Pages

Sabtu, 12 Desember 2020

Si Kecil nan Lincah, Helikopter Pengintai dan Pemantau / Scout and Observation Helicopter - OH-58 Kiowa


Ciledug, Tangerang Kota, Banten, Sabtu, 12 Desember 2020

Dari Jet Ranger ke Kiowa: Akar Sipil di Medan Tempur


Helikopter ini mungkin bisa kita sandingkan dengan MBB Eurocopter BO-105 dalam hal fungsional dan juga dalam beberapa segi seperti dimensi dan juga bobot operasional, OH-58 Kiowa merupakan helikopter versi militer Angkatan Darat Amerika Serikat yang merupakan modifikasi dari helikopter sipil Bell Model 206A Jet Ranger. OH-58 Kiowa beroperasi dalam jumlah yang signifikan pada aat Perang Vietnam. Pada front tersebut, helikopter ini mengusung peran observasi dan pengintai dalam skala ringan. Model 206 diproduksi dalam jumlah yang signifikan untuk dinas militer dan tetap digunakan secara luas dibawah komando Angkatan Darat AS dalam varian yang dimodernisasi. 

Banyak militer di negara-negara selain Amerika Serikat yang juga mengoperasikan Bell Model 206A / B militer terutama digunakan untuk heikopter latih. Di Amerika Serikat sendiri, helikopter ini juga digunakan sebagai helikopter latih oleh Angkatan Laut AS (dikenal dengan nama TH-57 SeaRanger) dan digunakan juga oleh Angkatan Darat AS (dikenal sebagai TH-67A Creek).

Helikopter Bell Model 406 pada awalnya dikembangkan untuk memenuhi persyaratan yang diajukan oleh Angkatan Darat AS untuk pengadaan helikopter yang mampu melakukan tugas observasi, serta mendukung helikopter serang dan pemandu arah tembakan artileri. Model 406 memperkenalkan system pengintai elektronik yang dipasang di tiang, avionik khusus, dan rotor utama empat bilah dengan bilah dari material komposit. Beberapa 424 OH-58D diubah dari model OH-58 sebelumnya dalam proses yang diselesaikan pada tahun 1998.

Mata di Langit: Sistem Observasi Canggih di Balik Kokpit


Purwarupa OH-58D yang pertama melakukan penerbangan perdananya pada tanggal 6 Oktober 1983. Pengiriman dimulai pada bulan Desember 1985, dan pengiriman pertama ke unit yang berbasis di Eropa dilakukan pada bulan Juni tahun 1987. Di bawah Operation Prime Chance, 15 OH-58D dimodifikasi dari September 1987 untuk operasi melawan kapal patroli cepat Iran di Teluk Persia. Untuk tugas ini beberapa modifikasi dilakukan sehingga helikopter ini mampu membawa rudal udara ke udara Stinger dan peluru kendali anti-tank Hellfire selain, pod senapan mesin berat kaliber 12,7mm dan peluncur roket. 

Opsi persenjataan Prime Chance OH-58D dipertahankan untuk versi OH-58D bersenjata, yang ditunjuk sebagai OH-58D (I) Kiowa Warrior, yang standarnya semua OH-58D telah ditingkatkan. Taiwan adalah satu-satunya operator OH-58D berstandar penuh rakitan baru, menerima 26 unit dari Juli 1993. Arab Saudi mengoperasikan 15 varian Model 406CS Combat Scout dalam versi yang standar.

Lebih dari Pengintai: Kapabilitas Tempur dan Senjata Mematikan


Saat ini Angkatan Darat AS sedang mencari pengganti untuk helikopter OH-58D yang sudah mulai menua. Karena usia helikopter, semakin sulit untuk meningkatkan atau meremajakan struktur rangka pesawat yang sudah usang. Diperlukan struktur rangka helikopter yang baru. Upaya pertama adalah menggantinya dengan RAH-66 Comanche. Sayangnya program pengembangan varian ini dibatalkan pada tahun 2004. 

Warisan Sang Legenda: Kiprah OH-58 dalam Sejarah Militer


Bell ARH-70 Arapaho yang diusulkan juga dibatalkan karena biaya perancangan dan pengembangannya yang terus membengkak. Masa depan program Armed Aerial Scout ketiga tidak pasti karena keterbatasan anggaran. The OH-58F adalah upgrade terbaru dari OH-58. Helikopter yang ditingkatkan ke varian standar OH-58F direncanakan untuk tetap beroperasi hingga tahun 2036.

Spesifikasi Helikopter Pengintai dan Pemantau / Scout and Observation Helicopter - Bell OH-58D (I) Kiowa Warrior


  • Asal negara: Amerika Serikat
  • Operasional efektif: 1969
  • Awak: 2 orang

Dimensi dan berat

  • Panjang: 12,58 m
  • Diameter rotor utama: 10,67 m
  • Tinggi: 3,93 m
  • Berat (kosong): 1.4 ton
  • Berat (lepas landas maksimum): 2.4 ton

Mesin dan performa

  • Mesin: 1 x Allison T703-AD-700 turboshaft
  • Daya mesin: 650 shp
  • Kecepatan maksimum: 247 km/jam
  • Jarak jelajah maksimum: 413 km

Persenjataan

  • Rudal: 4 x FIM-92 Stinger atau rudal AGM-114 Hellfire
  • Persenjataan lain: Peluncur roket Hydra 70 2 x 70mm menggantikan rudal

B. Spesifikasi OH-58A


Karakteristik umum

  • Kru: 1 Pilot, 2 pilot, atau 1 pilot dan 1 observer
  • Panjang: 32 ft 2 in (9,80 m)
  • Rotor diameter: 35 ft 4 in (10,77 m)
  • Tinggi: 9 ft 7 in (2,92 m)
  • Berat kosong: 718 kg
  • Max. berat lepas landas: 1.360 kg
  • Mesin: 1 × Allison T63-A-700 turboshaft, 317 shp (236 kW)
  • Panjang helikopter: 34 ft 4,5 in (10,48 m)

Performa

  • Kecepatan maksimum: 120 knot (222 km / h, 138 mph)
  • Cruise speed: 102 knot (188 km / h, 117 mph)
  • Jarak jelajah maksimum: 299 mil (481 km, 260 nm)
  • Elevasi operasional maksimum: 19.000 ft (5.800 m)

Persenjataan

  • Senjata: Satu M134 7,62 mm Minigun dipasang pada Subsistem Persenjataan M27, atau
  • Satu M129 40 mm Grenade Launcher dipasang pada Subsistem Persenjataan XM8

Artikel oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
1. Military-today
2. Wikipedia
3. Beberapa sumber lain