Pages

Kamis, 29 Januari 2026

Wiesel: Tank Kecil Jerman dengan Peran Besar di Medan Perang Modern (Part 2)



Beraban, Tabanan, Bali, Kamis, 29 Januari 2026

Sambungan dari bagian Pertama


Varian, spesifikasi, dan alasan mengapa Wiesel tetap relevan


Awal Pengembangan: Ide yang Sempat Terhenti

Pengembangan Wiesel dimulai pada tahun 1975 ketika Porsche dipercaya untuk membuat prototipe kendaraan lapis baja ringan. Sejak awal, konsepnya jelas: kendaraan kecil, ringan, dan mampu mendukung pasukan lintas udara. Namun, keterbatasan anggaran membuat proyek ini dihentikan hanya tiga tahun kemudian.

Baru pada tahun 1985 Bundeswehr kembali menghidupkan program ini. Kebutuhan operasional yang semakin nyata mendorong Jerman untuk memesan 343 unit Wiesel, menandai lahirnya varian produksi pertama: Wiesel 1.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Mi-26, Helikopter Raksasa Pengangkut Segalanya)


Wiesel 1: Kecil tapi Berbahaya

Wiesel 1 dirancang dengan konfigurasi dua hingga tiga awak yang terdiri dari pengemudi, juru tembak, dan komandan. Dari total unit yang diproduksi, 210 unit diantaranya dilengkapi dengan senjata utama berupa rudal anti-tank Raytheon TOW, menjadikannya ancaman nyata bagi kendaraan lapis baja musuh.

Dengan panjang sekitar 11,6 kaki dan bobot hanya 3,03 ton, Wiesel 1 bahkan lebih ringan dibandingkan Humvee. Mesin diesel Audi 2.1 liter bertenaga 86 hp memberinya kecepatan hingga 75 km/jam, memungkinkan kendaraan ini bergerak cepat dan menghindari konfrontasi langsung.

Lapisan bajanya dirancang untuk dapat menahan tembakan senjata kaliber ringan, cukup untuk misi pengawalan dan dukungan, namun tetap menjaga bobot serendah mungkin.


Lebih dari Sekadar Anti-Tank

Selain varian anti-tank, Wiesel 1 dikembangkan dalam berbagai konfigurasi:
  • Kendaraan pengintaian
  • Dukungan tembakan
  • Versi kendali jarak jauh

Fleksibilitas ini menjadikan Wiesel sebagai platform yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan misi, bukan sekadar kendaraan satu fungsi.


Wiesel 2: Evolusi dengan Tenaga Lebih Besar

Untuk memenuhi kebutuhan misi yang lebih kompleks, Jerman mengembangkan Wiesel 2. Varian ini lebih panjang dan menggunakan mesin Volkswagen 1.9 liter turbo-diesel dengan tenaga 109 hp.

Sebanyak 143 unit Wiesel 2 diproduksi oleh Rheinmetall Landsysteme GmbH. Varian ini mencakup:
  • Sistem pertahanan udara
  • Kendaraan pengintaian tempur
  • Kendaraan pendukung tembakan mortir

Meski bobotnya meningkat hingga 4,78 ton, Wiesel 2 tetap mempertahankan kemampuan transportasi udara—ciri khas yang menjadi alasan keberadaannya.

(Baca juga artikel yang sangat menarik yang berjudul: Lima Pesawat Terbaik Rancangan Biro Desain Tupolev)


Apakah Wiesel Masih Relevan Untuk Peperangan Saat Ini?

Di era drone, rudal presisi, dan peperangan jaringan, Wiesel mungkin terlihat kuno. Namun justru di sinilah keunggulannya. Kendaraan ini dirancang untuk misi yang cepat, fleksibel, dan berisiko tinggi, di mana kendaraan besar justru menjadi beban.

Wiesel membuktikan bahwa inovasi militer tidak selalu berarti lebih besar atau lebih kuat. Terkadang, jawaban terbaik atas masalah strategis adalah kendaraan kecil dengan peran yang dirancang sangat spesifik.
Penutup: Ketika Dimensi yang Kecil Menjadi Keunggulan


Wiesel mungkin tidak akan pernah menjadi ikon seperti MBT Leopard 2. Kendaraan ini tidak diciptakan untuk parade militer atau pertempuran frontal yang menggelegar dan penuh dengan ledakan besar. Namun dalam dunia militer profesional, Wiesel adalah contoh sempurna bahwa desain cerdas dan pemahaman strategi bisa mengalahkan sekadar ukuran dan kekuatan mentah.

Dalam peperangan modern, kemenangan sering ditentukan oleh siapa yang paling siap—dan bagi pasukan lintas udara Jerman, Wiesel adalah salah satu jawaban paling efektif atas tantangan tersebut.


Spesifikasi Kendaraan Pengangkut Senjata Lapis Baja/Armoured Weapon Carrier Wiesel 1


Jenis: Tankette
Tempat asal: Jerman Barat

Riwayat produksi
Pabrikan: Rheinmetall Landsysteme GmbH

Catatan produksi
Tahun produksi: Tahun 1979–1993
Jumlah: 343 Unit

Spesifikasi
Bobot: 2,75 ton hingga 4,78 ton
Panjang: 3,55 meter (11 kaki 8 inci)
Lebar: 1,82 meter (6 kaki 0 inci)
Tinggi: 1,82 meter (6 kaki 0 inci)

Awak: Pengemudi, penembak/komandan atau pengemudi, penembak dan komandan, tergantung pada varian.

Dapur pacu: Mesin Audi 2.1 L 5-silinder segaris turbo – diesel 64 kilowatt (86 hp)

Suspensi: batang torsi
Jangkauan operasional: 200 kilometer (120 mil)
Kecepatan maksimum: 70 kilometer per jam (43 mph)

Artikel ini dialihbahasa, diadaptasi, dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

Sumber: 
Armoured Weapon Carrier of the World 
Beberapa sumber lain