![]() |
| Tank Tempur Medium (Medium Tank) T-34/76 militerbanget.blogspot.com |
Kemayoran, Jakarta, Senin 2 April 2018
Postingan kali ini akan membahas tentang Tank tipe Medium (menengah), lansiran dari Rusia. Tank medium ini lahir ditengah ancaman dari Nazi Jerman dengan divisi lapis bajanya yang luar biasa ganas. Strategi perang terkonsentrasi atau integral yang digunakan Nazi Jerman memang sangat superior, sangat maju dijamannya. Mengandalkan sinergi yang apik antara tank, artileri, juga pesawat, menjadikan serangan-serangan Jerman menjadi sangat terfokus dan sangat mematikan.
Di awal invasi Jerman ke Rusia, penetrasi Jerman ke wilayah Rusia sangat pesat. Tank-tank Jerman dapat dikatakan, tidak memiliki lawan yang berarti. Hampir tidak ada lawan yang sepadan untuk tank-tank Jerman. Menghadapi situasi tersebut, pihak Uni Soviet segera merancang tank yang memiliki performa yang mampu menandingi atau paling tidak menyamai performa tank Jerman.
![]() |
| Tank Tempur Medium (Medium Tank) T-34/76 militerbanget.blogspot.com |
Satu kejutan tak meyenangkan dialami Jerman setelah lima bulan melancarkan operasi Barbarossa, yaitu kehadiran tank baru Rusia yang mampu mengimbangi bahkan mengalahkan superioritas PzKpfw III dan PzKpfw IV. Jenderal Guderian sangat terkesan dengan tank baru Rusia ini, dan cara cepat untuk menyelesaikan situasi ini adalah dengan menjiplaknya! Tentu saja T-34 merupakan satu dari elemen penting penentu kemenangan perang Rusia.
T-34 merupakan tank tempur medium racikan Uni Soviet yang diproduksi dari tahun 1940 sampai 1958. Walaupun proteksi lapis baja dan senjatanya kemudian diungguli oleh tank lainnya pada era itu, T-34 sering disebut sebagai tank paling efektif, efisien, dan memiliki desain paling berpengaruh pada Perang Dunia Ke-II.
![]() |
| Tank Tempur Medium (Medium Tank) T-34/76 militerbanget.blogspot.com |
Pertama kali diproduksi di pabrik KhPZ di Kharkov (Kharkiv, Ukraina), T-34 adalah tulang punggung andalan utama Tentara Merah pada Perang Dunia Ke-II. Dan setelah perang berakhir, tank ini lalu diekspor secara meluas ke beberapa negara, terutama negara-negara yang dekat dengan Rusia. Tank ini adalah tank tempur yang paling banyak diproduksi pada masa Perang Dunia Ke-II dan nomor dua terbanyak diproduksi sepanjang masa setelah tank T-54/55, keduanya buatan Uni Soviet. Pada 1996, T-34 masih dioperasikan oleh angkatan bersenjata di 27 negara.
Menggunakan suspensi buatan Christie, dan persenjataan utamanya adalah meriam kaliber 76,2mm, tank berbobot 30,9 ton ini berawak 4 orang, dan berkecepatan maksimal 40 km/jam. Tank ini memiliki lapisan baja yang cukup tebal, kokoh, hampir tidak ada kekurangan, dan mudah untuk diproduksi secara massal, yang menjadi satu faktor vital lainnya yang menjadi keunggulannya.
![]() |
| Tank Tempur Medium (Medium Tank) T-34/76 militerbanget.blogspot.com |
Seri berikutnya, T-34/76D memiliki turret heksagonal, tidak menggantung seperti versi sebelumnya. Turret ini mencegah terjadinya “bullet trap” yang sering dialami turret sebelumnya, terlebih lagi, membuatnya sulit dipanjat tentara musuh, menyelipkan ranjau anti tank "Teller" di bagian turret yang menggantung.
Secara "harafiah" T-34/76 dapat dikatakan sebagai “critical tank at critical time”, alutsista yang menolong Rusia dari kekalahan lalu membantu memenangkan Perang Dunia ke II.
%20T-34%2076%2014.jpg)
Tank Tempur Medium
Medium Tank T-34/76
militerbanget.blogspot.com
Spesifikasi Tank Tempur Medium / Medium Tank - T-34/76A
%20T-34%2076%2014.jpg)
Medium Tank T-34/76
militerbanget.blogspot.com
Informasi Umum
- Mulai bertugas: 1940
- Kru: 4 Orang
- Bobot: 31.390 kg/30,39 ton
Dimensi
- Panjang: 6,09 m / 20ft
- Tinggi: (over turret hutch) 2,57 m / 8ft 5 in
- Lebar: 2,88 m/ 9ft 5.5 in
Persenjataan dan Dapur Pacu
- Senjata utama: Meriam kaliber 76,2mm Gun/3L41 Gun
- Senjata sekunder: 2 x Senapan mesin kaliber 7.62 mm/0.30 in machine gun
- Armor: maximum 65 mm/2.56in
- Mesin: V234 V12 diesel, developing 373 kW/500hp
Performa
Kecepatan operasional maksimum: 40 km/jam (25 mph)
Jarak jelajah maksimum: 430 km (267.2 miles)
%20T-34%2076%2013.jpg)
Tank Tempur Medium (Medium Tank) T-34/76
militerbanget.blogspot.com
Catatan tambahan:
%20T-34%2076%2013.jpg)
militerbanget.blogspot.com
Operasi Barbarossa adalah sandi militer rahasia untuk invasi besar-besaran Jerman Nazi dan sekutu Porosnya ke wilayah Uni Soviet yang diluncurkan pada 22 Juni 1941. Hingga hari ini, operasi ini tercatat sebagai invasi militer terbesar, terluas, dan paling berdarah dalam sejarah umat manusia.
Bagi Sobat yang mendalami strategi militer, invasi ini adalah titik balik paling krusial di medan Perang Dunia II. Berikut adalah elemen kunci dari operasi raksasa ini:
Skala Pasukan: Invasi ini melemparkan lebih dari 3 juta tentara Poros (mayoritas Jerman), ribuan tank (Panzer), dan pesawat tempur (Luftwaffe) yang menerjang secara serentak di sepanjang garis depan yang membentang hampir 2.900 kilometer, dari Laut Baltik di utara hingga Laut Hitam di selatan.
Tujuan Strategis (Ideologis dan Ekonomi): Ambisi utama Adolf Hitler adalah menghancurkan kekuatan komunis secara total, merebut sumber daya vital (terutama lumbung gandum di Ukraina dan ladang minyak Kaukasus yang sangat dibutuhkan mesin perang Jerman), serta membuka Lebensraum (ruang hidup) baru di timur bagi bangsa Jerman.
%20T-34%2076%2015.jpg)
Tank Tempur Medium (Medium Tank) T-34/76
militerbanget.blogspot.com
Tiga Poros Serangan: Militer Jerman memecah kekuatan daratnya menjadi tiga ujung tombak raksasa:
%20T-34%2076%2015.jpg)
militerbanget.blogspot.com
- Grup Angkatan Darat Utara: Bergerak menyisir Baltik dengan target merebut Leningrad.
- Grup Angkatan Darat Tengah: Pasukan terkuat yang menusuk langsung ke jantung Uni Soviet dengan target ibu kota Moskow.
- Grup Angkatan Darat Selatan: Berekspansi ke selatan menuju Kiev dan wilayah industri Ukraina.
Kegagalan Strategis: Pada bulan-bulan pertama, taktik Blitzkrieg (perang kilat) Jerman sukses mengurung dan menghancurkan jutaan tentara Soviet. Namun, Jerman meremehkan cadangan manusia Uni Soviet dan luasnya geografi Rusia. Garis suplai logistik Jerman menjadi terlalu panjang, dan laju mereka akhirnya benar-benar lumpuh dihantam lumpur musim gugur (rasputitsa) dan suhu beku ekstrem musim dingin Rusia di penghujung tahun 1941, tepat di pinggiran kota Moskow.
Kegagalan mencapai kemenangan cepat dalam Operasi Barbarossa memaksa Jerman masuk ke dalam perang parit yang panjang, brutal, dan menguras habis sumber dayanya. Bertahannya Tentara Merah di front timur inilah yang pada akhirnya menjadi penyebab utama runtuhnya Reich Ketiga pada tahun 1945.
Demikianlah artikel yang berjudul "Tank Tempur Medium / Medium Tank - T-34/76A", semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.
Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu
Sumber:
ENSIKLOPEDIA DUNIA TANK – GEORGE FORTY
Wikipedia
Beberapa Sumber Lain
%20T-34%2076%201.jpg)
%20T-34%2076%202.jpg)
%20T-34%2076%203.jpg)
%20T-34%2076%205.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar