : 0,276 kW / kg (0,168 hp / lb)

Persenjataan: 
1 x kanon MK 108 kaliber 30 mm (85 peluru)
2 x kanon MG 151 kaliber 20mm (350 peluru)

Awak: 1 orang

Artikel diadaptasi dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
Wikipedia
Majalah Angkasa (Edisi Koleksi)

Selasa, 13 Februari 2018

Si Pelumat Panzer - Pesawat Anti Tank - Serang Darat / Anti Tank - Close Support - Heinschel Hs-129 Panzerknacker - Bagian 1


Pesawat Anti Tank - Serang Darat / Anti Tank - Close Support - Heinschel Hs-129 Panzerknacker - Si Pelumat Panzer
Pesawat Anti Tank-Serang Darat
Anti Tank-Close Support 
Heinschel Hs-129 Panzerknacker
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Selasa, 13 Februari 2018

Si Pelumat Panzer: Kisah Henschel Hs-129 "Panzerknacker"


Di tengah gemuruh medan tempur Perang Dunia II, kebutuhan akan dukungan udara jarak dekat (close air support) menjadi kunci utama dominasi di daratan. Salah satu alutsista yang paling unik dan mematikan yang pernah lahir dari rahim Nazi Jerman adalah Henschel Hs-129, sebuah pesawat yang dijuluki oleh awaknya sendiri sebagai Panzerknacker atau "Si Pemecah Tank".

Pesawat Anti Tank - Serang Darat / Anti Tank - Close Support - Heinschel Hs-129 Panzerknacker - Si Pelumat Panzer
Pesawat Anti Tank-Serang Darat
Anti Tank-Close Support 
Heinschel Hs-129 Panzerknacker
militerbanget.blogspot.com

Awal Mula Sang Panzerknacker


Hs-129 bukanlah pesawat tempur konvensional yang mengandalkan kecepatan atau kelincahan tinggi. Sebaliknya, ia lahir dari kebutuhan spesifik untuk menghancurkan lapis baja musuh yang semakin tebal. Walaupun memiliki profil yang kurang aerodinamis dan terkesan "canggung", pesawat ini memiliki reputasi yang disegani. Dipersenjatai dengan kanon kaliber besar, pesawat ini dirancang untuk satu tujuan: membuat tank-tank musuh luluh lantak hanya dengan satu atau dua proyektil akurat.

Pesawat Anti Tank - Serang Darat / Anti Tank - Close Support - Heinschel Hs-129 Panzerknacker - Si Pelumat Panzer
Pesawat Anti Tank-Serang Darat
Anti Tank-Close Support 
Heinschel Hs-129 Panzerknacker
militerbanget.blogspot.com

Mengapa Tank Jadi Target Utama?


Kendaraan tempur lapis baja seperti tank memiliki proteksi yang sangat kuat di bagian depan dan samping (turret). Namun, setiap tank memiliki titik lemah: bagian atas. Area mesin seringkali hanya ditutupi oleh kisi-kisi besi ram atau baja tipis agar sirkulasi udara mesin tetap terjaga dan tidak terjadi overheat.

Inilah celah yang dieksploitasi oleh Panzerknacker. Dengan terbang di ketinggian rendah, Hs-129 mampu membidik bagian paling rentan ini dengan presisi tinggi. Strategi ini menjadi inti dari filosofi Luftwaffe untuk menghancurkan moral pasukan darat musuh dengan serangan udara yang tepat sasaran.

Pesawat Anti Tank - Serang Darat / Anti Tank - Close Support - Heinschel Hs-129 Panzerknacker - Si Pelumat Panzer
Pesawat Anti Tank-Serang Darat
Anti Tank-Close Support 
Heinschel Hs-129 Panzerknacker
militerbanget.blogspot.com

Belajar dari Spanyol: Kebutuhan Pesawat Serang Darat


Pada pertengahan 1930-an, militer dunia mulai menyadari efektivitas pesawat serang darat dalam melumpuhkan logistik musuh. Awalnya, Jerman mengandalkan pembom tukik seperti Junkers Ju-87 Stuka. Namun, pengalaman Legiun Kondor selama Perang Saudara Spanyol (1936-1939) membuktikan bahwa medan tempur membutuhkan sesuatu yang lebih spesifik.

Jerman belajar bahwa pesawat serang darat harus memiliki "kulit" yang tebal. Ancaman utama di ketinggian rendah bukanlah pesawat musuh, melainkan tembakan senjata ringan dari darat. Oleh karena itu, RLM (Reichsluftministerium) meminta tender pesawat dengan lapis baja kokpit yang kuat, termasuk penggunaan kaca lapis baja setebal 75 mm untuk melindungi pilot.

Pesawat Anti Tank - Serang Darat / Anti Tank - Close Support - Heinschel Hs-129 Panzerknacker - Si Pelumat Panzer
Pesawat Anti Tank-Serang Darat
Anti Tank-Close Support 
Heinschel Hs-129 Panzerknacker
militerbanget.blogspot.com

Hambatan Produksi dan Desain Kokpit yang Sempit


Proses lahirnya Hs-129 penuh dengan drama birokrasi dan kendala teknis. RLM memaksa penggunaan mesin sekunder agar tidak mengganggu produksi pesawat prioritas utama. Henschel dan Focke-Wulf adalah dua kandidat terkuat.

Purwarupa Henschel Hs-129 dirancang dengan pendekatan radikal: pilot seolah-olah duduk di dalam kotak baja yang membentuk seluruh area hidung. Akibatnya, kokpit menjadi sangat sempit—bahkan di luar batas kenyamanan manusia. Karena ruang yang minim, banyak instrumen mesin harus dipindahkan ke permukaan luar mesin (nacelles), sebuah desain yang tidak lazim.

Kelemahan fatal pun muncul: pesawat ini kelebihan berat (overweight) dengan mesin yang kurang bertenaga. Pilot seringkali kesulitan mengendalikan pesawat saat kecepatan meningkat, yang menyebabkan kecelakaan pada purwarupa V2 di awal pengujian tahun 1940. Namun, karena desain Henschel lebih kecil, lebih murah, dan lebih mudah diproduksi daripada alternatif dari Focke-Wulf, Luftwaffe memutuskan untuk melanjutkan proyek ini.

Pesawat Anti Tank - Serang Darat / Anti Tank - Close Support - Heinschel Hs-129 Panzerknacker - Si Pelumat Panzer
Pesawat Anti Tank-Serang Darat
Anti Tank-Close Support 
Heinschel Hs-129 Panzerknacker
militerbanget.blogspot.com

Evolusi Menuju Kematangan


Meski penuh hambatan, serangkaian pengembangan melahirkan varian yang lebih stabil, seperti seri Hs-129 A-1. Pesawat ini dilengkapi dengan dua meriam MG 151/20 kaliber 20mm, dua senapan mesin MG 17 7,92mm, dan kemampuan membawa muatan bom 50 kg. Seri-seri selanjutnya, seperti varian B dan C, terus dikembangkan hingga mampu menggendong kanon raksasa yang benar-benar mengubah jalannya pertempuran di Front Timur.

Hs-129 membuktikan bahwa meski tidak seanggun pesawat tempur lainnya, ia adalah "petarung kotor" yang sangat efisien dalam perannya. Ia bukan sekadar pesawat, melainkan sebuah instrumen penghancur yang lahir dari kebutuhan perang yang brutal.


Artikel dialih bahasa dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Senin, 12 Februari 2018

Tank Tempur Berat / Heavy Tank - JS-3


Tank Tempur Berat/Heavy Tank
JS-3
militerbanget.blogspot.com

Kemayoran, Jakarta, Senin, 12 February 2018

Postingan kali ini, membahas tentang alut sista jenis heavy tank atau tank berat, racikan dari blok Uni Soviet. Walaupun muncul terlambat, alias baru muncul ketika perang hampir berakhir, namun kemunculan tank ini menandai perubahan signifikan atas desain tank tempur utama.

Tank Tempur Berat/Heavy Tank
JS-3
militerbanget.blogspot.com

Pada akhir tahun 1944, Koyin mendesain JS-3 Heavy Tank bekerjasama dengan desainer lain, Shashmurin dan Rybin. Tank tempur berat ini dioperasikan oleh pasukan tank Red Army pada Januari 1945, tank ini baru benar-benar merasakan pertempuran yang sebenarnya sesaat sebelum berakhirnya Perang Dunia ke II.


Tank Tempur Berat/Heavy Tank
JS-3
militerbanget.blogspot.com

JS-3 memiliki keunggulan seperti pendahulunya tetapi proteksinya jauh lebih baik, termasuk memasang proteksi tambahan berupa plat baja front glacis terbaru dan turret berbentuk kepala jamur sehingga secara keseluruhan membuat siluet tank ini terkesan kecil.

Tank Tempur Berat/Heavy Tank
JS-3
militerbanget.blogspot.com

Fitur yang paling dikenal pada tank ini adalah bagian depannya, membentuk sudut di tengah sehingga tank ini dijuluki “pike”. JS-3 memiliki bobot tempur 45,52 ton, berawak 4 orang, dapur pacunya adalah mesin diesel V2 IS, mengadopsi sistem suspensi torsion bar, memiliki kecepatan maksimal di angka 37 km/jam, dan jarak jelajah maksimum di kisaran 209 km.

Tank Tempur Berat/Heavy Tank
JS-3
militerbanget.blogspot.com

Persenjataan utamanya adalah meriam D-25 L/43 kaliber 122mm, meriam yang membuat tank ini menjadi tank bersenjata paling kuat di dunia pada saat itu, dan sosoknya lebih besar dibandingkan tank milik blok Barat manapun (walaupun dikemudian hari, gelar ini digantikan oleh tank tempur berat milik Inggris, “Conqueror”).

Persenjataan sekunder meliputi senapan mesin DT kaliber 7,62mm dan senapan mesin berat kaliber 12,7mm yang terpasang di kupola komandan. Senapan mesin berat ini memiliki fungsi ganda, selain sebagai penghalau serangan infantry jarak dekat, atau kendaraan tempur ringan, senapan mesin ini juga bisa difungsikan sebagai penangkis serangan udara ringan. 

Tank Tempur Berat/Heavy Tank
JS-3
militerbanget.blogspot.com

Walaupun tank ini memiliki kemampuan tempur yang terbatas karena hanya memiliki kapasitas angkut peluru meriam dalam jumlah yang sedikit (hanya 28 peluru), tank ini terus dioperasikan lama setelah Perang Dunia ke II berakhir, dioperasikan di banyak negara blok timur dan negara lainnya di dunia.


Setelah Perang Korea, Red Army meminta JS-3 dimodernisasi dan menghasilkan model baru, JS-4, yang memiliki bobot sedikit lebih berat, diperkuat dengan dapur pacu dengan daya yang lebih kuat (514,5kW / 690hp), dan lapisan baja yang lebih tebal di setiap sisinya.

Tank Tempur Berat/Heavy Tank
JS-3
militerbanget.blogspot.com

Spesifikasi Tank Tempur Berat / Heavy Tank - JS-3


Mulai bertugas: 1945
Kru: 4 Orang
Bobot: 46.520 kg/45,52 ton

Dimensi  

Panjang: 6,81 m / 22ft 4 in
Tinggi: (over turret hutch) 2,93 m / 9ft 7.5 in
Lebar: 3,44 m/ 11ft 7.5 in

Persenjataan  

Senjata utama: 
1 x Meriam kaliber 122 mm/4.8 in D-25 Gun
Senjata sekunder: 
1 x Senapan mesin kaliber 12.7mm 
2 x Senapan mesin kaliber 7.62 mm

Armor: maximum 230 mm
Mesin: V2 IS 12-cylinder diesel, 387.8 kW/520hp

Performa 

Kecepatan jelajah maksimum: 37 km/jam 
Jarak jelajah maksimum: 209 km

Demikianlah artikel tentang Tank Tempur Berat / Heavy Tank - JS-3, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.

Baca juga berbagai artikel menarik tentang khasiat dan manfaat buah dan sayuran di laman portal receh

Baca juga berbagai artikel menarik tentang fotografi dan juga berbagai hal lain di laman trisoenoe

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista dan fotografi di laman pustaka senjata dan fotografi

Baca juga ulasan sekilas dari berbagai artikel menarik tentang alutsista di laman kilas copas

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: 

ENSIKLOPEDIA DUNIA “TANK” – GEORGE FORTY
Edisi terbitan Lorenz Book, dicetak oleh Anness Publihing Ltd.
www.lorenzbook.com
www.annesspublishing.com
Wikipedia

Tag:
#Pesawat Latih Jet/Basic Training Airplane